Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

25
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Muhammadiyah Mataram

2615-1332, 2502-504x

2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 83
Author(s):  
Aqodiah Aqodiah

Penggunaan media pembelajaran bagi siswa usia madrasah ibtidaiyah di rasa sangat tepat, karena sesuai dengan tahap perkembangannya mereka masih berada pada tahap operasiona kongkret, dalam hal ini peneliti menggunakan media boneka tangan dalam meningkatkan keterampilan menyimak anak pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis deskriptif. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari variabel terikat yaitu keterampilan menyimak pada mata pelajaran (SKI) dan variabel bebas yaitu media boneka tangan. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V A MIN 2 Mataram yang berjumlah 38 siswa.instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu, kuantitatif deskriptif juga reduksi data, pemaparan data, pembahasan, dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data penelitian menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penggunaan media boneka tangan dalam meningkatkan keterampilan menyimak pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam (SKI) siswa kelas V MIN 2 Mataram. Hal ini ditunjukkan malalui  hasil uji tes tulis siswa di siklus I yaitu 71,1 meningkat menjadi 75,34 pada siklus II.


2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 30
Author(s):  
Mustapa Ali Mustapa Ali ◽  
Saprun Saprun
Keyword(s):  

Penelitian ini menjadi sangat penting dilakukan karena beberapa hal tersebut yaitu bahasa arab memiki empat poin yang akan mendukung kemampuan pemahaman dalam menghafal dan berbicara bahasa Arab yaitu empat kemahiran mendengar, mengucapkan, membaca dan menulis. Penelitian ini berjudul Implementasi Bahasa Indonesia Serapan untuk Meningkatan Kemampuan Menghafal dan Berbicara di Mata Kuliah Bahasa Arab pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram. Rumusan masalah dalam penelitian ini pertma adalah bagaimana metode Implementasi Bahasa Indonesia Serapan untuk Meningkatan Kemampuan Menghafal dan Berbicara di Mata Kuliah Bahasa Arab pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram.  Dan yang kedua Bagaimana tingkat Kemampuan Menghafal dan Berbicara di Mata Kuliah Bahasa Arab pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dalam hal ini adalah difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab  untuk meningkatkan kemampuan menghafal dan berbicara bahasa arab, disesuaikan dengan materi yang diajarkan pada mahasiswa PGMI semester II Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian dilaksanakan di Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Muhammadiyah Mataram.  Subyek penelitian ini adalah pada  Mahasiswa Semester II Prodi PGMI Universitas Muhammadiyah Mataram Sasaran penelitian ini merupakan satu obyek penelitian sekaligus sebagai obyek penelitian tindakan  saat aktivitas pembelajaran tata bahasa Arab berlangsung. Dalam penelitian ini melibatkan ahli bahasa dan ahli pendidikan, serta dosen bidang studi bahasa Arab (peneliti sendiri).Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan keaktifan dosen dan mahasiswi pada siklus I dalam kategori cukup aktif dan siklus II dalam kategori aktif ), serta refleksi pada beberapa kekurangan yang ada dan Peningkatan Kemampuan Menghafal dan Berbicara Bahasa Arab pada Mata Kuliah Bahasa Arab  sebagai berikut: a.      Nilai pree tes yaitu tingkat ketercapaian 35,7% dengan nilai rata-rata 57,5.b.      Nilai siklus I yaitu tingkat keberhasilan 85,7%, dengan nilai rata-rata 73,7Nilai pada siklus II yaitu tingkat keberhasilan yang sangat baik dengan nilai rata-rata 91,3.


2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 17
Author(s):  
Mappanyompa Mappanyompa Mappanyompa ◽  
Husnan Husnan Husnan

Pengintegrasian pendidikan agama dan pendidikan sekuler yang dilakukan KH. Ahmad Dahlan disaat mayoritas masyarakat muslim menolak berbagai hal yang berbau kolonial  merefleksikan kesadaran pentingnya membangun Islam di atas fondasi kemajuan. Oleh karenanya, dalam sejarah perkembangan Muhammadiyah, pendidikan adalah lokomotif kemajuan dan itu sangat relevan dengan konteks dan tuntutan sosiologis bangsa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode survey. Penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan tentang Pengaruh Pendidikan Kemuhammadiyahan terhadap Sikap Perilaku siswa bidang studi Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Berau. Dari penelitian ini diperoleh: Pertama: Dalam segala aspek-aspeknya bahwa pengaruh Pendidikan kemuhamadiyahan mempunyai pengaruh yang cukup (Cukup Berpengaruh) terhadap Sikap Perilaku Siswa di SMA Muhamadiyah Berau. Kedua: Dari hasil analisis dan dilaporkan secara deskriptif yang menampilkan hasil dalam dalam bentuk verbal kemudian dipersentasekan dengan menggunakan rumus, maka, hasil penelitian menunjukkan bahwa  pengaruh Pendidikan Kemuhammadiyahan terhadap Sikap Perilaku Siswa SMA Muhammadiyah Berau adalah cukup berpengaruh. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang kemudian di tabulasi dengan menggunakan peresentasi di interpretasikan dengan menggunakan skala interpretasi yang ditetapkan, maka diketahui angka 2,210 termasuk kedalam kategori cukup baik. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh Pendidikan Kemuhammadiyahan terhadap sikap prilaku Siswa khususnya kelas X dan XI yang diperoleh yakni dapat di kategorikan Cukup Berpengaruh.


2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Muhammad Musfiatul Wardi Muhammad Musfiatul Wardi Muhammad Musfiatul Wardi

Pendidikan karakter di madrasah ibtidaiyah merupakan pondasi awal bagi pembentukan karakter suatu bangsa. Rentannya pendidikan karakter saat ini sangat meresahkan orang tua dan juga pendidikan secara nasional. Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Mataram telah menerapkan pendidikan karakter sebagai jawaban atas keresahan orang tua dan pendidikan secara global sebagai keberhasilan pembentukan karakter bangsa. Berdasarkan uraian tersebut maka permasalahan yang dapat dirumuskan adalah bagaimana implementasi pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Mataram, dan tantangan-tantangan yang di hadapi dalam proses pengimplementasian pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Mataram. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai langkah awal dan sebagai tolak ukur madrasah untuk pelaksanaan pendiddikan karakter dan mengetahui strategi yang digunakan dalam pengimplementasian pendidikan karakter dalam pembentukan karakter siswa serta tantangan atau hambatan yang di hadapi. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mengunakan model miles and huberman, yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses implementasi pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Mataram di lakukakan melalui kegiatan dalam proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas, kegiatan rutin dan kegiatan ekstrakulikuler,serta kegiatan dalam bentuk  kebijakan yang di terapkan di MIN 1 Kota Mataram ng di tanamkan, dengan mengacu pada 4 (empat) model pembelajaran karakter yakni, pembiasaan, keteladanan, pembinaan disiplin peserta didik, dan CTL (Contextual Teaching Learning). Adapun penerapan model pembelajaran melalui pembiasaan seperti nilai religius, nilai kejujuran, nilai tanggung jawab, peduli sosial, Keteladanan dapat di terapkan melalui nilai peduli lingkungan dan komunkikatif, CTL dapat di terapkan melalui rasa ingin tahu dan cinta damai, sedangkan pembinaan disiplin peserta didik melalui kegiatan ekstrakulikuler pramuka, drum band, dan lain sebagainnya, dalam implementasi nilai kedisiplinan, dan nilai kerja keras, kreatif dan menghargai prestasi di implementasikan melalui kegiatan kreativitas siswa, dan keikutsertaan dalam lomba. dan hambatan atau tantangan-tantangan yang dihadapi pada saat proses pengimplementasian pendidikan karakter berasal dari, siswa, guru, dan sarana prasarana.


2018 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 9
Author(s):  
Riadi Riadi

Pendidikan agama (Islam) masih mengalami kekurangan setidak-tidaknya dalam 2 (dua) aspek mendasar yaitu; Pertama pendidikan agama masih berpusat pada hal-hal yang bersifat simbolic, ritualistic, serta bersifat legal formalistic (halal-haram) dan kehilangan ruh moralnya. Kedua, kegiatan pendidikan agama cenderung bertumpu pada penggarapan ranah kognitif dan paling banter hingga ranah emosional, tetapi tidak dapat mewujudkannya dalam tindakan nyata akibat tak tergarapnya ranah psikomotorik. Kritik semacam itu juga berkembang di tengah masyarakat, yaitu bahwa kurikulum PAI dipandang kurang berhasil dalam membentuk sikap, perilaku dan pembiasaan peserta didik. Sebagai indikatornya antara lain adalah rendahnya minat dan kemampuan siswa untuk melaksanakan ibadah, tidak mampu baca tulis Qur’an, berperilaku kurang terpuji, bahkan melakukan tindak kriminal dan aksi kekerasan, anarchisme, premanisme, tindakan brutal, perkelahian pelajar, konsumsi minuman keras, narkoba dan lain-lain. Adapun kontribusi penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui implementasi program Imtaq sebagai upaya penguatan nilai-nilai keagamaan anak di SDN 1 Lembah Sari.(2) Mengetahui Materi-Materi Imtaq yang ditanamkan pada siswa dalam rangka penguatan nilai-nilai keagamaan di SDN 1 Lembah Sari. (3) Mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam program imtaq di SDN 1 Lembah Sari.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Kehadiran peneliti di lapangan sebagai salah satu ketentuan dan kegiatan institusi ada beberapa prosedur birokrasi yang dilalui dengan tujuan untuk mendapatkan kemudahan dan keabsahan dalam proses penelitian. Kehadirian yang cukup lama di lokasi penelitian adalah suatu keniscayaan yang dilakukan dalam mengumpulkan data sebanyak-banyaknya dengan menggunakan beberapa metode antara lain: observasi, Interview/wawancara dan metode dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SD 1 Lembah Sari Kecamatan Batu Layar. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah : Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Tata Usaha dan Siswa. Adapaun metode pengumpulan data  yang digunakan yaitu : Metode Wawancara/Interview, Metode Observasi/Pengamatan, dan Dokumentasi. Adapun  teknik analisa yang digunakan adalah analisis induktif . Adapun keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  ketekunan/keajengan pengamatan, triangulasi, pemeriksaan sejawat melalui diskusi, dan telaah bahan referensi. 


2018 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 16
Author(s):  
Lalu Asriadi ◽  
Muhammad Musfiatul Wardi
Keyword(s):  

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada tanggal 19 Maret 2017, peneliti menemukan bahwa kompetensi profesional guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD Islam Majanubil’ilmi ternyata masih belum optimal, ini terlihat dari kurangnya penguasaan materi pelajaran oleh guru, metode dan media pembelajaran yang digunakan masih monoton, kurang menguasai kelas yang ditandai dengan kurang kondusifnya suasana di dalam kelas serta kualifikasi guru yang tidak sesuai.[1] Sementara itu, berkaitan dengan minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ternyata masih kurang. Hal ini terlihat dari masih adanya siswa yang mengantuk pada saat proses belajar mengajar berlangsung, saling mengganggu antar siswa, tidak memperhatikan penjelasan guru di depan kelas, sebagian siswa tidak memiliki catatan lengkap. Berbagai upaya telah dilakukan untuk dapat meningkatkan minat belajar siswa, diantaranya dengan pemberian pelajaran tambahan, menyediakan LKS yang dilengkapi dengan sejumlah soal-soal latihan, tetapi hasilnya masih belum maksimal. Kenyataan tersebut dapat diduga penyebabnya antara lain, siswa kurang memahami konsep pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, siswa kurang termotivasi menyelesaikan tugas-tugas di rumah, minat baca siswa  masih rendah, siswa jarang berani bertanya pada saat proses belajar mengajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)  Gambaran kompetensi profesional guru di SD Islam Majanubil’ilmi (2) Gambaran minat belajar siswa di SD Islam Majanubil’ilmi (3) Hubungan antara  kompetensi profesional guru dengan minat  belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS di SD Islam Majanubil’ilmi Sukamaju Lombok Timur. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Islam Majanubil’ilmi yang berjumlah 19 orang. Jenis penelitian yang dilakukan termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument angket. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru dan minat belajar siswa berada pada kategori sedang dan tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa, hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis menggunakan rumus Pearson Poduct Moment dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel. Diperoleh hasil r hitung sebesar 0,262. Jika nilai r hitung ini dikonsultasikan dengan  nilai r tabel untuk taraf signifikan 5% atau 1% dengan N = 19, diperoleh r tabel = 0,456 maupun taraf signifikan 1% diperoleh 0,575. Karena r hitung ≤ r tabel untuk kesalahan 5% (0,262 ≤ 0,456), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang positif antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran IPS di SD Islam Majanubil’ilmi. Sehingga hipotesis yang diajukan ditolak.Kata Kunci : Kompetensi Profesional Guru, Minat Belajar Siswa


2018 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 40
Author(s):  
Marzoan Marzoan

Universitas Muhammadiyah Mataram merupakan lembaga Perguruan Tinggi Islam yang memiliki Visi untuk menjadi Universitas yang Islami, mandiri, unggul dan berdaya saing di kawasan ASEAN, Salah satu langkah yang diambil adalah  menjalin kerjasama dengan AMCF.  Tujuan  penelitian ini adalah: (1) Untuk memahami manajemen kerjasama Universitas Muhammadiyah Mataram dengan AMCF dalam Pengembangan Universitas Muhammadiyah Mataram (2) Untuk memahami bentuk kerjasama Universitas Muhammadiyah Mataram dengan AMCF dalam Pengembangan Universitas Muhammadiyah Mataram (3) Untuk memahami dampak kerjasama Universitas Muhammadiyah Mataram dengan  AMCF dalam Pengembangan Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan ketekunan pengamatan, dan  triangulasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Kerjasama Universitas Muhammadiyah Mataram Dengan Asia Muslim Charity Fondation (AMCF) dikembangkan dalam bidang dakwah, pendidikan dan kesehatan. (2) Bentuk kerjasama Universitas Muhammadiyah Mataram Dengan Asia Muslim Charity Fondation (AMCF) adalah (a) Beasiswa dan Biaya Oprasional berupa biaya kuliyah dan Asrama gratis serta biaya oprasional untuk kegiatan dan pengembangan mahad Khalid bin Walid dan Program Studi KPI (b) Penyelenggaraan Pendidikan, berupa kegiatan pembelajaran di Ma’had yang dilakukan selama 2 tahun dan perkuliyahan pada Program Studi KPI (c) Pemberdayaan Alumni, berupa prekrutan alumni sebagai Da’i dan diberikan tunjangan setiap bulannya oleh AMCF, dan (d) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), berupa pengkaderan bahasa arab, bidang penelitian, pengabdian dan pengajaran bagi dosen dan karyawan. (3) dampak kerjasama ini adalah Meningkatnya jumlah mahasiswa, meningkatnya jumlah sarana dan prasarana berupa asrama, gedung Ma’had, gedung perkuliyahan, kelinik, masjid dan mobil ambulance, dan Meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tercermin dari kemampuan dosen dalam berbahasa arab, melakukan pengabdian dan penelitian.Kata Kunci: Manajemen, Kerjasama, Pengembangan


2018 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Mustapa Ali ◽  
Aqodiah Aqodiah

Penting difahami bahwa dalam pembelajaran bahasa adalah belajar melalui pengalaman langsung. Jangan pernah mengajarkan satu kosa kata dengan kata “ bayangkan, ini adalah sebuah bola” tanpa membawa media apapun, namun lebih baik ketika guru mengatakan “ ini adalah bola” lebih bermanfaat lagi jika bola itu dapat dipegan atau dilemparkan oleh anak atau siswa. Dari ilustrasi tersebut, tentunya dapat tergambar betapa pentingnya media untuk menyampaikan sebuah pesan, terutama jika audiens pesan tersebut adalah anak-anak. Penelitian ini berjudul Urgensi Multimedia Interaktif untuk Meningkatan Pemahaman Materi Tata Bahasa arab pada Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dalam hal ini adalah difokuskan pada pengembangan media pembelajaran dalam bentuk multimedia interaktif disesuaikan dengan materi yang diajarkan pada siswa kelas lima V MI.  Penelitian dilaksanakan di MI Nurul Islam Sekarbela Mataram tahun akademik 2017/2018. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas  lima A dan B berjumlah 51 orang. Sasaran penelitian ini merupakan satu obyek penelitian sekaligus sebagai pengguna media Multimedia interaktif saat aktivitas pembelajaran tata bahasa Arab berlangsung. Dalam penelitian ini melibatkan ahli media dalam proses pembuatan, dan dosen bidang studi bahasa Arab. Adapun hasil dari penelitian ini adalah penggunaan media interaktif  dalam pembelajaran tata bahasa Arab dapat meningkatkan pemahaman siswa, hal ini terbukti dari hasil nilai tes yaitu dari post tes, latihan soal dan free tes yaitu interval nilai yang dicapai kelas VA  bervariasi, walaupun demikian pencapaian hasil yang diharapkan sudah sesuai dengan standar kompetensi atau standar ketuntasan, walaupun ada lima orang siswa yang masih mendapatkan nilai kurang dari 70. Dan 20 orang siswa menperoleh nilai 70- 90. Dan nilai untuk kelas V B juga menunjukan hal yang sama walaupun ada perbedaan tingkat pencapaian seperti Dari 25 orang siswa ada delapan siswa yang mencapai nilai di   bawah 70, dan yang lainnya memperoleh nilai 70 sampai 90. walaupun demikian tetap ada peningkatan pemahaman siswa pada materi tata bahasa arab (nahwu)


2018 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 31
Author(s):  
Muhammad Zulkifli
Keyword(s):  

Penelitian ini menjelaskan tentang gambaran tentang pelaksanaan Manajmen Personalia Lembagan Pendidikan Islam, yang dalam ini penulis mempokuskan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta No.1 NW Boro’ Tumbuh, yang berlokasi di Jalan Simpang Kulur Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yang pakai adalah pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain : in-depth interviewing, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitan pada tulisan ini, termuat beberapa hal, antara lain : 1) Penerapan Manajemen Personalia di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 2) Perencanaan Pegawai di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 3) Rekrutmen Pegawai di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 4) Meningkatkan dan Pengembangan Pegawai di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 5) Promosi dan Mutasi di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 6) Pemberhentian Pegawai di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 7) Penilaian Pegawai di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, 8) Kompensasi di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh, dan 9) Problem-problem yang dihadapi di MI NW No.1 Boro’ Tumbuh dalam menerapkan sistem manajemen.Kata Kunci : Manajemen Personalia dan Lembaga Pendidikan Islam.


2018 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 23
Author(s):  
Husnan Husnan ◽  
AHMAD HELWANI

Membekali anak dengan pendidikan adalah hak anak dan kewajiban bagi orang tua. Untuk itu orang tua harus memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak demi masa depan mereka. Orang tua memiliki motivasi besar untuk mendidik anak anak mereka sejak dini, karena itulah banyak disaksikan dimana-mana bahwa anak-anak kini sudah mulai belajar ketika mereke berumur tiga tahun. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendkatan fenomenoligi diskriptif. Data-data yang didapatkan dari penelitian ini adalah gambaran dilapangan terkait fenomena dan semangat para orang tua yang cukup besar dalam memberikan pendidikan untuk anak-anak mereka sejak dini. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Motivasi orang tua dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka di pengaruhi oleh  tiga hal, pertama, para orang tua menginginkan anak menjadi lebih baik dari mereka. Kedua, semaraknya para orang tua yang memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka sejak dini., Ketiga mendidik anak sejak dini adalah bagian dari tren kehidupan saat ini.Kata Kunci,motivasi,pendidikan, usia dini,  deskriptif, tren kehidupan.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document