Agrokompleks
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

13
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

2775-2321, 1412-811x

Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 28-35
Author(s):  
Khaeriyah Darwis
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi inovasi sistem tanam hazton, dan sikap petani terhadap usahatani padi sawah sistem tanam hazton. Metode pengambilan sampel dengan cara sistematis (systematic sampling) dengan 26 orang responden petani padi di Desa Malalin Kabupaten Enrekang. Metode analisis data adalah Korelasi Rank Spearman, teknik penskalaan likert dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik sosial ekonomi petani yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi sistem tanam hazton adalah luas lahan dan pendapatan. Sedangkan karakteristik sosial ekonomi petani yang berpengaruh non signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi sistem tanam hazton adalah umur, lamanya berusahatani, pendidikan dan jumlah tanggungan keluarga. luas lahan, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan bernilai positif (Rs +) dan memiliki hubungan yang searah dengan tingkat adopsi inovasi sistem tanam hazton. Sedangkan umur dan pengalaman berusahatani bernilai negatif (Rs -) dan memiliki hubungan yang tidak searah dengan adopsi inovasi sistem tanam hazton. Petani sampel sebanyak 53,84% bersikap negatif dan 46,16% bersikap positif terhadap penerapan usahatani padi sawah dengan sistem tanam hazton. Dapat disimpulkan bahwa respon dan sikap petani terhadap adopsi inovasi belum seluruhnya menerima dilihat dari hasil presentase penilaian persepsi petani. Namun dari hasil perhitungan pendapatan usahatani petani padi yang menggunakan sistem tanam hazton menunjukkan keuntungan yang didapatkan petani dibanding menggunakan sistem tradisional. Diharapkan kedepannya dengan tingkat keuntungan yang didapatkan petani yang menggunakan sistem tanam hazton dapat menjadi motivasi petani tradisional untuk mengadopsi sistem tanam hazton.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 36-44
Author(s):  
Mariam Mariam ◽  
Andi Rusdi Walinono ◽  
Sumarni Sumarni

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengukur dan manganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja usaha peternakan ayam ras petelur, pengaruh peran kelembagaan dalam memperkuat kinerja usaha peternakan ayam ras petelur. Penelitian ini dilakukan pada usaha peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap.  Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi lapangan dan wawancara dengan pihak terkait usaha peternakan ayam ras petelur. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan struktural equation modeling (SEM) dengan pendekatan varians atau biasa disebut Partial least square path modeling (PLS-PM). Analisis data dilakukan menggunakan program aplikasi statistic XLSTAT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh nyata secara positif terhadap kinerja usaha. Sedangkan peran kelembagaan tidak berpengaruh nyata terhadap memperkuat pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja usaha. Orientasi kewirausahaan mampu meningkatkan kinerja usaha ayam petelur, namun faktor kelembagaan belum befungsi dengan baik dalam mengembangkan usaha peternakan ayam ras petelur.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 12-18
Author(s):  
Sumarlin Sumarlin ◽  
Budi Harsono

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh air sungai yang sudah tidak bisa digunakan untuk berbagai keperluan karena kandungan airnya sudah tidak sehat lagi. Tercemarnya air sungai banyak yang disebabkan oleh kebiasaan buruk dan kelalaian manusia. Beberapa tahun belakangan ini air sungai sudah tak jernih lagi. Tak hanya keruh dan berwarna coklat bahkan hitam, air sungai juga kerap berbau tidak sedap. Berubahnya warna dan bau air sungai karena masuknya polutan atau zat- zat kimia, sehingga terjadi pencemaran air sungai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat tembaga (Cu) dan kualitas air pada aliran Sungai Pampang Kelurahan Pampang Kecamatan Samarinda Utara. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel air sungai dari ketiga titik aliran air Sungai Pampang bagian hulu memiliki rata-rata 0, 018 mg/L, bagian tengah memiliki rata-rata 0, 012 mg/L, dan bagian hilir memiliki rata-rata 0, 010 mg/L. Kandungan tembaga (Cu) pada ketiga titik berada di bawah Baku Mutu dan memenuhi persyaratan sebagai air bersih sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur No. 02 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat atau pengguna perairan Sungai Pampang tentang kandungan logam berat tembaga (Cu), serta dapat menyadarkan warga dari dampak membuang limbah yang mengandung tembaga (Cu) ke lingkungan khususnya air sungai yang  membuat  air  tidak  dapat  digunakan  untuk   kebutuhan  sehari-hari.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 45-52
Author(s):  
Mutmainna Mutmainna ◽  
Tien Kumalasari ◽  
Asriany Asriany
Keyword(s):  

Pentingnya rasa aman dan terjaminnya hidup di masa sekarang ini, menjadikan manfaat asuransi sangat penting dan besar artinya.  Beberapa manfaat yang ditimbulkan jika kita memiliki asuransi antara lain : a) Asuransi dapat menaikkan efesiensi dan kegiatan perusahaan, b)  Dapat memberikan rasa aman dan terjamin dalam menkjalankan usaha, c)  Asuransi cenderung ke arah perkiraan penilaian biaya yang layak, d) Asuransi merupakan dasar pertimbangan pemberian suatu kredit, e) Asuransi dapat mengurangi timbulnya kerugian-kerugian, f)  Asuransi merupakan alat untuk membentuk modal pendapatan atau harapan masa depan, dan g) Asuransi merupakan alat pembangunan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1)  Kualitas pelayanan pada PT. Prudential Life Assurance Kota Makassar, 2) Kepuasan konsumen pada PT. Prudential Life Assurance Kota Makassar, 3) Pengaruh kualitas pelayanan secara simultan terhadap kepuasan konsumen pada PT. Prudential Life Assurance Kota Makassar.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode  purposive atau metode penentuan lokasi secara langsung dengan pertimbangan bahwa Kota Makassar merupakan wilayah sentra konsumen atau nasabah PT. Prudential Life Assurance, sedangkan metode analisis data yang digunakan  adalah analisis regresi linier berganda, dimana variabel bebasnya adalah reliability, assurance, tangibles, empaty, dan responsive sedangkan variabel terikatnya adalah kepuasan nasabah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator-indikator pada penelitian ini bersifat valid dan reliable.  Pada uji hipotesis reability, assurance, tangibles, empaty dan responsive berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.  Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, bahwa kualitas layanan yang terdiri dari  reability, assurance, tangibles, empaty dan responsive memberikan nilai positif dan signifikan  terhadap kepuasan nasabah.  Artinya bahwa ke-5 indikator berpengaruh secara simultan terhadp kepuasan nasabah pada bisnis jasa asuransi PT. Prudential Life Assurance, Kota Makssar.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 19-27
Author(s):  
Nur Fitriani Usdyana Attahmid ◽  
Dewan Saputra ◽  
Muhammad Yusuf
Keyword(s):  

Sulawesi Barat merupakan salah satu penghasil kakao utama dengan kontribusi sekitar 22 % terhadap produksi kakao di wilayah Sulawesi. Pengembangan kakao fermentasi dan tanpa fermentasi dalam pembuatan produk cokelat oles memberikan alternatif baru sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk karakterisasi aktivitas antioksidan, polifenol, karotenoid dan sensori pada produk cokelat oles menggunakan biji kakao pilihan melalui variasi cocoa liquor, gula aren dan red palm olein sehingga diperoleh produk cokelat oles fungsional. Parameter analisis karakteristik cokelat oles menggunakan Uji kuantitatif kadar polifenol total dengan metode Folin Ciocalteau, kadar total flavanoid, asam lemak bebas dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH IC50, serta analisis organoleptik menggunakan metode hedonik tingkat kesukaan. Fortifikasi cokelat oles menghasilkan kadar asam lemak bebas 0.88%, polifenol 2,6%, karotenoid 122.12 mg/g dan aktivitas antioksidan terkuat kisaran 24.1-26.4%. Cokelat oles variasi cocoa liquor, gula aren dan subtitusi lemak kakao dengan red palm olein, secara umum disukai oleh panelis dari segi rasa dan aroma. pemanfaatan gula aren dan red palm olein memberikan efek fungsional yang baik untuk produk cokelat oles sehingga sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan karena bersifat pangan fungsional.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 1-11
Author(s):  
Alima Bachtiar Abdullahi ◽  
Nurman Ali Saiful ◽  
Saleh S. Ali ◽  
Eymal Demmallino
Keyword(s):  

Pola hubungan masyarakat Jeneponto adalah pola hubungan pinggawa-sawi. Pinggawa adalah penguasa sumberdaya (Karaeng) dan sawi adalah orang yang tidak memiliki sumberdaya kecuali dirinya sendiri. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana relasi sosial dalam struktur masyarakat lokal, serta untuk mengetahui sejauh mana struktur sosial tersebut mencerminkan adanya ekspoitasi kekuasaan pinggawa kepada sawinya. Kajian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2017 di Desa Kampala Kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus.Pemilihan lokasi dilakukan purposive sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan indepth interview diawali dengan Focuss Group Discussion didukung dengan observasi, data yang diperoleh dari instansi terkait, laporan penelitian, literatur, jurnal maupun karya ilmiah lainnya.Data divalidasi dengan teknik triangulasi, kemudian data dianalisis dengan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi sosial antara pinggawa dan sawi  di Desa Kampala  adalah memiliki hubungan dekat secara emosional dan memiliki hubungan yang saling membutuhkan (ada ketergantungan) dalam kehidupan sosial budayanya. Struktur sosial tertinggi di Desa Kampala adalah Karaeng atau mereka yang memiliki garis keturunan kerajaan yang menjadi pemegang kekuasaan dan pengambil kebijakan. Ekspolitasi yang terjadi antara pinggawa dan sawi tidak dalam bentuk materi, akan tetapi dalam bentuk penggunaan kekuasaan oleh Karaeng yang dilakukan untuk tujuan popularitas, status maupun kepentingan politik kepada masyarakat pengguna lahan Karaeng (masyarakat wajib mengikuti semua yang diarahkan oleh Karaeng).


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
pp. 22-27
Author(s):  
Isnam Junais

Kemiskinan sangat identik dengan masyarakat petani, jeratan kemiskinan seolah menjadi penyakit masyarakat yang sudah turun temurun. Salah satu faktor yang memperparah kondisi ini adalah kurangnya sumber daya masyarakat petani dalam mengelola potensi yang dimiliki.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola nafkah petani kopi di sebuah desa tertinggal. Penelitian ini melibatkan 70 keluarga petani yang diwawancarai. Analisis data menggunakan pendekatan data kuantitatif yang kemudian didukung dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ketidakmampuan petani dalam memenuhi kebutuhannya sepenuhnya bukan karena kurangnya pendapatan petani namun, ketidakmampuan petani dalam mengelola keuangan dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga. Pendapatan petani yang tidak merata sepanjang tahun dimana petani hanya akan mendapatkan pendatan lebih di masa musim panen kopi dan hortikultura yaitu pada bulan April, Mei dan Juli, selebihnya petani hanya menggantungkan pendapatannya pada tanaman hortikultura jangka pendek dan sektor lain diluar pertanian seperti buruh bangunan di kota, berdagang, supir dan lain-lain. Sehingga secara umum masyarakat petani akan nampak miskin akibat ketidakmampuannya dalam memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, untuk dapat mengelola kebutuhan diperlukan adanya peningkatan sumberdaya petani dalam mengelola pendapatan sehingga mampu merencanakan pemenuhan kebutuhan keluarga dalam satu tahun.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
pp. 1-6
Author(s):  
Ahmad Wadi ◽  
Darmawan Darmawan ◽  
Harifuddin Harifuddin ◽  
Muh. Irwan ◽  
Fitriana Akhsan

Aplikasi pupuk organik bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman pakan. Di Indonesia, penggunaan rumput gajah mini dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan pemanfaatannya sebagai sumber pakan yang cocok untuk ternak ruminansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan rumput gajah mini di lahan marginal pada tahun kedua setelah penanaman. Penelitian ini dilakukan di Desa Galung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru dari Januari hingga Agustus 2019. Desain penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan berurutan yang terdiri dari kontrol : 0 kg, rendah: 5000 kg, sedang: 10000 kg, dan tinggi: 15000 kg pupuk organic /ha/tahun. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang tanaman, jumlah anakan, luas permukaan daun, berat daun, berat batang, berat kering dan berat keseluruhan tanaman. Pengumpulan data dilakukan pada setiap umur tanaman 2 bulan untuk pemotongan pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Semua data dianalisis dengan analisa statistik menggunakan SPSS. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan memiliki efek signifikan (P<0,01) pada parameter yang diamati. Perlakuan dengan tingkat pemupukan sebanyak 15000 kg pupuk organik/ha/tahun memberikan hasil yang optimal untuk semua parameter yang diukur.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
pp. 7-15
Author(s):  
Aisyah Aisyah ◽  
Mihrani Mihrani ◽  
Khaeriyah Nur

Tataniaga membantu peternak dalam menyalurkan hasil ternaknya agar sampai kepada konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk distribusi pemasaran ayam broiler yang menggunakan pakan herbal; mengukur dan manganalisis keuntungan dan margin yang diperoleh lembaga pemasaran ayam broiler; mengukur dan manganalisis efisiensi pemasaran ayam broiler dengan pakan herbal di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Penelitian dilaksanakan di beberapa tempat yang menjadi rantai tataniaga yaitu di peternakan/produsen (unit usaha program studi Agribisnis Peternakan kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep), dan di pasar tradisional Kecamatan Mandalle selaku pedagang pasar/eceran. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2019. Metode yang digunakan yaitu analisis data secara kualitatif dan kuantitatif yaitu menggunakan analisis deskriptif dan matematis. Analisis deskriptif dimaksudkan untuk menguraikan secara kualitatif bentuk distribusi pemasaran ayam broiler yang menggunakan pakan herbal. Analisis matematis dimaksudkan untuk menghitung secara kuantitatif margin pemasaran, keuntungan tiap lembaga pemasaran, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa distribusi pemasaran yang terbentuk hanya terdapat satu rantai tataniaga yaitu Peternakan-Pedagang Eceran-Konsumen. Distribusi pemasaran ayam broiler dengan pakan herbal di Kecamatan Mandalle ini cukup baik, efisien dan diterima masyarakat setempat. Margin pemasaran yaitu Rp. 5.000 (bobot hidup), keuntungan lembaga pemasaran sebesar Rp. 4.130/ekor;  distribusi pemasaran dikategorikan efisien karena berada pada kisaran 0 – 33 % yaitu 1,934%.


Agrokompleks ◽  
2020 ◽  
Vol 20 (1) ◽  
pp. 39-44
Author(s):  
Nurjannah Bando ◽  
Fitriana Akhsan ◽  
Anita Sari

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh perbedaan pendapatan pemeliharaan ayam broiler antara penggunaan herbal kunyit melalui pakan dan aplikasi pada air minum. Penelitian dilakukan mulai bulan Juli sampai Agustus 2019 di kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Sebanyak 96 ekor DOC dipelihara selama 21 hari, masing-masing 8 ekor untuk setiap unit percobaan. Penelitian ini menggunaan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 4 kali ulangan, dengan susunan perlakuan yaitu P0 = Pemeliharaan menggunakan pakan dan air minum konvensional; P1 = Pemeliharaan dengan menggunakan herbal kunyit sebanyak 1% dari jumlah pakan dan P2 = Pemeliharaan dengan menggunakan herbal kunyit dengan aplikasi pada air minum sebanyak 1% dari jumlah air minum. Pendapatan kegiatan budidaya ayam broiler dihitung menggunakan rumus : Pd (Pendapatan) = TR (Total Penerimaan) – TC (Total biaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan budidaya ayam broiler menggunakan herbal kunyit melalui pakan tidak berbeda nyata dengan aplikasi pada air minum. Namun jika dibandingkan pemeliharaan secara konvensional, pemeliharaan ayam dengan menggunakan herbal kunyit cenderrung meningkatkan pendapatan (P<0,05). Rata-rata pendapatan tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 yaitu Rp 84.578,-/8 ekor, kemudian P1 sebesar Rp 73.165,- /8 ekor dan terendah pada perlakuan P0 yaitu Rp 31.495,-/8 ekor.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document