JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

10
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Institut Agama Islam (IAI DDI) Polewali Mandar

2549-2411, 2548-5520

2020 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 43-48
Author(s):  
Aan setiawan Aan Setiawan

This research discusses about the role of Islamic education teachers to develop students learning passion in SMPN 13 Palu. The main problem is how the role of Islamic education teachers in developing passions of the learners in SMPN 13 Palu. Referring to the problem statement of this research, there are 3 research questions; 1) what is the learning approach?, 2) what is the learning method?, and 3) what are the learning strategies used by teachers in SMPN 13 Palu?   This research is qualitative research and the subject of this research is Islamic education teacher of SMPN13 Palu. The collection of data consists of three techniques. They are observation, interview, and documentation. The Data analysis is executed by interpreting the whole data and reducing it.  


2020 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 18-31
Author(s):  
Burhanuddin Burhanuddin

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemudian menguraikan nilai-nilai pendidikan karakter yang termuat dalam cerita-cerita rakyat di Sulawesi Barat. Peneliatian ini bertolak pada paradigma penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi awal untuk mencari informasi tentang keberadaan cerita serta informan valid. Setelah data terkumpul dilapangan, melalui studi studi pustaka dilakukan analisis teks nilai pendidikan karakter yang termuat di dalam cerita rakyat. Informan yang digunakan terbagi atas dua yaitu informan kunci sebagai sarana mendapatkan sumber data primer, dan informan madya sebagai sarana sumber imformasi pendukung. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengidentifikasi wujud nilai nilai pendidikan karakter yang termuat dalam cerita rakyat Sulawesi Barat. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan atau pedomen dalam rangka pengembangan kurikulum dan materi pelajaran bahasa dan sastra di sekolah yang mengintegrasikan nilai nilai pendidikan karakter berwawasan lokalitas.


2020 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 31-42
Author(s):  
KAMUS MUSTAMIN

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 10 Bulukumba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif deskriftif dengan pendekatan Teologis Normatif, Psycopedagogis, dan fenomenologis. Metode pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Strategi optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 10 Bulukumba adalah dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen kurikulum, mulai dari perencanaan kurikulum dengan model Desain Kurikulum Humanistik, organisasi kurikulum dengan model integrated curriculum , implementasi kurikulum model kurikulum The Corcerns-Based Adaption Model (CBAM), hingga evaluasi kurikulum model Illumination. Implikasi dari penelitian ini adalah Strategi optimalisasi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam perlu mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen kurikulum dengan memilih  model  perencanaan kurikulum, pengorganisasian kurikulum, pengimplementasian kurikulum, dan evaluasi kurikulum yang tepat.


2020 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 1-17
Author(s):  
Sofyan Umar

This research discuss about  education character implementation of the student in SMA 2 Halmahera Barat. This aims to improve effectivity character construction through cultural school, spiritual activities and pramuka.The main problem is how the process of student character construction in SMA 2 Halmahera Barat running and is the system of student character construction through cultural school, spiritual activities and pramuka effective on using in the school. This research is a field research which aims to explaining the problems and get informations, datas in the research area. Analyzing the problems and the goals this research is using quantitative method more to descriptive. This research also doing collecting data through observation, structural interview and documentation. The result of the research shows that student character implementation in SMA 2 Halmahera Barat are through cultural school such as system order, practice of greeting, talking and smiling. The spiritual construction for the moslem through listening speech every monday morning, doing routine meeting in every week and month. For the Cristian, doing open usbu every monday morning and close usbu every friday, also doing teenager praying and household praying in the church or in the home. There is also character construction through pramuka which one of them is camping


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 1-15
Author(s):  
Anwar Sewang ◽  
Abdul Halik

Learning in college is very urgent considering aspects of relevance and effectiveness. One strategy that becomes the trend of study is problem-based learning. Problem-based learning strategies are considered urgent and relevant to be applied in higher education, as an effort to trigger scientific exploration to foster critical and creative thinking skills. Problem based learning strategies should be based on research in order to have a systemic scientific structure, a strong, functional and implementative foundation in learning. The relevance and effectiveness of the implementation of problem-based learning strategies is designed with a management approach. Management breaks down the stages of problem-based learning strategies, including planning, implementation, and evaluation (assessment). Problem-based learning strategy planning includes the preparation of Semester Learning Plans (Rencana Pembelajaran Semester or RPS) that refer to the curriculum of study programs, establish learning outcomes, design teaching materials, analyze students, choose media, compile learning evaluation systems, and predict possible problems. All of them are designed with problem-based adapted from the results of the research. Implementation of problem-based learning begins with initial activities including attendance, apperception, orientation, and motivation, core activities include exploration, elaboration, and confirmation, and final activities including conclusions and assessments (evaluations). Evaluation of learning includes program assessment, implementation assessment, and assessment of goals achievement. Principles of learning assessment include educative, objective, accountability, and transparent. Measuring the achievement of problem-based learning is seen in indicators of critical and creative thinking abilities, including problem response, understanding problems, knowing cause of problems, able to find alternative solutions, recognize the impact of the problem, and be able to connect with other science disciplines. The strategy of problem-based learning in higher education has implications for students' interest and motivation in developing critical and creative thinking skills.


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 16-27
Author(s):  
Yusriah Yusriah

Komunikasi dalam pembelajaran merupakan proses penyampaian pesan atau informasi antar manusia yang didalamnya terdapat materi belajar yang prosesnya dilakukan dengan satu arah, dua arah dan banyak arah. Keberhasilan komunikasi dalam pembelajaran dibutuhkan strategi komunikasi. Untuk mencapai tujuan tersebut strategi komunikasi dilakukan pendekatan (approach) dengan memperhatikan prinsip-prinsip Kesiapan dan Motivasi, Alat penarik perhatian, Partisipasi aktif siswa, Pengulangan, Umpan balik dan menghindari materi yang tidak relevan. Implementasinya bisa berbeda sewaktu-waktu bergantung dari situasi dan kondisi.


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 73-85
Author(s):  
Salmiati Salmiati ◽  
Yustia Ningsi ◽  
Ramlah Ramlah

The research consists of three research problems; (1) in what way is Instagram used, (2) what is the character of students, and (3) is there significant effect of Instagram toward the students’ character in class X at SMA Negeri 3 Parepare. The research applied survey research. The technique of data collection used questionnaire, interview, and observation. The population of the research involved as many as 46 class X students. The result of the research revealed (1) that the intensity of the use of Instagram by the students of class X of SMA Negeri 3 Parepare was in high category. It was shown by the questionnaire result which was 45, 2%. The value was in the interval between 26% - 50% which was high, (2) The character of the class X students of SMA Negeri 3 Parepare was in good category. It was shown by the questionnaire result which was 49, 8 %. The value was in the interval between 26% - 50% which was good, (3) The effect of Instagram toward the character of class X students of SMA Negeri 3 Parepare can be concluded having positive effect based on the calculation using product moment and interview technique. As general reveal of the research, the intensity of the use of Instagram has positive effect toward the character of class X students of SMA Negeri 3 Parepare


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 86-76
Author(s):  
Syaifullah, NS Syaifullah, NS

Pengembangan pembelajaran berbasis blended learning ini bertujuan untuk memfasilitasi terjadinya belajar bagi peserta didik, sekaligus memberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi tentang bagaimana koneksitas diri sistem google education. Perangkat lunak yang digunakan sebagai media pembelajaran adalah perangkat lunak LMS (Learning Management System) Classroom Google atau Google Kelas. Sedangkan peserta pelatihan merupakan Siswa Siswi SMK PP Negeri Rea Timur. Pemberian materi dimulai dari pengenalan internet, website dan proses aktivasi akun berbasis Google Edu dengan kapasitas tidak tak terhingga (Unlimeted). Materi diakhiri dengan memberikan tugas mandiri bagi masing-masing peserta untuk membuat dan mengembangkan sendiri disesuaikan dengan bidang ajar peserta. Dari peserta dengan jumlah guru , siswa dan siswi, semuanya dapat mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir. Selain itu, kesemua guru dapat menyelesaikan tugas mandiri dengan baik, yaitu mampu membuat dan mengembangkan google classroom beserta kontennya


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 42-62
Author(s):  
Weti Susanti

Penelitian ini untuk mengkaji “Penerapan manajemen kurikulum pada kelas unggulan” dan mengetahui Program kelas unggulan dirancang yang berdasarkan konsep dan sistem pembelajaran yang mengedepankan upaya penggalian potensi dan bakat serta minat setiap siswa yang beraneka ragam (individual differences based learning) secara khusus untuk diberikan pelayanan pendidikan secara komprehensif, efektif dan terarah. Kelas unggulan ini dibentuk secara khusus dan berkarakteristik, mulai dari penyeleksian siswa, pembelajaran, cakupan pelajaran, nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang lebih tinggi, jam pelajaran, jumlah siswa dalam kelas dan fasilitas kelas yang disediakan dengan tujuan pelayanan proses pembelajaran untuk peserta didik yang mempunyai potensi, minat dan bakat yang lebih agar berkembang secara optimal dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Faktor pendukung yang utama dalam penerapan manajemen kurikulum kelas unggulan di Sekolah/madrasah adalah kerja sama tim pengembang kurikulum dan kerja sama antarguru dalam wadah MGMP, jenjang pendidikan guru kelas unggulan yang sesuai dengan jurusan mata pelajaran yang diajarkan, peranan komite sekolah/madrasah yang proaktif, dan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat penerapan manajemen kurikulum kelas unggulan adalah tanggung jawab akademik tenaga pengajar yang masih kurang, motivasi guru yang mengajar pada kelas unggulan, kesiapan siswa secara psikologis mengikuti pembelajaran, dan kurangnya pengawasan dari dewan pakar Sekolah/madrasah terhadap pelaksanaan kurikulum di kelas unggulan


2019 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 30-41
Author(s):  
Anwar STAIN Parepare

AbstrakArtikel ini merupakan kajian tentang substansi materi pendidikan Islam. Dilihat dari aspek ontologinya, tampak dengan jelas garis pembeda sekaligus penggambaran karakteristik pendidikan Islam yang membedakannya dengan substansi pendidikan pada umumnya. Dasar kajian bertitik tolak dari pandangan filosofis tentang hakikat realitas dari segala yang ada dan tidak terpisahkan dengan kaedah religius yang sumbernya dari Al-Qur’an sebagai firman Tuhan Yang Maha Kuasa, di dalamnya berisi kebenaran yang tidak diragukan. Pembeda yang tegas dan mutlak terletak pada aspek teosentris dan humanistiknya. Beradasarkan atas pandangan kesatuan wujud, maka segalah yang ada merupakan satu kesatuan konsistensi struktural yang utuh, sehingga ilmu-ilmu kealaman, humaniora/sosial, dan ilmu-ilmu keagamaan berasal dari sumber rujukan yang sama, yakni Allah Swt. Pemahaman yang bercorak teosentris seperti ini, berimplikasi secara mendasar dalam rumusan konsep dan pendekatan pendidikan Islam yang berorientasi humanistik.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document