Compaction of a Transparent-Scan Sequence to Reduce the Fail Data Volume for Scan Chain Faults

Author(s):  
Irith Pomeranz
Keyword(s):  
2003 ◽  
Vol 8 (4) ◽  
pp. 460-469 ◽  
Author(s):  
Sudhakar M. Reddy ◽  
Kohei Miyase ◽  
Seiji Kajihara ◽  
Irith Pomeranz

2014 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Ridwan Maulana

ABSTRAK Perkembangan Kota Pontianak yang semakin pesat, ditambah dengan perkembangan penduduk yang semakin meningkat, telah membuat sistem transportasi jalan raya mengalami tingkat kompleksitas yang tinggi , salah satu dampak yang ditimbulkan adalah pencemaran udara perkotaan. Particulate Matter (PM10) merupakan salah satu bentuk zat pencemar yang disebabkan oleh sektor transportasi tersebutserta dapat menyebabkan gangguan kesehatan khususnya pada sistem pernapasan. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat konsentrasi partikulat udara (Particulate Matter (PM10)) khususnya di Jalan Sutan Syahrir, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Kom. Yos. Sudarso Jeruju Kota Pontianak. Ketiga lokasi penelitian tersebut dipilih untuk mewakili peruntukkan tata guna lahan yang berbeda yaitu Jalan Sutan Syahrir berlokasi di pinggiran kota, Jalan Jend. Ahmad Yani berlokasi di tengah kota, dan Jalan Kom. Yos. Sudarso Jeruju yang berlokasi di kawasan industri. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapat dari BLHD Provinsi Kalbar yaitu data volume kendaraan yang melintas pada ketiga jalan tersebut. Jenis-jenis kendaraan dibagi menjadi 4 golongan yaitu golongan 1 (sepeda motor), golongan 2 (sedan, angkot, pickup), golongan 3 (bis mikro, bis), golongan 4 (truck 2 as 4 roda, truck 2 as 6 roda, truck 3 as, truk 4 as, trailer).Metode penelitian yang digunakan terbagi menjadi 2 bagian, yaitu perhitungan (perhitungan beban laju emisi transportasi dan konsentrasi Particulate Matter (PM10) dengan rumus dispersi Gaussian untuk Line Source serta analisis korelasi data untuk memperoleh hubungan antara jumlah kendaraan dengan konsentrasi Particulate Matter (PM10) menggunakan aplikasi SPSS 16. Dari hasil analisis, bahwa jenis kendaraan golongan 1 memiliki kontribusi yang paling besar terhadap konsentrasi Particulate Matter (PM10) yaitu dengan konsentrasi terbesar yaitu 901425,466 dimana nilai konsentrasi tersebut melebihi Ambang Batas Baku Mutu Udara Ambien Nasional yaitu 150 , hal ini dikarenakan sepeda motor memiliki jumlah yang paling banyak apabila dibandingkan dengan kendaraan lain di ketiga jalan tersebut. Kendaraan golongan 2 memiliki jumlah terbanyak kedua diikuti dengan golongan 4 dan 3. Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah kendaraan total memang mempengaruhi konsentrasi Particulate Matter (PM10) pada Jalan Sutan Syahrir, Jalan Jend. Ahmad Yani dan Jalan Kom. Yos Sudarso dilihat dari hasil korelasinya yang mendekati nilai 1 (positif kuat) yaitu 0,963 dengan menggunakan aplikasi SPSS 16. Kata Kunci :Particulate Matter (PM10), Golongan Kendaraan, Korelasi.


2019 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 29
Author(s):  
Mochammad Nasir ◽  
Mochammad Ali Mudhoffar ◽  
Nurhadi
Keyword(s):  

Sephull Bubble Vessel adalah kapal dengan pelumasan udara yaitu kapal dengan injeksi udara di bagian bawahnya, disain kapal ini untuk mendapatkan sebuah kapal dengan kemampuan berlayar dengan kecepatan tinggi dengan konsumsi bahan bakar yang minimal. Untuk mengetahui Efesiensi bahan bakar ini, dilakukan perbandingan konsumsi bahan bakar pada saat kapal beroperasi dengan menggunakan sistem pelumasan udara dengan tanpa menggunakan sistem pelumasan udara. Pada saat ini masih menggunakan cara manual dengan mengukur sisa bensin setiap selesai dilakukan uji coba pada kedua kondisi tersebut. Dalam kesempatan ini akan dirancang Sistem Monitoring Volume Bahan Bakar pada Prototype Sephull Bubble Vessel, dengan sistem ini maka untuk mengetahui efesiensi penggunaan bahan bakar bisa diketahui dengan mudah. Perancangan sitem ini menggunakan sensor Universal Fuel Sender, output dari sensor tersebut akan diolah oleh Mikrokontroller AT-Mega 8535 dan volume bahan bakar akan ditampilkan melalui tampilan LCD 16x2. Volume bahan bakar ini juga dapat diMonitoring melalui komputer dengan menggunakan program LabView sehingga data volume bahan bakar dapat disimpan dalam sebuah file komputer.Keywords : Universal Fuel Sender; AT-Mega 8535; LabView


Author(s):  
Rommel Estores ◽  
Pascal Vercruysse ◽  
Karl Villareal ◽  
Eric Barbian ◽  
Ralph Sanchez ◽  
...  

Abstract The failure analysis community working on highly integrated mixed signal circuitry is entering an era where simultaneously System-On-Chip technologies, denser metallization schemes, on-chip dissipation techniques and intelligent packages are being introduced. These innovations bring a great deal of defect accessibility challenges to the failure analyst. To contend in this era while aiming for higher efficiency and effectiveness, the failure analysis environment must undergo a disruptive evolution. The success or failure of an analysis will be determined by the careful selection of tools, data and techniques in the applied analysis flow. A comprehensive approach is required where hardware, software, data analysis, traditional FA techniques and expertise are complementary combined [1]. This document demonstrates this through the incorporation of advanced scan diagnosis methods in the overall analysis flow for digital functionality failures and supporting the enhanced failure analysis methodology. For the testing and diagnosis of the presented cases, compact but powerful scan test FA Lab hardware with its diagnosis software was used [2]. It can therefore easily be combined with the traditional FA techniques to provide stimulus for dynamic fault localizations [3]. The system combines scan chain information, failure data and layout information into one viewing environment which provides real analysis power for the failure analyst. Comprehensive data analysis is performed to identify failing cells/nets, provide a better overview of the failure and the interactions to isolate the fault further to a smaller area, or to analyze subtle behavior patterns to find and rationalize possible faults that are otherwise not detected. Three sample cases will be discussed in this document to demonstrate specific strengths and advantages of this enhanced FA methodology.


Author(s):  
Guillaume Celi ◽  
Sylvain Dudit ◽  
Thierry Parrassin ◽  
Philippe Perdu ◽  
Antoine Reverdy ◽  
...  

Abstract For Very Deep submicron Technologies, techniques based on the analysis of reflected laser beam properties are widely used. The Laser Voltage Imaging (LVI) technique, introduced in 2009, allows mapping frequencies through the backside of integrated circuit. In this paper, we propose a new technique based on the LVI technique to debug a scan chain related issue. We describe the method to use LVI, usually dedicated to frequency mapping of digital active parts, in a way that enables localization of resistive leakage. Origin of this signal is investigated on a 40nm case study. This signal can be properly understood when two different effects, charge carrier density variations (LVI) and thermo reflectance effect (Thermal Frequency Imaging, TFI), are taken into account.


Author(s):  
Ray Talacka ◽  
Nandu Tendolkar ◽  
Cynthia Paquette

Abstract The use of memory arrays to drive yield enhancement has driven the development of many technologies. The uniformity of the arrays allows for easy testing and defect location. Unfortunately, the complexities of the logic circuitry are not represented well in the memory arrays. As technologies push to smaller geometries and the layout and timing of the logic circuitry become more problematic the ability to address yield issue is becoming critical. This paper presents the added yield enhancement capabilities of using e600 core Scan Chain and Scan Pattern testing for logic debug, ways to interpret the fail data, and test methodologies to balance test time and acquiring data. Selecting a specific test methodology and using today's advanced tools like Freescale's DFT/FA has been proven to find more yield issues, earlier, enabling quicker issue resolution.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document