Mahakam Midwifery Journal (MMJ)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

30
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

2548-5229, 2548-5210

2020 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 51
Author(s):  
Nursari Abdul Syukur ◽  
Endah Wahyutri ◽  
Erma Putri

Background: Breast milk spending is a very complex interaction between mechanics, nerves, and hormons. The decrease and production of breast milk production in the first days after delivery can be caused by a lack of stimulation of prolactin and oxytocin hormons. Caesarea section does not allow the mother to breastfeed her infant more flexibly, with adaptation to the pain, so she should be able to support the health worker thoroughly about the lactation process. Purpose: to know the difference of endorphin, oxytocin and combination effect on breast milk production in Postoperative section of caesarea section. Research design: quasi experimental design type post test only non equivalent control group design. The population in this study were all postoperative mothers caesarea section, 10 samples for each treatment. Group 1 : endorphin massage, group 2 (control) : the oxytocin massage, and group 3 : the combine massage. Results: Combination massage is the best method to produce the highest amount of ASI because the largest Sig p value is (1,000) where the level is significant <0.05. So H0 this study was rejected means that there is a significant difference between the production of breast milk from the combination massage compared with the two massage done separately. Conclusion: It is expected during childbirth the midwife can develop and implement independent non-pharmacological midwife actions to help increase milk production


2020 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 12
Author(s):  
Yuni Ansi Ermitha ◽  
Yuniarti Yuniarti
Keyword(s):  

Abstrak   Cakupan pemberian ASI Ekslusif pada bayi di Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2017 mencapai 11,1% lebih rendah dibandingkan target nasional pemberian ASI yaitu 80%. Salah satu penyebab tidak memberikan ASI Ekslusif yaitu karena rendahnya pengetahuan ibu dan keluarga mengenai manfaat ASI.Pendidikan kesehatan sudah dilakuakan dengan berbagai media seperti leaflet tetapi masih kurang jelas dan kurang menarik. Media whatsapp diharapkan lebih menarik dan mudah dipahami. Tujuan umum untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media leaflet dan whatsapp terhadap peningkatan pengetahuan ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan Control Group Pretest-Postest Design.Analisis dilakukan dengan uji Mann Whitney dan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok leaflet (p=0.002). terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok whatsapp (p=0,000).   Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Ibu menyusui.


2020 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 27
Author(s):  
Rahmawati Wahyuni ◽  
Nursari Abdul Syukur

Latar belakang: Perdarahan post partum dapat disebabkan oleh atonia uteri, robekan jalan lahir, retensio plasenta, inversio uteri dan pembekuan darah. Pada umumnya dengan melakukan senam nifas maka dapat mempercepat proses pemulihan kondisi ibu setelah melahirkan dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi selama masa nifas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Temindung Samarinda. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental dengan pre test-post test control group design. Subjek penelitian yang diambil adalah semua ibu post partum yang melahirkan di Wilayah Kerja Puskesmas Temindung pada bulan Agustus-Oktober 2019. Sampel terdiri dar 2 kelompok dengan 48  responden, yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis statistik uji t independen dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukan perbedaan yang signifikan dari penurunan TFU  pada ibu post partum antara kelompok yang melakukan senam nifas dan tidak senam nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Temindung  dibuktikan dengan p-value = 0,002. Kesimpulan dan saran: Pada penelitian ini Ho ditolak yang menunjukan bahwa ada pengaruh senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum di Klinik Kartika Jaya. Diharapkan senam nifas di terapkan oleh Wilayah Kerja Puskesmas Temindung karena bermanfaat dalam proses pemulihan kondisi ibu pasca partus.


2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 11
Author(s):  
Susilia Idyawati

Persalinan suatu proses membuka dan menipisnya serviks serta terjadi kontraksi uterus sehingga menyebabkan nyeri pada proses persalinan. Manajemen nyeri persalinan dapat diterapkan secara nonfarmakologis, salah satunya adalah masase yang bertujuan mengurangi nyeri, kecemasan dan waktu persalinan lebih pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh metode masase terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy-eksperimen yang bersifat two group pretest-postest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 38 orang dimana 19 kelompok intervensi dan 19 kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel  simple random sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji t-dependen dan t-independen. Hasil penelitian diperoleh intensitas nyeri pada kelompok intervensi sebelum dilakukan masase rata-rata 7,26 dan sesudah rata-rata 4,74 sedangkan pada kelompok kontrol sebelum dilakukan masase rata-rata 7,00 dan sesudah rata-rata 6,16. Hasil uji t-dependen intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan masase pada kelompok intervensi diperoleh nilai P=0,000 dan pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah dilakukan masase diperoleh nilai P=0,007. Hasil uji t-independen dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan sesudah dilakukan metode masase pada kelompok intervensi yaitu nilai P=0,001. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa adanya pengaruh metode masase terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.


2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 24
Author(s):  
Dwi Hendriani ◽  
Nino Adib Chifdillah ◽  
Sinta Rusdiana Tamara

2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 18
Author(s):  
Happy Marthalena Simanungkalit

Based on WHO 2012 data included in the journal Pediatrics, there were around 33% of infants experiencing sleep problems. One of the causes of sleep problems is in fact a parent's mistake in putting the child to sleep. Healthy sleep habits should be implanted from infancy. Objective of this research to determine the effect of massage on the sleep patterns of infants aged 0-6 months. This study used atype study Quasi Experiment with adesign non equilaventwith control group design. The research was conducted from January to March 2018. The population of this study was balyi aged 0-6 months in the work area of ​​Terwan Health Center. The sample is 11 respondents. Data analysis using Chi Square. Based on the results of a statistical test, it was shown that 9 respondents (81.8%) had a massage, sleep patterns were not disturbed. Infants who were not massaged were 3 respondents (27.3%), sleep patterns were not disturbed. Chi square statistic test shows the value of P-Value 0.032 (P-Value<α 0.05) which means there are significant differences.   Keywords: massaage, sleep patterns.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document