hair spray
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

54
(FIVE YEARS 3)

H-INDEX

9
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Author(s):  
Xiangjun Fu ◽  
Jie He ◽  
Deliang Zheng ◽  
Xuefeng Yang ◽  
Pan Wang ◽  
...  

Abstract Background: Endocrine-disrupting chemicals (EDCs) might increase the risk of childhood diseases by disrupting hormone-mediated processes that are critical for growth and development during childhood, however, the association among the exposure level of EDCs such as Nonylphenol (NP), Bisphenol A (BPA), Dimethyl phthalate (DMP) in children and environmental risk factors, as well as hepatic function has not been elaborated. Objectives: This study aimed to discuss this interesting relationship among NP, BPA, DMP concentrations in serum, environmental risk factors, hepatic function of 5- to 14-year-old children in industrial zone, residential zone and suburb in northern district of Guizhou Province, China.Methods: In Zunyi city, 1,006 children participated in cross-sectional health assessments from July to August 2018, and their parents completed identical questionnaires on the environmental risk factors of EDCs exposure to mothers and children. Serum NP, BPA and DMP concentrations were measured by high performance liquid chromatography (HPLC). Serum alanine aminotransferase (ALT), aspartate aminotransferase (AST), AST/ALT, total bilirubin (TBIL), direct bilirubin (DBIL) and indirect bilirubin (IBIL) were detected with automatic biochemical analyzer.Results: The median concentrations of serum NP, BPA, and DMP in the participants were 45.85 ng/mL, 26.31 ng/mL and 31.62 ng/mL, respectively, which were higher than the environmental concentration limits of the U.S. National Environmental Protection Agency (EPA). Hair gels used during pregnancy, types of domestic drinking water, nail polish and cosmetics used by children were significantly positive correlated with serum NP concentration (P < 0.05). Gender, feeding pattern, plastic water cup used during pregnancy, hair spray and perfume use for children, duration of children birth, materials for baby bottle or cup and ways to plastic products were significantly positively correlated with serum BPA concentration (P < 0.05). Gender, perms used during pregnancy, hair spray and perfume use for children, using plastic lunch box during pregnancy, duration of children birth, exposure to pesticides, parents’ occupations were significantly positively correlated with serum DMP concentrations (P < 0.05). Serum NP (β = 0.296, P = 0.036) and DMP (β = 0.316, P = 0.026) concentrations and TBIL level were significantly positively correlated. Serum NP concentration and the levels of IBIL (β = 0.382, P = 0.006) are significantly positively correlated. Cosmetics used during pregnancy significantly increased AST level (β = 2.641, P = 0.021). There was a positive correlation between the frequency of hair spray and perfume use for children and the AST (β = 4.241, P = 0.022).Conclusion: NP, BPA and DMP, which were commonly detected in the serum of children aged 5-14 years old in Zunyi City, Northern Guizhou Province, China, were closely related to the environmental risk factors of exposure environment during pregnancy, infancy and school age. Exposure to NP, BPA and DMP would have negative effects on hepatic function, and these effects showed differences in gender and geographical location. Notably,The relationships were more evident in girls than in boys.


2021 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
pp. 32
Author(s):  
Made Yustika Yani ◽  
Ni Ketut Widiartini ◽  
I Gede Sudirtha
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana yang ditinjau dari segi tata rias wajah, tatanan rambut, busana, serta aksesoris yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan tata rias wajah pengantin wanita meliputi: serinata, alis-alis, gecek, foundation, bedak, shading, eyeshadow, dan lipstik. Pengantin pria: foundation, bedak, alis-alis, eyeshadow dan lipstik. Tatanan rambut pengantin wanita meliputi: penggunaan sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, bancangan, puspo lembo, bunga sandat emas, bunga kap, bunga cempaka putih, kuning, bunga sandat dan bunga pucuk emas. Pengantin pria: tidak ada penataan khusus, hanya rambut yang disisir rapi dan di hair spray. Busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamben motif cerari kotak, selendang motif rujak boni, selendang motif mastuli hitam, selendang motif jembatan cinta. Pengantin pria: kamben, saput, stagen, umpal dan udeng. Aksesoris pelengkap pengantin wanita meliputi: subeng cerorot, kalung binar, gelang nagasatru. Pengantin pria: rumbing, bros binar, dan keris. Di setiap Kabupaten memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri serta memiliki 3 tingkatan dalam tata rias serta busananya. Tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana memiliki ciri khas yaitu sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, serta busananya sebagian besar menggunakan kain tenunan khas Jembrana.


Author(s):  
Tomoko Shiraishi ◽  
Kei Yamasaki ◽  
Masahiro Tahara ◽  
Kazuhiro Yatera

2019 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 109
Author(s):  
Ni Kadek Windi Juniawati ◽  
Dewa Ayu Made Budhyani ◽  
I Gede Sudirtha
Keyword(s):  

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias tari Rejang Keraman pada era modernisasi dilihat dari segi : (1) alat dan jenis kosmetika (2) tata rias wajah dan rambut (3) penataan busana dan aksesoris. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kedis Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil Penelitian ini adalah : (1) alat yang digunakan pada tata rias tari Rejang Keraman putra dan putri yaitu macam-macam spons, macam-macam kuas, macam-macam sisir, jepit, karet, harnet. Jenis kosmetik yang digunakan adalah fondation, bedak, eye shadow, blush on, pensil alis, eyeliner, lipstick, mascara, hair spray, untuk putranya tidak menggunakan bulu mata palsu. (2) tata rias wajah dan rambut tari Rejang Keraman yaitu merias wajah dan menata rambut menggunakan jenis kosmetika yang lengkap. (3) penataan busana dan aksesoris tari Rejang Keraman putri yaitu pemakaian kebaya, kamben, angkin prada, selendang, badong, gelang kana, kalung emas, subeng. Untuk putra menggunakan baju kaos polos putih berlengan panjang, celana panjang putih, stiwel, kancut, ampok-ampok, kamben songket, semayut, lamak, awir, angkep pala, badong, gelang kana, kris.Kata Kunci: aksesoris, busana, tata rias, tari Rejang Keraman.


2017 ◽  
Vol 11 (2) ◽  
pp. 68
Author(s):  
Dian Yuliartha Lestari
Keyword(s):  

Latar belakang. PAP smear merupakan metode deteksi dini yang rutin digunakan untuk lesi peradangan serta kankerserviks di seluruh dunia. Metode fiksasi basah untuk PAP smear saat ini selain menggunakan alkohol, juga menggunakan Hair spray. Tujuan. Untuk membandingkan kualitas fiksasi menggunakan alkohol dan hair spray. Metode. Merupakan penelitian observasional analitik, dengan total sampling dari bulan September-Desember 2014. Variabel yang dinilai adalah adekuat spesimen, kualitas staining, ada tidaknya artefak, serta ada tidaknya sel yang degenerasi. Uji statistik menggunakan Uji Kesesuaian Kappa, dikatakan sesuai jika koefisien kappa >0,6 (p<0,05). Hasil. Didapatkan jumlah sampel sebanyak122 sampel. Hasil koefisien kappa untuk adekuat spesimen sebesar 0,792. Hasil koefisien kappa untuk kualitas staining sebesar 0,627. Hasil koefisien kappa untuk ada tidaknya artefak sebesar 0,196. Hasil koefisien kappa untuk ada tidaknya sel yang degenerasi sebesar 1,000. Kesimpulan. Terdapat kesesuaian antara penggunaan fiksasi menggunakan alkohol maupun hairspray, dalam hal adekuat sel, kualitas staining, maupun ada tidaknya sel yang degenerasi.Keyword : PAP smear, alkohol, hairspray


2009 ◽  
Vol 117 (2) ◽  
pp. 303-307 ◽  
Author(s):  
Gillian Ormond ◽  
Mark J. Nieuwenhuijsen ◽  
Paul Nelson ◽  
Mireille B. Toledano ◽  
Nina Iszatt ◽  
...  

Author(s):  
Peter F. Infante ◽  
Stephen E. Petty ◽  
David H. Groth ◽  
Gerald Markowitz ◽  
David Rosner

2004 ◽  
Vol 16 (3) ◽  
pp. 147-153 ◽  
Author(s):  
Tatsunori Kawajiri ◽  
Nobuhiko Nagata ◽  
Yasuo Morimoto ◽  
Sumiyo Ishimatsu ◽  
Hajime Hori ◽  
...  
Keyword(s):  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document