Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

58
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Pendidikan Ganesha

2614-1094, 2614-591x

2020 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 98
Author(s):  
Kadek Ary Kumala Dewi ◽  
I Putu Sriartha ◽  
Ida Bagus Made Astawa

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan tanaman kedelai berdasarkan masukan teknologi dan produktivitas lahan, dan kendala-kendala petani kedelai dalam menentukan masukan teknologi dan produktivitas lahan. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 unit lahan yang ditanami kedelai dan sampel petani kedelai dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketepatan masukan teknologi mencapai tahap pelaksanaan 48,36% termasuk dalam katagori sedang. Unit lahan 16 menunjukkan nilai rata-rata ketepatan masukan teknologi tertinggi mencapai tahap pelaksanaan sebesar 56,89% termasuk dalam katagori sedang, sedangkan unit lahan 10 menunjukkan rata-rata ketepatan masukan teknologi terendah mencapai tahap pelaksanaan sebesar 40,34% termasuk dalam katagori kurang baik. Rata-rata produktivitas lahan untuk tanaman kedelai sebesar Rp. 4.993.102,99/ha. Produktivitas lahan tertinggi ditunjukkan oleh unit lahan 13 sebeaar Rp. 8.548.578,86/ha, sedangkan produktivitas terendah terdapat pada unit lahan 10 sebesar Rp. 3.181.308,41/ha. Kendala-kendala yang dihadapi petani selama menanam kedelai yaitu, kesulitan bibit unggul, serangan hama, cuaca buruk, dan harga panen kedelai yang rendah.


2020 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 65
Author(s):  
I Putu Dedy Pratama
Keyword(s):  

Garis pantai Sanur yang panjang dan padatnya aktivitas pariwisata menjadi perhatian agar perlu adanya pembuatan peta evakuasi tsunami. Peta evakuasi yang sudah ada perlu diperbaharui karena PuSGeN menyatakan potensi gempabumi maksimum oleh Megathrust selatan bali mencapai M7,8 kemudian pada tahun 2017 dilakukan permutakhiran menjadi M9,0. Pemodelan inundasi tsunami digunakan untuk memperkirakan dampak tsunami terburuk. Pemodelan dilakukan menggunakan ComMIT menggunakan gabungan skenario M9,0 dan tsunami Banyuwangi 2 Juni 1994, kemudian untuk data topografi menggunakan SRTM dan batimetri dari ETOPO1. Enam titik virtual tide gauge dibuat untuk melihat karakter gelombang tsunami di sepanjang pantai Sanur. Hasil pemodelan inundasi tsunami yaitu jarak inundasi bervariasi antara 2-3km ke arah darat, ketinggian tsunami di pantai bervariasi antara 9,9 hingga 16,8 meter dengan run-up maksimum 21 meter, dan waktu tiba tsunami di pantai sekitar 24 menit setelah gempabumi terjadi.


2020 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 55
Author(s):  
Faizatun Nisa' ◽  
Ida Bagus Made Astawa ◽  
Putu Indra Christiawan

Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran Inquiry dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain pretest-posttest control group desain. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Inquiry berkualifikasi baik dengan skor 75.9% menggunakan penilaian APKCG Undiksha. Aktivitas belajar siswa meningkat dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry, dengan hasil uji hipotesis melalui angket aktivitas belajar diperoleh nilai thitung lebih besar dibandingkan nilai ttabel yaitu 1.9174>1.6698. Selain itu, hasil belajar siswa  mengalami peningkatan, dengan hasil uji hipotesis posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol nilai thitung lebih besar dibandingkan nilai ttabel, yaitu 3.7546>1.6698. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry.


2020 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 76
Author(s):  
Ni Putu Desi Budiastini ◽  
Ida Bagus Made Astawa ◽  
I Putu Sriartha

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman Guru Geografi SMA terakreditasi A di Kota Singaraja tentang asesmen autentik berbasis HOTS, menganalisis kandungan HOTS pada asesmen autentik yang dikembangkan guru Geografi SMA terakreditasi A di Kota Singaraja, dan mengkaji kendala yang dihadapi Guru Geografi SMA terakreditasi A di Kota Singaraja dalam mengembangkan asesmen autentik berbasis HOTS. Penelitian ini merupakan studi populasi yang dilaksanakan di SMA terakreditasi A di Kota Singaraja. Objek penelitian: pemahaman guru terhadap asesmen autentik berbasis HOTS, kandungan HOTS dalam asesmen autentik yang dikembangkan, dan Kendala yang dihadapi dalam mengembangkan asesmen berbasis HOTS. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman guru terkategori cukup. Soal-soal yang dibuat oleh guru belum sepenuhnya mengandung HOTS dan masih terkategori cukup. Kendala yang dihadapi guru dalam penerapan asesmen autentik berbasis HOTS bervariasi antar sekolah, kendala utama yang dihadapi adalah waktu dan siswa.


2020 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 90
Author(s):  
Rusdianto Rusdianto ◽  
I Wayan Treman ◽  
I Wayan Krisna Eka Putra

Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng yang merupakan wilayah berpotensi terjadinya bencana tsunami yang kapan saja dapat terjadi, sebagian besar potensi tsunami yang akan terjadi ditimbulkan akibat terdapatnya patahan belakang Flores (back arc fault). Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengelolaan data spasial bahaya bencana tsunami untuk kebutuhan Webgis kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, (2) mengetahui pengelolaan data non-spasial, dan (3) menampilkan data spasial dan non-spasial bahaya bencana tsunami dalam bentuk webgis. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pengembangan, menggunakan sumber data Peta dari Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi pustaka dan observasi. Data di kembangkan dengan teknik metode pembuatan  Sistem Development Life Cycle (SDLC) – Waterfall dengan analisis kebutuhan sistem. Hasil dari penelitian ini adalah fungsi tools dan menu fasilitas webgis yang berfungsi dengan baik akan tetapi pada saat testing di browser Internet Edge, atau Internet Explorer dan browser Google Chrome sistem aplikasi belum dapat berjalan dengan baik.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 33
Author(s):  
I Gede Putu Suarjana ◽  
Putu Indra Christiawan ◽  
A Sediyo Adi Nugraha
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pengungsi Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem KRB III radius 6 Km selama mengungsi dan pasca mengungsi. Penelitian ini mengunakan metode analisis kualitatif dan bidang ilmu yang digunakan untuk mengkaji yaitu geografi penduduk yang dianalisis dengan pendekatan keruangan. Sampel wilayah diambil di Desa Ban meliputi empat dusun yaitu Dusun Belong, Dusun Cegi, Dusun Pengalusan dan Dusun Pucang. Sampel diambil sejumlah 110 orang yang ditentukan dengan proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ban yang masuk KRB III radius 6 Km selama mengungsi kondisi sosial terkategori sedang yaitu sebanyak 67%, pasca mengungsi kondisi sosial masyarakat terkategori baik yaitu sebanyak 66% dan selama mengungsi kondisi ekonomi masyarakat terkategori sedang yaitu sebanyak 45%, pasca mengungsi kondisi ekonomi masyarakat terkategori baik yaitu sebanyak 71%. Selama mengungsi kerjasama di buktikan dengan kompak masyarakat pengungsi dalam bergotong royong membersihkan posko pengungsian namun tidak dilakunan setiap hari, konflik kadang terjadi karena kesalahpahaman antar masyarakat pengungsi maupun masyarakat lokal sekitar posko pengungsi dan pasca mengungsi kerjasama makin kompak dan konflik tidak pernah terjadi karena rasa kekeluargaan makin erat. Kondisi ekonomi selama mengungsi dikatakan sedang di buktikan dengan masyarakat yang bekerja sebagai petani dan buruh tidak bisa bekerja lain halnya dengan masyarakat Desa Ban yang menjadi pegawai kontrak maupun PNS masih bisa bekerja dan pendapatannya tetap namun pasca mengungsi masyarakat sudah bisa bekerja seperti bisa dan mendapatkan pendapatan yang cukup.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 12
Author(s):  
I Gede Suparta ◽  
I Gede Astra Wesnawa ◽  
I Putu Sriartha

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw diaplikasikan dalam pembelajaran IPS, peningkatan aktivitas belajar siswa, dan peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas VII H di SMP N 1 Kubu. Penelitian ini didesain dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam bentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap (perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi). Sasaran perbaikan terdiri dari 30 orang siswa yang dilakukan oleh guru kelas VII H SMP N 1 Kubu, data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis yakni data pembelajaran oleh guru, aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat diaplikasikan oleh guru IPS dengan rata-rata nilai meningkat dari 72 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 92 dengan kategori amat baik pada siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar IPS siswa dengan nilai rata-rata meningkat dari 79,08 dengan kategori cukup pada siklus I menjadi 87,38 dengan kategori aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Kubu dengan rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 60,00 menjadi 81,17. Dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran IPS di kelas VII H dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta dapat merubah suasana belajar lebih efektif, menyebabkan siswa menjadi lebih aktif mencari dan menggali berbagai informasi mengenai materi yang dijelaskan.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 43
Author(s):  
I Nengah Sumana ◽  
Putu Indra Christiawan ◽  
I Gede Budiarta

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan masyarakat tentang bencana tanah longsor di Desa Sukawana, mengkaji kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor di Desa Sukawana dan menganalisis hubungan antara pengetahuan masyarakat tentang bencana tanah longsor dengan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor di Desa Sukawana. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi putaka. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif menggunakan analisis statistic product moment, dilihat dari bidang ilmu yang digunakan untuk mengkaji yaitu geografi bencana yang dianalisis dengan pendekatan keruangan. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh masyarakat yang sama-sama tinggal di daerah rawan longsor. Sampel area menggunakan teknik purposive sampling diambil empat dusun yaitu Dusun Kuta Dalem, Dusun Kubu Salya, Dusun Lateng, Dusun Sukawana. Sampel subjek diambil sejumlah 88 orang yang ditentukan dengan random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang bencana tanah longsor di Desa Sukawana secara umum terkategori sedang yaitu sebanyak 51%. Kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor di Desa Sukawana secara umum terkategori kurang siap yaitu sebanyak 58%. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat tentang bencana tanah longsor dengan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor di Desa Sukawana dengan nilai rxy= 0,228 pada taraf signifikansi 5%.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 23
Author(s):  
Riyadh Riyadh ◽  
I Gede Astra Wesnawa ◽  
I Putu Ananda Citra

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pariwisata dan dampak pariwisata di Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dari perspektif geografi pariwisata yang dianalisis dengan pendekatan kelingkungan. Sampel yang diambil meliputi empat saluran limbah pembuangan dan air Danau Beratan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode uji laboratorium, metode teknik skoring dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menujukan bahwa potensi pariwisata yang diukur melalui variabel objek wisata internal dan ekternal  di Danau Beratan memiliki potensi sedang dimana karakteristik objek wisata Danau Beratan yang menjadi faktor pendorong dan penghambat adalah seimbang atau sama. Sedangkan, hasil penelitian dari uji laboratorium secara keseluruhan masing-masing sampel air menyatakan bahwa kualitas air masih normal. Ini berarti bahwa pencemaran kualitas air yang berasal dari bahan-bahan kimia yang terdapat di sekitar kawasan objek Danau Beratan masih berada pada batas normal dan belum menunjukan bahwa air mengalami tingkat pencemaran yang tinggi. Sedangkan dari hasil pemeriksaan bakteriologis menunjukan hasil yang berbanding terbalik dengan hasil pemeriksaan kimia maupun fisikanya. Dari hasil pemeriksaan bakteriologis menujukan bahwa air mengalami kontaminasi bakteriologis yang disebabkan oleh adanya bakteri coliform dan tinja. Konsentrasi pencemaran oleh bakteri coliform ini berpusat pada air Danau yang berada dekat pada aktivitas manusia yaitu titik barat dari danau tersebut yang merupakan sumber aktifitas manusia yang sangat memungkinkan memberikan kontribusi secara langsung kepada kualitas air dalam bentuk limbah yang terbuang langsung ke air Danau Beratan sehingga air danau mengalami pencemaran.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 01
Author(s):  
Agung Dwi Rahmawan ◽  
Dini Adha Pawestri ◽  
Rafifah Adinda Fakhriyah ◽  
Habibie Daud Syafaat Pasha ◽  
Muhamad Ferryandy ◽  
...  

Pengindraan jauh saat ini sudah mulai dikembangkan dan dimanfaatkan untuk berbagai bidang keilmuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengindraan jauh) di Kecamatan Pangandaran untuk mengetahui kesesuaian kerapatan vegetasi dengan hasil interpretasi. Menggunakan citra Landsat 8 dengan metode Unsupervised Classification Iso Data dan dalam pengolahannya menggunakan softwareEnvi 5.0 dan Arcgis 10.4. Analisis yang digunakan yaitu analisis spasial dan membandingkan hasil interpretasi dengan hasil data di lapangan, dan melakukan uji akurasi. Uji akurasi dilakukan untuk menemukan besaran kesesuaian metode dengan data yang dilakukan. Maka akan dapat diketahui bahwa metode klasifikasi yang digunakan kurang tepat untuk mengidentifikasi kerapatan vegetasi karena memiliki banyak data yang tidak sesuai dengan yang ada di lapangan. Dengan mengidentifikasi kerapatan vegetasi, maka dapat membantu mengetahui perencanaan ruang terbuka hijau yang tepat untuk wilayah kecamatan Pangandaran. 


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document