Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

14
(FIVE YEARS 2)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Program Studi PGSD FKIP Universitas Riau

2721-9909, 2089-7510

2020 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 83
Author(s):  
Meyke Garzia
Keyword(s):  

Seiring dengan perkembangan zaman, permainan tradisional telah mengalami pergeseran dengan permainan modern yakni permainan dunia maya yang dimainkan di gawai dengan teknologi canggih Indonesia merupakan negara adidaya budaya dikarenakan banyak sekali budaya di Indonesia. Literasi budaya yang dikembangkan sangat beragam, salah satunya adalah melek permainan tradisonal. Framework 21 st skills early learning mendukung integrasi keterampilan abad 21 (berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, melek teknologi, dan sosial-emosional. Permainan tradisional memiliki banyak manfaat dalam semua aspek perkembangan anak usia dini yang meliputi fisik-motorik, sosial-emosional, moral, kognitif, dan perkembangan bahasa. Melalui kurikulum 2013 diharapkan mampu memberikan kecakapan hidup di abad 21 kepada generasi penerus bangsa. Pengenalan serta pelestarian budaya permainan tradisional selain dukungan pemerintah tentu juga sangat diharapkan peran orang tua, masyarakat dan generasi muda. Salah satu upaya untuk memfasilitasi pendidikan anak adalah salah satunya mengimplementasikan permainan tradisional di Taman Kanak-kanak (TK). Dengan berpegang pada literasi budaya Indonesia memiliki identitas yang jujur mengenai budaya. Diharapkan bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang maju dan beradab.


2020 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 78
Author(s):  
Hidayatun Nur

Global conditions due to COVID 19 change things in life, including the way of learning which was initially carried out using face-to-face changes using online or online methods. This change also occurred in learning Malay Arabic Writing. In the Arabic Malay Writing course, online learning is something new. The purpose of this study was to determine the learning motivation of students in the online Malay Arabic Writing course. This research uses a descriptive quantitative method with a large sample of forty students. From the results of the study, it can be seen that the device that is widely used for online learning is android, the experience of learning Malay Arabic writing is generally at the elementary school level, the device used with the motivation to learn Malay Arabic writing online has no significant relationship, and the learning experience with the motivation to learn writing in Arabic Arab Malay online does not have a significant relationship.Kondisi global akibat akibat COVID 19 mengubah hal kehidupan termasuk dalam cara belajar yang pada awalnya dilaksanakan dengan menggunakan tatap muka berubah menggunakan cara online atau daring. Perubahan ini juga terjadi pada pembelajaran Tulisan Arab Melayu. Pada mata kuliah Tulisan Arab Melayu pembelajaran online merupakan hal yang baru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi belajar Peserta Didik pada matakuliah Tulisan Arab Melayu online. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan banyak sampel sebanyak empat puluh orang Peserta Didik. Dari hasil penelitian dapat diketahui perangkat yang banyak digunakan untuk belajar online adalah android, pengalaman belajar tulisan arab melayu pada umumnya pada jenjang sekolah dasar, perangkat yang digunakan dengan motivasi belajar tulisan arab melayu online tidak memiliki hubungan yang signifikan, dan pengalaman belajar dengan motivasi belajar tulisan arab melayu online tidak memiliki hubungan yang signifikan. 


2020 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 62
Author(s):  
Frisca Mudia Hawari ◽  
Hukmi Hukmi

Based on observations in the field, it can be known that knowledge about the concept of numbers in children aged 5-6 years is still in the category of developing, so it is necessary to use APE wire game line. This study aims to understand the effect of the APE wire game line on the ability to recognize the concept of numbers. This research was conducted in Pertiwi Kindergarten Pekanbaru City. This study used an experimental method with one group pretest posttest design with a sample of 13 children and used a saturated sampling purposive. Data collection techniques in this study were observation techniques. The data analysis technique used the t-test using the SPSS 21 program. The results of the data analysis can be obtained t count 23,698 is greater than t table 2.179 with a significance of 0.000 <0.05. It can be concluded that there are differences in knowledge about haze disaster management before and after the use of picture story book media. The influence given by the media illustrated story books based on the N Gain formula of 56,93% was in the medium category.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh APE wire game line terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan. Penelitian ini dilakukan di TK Pertiwi Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest dengan jumlah sampel 13 orang anak dan menggunakan teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-tetst dengan menggunakan program  SPSS 23. Hasil analisis data dapat diperoleh t hitung 23,698 lebih besar dari t tabel 2,179 dengan signifikansi 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang kemampuan mengenal konsep bilangan sebelum dan sesudah penggunaan APE wire game line. Pengaruh yang diberikan oleh APE wire game line berdasarkan rumus N Gain sebesar 56,93%  berada pada kategori sedang.


2020 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 46
Author(s):  
Laras Septiani ◽  
Rita Kurnia

This research aims to determine the effect of video animation on the ability to recognize the concept of numerals. This research was conducted in Islam Al Azhar 54 Kindergarten, Pekanbaru. This research used an experimental method with one group pretest and posttest design. The sample of 15 children and used saturated sampling technique. Data collection techniques in this research were observation techniques. Data analysis techniques used t-test and SPSS 23. The results of data analysis can be obtained t count 10.990 greater than t table 2.145 with a significance of 0.000 <0.05. It could be concluded that there were differences in knowledge about the ability to recognize the concept of numerals before and after the used of video animation media. The influence given by the video animation media based on the N Gain formula of 40.96% is in the medium category. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi terhadap kemampuan mengenalkonsep bilangan. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Al Azhar 54 Pekanbaru. Penelitian inimenggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest dengan jumlah sampel 15orang anak dan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian iniadalah dengan teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakanprogram SPSS 23. Hasil analisis data dapat diperoleh t hitung 10,990 lebih besar dari t tabel 2,145dengan signifikansi 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentangkemampuan mengenal konsep bilangan sebelum dan sesudah penggunaan media video animasi.Pengaruh yang diberikan oleh media video animasi berdasarkan rumus N Gain sebesar 40,96% beradapada kategori sedang.


2020 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 24
Author(s):  
Sri Rahwani ◽  
Febrialismanto Febrialismanto

Based on field observations it can be seen that the level of confidence in children aged 5-6 years is still in the low category, so it is necessary to use a modified flipped learning model. This study aims to determine the effect of the flipped learning model on self-confidence in children aged 5-6 years in Nurul Zaman Kindergarten, Bathin Solapan District, Bengkalis Regency. This study used an experimental method with one group pretest posttest design with a population of 23 children using saturated samples (entire population) 23 and using saturated sample techniques. Data collection techniques in this research are observation techniques. The data analysis technique used t-test using the SPSS 23 program. The results of data analysis can be obtained t count 42,339 greater than t table 2,074 with a singification of 0,000 <0.05. It can be concluded that there are differences in the level of confidence before and after the introduction of the modified flipped learning model. The effect of the modified flipped learning model based on the N Gain formula of 76.63% is in the high category. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan dapat diketahui bahwa tingkat kepercayaan diri pada anak usia 5-6 tahun masih dalam kategori rendah, sehingga perlu penggunaan model flipped learning modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model flipped learning terhadapa  kepercayaan diri pada anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Zaman Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest dengan jumlah populasi 23 orang anak menggunakan sampel jenuh (seluruh populasi) 23 dan menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dalam [eneitian ini adalah teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program spss 23. Hasil analisis data dapat diperoleh t hitung 42.339 lebih besar dari t table 2,074 dengan singnifikasi 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kepercayaan diri sebelum dan sesudah penerepan model flipped learning modifikasi. Pengaruh yang diberikan model flipped learning modifikasi berdasarkan rumus N Gain sebesar 76,63% berada pada kategori tinggi.


2020 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 32
Author(s):  
Parningsih Parningsih ◽  
Zulkifli N ◽  
Daviq Chairilsyah

This study aims to determine the effect of the use of amination media on the ability to recite hijaiyah letters of children aged 5-6 years in Almawadah Integrated Kindergarten, Rimba Melintang District, Rokan Hilir District. In this study using quantitative research methods in the form of Experiment with one group pretest posttest design research model. 1) to find out the process of implementing animation media can imrove the pronunciation of hijaiyah letters for children aged 5-6 years in the Almawadah Integrated Kindergarten 2) to improve the pronunciation of hijaiyah letters for children aged 5-6 years in the Almawadah Integrated Kindergarten can be increased through animation media. In this study were children agrd 5-6 years in Almawadah Integrated Kindergarten, Melimbra District, Rokan Hilir Regency with 15 chilren consisting of 5 girls and boys. The test is used as a data collection technique, the data obtained is then processed using t-test to see the comparison of pretest ang posttest. From the research results obtained pretest value of 54.68% ang posttest of 81.66% and tcount of 9.248 with N-Gain value of 59.55%. so it can be concluded that the of animated media has the effect of reciting hijaiyah letters for chidren aged 5-6 years.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi terhadap kemampuan dalam melafalkan huruf hijaiyah anak usia 5-6 tahun di TK Terpadu Almawadah Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk Esperimen dengan model penelitian one group pretest posttest design. 1) untuk mengetahui proses pelaksaan media animasi dapat meningkatkan dalam melafalkan huruf hijaiyah anak usia 5-6 tahun di TK Terpadu Almawadah 2) untuk meningkatkan melafalkan huruf hijaiyah anak usia 5-6 tahun di TK Terpadu Almawadah dapat ditingkatkan melalui media animasi. Dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Terpadu Almawadah Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir dengan jumlah anak 15 orang anak yang terdiri dari 5 anak perempuan dan 10 anak laki-laki. Tes dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan uji-t untuk melihat perbandingan pretest dan posttest. Dari hasil penelitian yang didapatkan nilai pretest sebesar 54.68% dan posttest sebesar 81.66% dan thitung sebesar 9.248 dengan nilai N-Gain sebesar 59.55%. sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media animasi berpengaruh melafalkan huruf hijaiyah anak usia 5-6 tahun.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document