Idarotuna
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

24
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

2654-4938, 2654-4709

Idarotuna ◽  
2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Suroto Suroto

Pengajaran agama Islam di lembaga madrasah memiliki tugas utama mendidik akhlak mulia yang bukan hanya menjadi tanggung jawab guru PAI akan tetapi menjadi tanggung jawab terpadu bagi semua guru bidang studi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi perencanaan dua madrasah di Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini menemukan bahwa perencanaan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Huda Al-Ilahiyah Mugomulyo menggunakan School Based Integrated Curriculum yaitu integrasi kurikulum kemenag, kemendikbud, dan kekhasan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Huda Al-Ilahiyah Mugomulyo berupa perpaduan keagamaan dan life skill. Adapun perencanaan MAS Sabilal Muhtadin Tembilahan menggunakan model inter dan transdisiplin yaitu integrasi kurikulum kemendikbud, Kemenag, dan kekhasan MAS Sabilal Muhtadin Tembilahan Hulu berupa perpaduan literasi  dan pembelajaran ramah lingkungan.


Idarotuna ◽  
2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Aulia Devi Maharani

Berangkat dari sejarah tradisi lokal penganut tarekat syattariyah. Tulisan ini berupaya menjelaskan tentang aktivitas dakwah tarekat syattariyah yang dilakukan oleh masyarakat Nagari Sabu, kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat yang sampai saat ini masih sangat kuat mempertahankan tradisi lokal mereka. Artikel ini juga membahas mengenai fenomena  Islam tradisionalis (kaum tua) dengan islam modernis (kaum muda) yang memiliki perbedaan  pada cara pandang terhadap agama dan juga tradisi. Secara khusus artikel ini akan membahas beberapa pertanyaan berikut: Bagaimana sejarah tarekat syattariyah sampai ke Nagari Sabu, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat? Apa saja aktivitas dakwah yang dilakukan masyarakat Nagari Sabu penganut tarekat syattariyah? Hal apa saja yang dilakukan dalam pelaksanaan ziarah kubur kemakam guru penganut tarekat syattariyah? Bagaimana fenomena Islam tradisionalis (kaum tua) dengan Islam modernis (kaum muda) yang memiliki perbedaan pada cara pandang terhadap agama dan tradisi?.  Data penelitian diperoleh melalui komunikasi pribadi, observasi partisipan atau studi lapangan dan dokumentasi. Hasil dari kajian tersebut menunjukan bahwa tradisi lokal tarekat syattariyah yang dianut masyarakat Nagari Sabu sampai saat ini masih sangat kuat. karena masyarakat penganut tarekat syattariyah percaya  dan patuh kepada guru sehingga sampai saat ini masih mengenang para guru dengan melakukan ziarah kubur. Kemudian prinsip dan keyakinan mereka tidak akan pernah berubah walaupun banyak perdebatan dari kalangan selain penganut tarekat syattariyah, karena mereka mempunyai konsep yang diajarkan guru dan sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah Saw.


Idarotuna ◽  
2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Artis Artis

Tulisan ini membahas tentang peran Muallaf Center BKMR An-Nur Provinsi Riau dalam memberikan layanan pembinaan kepada Muallaf. Tulisan ini penting dilakukan karena sejak tahun 2016 hingga 2018 jumlah Muallaf di Muallaf Center BKMR An-Nur terus meningkat. Pertanyaan utama yang akan dijawab dalam tulisan ini adalah bagaimana Muallaf Center BKMR An-Nur Provinsi Riau memberikan layanan pembinaan kepada Muallaf. Melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang saya peroleh, Muallaf Center BKMR An-Nur memberikan beberapa layanan pembinaan kepada Muallaf di antaranya: layanan fasilitator seperti memberikan motivasi, dukungan, dan bimbingan. Kedua, layanan administrasi seperti mendata calon Muallaf, memberikan surat ikrar, dan membimbing prosesi ikrar syahadat. Ketiga, layanan konseling. Keempat,


Idarotuna ◽  
2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Jarir Amrun ◽  
Khairiyah Khairiyah

Artikel ini membahas tentang jejak-jejak dakwah dalam konteks konversi agama di nusantara abad XV, XVI dan XVII. Ia dianggap salah satu bentuk rivalitas antar-agama di nusantara yang lembut. Jutaan manusia di nusantara beralih ke agama Islam tanpa perang, tanpa merusak bangunan candi dan tradisi yang ada. Ini menarik dikaji, ternyata pola dakwah yang dilakukan para ulama terdahulu dengan pendekatan kebudayaan dianggap pola yang ideal. Kebudayaan merupakan ruang lapang untuk dialog antar-umat beragama. Wali Songo dan ulama nusantara terdahulu, telah membuktikan bahwa rivalitas beragama itu tidak harus saling membenci dan merendah yang lain.


Idarotuna ◽  
2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Pipir Romadi

Religiusitas merupakan suatu hal yang penting dalam kehidupan individu. Religiusitas merupakan keyakinan yang berisi nilai-nilai dalam memedomani kehidupan. Salah satu hal yang dapat meningkatkan religiusitas adalah dengan menonton video dakwah melalui media platform online secara intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas menonton video dakwah melalui media platform online dengan tingkat religiusitas pada mahasiswa. Populasi penelitian adalah mahasiswa UIN Suska Riau. Sampel berjumlah 100 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala Intensitas Menonton dari teori Ajzen (2005) dan Skala Religiusitas Muslim dari teori Mohd Mahudin, N. D., dkk (2016). Metode analisis menggunakan korelasi rank spearman dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,494 dan p=0,000 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas menonton video dakwah melalui media platform online berhubungan dengan tingkat religiusitas pada mahasiswa.


Idarotuna ◽  
2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Putri Hidayati ◽  
Al Fikri ◽  
Rahmat Hidayat

Tulisan ini menganalisis munculnya Komunitas Muslim Bikers (KOMBI) di Pekanbaru, terutama pada aspek sosial dan gerakan dakwahnya. KOMBI menjadi fenomena baru dalam lanskap dakwah perkotaan. Kajian ini penting dilakukan untuk melihat bagaimana gerakan KOMBI ini melakukan kegiatannya untuk memperkuat otoritasnya di Masyarakat. Secara khusus, artikel ini akan membahas beberapa pertanyaan berikut. Seperti apa konteks kemunculan gerakan Komunitas Muslim Bikers di Pekanbaru? Bagaimana perekrutan dan sistematika kepengurusan Komunitas Muslim Bikers? Di mana saja KOMBI ini tersebar selain di Pekanbaru? Apa saja program-program yang dilakukan komunitas ini? Bagaimana KOMBI merespon kelompok geng motor lainnya yang bukan Islam? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penulis melakukan studi lapangan dan didukung dengan literatur yang relevan. Hasil dari kajian tersebut menunjukkan bahwa program-program yang dilakukan Komunitas Muslim Bikers (KOMBI) Pekanbaru merupakan hal positif yang banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.


Idarotuna ◽  
2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Rohayati Rohayati

Perbankan syariah menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menghidari riba dengan konsep murabahah, perkembangan perbankan syariah begitu masif di awal tahun 2010 sampai saat ini. Selain menjalankan aktifitas dibidang lending dan funding, perbankan syariah juga menjalankan aktifitas komunikasi dakwah yang dapat dilihat dari konsep islami yang menjadi ciri khasnya. Branding islami inilah yang secara tidak langsung menjalankan fungsi komunikasi dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktifitas bisnis yang dilakukan oleh perbankan syariah ditinjau dari perspektif komunikasi dakwah. Komunikasi dakwah terlihat dari berbagai aktifitas bisnis yang dilakukan, seperti akad kredit, monitoring dan promosi produk perbankan. Perbankan syariah diharapkan dapat lebih mengkomunikasikan dakwah islami melalui kegiatan- kegiatan bisnis yang dijalankan.


Idarotuna ◽  
2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Julis Suriani

Kualitas hasil pendidikan sangat tergantung dari proses pelaksanaan pembelajaran, karena itu komunikasi instruksional atau komunikasi pendidikan sebagai dasar pengetauhuan tentang pentingnya komunikasi dalam proses belajar mengajar atau pendidikan menjadi sangat penting. Sumber data yang digunakan  adalah data primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, angket, dokumentasi setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan metode kualitatif deskriptif dan data yang diperoleh melalui angket penulis menganalisanya dengan metode kualitatif deskriptif presentase yaitu menganalisa data secara apa adanya berdasarkan hasil penelitian kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan diberi interpetasi dari frekuensi jawaban yang diberikan responden. Dari hasil penelitian menunjukkan guru-guru SMP Islam As-Shofa Pekanbaru didalam melakukan implementasi komunikasi instruksional dengan siswa mereka melibatkan media-media komunikasi instruksional,dan juga pengajaran yang senantiasa membelajarkan anak didik dengan tujuan mengubah pola pikir dan tingkah laku siswa kearah yang lebih baik


Idarotuna ◽  
2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Umar Abdur Rahim

Kajian ini fokus pada kajian hakikat doa sebagai sebuah sarana komunikasi transedental antara manusia dengan Tuhannya, yaitu seorang muslim dengan Allah Swt. Argumennya adalah bahwa di samping sebuah ibadah yang memiliki syariat berupa tata cara yang telah diberikan tuntunannya, doa juga sesungguhnya memiliki esensi komunikasi. Yaitu komunikasi antara manusia dengan Tuhannya yang justru sangat berperan penting pada sampainya pesan dan terkabulnya atau diijabahnyadoa yang dipanjatkan.Pendekatan dalam kajian ini menggunakan kajian kepustakaan, dengan mempelajari dan mengumpulkan data dari literature, buku-buku serta sumber yang relevan dan mendukung.Hasil menunjukkan bahwa hakikat doa dalam ajaran dan prespektif komunikasi Islam, sesungguhnya bukanlah hanya sekedar ritual keagaaman saja, akan tetapi doa juga sesungguhnya memiliki esensi sebagai sarana komunikasi. Yaitu komunikasi antara manusia dengan Tuhannya yang justru sangat berperan penting pada sampainya pesan dan terkabulnya sebuah doa. 


Idarotuna ◽  
2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Pipir Romadi

IKMI Kota Pekanbaru sebagai lembaga dakwah yang berstatus independent fokus mengemban misi dakwah. Usaha para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat secara umum dapat dikatakan baik, tetapi melihat hasil yang dicapai belum begitu maksimal, sementara telah banyak metode-metode dakwah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Penelitian ini bertujuan mengetahui intensitas para da’i IKMI dalam menerapkan metode dakwah Rasulullah SAW. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif persentase. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini 10 % dari jumlah da’i yaitu 650 orang, Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 88,87 % da’I IKMI menerapkan Metode dakwah Rasulullah SAW. Dalam penerapannya para da’i berdakwah dengan metode dakwah al-Hikmah, yaitu menyampaikan dakwah dengan menyesuaikan antara metode, materi dan kondisi mad’u, dakwah dilakukan secara berkesinambungan, konsisten, serta tidak membahas hal-hal yang bersifat khilafiyyah. Berdakwah dengan metode Mau’izhah al Hasanah para da’i menyampaikan dakwah dengan cara memberikan nasihat dan peringatan dengan lemah lembut, tidak membuka aib orang lain, berupaya memposisikan diri mereka sebagai tauladan dan melakukan pelatihan ibadah kepada mad’u. Sedangkan dengan metode al-Mujadalah, para da’i melakukan kegiatan diskusi. 


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document