INSPIRAMATIKA
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

24
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

2579-9061, 2477-278x

INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 122-139
Author(s):  
Zaenal Arifin

Ditinjau dari cara pemerolehan pengetahuan oleh siswa, ada dua arus besar dalam teori pembelajaran. Kedua kelompok tersebut adalah aliran behaviorisme dan aliran konstruktivisme. Aliran behaviorisme sering dipandang sebagai aliran yang sudah usang (out of date), Aliran konstruktivisme saat ini banyak dianut oleh para ahli maupun kalangan praktisi pendidikan. Pertentangan dua paham ini tidak seharusnya terjadi. Secara objektif seharusnya perlu dilihat kontribusi masing-masing aliran tersebut dalam membangun kompetensi siswa. Kedua paham ini dapat digunakan secara proporsional serta sesuai kebutuhan dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dalam kurikulum yang berlaku. Model ARIFIN  adalah sebuah model pembelajaran temuan penulis, dengan langkah-langkah: action, reflection, interaction, formalization, interconnection, dan narration, dapat dijadikan sebagai alternatif sebagai konduktor dalam upaya membangun rekonsiliasi antara kedua aliran tersebut.


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 113-121
Author(s):  
Mat Ali

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas siswa dan meningkatkan prestasi siswa dengan menggunakan metode penerapan media grafis chart pie. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif kwantitatif dan kualitatif. Proses penelitian ini di lakukukan dalam dua siklus, masing masing terdiri dari empat tahap : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pelaksanaan, (4) observasi dan reflesi. Subyek penelitian adalah siswa siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Sekaran Lamongan tahun pelajaran 2020/2021 berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktifitas siswa dalam kegiatan pembelajaran dan juga menunjukkan peningkatan prestasi siswa, dengan demikian penggunaan metode penerapan media grafis chart pie digunakan pada pembelajaran mata pelajaran Matematika pokok bahasan operasional bilangan pecahan.


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 103-112
Author(s):  
Auliyau Rohman ◽  
Luluk Faridah ◽  
Khafidhoh Nurul Aini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal HOTS berdasarkan taksonomi SOLO. Adapun pemahaman konsep siswa yang dianalisis yaitu (1) menyatakan ulang konsep, (2) mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu, (3) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, (5) memberikan contoh dan non contoh dari suatu konsep, (6) mengembangkan syarat perlu atau cukup dari suatu konsep, (7) mengaplikasikan konsep atau logaritma dalam pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa MTs Model A’isyatul Wahidah kelas VIII yang terbagi dalam 3 level yaitu unistructural, multistructural dan relational. Soal yang diberikan berupa 2 soal essay (uraian) yang memenuhi indikator HOTS dan pemahaman konsep. Dari tes ini dapat dilihat indikator-indikator dari pemahaman konsep. Setiap data yang diperoleh dianalisis dalam bentuk deskriptif.


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Dwi Septiorini

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan matematika materi operasi hitung aljabar dan menemukan faktor-faktor penyebab kecemasan matematika materi operasi hitung aljabar. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 1 Nglegok yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan bahan referensi dan member check. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dalam penilitian ini menunjukan deskripsi tingkat kecemasan matematika yang terjadi pada siswa kelas VII SMPN 1 Nglegok diantaranya 50% siswa terindikasi kecemasan matematika tingkat sedang, 35% siswa terindikasi kecemasan matematika materi operasi hitung aljabar masuk dalam kategori tingkat rendah., dan 15% siswa yang dinyatakan tidak memiliki permasalahan dengan matematika. Faktor-faktor penyebab kecemasan matematika diantaranya, kondisi situasi kelas yang kurang kondusif, lemahnya kemampuan guru dalam menyampaikan materi pelajaran yang sedang dipelajari, Persepsi buruk terhadap pelajaran matematika, Kurangnya Scaffolding yang diberikan oleh guru, Pengalaman kurang menyenangkan di masa lalu


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Fernando Alfonso Junior

Understanding mathematics in a large dictionary of Indonesian language mathematics is the science of numbers, the relationship between numbers and operational procedures used in solving number problems. Trigonometry is an important mathematical science in everyday life. Trigonometry applications in everyday life cover all fields such as economics, engineering, and more. With trigonometry we can measure the height of a tree at a certain distance without having to climb it. And also trigonometry is to know, understand the shape and formula of a triangle. A triangle consists of 3 sides, namely the front side, side side and the sloping side. One of the main objectives of trigonometric material is to find the value of the angle or length of the side of a triangle. Thus the trigometry application is very important to be studied in the world of education, but in reality students are still having difficulty working on the questions given. From the answers that have been done by students, researchers are inspired to examine using the application of discovery learning models with grebeg suro on student learning outcomes on trigonometry topics. So that students can better understand trigonometry applications that are useful for everyday life.


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 91-102
Author(s):  
Rika Nur Safitri ◽  
Ali Shodikin ◽  
Arezqi Tunggal Asmana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan disposisi matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita barisan dan deret melalui model pembelajaran LAPS Heuristik berbantuan WhatsApp Messenger. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif.  Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan angket. Penelitian dilakukan dengan memberikan 4 butir soal pretes dan postes mengenai penyelesain masalah barisan dan deret serta angket disposisi amtematis pada awal dan akhir penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji normalitas, Uji homogenitas dan uji perbedaan rata-rata. Hasil dari penelitian menunjukkan: (1) ada perbedaan pencapaian hasil belajar dan disposisi matematis peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita barisan dan deret melalui pembelajaran LAPS Heuristik berbantuan WhatsApp dengan pembelajaran kovensional; (2) ada perbedaan peningkatan hasil belajar dan disposisi matematis peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita barisan dan deret melalui model pembelajaran LAPS Heuristik berbantuan aplikasi WhatsApp.


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 63-76
Author(s):  
Faridatus Solicha

Keaktifan siswa saat belajar di kelas, baik keaktifan mencatat, bertanya serta menjawab, dan juga mempresentasikan hasil yang telah diperoleh dalam mengerjakan soal yang diberikan guru serta kemampuan komunikasi matematika yang baik akan mempengaruhi nilai atau prestasi matematika setiap anak. Kenyataannya di dalam kelas masih terdapat siswa yang masih dibawah standart kategori aktif. Sedangkan pada komunikasi matematika dilihat dari hasil tes mengerjakan soal yang diberikan oleh peneliti. Pada penelitian ini metode penelitan yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji regresi dan uji korelasi. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampelnya secara acak (random) dan sampel yang sebanyak 19 siswa. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan keaktifan siswa terhadap prestasi belajar matematika. Dari ringkasan tabel ANOVA terlihat bahwa untuk taraf signifikansi sebesar 5% atau 0,05 diperoleh sig = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan keaktifan siswa terhadap prestasi belajar matematika.(2) Terdapat pengaruh yang signifikan komunikasi matematika terhadap prestasi belajar matematika.Dari ringkasan tabel ANOVA terlihat bahwa untuk taraf signifikansi sebesar 5% atau 0,05 diperoleh sig = 0,005 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan komunikasi matematis terhadap prestasi belajar matematika.(3)Terdapat pengaruh yang signifikan keaktifan siswa dan komunikasi matematis terhadap prestasi belajar matematika.Dari ringkasan tabel SUMMARY  terlihat bahwa untuk taraf signifikansi sebesar 5% atau 0,05 diperoleh sig = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan keaktifan siswadan komunikasi matematis terhadap prestasi belajar matematika. Jadi dapat disimpulkan bawa terdapat pengaruh keaktifan siswa dan komunikasi matematika terhdap prestasi belajar matematika. Dan saran dari peneliti bagi guru adalah hendaknya memancing siswanya untuk aktif saat pembelajaran dikelas dilaksanakan, dan juga lebih membiasakan siswa untuk berkomunikasi secara matematis, khsususnya pada pelajaran matematika.


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 77-90
Author(s):  
Silvi Apipatus Saadah

Tujuan dilakukannya penelitian pengembangan ini adalah untuk mendeskripsikan produk pengembangan bahan ajar matematika ke dalam bentuk surat kabar dan untuk mengetahui perbandingan motivasi belajar siswa yang menggunakan bahan ajar bentuk surat kabar dengan siswa yang menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang merupakan kepanjangan dari Analysis, Design, Development, Implementation, Evalution dan pada tahap uji coba lapangan peneliti menggunakan rancangan eksperimental sungguhan (True Experimental Design) dalam rancangan ini, terdapat dua kelompok yaitu satu kelompok memperoleh perlakuan eksperimen. Kedua kelompok diberikan pascauji tetapi tidak diberikan prauji. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji T Independent. Berdasarkan hasil penelitian, produk bahan ajar ini layak untuk digunakan sebagai bahan ajar di kelas terbukti dari hasil validasi para ahli. Pada validasi materi diperoleh persentase kelayakan mencapai 90,5% dan persentase kelayakan untuk validasi ahli desain mencapai 95,83% serta persentase kelayakan yang diperoleh dari respon siswa mencapai 86,77%. Persentase pencapaian ketiganya berada pada klasifikasi layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Untuk motivasi belajar siswa kelas eksperimen diperoleh rata-rata 124,68 sedangkan motivasi belajar siswa kelas kontrol memperoleh rata-rata 116,04. Hasil perhitungan uji-t dari rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen dan kontrol, Sig. (2-tailed) menghasilkan angka 0,001. Hasil nilai Sig. (2-tailed) tersebut < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan  H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar kelas ekperimen dan kontrol. Motivasi belajar siswa dengan menggunakan produk bahan ajar bentuk surat kabar dalam pembelajaran lebih baik dari motivasi belajar siswa menggunakan bahan ajar lembar kerja siswa (LKS).


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
Author(s):  
Anggi Fitri Chaniago

  ABSTRAK Sistem pembelajaran saat ini masih dominan dengan istilah belajar yang diartikan sebagai kegiatan-kegiatan berupa duduk, dengar, catat kemudian pulang untuk dihapal. Untuk menghindari dan mengantisipasi kejenuhan itu, maka perlu adanya pembentukan konsep penting yang harus dilaksanakan dalam praktik pembelajaran. Salah satu di antaranya adalah pembelajaran kontektual (contextual teaching and learning). Soetomo (1993:68) mengemukakan bahwa pembelajaran adalah proses pengelolaan lingkungan seseorang yang dengan sengaja dilakukan sehingga memungkinkan dia belajar untuk melakukan atau mempertunjukkan tingkah laku tertentu pula. Ros Effendi, ( 1980 : 148 ). Belajar matematika berarti mempelajari fikiran-fikiran manusia, yang berhubungan dengan ide, proses dan penalaran. Kata Kunci      : Kontektual, Belajar dan Pembelajaran Matematika


INSPIRAMATIKA ◽  
2020 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 1-7
Author(s):  
Zuraidah Zuraidah ◽  
Tri Hariyati Nur Indah Sari ◽  
Suci Yuniarti

The existence of students' negative views on mathematics causes anxiety and procrastination. This study aims to determine the effect of mathematical anxiety and academic procrastination on mathematics learning outcomes in class VIII SMP Negeri 7 Balikpapan. The research approach used is a quantitative approach with survey method. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 7 Balikpapan, as many as 362 students and a total sample of 72 students. The sampling technique uses cluster random sampling. Instruments used in this study was questionnaires and test. The data analysis technique used is multiple regression analysis with simultaneous test (F test) and partial test (t-test). The results obtained a significant value of 0,000 < 0,05, it could be concluded that there was a significant influence of mathematics anxiety and academic procrastination on mathematics learning outcomes of VIII grade students of SMP Negeri 7 Balikpapan. The results of the study showed that mathematics anxiety had a significant effect on mathematics learning outcomes with a significance value of 0,023 < 0,05. Then, academic procrastination has a significant effect on mathematics learning outcomes with a significance value of 0,012 < 0,05.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document