Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

35
(FIVE YEARS 26)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Institut Bisnis Dan Informatika Kesatuan

2745-7508

2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 41-50
Author(s):  
Widia Metta ◽  
Iriyadi Iriyadi

UD Nasywa Toys merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri konveksi boneka. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi peranan Job Order Costing dalam menetukan harga pokok produksi. Perhitungan harga pokok produksi merupakan hal yang sangat penting mengingat manfaat dan informasi harga pokok produksi adalah untuk menentukan harga jual produk. Harga pokok produksi harus ditentukan secara akurat agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengalisis perbandingan metode UD Nasywa Toy dan Metode Job Order Costing dalam perhitungan harga pokok produksi untuk penentuan harga jual. UD Nasywa Toys menetapkan harga pokok produksi boneka hanya menggunakan dua komponen biaya yaitu biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja. Hal ini mengakibatkan kurang akuratnya perhitungan biaya sehingga dapat mempengaruhi penentuan harga jual produk. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan komperatif ,dimana peneliti akan membandingkan perhitungan harga pokok produksi menggunakan Metode Job Order Costing dengan perhitungan yang dilakukan UD Nasywa Toys. Hasil perhitungan menunjukan bahwa dari perhitungan harga pokok produksi dengan metode Job Order Costing, apabila dibandingkan dengan harga pokok produksi yang digunakan UD Nasywa Toys memberikan hasil yang berbeda yaitu lebih besar menggunakan metode Job Order Costing. Hal ini disebabkan karena perhitungan yang dilakukan UD Nasywa Toys belum tepat dalam membebankan biaya overhead pabrik ke setiap produk. Kata Kunci : Job Order Costing, Harga Pokok Produksi, Harga Jual


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 11-20
Author(s):  
Dia Ahdiani Ajizah ◽  
Tri Marlina

Tujuan dari PKMini adalah untuk mengetahui bagaimana pencatatan atas penerimaan dan pengeluaran keuangan Yayasan  dengan mengacu pada ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 45 dan untuk mengetahui bagaimana penyusunan dan penyajian laporan keuangan pada Yayasan dengan mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 45.Penulis melakukan penelitian pada Yayasan Pambudi Luhur yang beralamat di Desa Cibening Satu Rt.02 Rw.05 Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor dan Yayasan Pembimbing Masyarakat (Yapemas) yang beralamat di Jl. KH.Abdul Hamid Kp. Gn Handeuleum Rt. 01/07 Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pencatatan yang dilakukan Yayasan Pambudi Luhur dan Yayasan Pembimbing Masyarakat (Yapemas) merupakan pencatatan yang sangat sederhana, namun pencatatan yang dilakukan oleh yayasan pambudi luhur sudah dianggap cukup baik oleh para donatur yayasan akan tetapi pencatatan yang dilakukan belum sesuai dengan standarisasi pencatatan yang seharusnya dilakukan oleh organisasi nirlaba yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 45. Penyusunan dan penyajian laporan keuangan yayasan pambudi luhur dan yayasan pembimbing masyarakat (yapemas) belum sesuai dengan standarisasi laporan keuangan organisasi nirlaba yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 45.Dimana yayasan pambudi luhur hanya menyusun 2 laporan keuangan yaitu laporan posisi keuangan dan laporan aktivitas, sedangkan yayasan pembimbing masyarakat hanya mencatat 1(satu) laporan keuangan yaitu laporan aktivitas.     Kata Kunci :Organisasi Nirlaba, Laporan Keuangan, Pernyataan Standar  Akuntansi


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 1-10
Author(s):  
Edi Nurachmad

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan kepada siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI. UKK dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia usaha/industri. Hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan. Sedangkan bagi stakeholder hasil UKK dijadikan sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja. Materi UKK disusun berdasarkan skema sertifikasi sesuai dengan jenjang kualifikasi peserta uji/asesi yang memuat kemampuan melaksanakan pekerjaan spesifik, operasional, dan/atau penjaminan mutu. Soal UKK dapat berbentuk penugasan atau bentuk lain yang dinilai secara individual untuk membuat suatu produk sesuai tuntutan standar kompetensi. Perangkat UKK yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersifat terbuka dan peserta uji dapat berlatih menggunakan perangkat ujian tersebut sebelum pelaksanaan ujian.   Kata Kunci : Kompetensi, SMK, Siswa


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 21-30
Author(s):  
Sri Suci Utami Sutjipto ◽  
Ade Mulyana ◽  
Anton Sukamto

In this fast-paced era, the need for precise, fast, and accurate information is something that must be done. Effectiveness and efficiency should be carried out according to needs so that the information can be relevant to its users. Thus, the registration information system, which has been manual in agencies or organizations, can be changed to online with accurate and timely data. Likewise, the Tamansari Religious Affairs Office in Bogor Regency. The current marriage registration system at the Tamansari Bogor Regency Office of Religious Affairs is no longer in line with the current development. The current system does not use computers as data processing tools, the results are still not well structured. Especially for processing the data of the prospective bride and groom. In this system, what is processed is registration data, bridal data, guardian data, witness data, admin data, and other data. The problem that occurs at this time is that the processed data feels slow, the resulting report has to pass data collection several times. In the information system to fulfill this final project, we will explain how to design and build a web-based marriage registration information system. The tools used in designing this system are MySQL, Entity Relational Diagrams, and Data Flow Diagrams, while for data collection using observation, interviews, and literature study. Meanwhile, database application development tools use MySQL and the programming language uses PHP. From this application, the benefits of data processing of brides, guardians, witnesses, etc. will be automatically obtained. Reports can also help by showing what is needed to process data quickly and easily.   Keyword: Sistem Informasi, PHP My Admin, MySQL, Website,  Entity Relational Diagram dan Data Flow Diagram


2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 31-40
Author(s):  
Syakinah Tri Mai Lola Sitompul ◽  
Jasmadeti Jasmadeti

Perhitungan harga pokok produksi menjadi biaya yang penting dalam penetapan harga jual, jika perhitungan yang dilakukan tidak tepat maka akan berdampak pada perhitungan harga pokok produk yang terlalu besar atau terlalu kecil yang akan menimbulkan gain or loss pada perusahaan dan juga akan berpengaruh terhadap daya saing. Pabrik sofa Z Furniture adalah EMKM yang bergerak dalam bidang produksi mebel dan furniture. Produk yang dihasilkan beraneka ragam antara lain sofa, kitchen set, spring bed dan berbagai macam jenis furniture lainnya dengan bahan baku berkualitas. Pabrik sofa Z Furniture belum menerapkan akuntansi biaya berdasarkan job order costing kedalam proses produksinya. Penggolongan biaya dalam penentuan harga jual nya hanya dilakukan berdasarkan pehitungan yang sederhana. Sistem perhitungan harga pokok produksi yang disarankan untuk  digunakan oleh Pabrik sofa Z Furniture adalah sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan (job order costing). Kegiatan PKM ini bertujuan melakukan pendampingan tentang bagaimana penerapan job order costing yang diterapkan pada Pabrik Sofa Z Furniture dapat menghasilkan perhitungan harga pokok produksi yang akurat bagi emkm tersebut sehingga akan berpengaruh terhadap penetapan harga jual yang tepat dalam rangka memenuhi persaingan furniture di Indonesia.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 37-46
Author(s):  
Natalia Natalia ◽  
Iriyadi Iriyadi

CV. Jagor Jaya merupakan salah satu perusahaan industri yang memproduksi folding gate, pintu harmonika serta berbagai jenis produk yang berkaitan dengan peralatan bahan bangunan seperti pipa pvc, selang serta aksesoris pintu lainnya. Hal tersebut mengakibatkan aset tetap merupakan salah satu faktor pendukung yang memiliki peranan penting dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan. Akibatnya apabila terjadi ketidaksesuaian dalam perlakuan akuntansinya dapat menimbulkan salah saji yang cukup material. Pendampingan ini bertujuan untuk membandingkan keseuaian perlakuan akuntansi aset tetap perusahaan serta penyajiannya dalam laporan keuangan CV. Jagor Jaya berdasarkan PSAK 16. Metode pendampingan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menguraikan identifikasi masalah secara rinci dan sitematis pada perbandingan antara hasil riset lapangan yaitu berupa kebijakan akuntansi pada setiap laporan keuangan perusahaan dengan kebijakan akuntansi yang berlaku secara umum yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 16. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi CV. Jagor Jaya belum sepenuhnya sesuai, adanya ketidaksesuaian perlakuan akuntansi CV. Jagor Jaya berdasarkan PSAK 16 seperti terjadinya kesalahan dalam pengakuan pengeluaran yang mengakibatkan kesalahan dalam penyajian nilai perolehan dan beban penyusutan aset tetap pada laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan beberapa biaya yang tidak termasuk kedalam pengukuran aset dan aset tetap yang telah habis masa manfaatnya namun tetap digunakan oleh perusahaan dalam kegiatan sehari-hari perusahaan. Perusahaan tidak  mengakui inventaris kantor yang masa manfaat nya lebih dari satu tahun sebagai aset tetap. Metode penyusutan yang digunakan oleh perusahaan adalah metode garis lurus. Pada tahun 2018, tidak terjadi penambahan  ataupun pengurangan aset. Pada pengungkapan, perusahaan belum menerapkan pelaporan secara rinci mengenai aset tetap dalam catatan atas laporan keuangan. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi, perusahaan menganut principle-based yang lebih mengandalkan pada prinsip dan pertimbangan (judgement) manajemen.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 57-66
Author(s):  
Harry Amarulloh ◽  
Airin Nuraini

Pendampingan ini dilakukan pada UMKM pengrajin sepatu bos Iwan, usaha ini bergerak di bidang manufaktur yaitu pembuatan sepatu yang berada di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Bogor. Tujuan dari pendampingan ini adalah (1) untuk mengevaluasi perhitungan harga pokok produksi yang telah dilakukan UMKM, (2) untuk memberikan pendampingan bagaimana perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variable costing, (3) untuk mengevaluasi perbedaan perhitungan harga pokok produksi menurut UMKM dengan metode full costing dan variable costing, (4) untuk mengevaluasi bagaimana perbedaan penentuan harga jual menurut perusahaan dengan metode cost plus pricing. Metode evaluasi yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif.   Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh UMKM pengrajin sepatu bos Iwan masih sederhana dan tidak terperinci. Dalam melakukan perhitungan haga pokok produksi UMKM hanya memperhitungkan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung saja. Selain itu terdapat biaya overhead pabrik berupa bahan penolong yang salah diperhitungkan kedalam biaya bahan baku. UMKM bos Iwan juga tidak memperhitungkan biaya overhead pabrik variabel seperti biaya listrik, gas, perawatan mesin dan kendaraan, serta biaya overhead pabrik tetap seperti biaya depresiasi mesin dan kendaraan. Adapun saran untuk UMKM bos Iwan yaitu sebaiknya UMKM bos Iwan menggunakan metode full costing dalam melakukan perhitungan harga pokok produksi karena metode ini memperhitungkan seluruh biaya yang dikeluarkan pada saat proses produksi sehingga informasi yang dihasilkan menjadi lebih akurat dan biaya yang dikeluarkan mencerminkan biaya sesungguhnya. Selain itu dapat membantu UMKM dalam menetapkan harga jual produk serta memaksimalkan laba yang diinginkan.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 67-76
Author(s):  
Sul Hannifah ◽  
Jasmadeti Jasmadeti

Peranan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di perekonomian nasional terhitung cukup besar, pelaku UMKM diharapkan mampu bertahan di negeri sendiri, serta bersaing di pasar global. Manajer perusahaan harus mampu mengambil keputusan-keputusan yang terbaik berkaitan dengan peningkatan laba usaha. Laba yang diharapkan perusahaan bergantung pada perhitungan harga pokok produksi yang benar. Perhitungan harga pokok produksi merupakan bagian penting dalam perusahaan karena berpengaruh untuk menetapkan harga jual dan laba suatu produk. Untuk menghindari kesalahan yang terjadi di dalam memperhitungkan harga pokok produksi dan harga jual diperlukan metode yang tepat, metode yang tepat digunakan adalah metode full costing karena metode ini memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Tujuan PKM ini adalah untuk mengetahui perhitungan biaya produksi dalam menetapkan harga jual. PKM dilakukan di UMKM Mulyadi Shoes yang beralamat di Kampung Sindang Barang Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari RT/01 RW/04. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil PKM menunjukkan, berdasarkan metode perhitungan UMKM harga pokok produksi yang dikeluarkan per unit adalah sebesar Rp 16.075,00. Sedangkan dengan metode full costing, harga pokok produksi yang sesungguhnya adalah Rp 16.337,00. Pengusaha menetapkan harga jual per unit adalah sebesar Rp 18.000,00. Sedangkan harga jual dengan konsep biaya total dengan metode full costing adalah sebesar Rp 18.713,00. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual dari kedua metode tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya perhitungan harga pokok produksi dan harga jual lebih baik menggunakan metode full costing, karena dengan menggunakan metode full costing hasil perhitungannya akan lebih akurat.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 27-36
Author(s):  
Elsa Krismayanti ◽  
Tri Marlina

Dalam perekonomian Indonesia Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan sektor usaha yang paling banyak dijalani oleh masyarakat Indonesia. UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian bangsa karena mampu menciptakan lebih besar pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja sehingga dapat mendorong  pertumbuhan ekonomi nasional secara berkesinambungan. Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi dan keberadaannya mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat menengah ke bawah. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai laporan keungan untuk UMKM berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas, Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) juga dapat diterapkan oleh UKM dalam menyusun laporan keungan. Karena dengan laporan keuangan dapat mengetahui posisi keuangan dan kinerja perusahaan. Objek PKM ini adalah UMKM CV Rafila. Dalam artikel PKM ini diuraikan secara rinci mengenai tahap-tahap menyusun laporan keuangan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa UMKM CV Rafila belum memiliki laporan keuangan yang sesuai Standar Akuntansi Keungan Entitas, Mikro, Kecil,dan  Menengah.UMKM CV Rafila hanya membuat pencatatan keuangan yang sangat sederhana dan tidak menggunakan laporan keuangan sebagai dasar untuk memperoleh tambahan modal dari pihak pendanaan / bank.   Kata Kunci : UMKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM.


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 47-56
Author(s):  
Cesya Sevie Yandira ◽  
Heti Herawati

Di Indonesia lembaga nirlaba merupakan perkumpulan yang memiliki susunan organisasi yang memiliki tujuan untuk kesejahteraan sosial, keagamaan dan kemanusiaan. Pelaporan keuangan menjadi alat untuk pengakuan, penyajian serta pengungkapan mengikuti standar yang berlaku lainnya. Pelaporan keuangan sudah menjadi bagian yang penting disertai dengan pertumbuhan dan perkembangan organisasi yang semakin meluas. Tujuan PKM ini adalah Untuk mengevaluasi kesesuaian laporan keuangan Yayasan Untuk Segala Bangsa dan Yayasan Pondok Akar dengan PSAK No. 45. PKM dilkaukan pada Yayasan Untuk Segala Bangsa dan Yayasan Pondok Akar yang berlokasi di Jl. Jurang No. 28, Desa Tugu Utara Cisarua. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyusunan laporan keuangan pada Yayasan Untuk Segala Bangsa hanya membuat Laporan Neraca/ Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Rugi Laba/Laporan Aktivitas. Dan pada Yayasan Pondok Akar  hanya menuliskan pemasukan dan pengeluaran kas saja, dan belum membuat laporan keuangan sama sekali. Hal ini terjadi karena kurangnya sumber daya manusia yang terampil. Penyajian laporan keuangan Yayasan Untuk Segala Bangsa telah sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45 namun belum sepenuhnya, karena yayasan belum membuat Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan, dan ada beberapa point mengenai pemisahan spesifikasi mengenai aset neto yang belum dilakukan oleh yayasan ini. Pada Yayasan Pondok Akar belum menerapkan PSAK No. 45 maka dapat dikatakan yayasan ini belum sesuai secara penuh.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document