Jurnal BIOEDUSCIENTIFIC
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

15
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Muhammadiyah Bengkulu

2721-5881

2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Atika, Veronica Sari, Siti

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan  aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 5 Bengkulu Tengah melalui pembelajaran menggunakan metode inkuiri dengan pemanfaatan lingkungan sekolah adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi dan tahap refleksi. Untuk hasil observasi guru pada siklus I di peroleh skor rata-rata 27 aktiviras guru dengan kriteria cukup  meningkat pada siklus II sebesar 30 dengan kriteria baik meningkat kembali pada siklus III sebesar 34 dengan kriteria baik. Sedangkan skor rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 26 dengan kriteria cukup meningkat pada siklus II sebesar 29 dengan kriteria baik meningkat kembali pada siklus III sebesar 31 dengan kriteria baik. persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus 65,38% (belum tuntas) meningkat pada siklus II  76,92% (belum tuntas) meningkat kembali pada siklus III  88,46% (tuntas). Untuk penilaian aktivitas guru dan siswa menggunakan lembar observasi, sementara itu penilaian tes dianalisis dengan lembar tes tertulis. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, maka pembelajaran menggunakan metode inkuiri dengan pemanfaatan lingkungan sekolah dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa, hasil belajar siswa SD Negeri 5 Bengkulu Tengah. Kata kunci : Aktivitas, Hasil Belajar, inkuiri, Sekolah Dasar.


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Endang Sulaiman

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan penerapan model pembelajaran ARIAS. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan September sampai Oktoebr 2019 di SMA Iqra Terpadu Kota Bengkulu pada kelas X IPA1. Penelitian ini telah dilaksanakan dalam tiga siklus, dimana tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) Planning (rencana), 2) Action (tindakan), 3) Observation (observasi), 4) Reflection (refleksi). Pengumpulan data menggunakan tes di tiap akhir siklus dan lembar observasi. Data tes hasil belajar diperoleh dengan menggunakan ketuntasan belajar klasikal. Dari analisis hasil dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran ARIAS dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa dan hasil belajar Biologi. Pada siklus I diketahui dari lembar observasi aktivitas guru diperoleh nilai rata-rata 30,5 dengan kategori baik, siklus II dengan rata-rata 37,5 dengan kategori baik dan silkus III dengan rata-rata 41,5 dengan kategori baik. Pada lembar observasi siswa siklus I diperoleh nilai rata-rata 34,5 dengan kategori baik, siklus II dengan rata-rata 41,5 dengan kategori baik dan siklus III dengan rata-rata 41 dengan kategori baik. Dan hasil tes siswa mengalami peningkatan dimana pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 56,25 % dengan kriteria belum tuntas, siklus II diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 78,12 % dengan kriteria belum tuntas dan siklus III diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 87,5 % dengan kriteria tuntas. Kata Kunci : ARIAS, Hasil belajar siswa, Model.


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Nuraini, Anwardani, Surya Nuraini_Anwardani_Evi

Masalah penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya prestasi belajara siswa dalam beberapa mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya pada siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Bengkulu Tengah. Tahun Pelajaran 2018/2019. Namun tujuan penelitian ini  adalah meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat langsung bagi sekolah, yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran Senibudaya dan Prakarya, disamping itu bermanfaat bagi guru dan siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana aktivitas setiap siklusnya meliputi perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa SD Negeri 5 Bengkulu Tengah sebanyak satu kelas. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah penerapkan pembelajaran dengan menggunakan media audio-visual pada pelajaran Seni Budaya dan Prakarya, materi  peristiwa sekitar proklamasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes siswa. Pelaksanaan penelitian secara kolaboratif dengan melibatkan empat orang guru Senibudaya dan Prakarya. Seorang guru Senibudaya dan Prakarya. bertindak sebagai pelaksana tindakan dan tiga orang lagi bertindak sebagai pengamat proses pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan prestasi belajar  siswa. Siklus I dengan rata-rata skor prestasi belajar siswa 59,23 dengan kriteria ketuntasan 61,54%. Siklus II dengan rata-rata skor prestasi belajar siswa 69,61 dengan kriteria ketuntasan 89,74. Dengan demikian menggunakan ini  berhasil meningkatkan  prestasi siswa dalam pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Kata kunci : media audio-visual dan prestasi belajar


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Detah Detah

This research aims to look at differences in the ability of creative thinking among student who obtained Problem Based Learning (PBL) model, inquiry and conventional. The research was conducted on April – Mei, 2013 in SMP Negeri 1 Tanjung Kemuning, on the subjects of biology class VIII semester academic year 2012/2013. The method used in this study was quasi experimental. The design study is Pretest-Postest Control Group Design. Samples in this study were students in grade 5 class amount, taken 3 homogen classes using pretest skor. Research data collection using an test instrument, as for the data analysis techniques are us to test the hypothesis in this study is to use the One Way Anova and Post-Hoc Test using LSD. Abilities of student who obtain a Problem Based Learning (PBL) model moss is a 12,96 and inquiry model is a 12,12. There were no significant differences in the result of creative thinking abilities of student who obtain PBL model and inquiry model. There are significant differences in the result of creative thinking abilities of student receiving learning PBL model and inquiry model with conventional model. Keywords: PBL model, Inquiry model, Creative Thinking


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Andriyani Andriyani

This study aims to determine types of weed existing on coffee plantations in Teras TerunjamVillage of Mukomuko. This research has been conducted from 8 February to 8 March 2018 in Teras Terunjam Village. Sampling is done by using the cruising sampling method on coffee plantation area of 2 ha, and all of them are made as research field. The results showed that the existing weeds in coffee plantations are consisted of 16 species and 12 families. The study found that the family of Amaranthaceae has 1 species (Amaranthus spinosus L), family of Apiaceae 1 species (Centella asiatica), the family of Asteraceae 3 species (Ageratum conyzoides, Mikania micrantha, and Synedrella nodiflora L.), the family of Euphorbiaceae 1 species (Euphorbia hirta L.), the family of Fabaceae 1 species (Mimosa pudica), the family of Cyperaceae 1 species (Cyperus rotundus), the family of Melastomataceae 2 species (Clidemia hirta and Melastoma affine), the family of Phyllanthaceae 1 species (Phyllanthus urinaria), family of Poaceae 2 species (Imperata cylindrica, and Lophatherum gracile ), Rubiaceae family 1 species (Borerria alata), Solanaceae 1 species family (Physalis angulate L.), Verbenaceae family 1 species (Stachytarpeta jamaicensis). In addition, from the existing 16 species, the most commonly weeds found are from the family of Asteraceae, Melastomataceae, and Poaceae. Keywords: Weeds, Plantations, Coffee, Types, Teras Terunjam Village.


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Pariyanto Pariyanto

This study aims to determine the diversity of Herbaceous plants found in the forest Education and Training atMuhammadiyah University of Bengkulu, Central Bengkulu Regency. This research was conducted in January to February 2019 by using the coordinate points LS03040’10” BT 100232’55”. The method used in this study was a direct survey to the research location. The samplewas taken by exploring the research location. The identification of Herbaceous plants samples was did in the laboratory of Muhammadiyah University of Bengkulu. The data obtained was analyzed descriptively. The results of this study were found that it consist of 16 speciesfrom 9 families such as Th eAcanthaceae family, Amaranthaceae, Araceae, Astreaceae, Cleomaceae, Commelinaceae, Marantaceae, Musaceae, Zingiberaceae with a total of 1.052individuals.The species diversity index (H’) at all levels has a value of 1.483 which is a medium categorywith  ecological conditions namely an average temperature is 280C, 86%air humidity, 6.5 soil pH, and 25% soil moisture.


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Dian Anggraeni ◽  
C Darwin

This study aims to determine whether constructivism strategies in biology class VII B SMP Negeri 17 Bengkulu City in 2009 Improve Life Skills. The research data consisted of teacher and student activities obtained from observation sheets and life skills sheets to see the development of students' life skills. The subjects of this study were Grade VII B students of SMP Negeri 17 Bengkulu City in 2009. This research was a classroom action research conducted in two cycles. The results of this study showed that in cycle 1 the percentage of students who lacked life skills was 12.86%, students who had sufficient life skills were 5.46%, students who had good life skills were 1.57%, and did not there are students who have life skills very well. The average score of teacher activity is 20 (good) and the average score of student activity is 12 (good). Increase in cycle II students who lack life skills are only 2.23%, students who have sufficient life skills are 7.31%, students who already have good life skills are 8.91% and students who have life skills with very good is 1.8%. The average score of teacher activity increased to 20.5 (good) and the average score of student activity increased to 20 (good). Based on these data it can be said that biology lessons with constructivism strategies in SMP Negeri 17 Bengkulu City in 2009 can develop students' life skills.


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
Author(s):  
Salmeri Salmeri

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui penerapan strategi pengorganisasian pembelajaran model elaborasi dapat meningkatkan prestasi belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 7  Kota Bengkulu.. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sedangkan observasi melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan.. rata-rata aktivitas guru sebesar 33 yang termasuk dalam kategori baik dan skor rata-rata aktivitas siswa sebesar 28,5 yang termasuk ke dalam kategori cukup. Pada siklus II aktivitas guru mengalami peningkatan menjadi 37,5 yang termasuk dalam kategori baik dan skor rata-rata aktivitas siswa sebesar 34,5 yang termasuk dalam kategori baik. Hasil tes pada siklus nilai rata-rata dan ketuntasan belajar klasikal siswa mengalami peningkatan setiap siklus nilai rata-rata pada tes akhir siklus I sebesar 74,26 dan mengalami peningkatan pada hasil tes siklus II menjadi 89,43 sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 80% meningkat menjadi 97,14% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Strategi Pengorganisasian Pembelajaran Dengan Model Elaborasi dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar  biologi siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota Bengkulu


2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
Author(s):  
Parmi Parmi ◽  
Irwandi Irwandi

The purpose of this study is to help mentally retarded children in fluency in learning the ability to recognize numbers. It is expected that the use of Gemistekakan media will make mentally retarded children better in carrying out their learning activities. The subjects in this study were children who sat in IIC SLB Negeri 1 Bengkulu Selatan class totaling 6 people. The results of the study are Gemistek media able to help mentally retarded children to smooth the ability to learn to recognize numbers, besides this media is also cheap and interesting so that it can be developed and reproduced by itself.


2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
Author(s):  
Indah Cucurostanti ◽  
Mety Herlina

This study aims to determine the effect of the Problem Based Instruction (PBI) learning model on the ability of students to think critically in class XI SMA Negeri 4 Bengkulu City. This study uses an experimental method, the sample of the population in this study are two classes selected by the Simple Random Sampling technique. Data analysis techniques using 1. Normality Test 2. Homogeneity Test 3. T-Test (Hypothesis Test). Based on the average value of students 'critical thinking skills in the class using the Problem Based Instruction learning model is 77.74, while the average value of students' critical thinking skills in conventional classes is 70.27. And after the t-test, a significant value of students 'critical thinking abilities is obtained, with Tcount 2.899 and Ttable 2.05, then Tcount 2.899 Ttable 2.05, thus based on the hypothesis it can be concluded that there is a significant influence on the value of students' critical thinking abilities using Problem Based Instruction learning model (H1 accepted and H0 rejected).


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document