Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

14
(FIVE YEARS 14)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Stikes Al Insyirah Pekanbaru

2580-0485, 2338-2112

Author(s):  
Roni Saputra ◽  
Yulia Febrianita ◽  
Jumiah Jumiah

  ABSTRAK Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan dan kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, tidak mengalami gangguan dalm menilai realitas, kepribadian masih tetap utuh prilaku dapat terganggu tetapi dalam batas normal. Kecemasan akibat pandemic covid-19  merupakan reaksi normal terhadap situasi yang menekan namun menjadi berlebihan, dapat menyebabkan ketakutan seseorang yang tidak rasional terhadap sesuatu hal. sehingga pada Provinsi Riau, kasus positif corona terus mengalami lonjakan yang sangat tajam, berdasarkan data terdapat 43.391 suspek dan total 12.318 konfirmasi untuk data (WHO 2020) sedangkan pada Kabupaten Rokan Hulu terdapat total 359 suspek, total kematian 6, selesai isolasi 142 dan terkonfirmasi  246 orang (WHO 2020). Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang menangani kecemasan akibat pandemic covid-19  di Desa Suka Maju. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yang berjumlah 1.836 orang. Sampel sebanyak 367. Masyarakat di Desa Suka maju. Teknik pengambilan sampel adalah multiplechoice. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan 20 pertanyaan. Hasil diperoleh pengetahuan masyarakat berada di ketegori kurang yaitu 222 orang (60.5%), cukup 141 (38.4%), baik 4 (1.1%). Dan diharapkan kepada masyarakat dapat meningkatkan wawasan tentang cara menangani kecemasan      akibat pandemic covid-19.   Kata Kunci : Pengetahuan, Kecemasan, Covid-19   ABSTRACT Anxiety is a natural disorder characterized by deep and sustained feelings of fear and worry, no disturbance in assessing reality, personality is still intact, behavior can be disturbed but within normal limits. Anxiety due to the Covid-19 pandemic is a normal reaction to stressful situations. but being excessive, can cause someone's irrational fear of something. so that in Riau province, positive cases of corona continued to experience a very sharp spike, based on the data there were 43,391 suspects and a total of 12,318 confirmations for data (WHO 2020) while in Rokan Hulu district there were a total of 359 suspects, 6 total deaths, 142 completed isolation and 246 confirmed People (WHO 2020) The purpose of this study is to describe the knowledge of the community about dealing with anxiety due to the Covid-19 pandemic in a progressive village. This research is a quantitative research with a descriptive design. The population in this study amounted to 1,836 people. The sample was 367 People in the village of Suka advanced. The sampling technique was multiplechoice. The research instrument used a questionnaire with 20 questions. The result was that the knowledge of the community was in the poor category, namely 222 people (60.5%), quite 141 (38.4%), good 4 (1.1%). And it is hoped that the public can increase insight on how to deal with anxiety due to the Covid-19 pandemic. Keywords        : Knowledge, Anxiety, Covid-19


Author(s):  
Agusdarman Waruwu ◽  
Ayu Sartika Br. Sibagariang ◽  
Dedi Utomo Laia ◽  
Gustina Hulu ◽  
Tiarnida Nababan
Keyword(s):  
P Value ◽  

Dunia saat ini hampir 1 milyar orang memiliki tekanan darah tinggi dan  akan   terus    meningkat setiap tahunnya. Hipertensi merupakan keadaan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah secara bertahap. Penatalaksanaan farmakologi dengan menggunakan obat, sedangkan non-farmakologi seperti rebusan daun seledri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi  rebusan daun seledri   (apium  graveolens)  terhadap penurunan tekanan darah pada lansia   penderita  hipertensi di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan Tahun  2021. Jenis penelitian ini  pre-eksperimen  dengan menggunakan rencana  one group  pre-test  danpost-test  design   yaitu subjek  diobservasi sebelum   dan sesudah dilakukan  intervensi (Sugiyono,2018). Nilai uji p-value    0,000 < 0,05, sehingga  dapat diartikan  bahwa Ho ditolak.   Kesimpulannya yaitu terdapat pengaruh konsumsi rebusan daun seledri  (apium graveolens) terhadap  penurunan  tekanan  darah  pada  lansia  penderita hipertensi di panti jompo  yayasan  Guna  Budi Bakti Medan tahun 2021. Dengan penelitian  ini dapat  memanfaatkan bahan alamiseperti daun seledri untuk mengontrol tekanan darah agar tetap normal.


Author(s):  
Saniya Saniya ◽  
Neni Triana ◽  
Miranti Manda Sari

ABSTRAK Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang dapat menyakiti korbannya baik secara fisik maupun mental. Bullying terbagi menjadi tiga jenis yaitu bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental/psikologis. Remaja yang kurang mampu mengolah emosinya cenderung akan menjadi pelaku bullying. Seseorang dengan kepribadian neurotisme cenderung mudah mengalami emosi negatif seperti cemas, takut, mudah marah, dan depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepribadian neurotisme dengan perilaku bullying di Desa Rantau Baru. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian seluruh remaja di Desa Rantau Baru yaitu sebanyak 102 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian neurotisme dengan perilaku bullying (P Value = 0,84). Diharapkan pencegahan terhadap bullying dapat dimulai dari orang tua yaitu dengan mengajarkan kecerdasan emosional sejak dini. Sekolah dan pemerintah juga dapat berkolaborasi untuk mencegah perilaku bullying dan kepribadian neuroticisme dengan menerapkan program anti bullying dan bimbingan konseling di sekolah.   Kata Kunci : Bullying, Neuroticisme, Remaja   ABSTRACT Bullying is aggressive behavior by a person or group of people that can hurt the victim both physically and mentally. Bullying is divided into three types, namely physical bullying, verbal bullying and mental/psychological bullying. Teens who are less able to process their emotions tend to become bullies. A person with a neurotic personality tends to experience negative emotions such as anxiety, fear, irritability and depression. The purpose of this study was to determine the relationship between neuroticism and bullying behavior in Rantau Baru Village. The research design uses correlational quantitative research. The population in the study of all adolescents in the village of Rantau Baru was 102 people. The sampling technique uses random sampling technique. The results showed that there was no significant relationship between neuroticism and bullying behavior (P value = 0.84). It is hoped that the prevention of bullying can be started from parents, namely by teaching emotional intelligence from an early age. Schools and the government can also collaborate to prevent bullying behavior and neuroticism by implementing anti-bullying programs and counseling in schools.   Keywords: Bullying, Neuroticism, Adolescents


Author(s):  
Irma Fidora ◽  
Marizki Putri ◽  
Mahdalena Chaniago
Keyword(s):  

Epilepsi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang menjadi problem medik sekaligus problem sosial. Karena epilepsi mempengaruhi semua lapisan masyarakat secara global dengan angka kejadian yang relatif cukup tinggi. Epilepsi juga memberikan dampak pada kualitas hidup penderita yaitu aktivitas sehari-hari terbatas, menyebabkan kelainan mental, dijauhi dari lingkungan dan bahkan meningkatkan kematian dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab epilepsi, untuk mengetahui hubungan riwayat keluarga, riwayat kehamilan dan persalinan, dan obat-obatan dengan epilepsi. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 102 orang dengan jumlah sampel 31 orang diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner dianalisa dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan riwayat keluarga dengan epilepsi dengan nilai p = (0,019), ada hubungan riwayat kehamilan dan persalinan dengan epilepsi dengan nilai p = (0,008), ada hubungan konsumsi obat-obatan dengan epilepsi dengan nilai p = (0,029). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan riwayat keluarga, riwayat kehamilan dan persalinan, konsumsi obat-obatan dengan epilepsi.


Author(s):  
Raudah Tinnur ◽  
Hasrat Ndruru ◽  
Eirene Kristiani Waruwu ◽  
Putri Anggi Angriani ◽  
Arta Manova Doloksaribu ◽  
...  
Keyword(s):  
T Test ◽  

Insomnia merupakan keadaan yang dialami oleh individu yang terbangun atau sulit untuk tidur baik malam maupun siang hari akibat dari perubahan fisiologi yang dialami oleh lanjut usia seiring bertambahnya usia. Aromaterapi Lavender adalah salah satu terapi nonfarmakologi untuk mengatasi insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan masalah kualitas tidur pada lanjut usia. Jenis penelitian menggunakan metode pre-eksperimental design dengan menggunakan one group pretest-posttest design, jumlah sampel yaitu 25 responden dan instrumen pengumpulan informasi yang digunakan kuesioner KSPBJ-IRS terdiri dari 11 pertanyaan, serta mengisi kuesioner diawal dan diakhir yang dibantu oleh peneliti untuk mengukur tingkat insomnia pada lanjut usia dilaksanakan selama 7 hari. Hasil yang didapatkan diolah secara statistik dengan menggunakan aplikasi SPSS melalui uji Pired Sampel T test didapatkan dengan df 25 p-value 0,200 > α (0,005). Hasil penelitian menunjukkan ada penigkatan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi aroma terapi lavender, kesimpulanya yang didapatkan yaitu adanya penurunan insomnia terhadap lanjut usia setelah diberikan aroma terapi lavender di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan. Disarankan kepada lansia untuk melanjutkan pemberian aroma terapi lavender dengan bantuan perawat untuk meningkatkan kuliatas tidur.


Author(s):  
Siska Oktarini ◽  
Rezi Prima
Keyword(s):  

Operasi merupakan salah satu kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan, kecemasan yang terjadi pada pasien fraktur berbeda-beda. Penurunan rasa cemas merupakan hal yang penting, karena kecemasan akan dapat meningkatkan resiko pembedahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien fraktur pre operasi. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sample Accidental Sampling, dengan jumlah sample 31 responden. Uji statistic menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikan (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separoh (61,3%) memiliki tingkat kecemasan berat, lebih dari separoh 61,3% berjenis kelamin laki-laki, lebih dari separoh (64,5%) berpendidikan rendah, sebagian besar (80,6%) berstatus ekonomi rendah, dan lebih dari separoh (67,7%) memiliki dukungan keluarga kurang baik.  Berdasarkan uji statistik hubungan variabel jenis kelamin, didapatkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan (p=0,274), adanya hubungan antara pendidikan dengan tingkat kecemasan (p=0,007), adanya hubungan antara status ekonomi dengan tingkat kecemasan (p=0,022), tidak ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan (p=0,127). Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pada responden agar dapat mengetahui apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan dan responden dapat menjaga pola pikir agar terhindar dari cemas yang berlebihan.


Author(s):  
Andalia Roza ◽  
Riska Nofitasari ◽  
Ainil Fitri

DDST  merupakan instrumen satu dari metode skrining untuk masalah kognitif dan perilaku pada anak pra sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan anak berdasarkan DDST di PAUD Ibu Teladan pekanbaru. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian survey. Sampel peneletian ini adalah semua anak yang berusia 3-6 tahun sebanyak 45 anak. Pengambilan data dilakukan melalui pengujian langsung terhadap anak yang bersangkutan melalui tes Denver II. Analisis  data mengguanakan Univariat dengan mencari distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian tugas perkembangan anak masi-masing sektor adalah personal sosial menunjukkan hasil 95,6% bisa melakukan, 4,4% tidak bisa melakukan , untuk matorik halus  menunjukkan 97,8% bisa melakukan, 2,2% tidak bisa melakukan, untuk bahasa menunjukkan 95,6% bisa melakukan, 4,4 % tidak bisa melakukan, untuk matorik kasar menunjukkan 97,8% bisa melakukan, 2,2 % tidak bisa melakukan. Simpulan hasil penelitian ini adalah sektor yang paling mengalami keterlambatan perkembangan adalah sektor bahasa dan personal sosial sehingga disarankan bagi orang tua untuk melatih anak secara bertahap untuk mengembangkan komunikasi,  memberikan stimulasi, mengajarka anak mengenai kemandirian sejak usia dini, mengajarkan disiplin dan sopan santun agar tidak canggung dalam memasuki lingkungan baru.


Author(s):  
Yeni Lestari ◽  
Dian Roza Adila ◽  
Raja Fitrina Lestari

Tali pusat yang tidak dirawat dengan baik akan menyebabkan infeksi, yang ditandai dengan kemerahan dan bengkak pada tali pusat. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi tali pusat adalah dengan melakukan tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat. Mencuci tangan bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi kuman dan bakteri yang menempel ditangan supaya kuman dan bakteri tersebut tidak masuk kedalam luka tali pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Hasil univariat terhadap 42 responden didapatkan bahwa mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 27 responden (64,3%), sikap ibu mayoritas baik sebanyak 23 responden (54,8%) dan mayoritas ibu malakukan tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat sebanyak 37 responden (88,1%). Hasil bivariat menggunakan uji chi- square dengan uji alternatif fisher’s exact test untuk pengetahuan dan uji kolomogorov-smirnov test untuk sikap, didapatkan hasil terdapatnya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan p value 0,004 lebih kecil dari 0,05 dan tidak terdapat hubungan antara sikap ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat dengan p value 0,998 lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil analisa tersebut diharapkan kepada petugas kesehatan dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan ibu dengan memberikan pendidikan kesehatan bahwa selalu mencuci tangan dalam tindakan apapun terutama tindakan yang berhubungan dengan bayi baru lahir.          


Author(s):  
Rahma Fauziah ◽  
Eka Wisanti ◽  
Yecy Anggreny

Prevalensi perokok semakin meningkat dan tidak hanya pada usia dewasa saja tetapi juga pada Prevalensi perokok semakin meningkat dan tidak hanya pada usia dewasa saja tetapi juga pada usia remaja dan usia sekolah. Anak usia sekolah memiliki persepsi bahwa merokok itu suatu hal yang biasa, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan anak usia sekolah tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan persepsi anak usia sekolah tentang perilaku merokok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia sekolah. Sampel penelitan sebanyak 188 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan teknik analisa data mengggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan siswa berpengetahuan kurang (97,3%), berpersepsi perilaku merokok positif (52,7%), terdapat 14 anak usia sekolah sudah merokok diluar sekolah. Saran bagi pelayanan kesehatan diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk meningkatan promotif dan preventif sebagai salah satu strategi pencegahan timbulnya angka perokok dikalangan anak usia sekolah.


Author(s):  
Jovan Baqazarisitory Albajili ◽  
Dewi Kurnia Putri ◽  
Vella Yovinna

ABSTRACT   Nursing Professional Practice is an advanced level for nursing bachelor students. When undergoing the Nurse profession students are required to be able to undergo various tasks given by the institution. Problems experienced by students practicing Nurse professional students in running professional practice activities and must adjust the new environment to be more familiar with the type of personality they have. The purpose of this study is to find a description of personality types in Nurse professional students. The personality has two characteristic, the chatarisic is introvert and ekstrovert. This study uses quantitative methods with descriptive research design, the population was students of Nurse Stikes profession STIKes Hang Tuah Pekanbaru with a sample of 33 people. Sampling uses a total sampling technique.Data collection tools using questionnaire and data analysis is done univariat. The results of the study were obtained that Hang Tuah Pekanbaru nurses professional 22 people (66.7%) had introvert personality type, while those 11 people (33,3%) with extrovert personality type. It can be concluded that the professional students of the Nurses STIKes Hang Tuah Pekanbaru that Introvert more than often Ekstrovert. It is expected that STIKes Hang Tuah Pekanbaru can get to know student personality type.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document