JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

74
(FIVE YEARS 1)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

Published By Politeknik Negeri Madiun

2528-0708, 2541-0288

Author(s):  
Trisna Wati ◽  
Yuli Prasetyo ◽  
Santi Triwijaya ◽  
Sandy Prakoso

Author(s):  
Salman Alfarisi Arifin ◽  
Ilmi Rizki Imaduddin ◽  
Fuad Hasan ◽  
Nanang Romandoni

Author(s):  
Muhammad Anton ◽  
Muhammad Hasan Basri ◽  
Sulistiyanto Sulistiyanto ◽  
Yuli Prasetyo

Jam merupakan petunjuk waktu yang menjadi acuan waktu sholat 5 waktu, yaitu subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya. Untuk itu penujuk waktu sholat itu sangat pentingakan adanya, maka sekarang ini banyak masjid maupun rumah yang biasanya sudah terdapat kalender maupun penampil waktu sholat. Untuk itu diperlukan cara bagaimana merancang sistem control penanda datangnya waktu sholat secara otomatis untuk lebih mempermudah masjid dalam menbantu masyarakat melakukan ibadah sholat berjamaah.Berdasarkan hasil pembahasan diatas dapat diketahui bahwa running text dapat membaca pada percobaan hari ke dua pada jam 04.14 WIB waktu sholat shubuh dan speaker dapat mengeluarkan suara azan. Pada percobaan hari ke ketiga running dapat membaca dapat membaca pada jam 04.14 WIB dan 14.50 WIB maka secara otomatis speaker mengeluar suara azan. Pada percobaan hari ke empat running text dapat membaca pada jam 04.14 WIB, 11.29 WIB, dan 14.50 WIB maka secara otomatis speaker mengeluarkan suara azan. Pada uji coba hari ke lima running text dapat membaca pada jam 04.14 WIB, 11.29 WIB, 14.50 WIB, dan 18.37 WIB dan secara otomatis speaker mengeluarkan suara azan. Pada percobaan hari enam hari enam running text dapat membaca waktu sholat secara sempurna dan mengeluar suara azan secara otomatis. Maka dari semua percobaan dapat diketahui running text dapat membaca secara sempurna pada percobaan hari ke enam dan speaker dapat mengeluarkan suara azan secara otomatis pada waktu tertentu.


Author(s):  
Andreas Mario Yamlean ◽  
Wahyu Dirgantara ◽  
Elta Sonalitha ◽  
Subairi Subairi

Penelitian ini merancang dan merakit alat sterilisasi yang disertai pengukur suhu tubuh dengan tujuan membantu pemerintah dalam pencegahan tersebarnya virus Covid-19 dengan cara memutus rantai penyebaran virus tersebut. Penelitian ini menggunakan Metode SISO fuzzy untuk menentukan pengaturan timer pada saat penyemprotan. Suhu tubuh normal manusia adalah 35⁰C–37,5⁰C, namun ketika tubuh bereaksi terhadap benda asing yang masuk ke tubuh dan bersifat menginfeksi, maka suhu tubuh akan beadaptasi dan naik diatas 37,5⁰C. Ketika suhu tubuh diatas 37,5⁰C, alat akan mendeteksi sehingga otomatis melakukan tindakan yaitu bunyi alarm yang menandakan bahwa suhu tubuh melebihi batas normal sehingga perlu diwaspadai dan ditindak sesuai prosedur deteksi COVID-19. Lama penyemprotan didasarkan pada kondisi objek, jika suhu tubuh diatas 37,5⁰C  maka penyemprotan otomatis berlangsung selama 60 second dan jika suhu tubuh objek normal maka penyemprotan berlangsung selama 30 second.


Author(s):  
M. Zaki Imamul Murtadlo ◽  
Ilmi Rizki Imaduddin ◽  
Amalia Herlina ◽  
Alfi Tranggono Agus Salim
Keyword(s):  

Author(s):  
Ilmi Rizki Imaduddin ◽  
Feri Himawan ◽  
Fuad Hasan ◽  
Fredy Susanto
Keyword(s):  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document