Jurnal Ilmiah Pariwisata
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

5
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti

2599-0209, 1411-1527

2020 ◽  
Vol 25 (3) ◽  
pp. 215
Author(s):  
Ervina Taviprawati ◽  
Vienna Artina Sembiring ◽  
Emenina Tarigan

2020 ◽  
Vol 25 (2) ◽  
pp. 133
Author(s):  
Putri Kusuma Sanjiwani ◽  
Luh Putu Kerti Pujani

Kabupaten Karangasem memiliki Gunung Agung yang termasuk dalam salah satu cluster gunung berapi aktif di Indonesia, sehingga memiliki risiko bencana yang signifikan jika digunakan sebagai objek wisata. Desa Ban adalah salah satu desa dalam radius Daerah Rawan Bencana Gunung Agung. Desa Ban harus mendapat perlakuan berbeda jika dikembangkan sebagai objek wisata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk kebijakan Pemerintah Daerah dalam pengembangan pariwisata di Daerah Rawan Bencana Gunung Berapi di Desa Ban, Kabupaten Karangasem. Metode penelitian dalam studi menggunakan metode hukum empiris dalam mempelajari dan melihat hukum dalam hal pariwisata. Analisis masalah dilakukan berdasarkan teori otoritas, teori fungsional, konsep kebijakan, konsep agrowisata dan prinsip desentralisasi. Teknik analisis hukum dan evaluasi hukum digunakan dalam pembuatan kebijakan Pemerintah Daerah. Hasil dari penelitian ini adalah kebijakan pengembangan agrowisata sebagai bisnis pariwisata yang ideal yang dapat dilakukan di daerah rawan gunung berapi. Kebijakan ini terkait dengan pembatasan kegiatan pariwisata untuk mengurangi risiko bencana alam gunung berapi sehingga kehilangan masyarakat atau meminimalkan korban bencana dapat dikurangi jika letusan terjadi dalam waktu yang tidak terduga.


2020 ◽  
Vol 25 (2) ◽  
pp. 141
Author(s):  
Tipri Rose ◽  
Fifi Nofiyanti

Tingginya tingkat turnover pegawai di semua perusahaan, sangat nyata dalam kehidupan zaman sekarang. Banyaknya tawaran pekerjaan baru atau rasa sudah tidak nyaman dalam bekerja menjadi pertimbangan untuk seseorang memutuskan mengundurkan diri. Kepuasan kerja yang didapatkan, motivasi kerja yang sudah mulai lentur, lingkungan kerja yang sudah mulai tidak kondusif membuat tingkat stress kerja jadi tinggi, dan akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri, dan perusahaan mengalami turnover intention yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap turnover invention melalui stress kerja di hotel Spark Jakarta.Metodenelitian yang digunakan yaitu metode analisis jalur dengan menggunakan PLS (partial list square). Dalam evaluasi kecocokan model digunakan pengukuran dengan menggunakan validitas dan reliabilitas. Subjek penelitian yaitu karyawan Hotel Spark Jakarta dan Jumlah responden yang digunakan adalah sebanyak 100 responden berdasarkan estimated parameter.Hasil penelitian menunjukan bahwa lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dalam Turnover Intention, dan kepuasan kerja berpengaruh negatif dalam Turnover Intention. Dalam variabel intervening stress kerja, kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dalam Turnover Intention.  


2020 ◽  
Vol 25 (1) ◽  
pp. 40
Author(s):  
Marceilla Suryana ◽  
Sherly Raka Siwi Utomo

Perkembangan pariwisata halal, berkaitan erat dengan jumlah populasi umat Islam (muslim) dunia yang mengalami kenaikan signifikan dan berdampak pada kebutuhan wisata halal. Desa Wisata Lebak Muncang, Ciwidey merupakan salah satu desa wisata yang berada di wilayah Kabupaten Bandung yang  memiliki potensi pariwisata yang cukup banyak dengan mayoritas penduduk beragama Islam (muslim), dimana dalam aktivitas sehari-hari masyarakatnya dipengaruhi oleh aturan agama Islam (Syariah). Hal ini jika dikaitkan dengan pariwisata, desa wisata Lebak Muncang berpeluang untuk dikembangkan menjadi pariwisata halal. Namun, hingga saat ini, belum dilakukan pengurus desa wisata Lebak Muncang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pariwisata yang ada di desa wisata Lebak Muncang untuk dikembangkan menjadi pariwisata halal. Adapun kendala yang ditemukan di lapangan berkaitan dengan identifikasi potensi pariwisata halal, terkait belum tersedianya kriteria pariwisata halal yang baku dan keterbatasan pemahaman masyarakat setempat terkait pariwisata halal. Penelitian ini dianalisis dengan metode pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui in-depth interview, observasi langsung dan literature review, kemudian dianalisis dengan menyamakan kondisi eksisting dengan kriteria pariwisata halal yang dimiliki GMTI dan buku paduan pariwisata halal dengan hasil analisis diperoleh potensi pariwisata di desa Wisata Lebak Muncang masuk dalam kriteria dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi pariwisata halal.   Kata Kunci : Desa wisata; potensi pariwisata; potensi pariwisata halal


2020 ◽  
Vol 25 (1) ◽  
pp. 76
Author(s):  
Rina Fitriana ◽  
Nurima Rahmitasari ◽  
Marcelina Yoseli

MACAN Museum (Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara) has a wide collection of modern and contemporary Indonesian arts up to the first international scale in Indonesia, and is one of the tourist attractions in Jakarta that is preferred by various circles. The collection is packaged with the concept of art shows and exhibitions that can be enjoyed by every visitor. This research aims to analyze the motivation of visitors coming to the museum using quantitative descriptive methods. Unit of analysis is the visitors of MACAN museum, meanwhile the independent variable is the visitors’ motivation. Data was taken by giving questionnaire to 100 respondents, having observation, and doing structured interviews. The data were analyzed by excel and presented in the frequency table and pie chart. The results showed that of the four motivations, cultural motivation obtained the highest value as the most motivating factor for visitors with a value of 4.19, and the average total value of the four motivations is 3.84 which states that visitors are motivated to visit the MACAN museum.   Keywords: MACAN Museum, Visitor Motivation, MICE, Contemporary Art  


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document