linear variable differential transformer
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

68
(FIVE YEARS 8)

H-INDEX

12
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Vol 22 (2) ◽  
pp. 123-130
Author(s):  
Sunardi Sunardi ◽  
Teguh Arifianto ◽  
Anindira Listy Hartisa ◽  
Arief Darmawan ◽  
Willy Artha Wirawan

ABSTRACTDesign of Landslide Potential Warning System and Land Shifting Using Telemetry Method: According to the 2019 BNBP Performance Report, landslides are the fourth most frequent disaster in Indonesia, so we need a telemetry tool for land shifting. This system consists of ATMega328 Microcontroller, Linear Variable Differential Transformer sensor and rheostat, accelerometer sensor, rain gauge tipping bucket, and HC-12 wireless communication module. Normally, LVDT sensor reads ground shift in the 0-20 mm range, rheostat shifting up to 66 mm, accelerometer sensor reads data less than 20 deg and  rain gauge tipping bucket sensor generates the amount of rainfall below 50 mm/hour which is sent data regularly to user. Warning alarms installed in these prone area will sound if the LVDT sensor reads ground shift30 mm, rheostat51 mm, accelerometer sensor reads data more than 45°, and rain gauge tipping bucket sensor reads more than 70 mm/hour. This test produces measurable parameter data so that it can be displayed and provide warning information.Keywords: alarm warning; ATMega 328; land shifting; landslides; telemetry.ABSTRAKMenurut Laporan Kinerja BNBP 2019, tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi urutan keempat di Indonesia, sehingga perlu suatu alat telemetri terhadap pergeseran tanah. Sistem ini terdiri atas Mikrokontroler ATMega328, sensor Linear Variable Differential Transformer dan rheostat, sensor accelerometer, sensor rain gauge tipping bucket, dan modul komunikasi wireless HC-12. Normalnya, sensor LVDT membaca pergeseran tanah pada range 0-20 mm, rheostat mampu melakukan pergeseran hingga 66 mm, sensor accelerometer membaca data kurang dari 20 deg, dan sensor rain gauge tipping bucket menghasilkan jumlah curah hujan dibawah 50 mm/jam yang kemudian data dikirim secara rutin ke user. Alarm peringatan yang terpasang di daerah rawan tersebut akan berbunyi jika sensor LVDT membaca pergeseran tanah 30 mm, rheostat 51 mm, sensor accelerometer membaca data lebih dari 45 derajat, dan sensor rain gauge tipping bucket membaca data lebih dari 70 mm/jam. Pengujian ini menghasilkan data parameter yang terukur sehingga dapat ditampilkan dan memberikan informasi peringatan.Kata Kunci: alarm peringatan; ATMega 328; pergeseran tanah; tanah longsor; telemetri


Materials ◽  
2021 ◽  
Vol 14 (4) ◽  
pp. 862
Author(s):  
Wei Chen ◽  
Yixuan Han ◽  
Franck Agostini ◽  
Frederic Skoczylas ◽  
Didier Corbeel

The effects of confining pressure are investigated for two samples of a macro-cracked concrete. Samples are first macro-cracked with a splitting tensile strength test (Brazilian) technique. Gas permeability is continually measured under increasing (or decreasing) confining pressure, whereas crack closure (or opening) is recorded with an LVDT (Linear Variable Differential Transformer) device. Despite a mechanical closure of the macro-crack, identified at around 20 MPa confining pressure, gas permeability continues to decrease as confinement is increased. This means that a model of the macro-crack by two parallel planes (using Poiseuille law) cannot be used to represent permeability variations during closure (or opening) of cracks. As a consequence, a physical model is designed in order to simulate with a better consistency the real behaviour of the macro-crack. This simple modelling allows both behaviours, mechanical and hydraulic, under confining pressure, to be simulated with the same set of parameters.


SAINTIFIK ◽  
2021 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 70-76
Author(s):  
Wilson Jefriyanto

Pergeseran tanah merupakan salah satu faktor terjadinya tanah longsor (landslide). Untuk itu, diperlukan suatu prototype alat yang dapat  membantu memberikan informasi dini dan peringatan akan terjadinya longsor. Telah dilakukan penelitian tentang simulasi pergeseran tanah dengan menggunakan sensor LVDT (Linear Variable Differential Transformer). Sensor LVDT dihubungkan dengan Arduino uno yang kemudian ditampilkan pada LCD dan juga monitoring pada komputer. Pengamatan pergeseran tanah  dilakukan selama 5 jam dengan melakukan variasi terhadap sudut kemiringan tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji kerja dari sensor LVDT yang merupakan hasil dari penelitian sebelumnya. Dari hasil pengamatan, terlihat bahwa sensor LVDT ini mampu membaca pergeseran tanah dengan ketlitian 0.01 mm. Adapun jangkauan pergeseran alat ini yaitu hany sampai 14 cm, untuk penelitian selanjutnya akan dikembankan sensor LVDT dengan jangkaun pengukuran yang lebih panjang.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 17-22
Author(s):  
Tri Siswandi Syahputra ◽  
◽  
Heru Asyubi ◽  
Eko Satria ◽  
◽  
...  

A preliminary study on the design of a Linear Variable Differential Transformer (LVDT) sensor and a sliding potentiometer has been carried out. It is a distance measuring sensor that can be used as a ground shift sensor. This study aims to develop a new type of low cost mechanical sensor which has a high enough accuracy. The LVDT sensor is built using affordable materials such as PVC pipes, winding wires and iron cores, which is varied based on the number of primary coil and its diameter. While the potentiometer sensor is prepared by using linear bearing using electrode sheets of nickel and copper which is arranged by implemented the concept of the Newton-Wheatstone Bridge. The measurement value shows that the LVDT sensor with the number of primary coil of 110 and a diameter of 4 mm can measure with an accuracy of 0.5 mm and a range of more than 4 cm. While the sliding potentiometer using a sheet of copper electrodes can measure 0.5 mm with a range of more than 4 cm. The average error shown by the LVDT sensor and the sliding potentiometer is 5.2% and 6.4%, respectively.


2020 ◽  
Vol 16 (3) ◽  
pp. 194
Author(s):  
Yon Subagiono ◽  
Harnedi Maizir ◽  
Reni Suryanita

Bata beton ringan memiliki keuntungan praktis dan ekonomis dalam pelaksanaan kontruksi sehingga permintaan pasar untuk bata ringan semakin meningkat selama beberapa tahun terakhir. Selain itu pemakaian bata beton konvensional sebagai bahan bagunan non-struktural dinilai masih cukup besar massa jenisnya sehingga memberikan beban lebih ke struktur bangunan. Untuk itu diperlukan bata beton yang memiliki bobot yang lebih ringan sehingga dapat meningkatkan efisiensi baik bahan dan beban yang ditahan struktur maupun pondasi dari bangunan. Penggunaan bata ringan pada umumnya sebagai non struktur berupa dinding panel dan pelat atap. Salah satu cara untuk mengurangi kepadatan bata beton ringan adalah dengan menambahkan pori-pori udara dalam campuran pasta semen atau mortar. Penambahan pori-pori udara dilakukan dengan penambahan foaming agent. Dalam perkembangan teknologi bahan bata ringan perlu ditingkatkan lagi efisiensi dari segi penggunaan bahan dan kualitas bata ringan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi campuran yang optimal pada bata ringan tipe Cellular Lightweight Concrete dengan penambahan silica fume. Benda uji dibuat dalam ukuran 10 cm x 20 cm x 60 cm dengan memvariasikan komposisi silica fume dalam 5 komposisi yaitu 0%, 5%, 10% 15% dan 20% dari berat semen yang digunakan dalam campuran bahan. Selanjutnya dilakukan perawatan bata ringan pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Pengujian mekanik yang dilakukan  adalah pengujian kuat tekan secara merata pada bagian atas bata ringan. Instrumen pengukuran yang digunakan pada penelitian adalah load cell sebagai pengukur beban dan Linear Variable Differential Transformer (LVDT) untuk mengukur penurunan (displacement) yang terjadi pada permukaan yang dibebani. Data keluaran yang dapat diperoleh dari pengujian ini adalah kuat tekan, modulus elastisitas dan displacement. Nilai kuat tekan bata ringan pada umur 28 hari untuk komposisi 1 sebesar 0,47 MPa, komposisi 2 sebesar 0,82 MPa, komposisi 3 sebesar 0,87 MPa, komposisi 4 sebesar 0,70 MPa, dan komposisi 5 sebesar 0,61 MPa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komposisi bahan campuran yang menggunakan bahan tambah  silica fume dengan persentase  10% dari berat semen menghasilkan kuat tekan yang paling tinggi dengan penurunan permukaan sebesar 3.5 mm saat dibebani dan modulus elastisitas 527.62 kg/m3. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dalam industri dan penelitian bata ringan dengan bahan tambah silica fume untuk mendapatkan sifat mekanik yang optimal pada bata ringan.


2020 ◽  
Vol 6 ◽  
pp. 603-607
Author(s):  
Apinai Rerkratn ◽  
Amata Luangpol ◽  
Wandee Petchmaneelumka ◽  
Vanchai Riewruja

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document