JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

5
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Teknokrat Indonesia

2774-7239

2020 ◽  
Vol 1 (01) ◽  
pp. 27
Author(s):  
Fera Lestari

Ada sekitar 273.000 pejalan kaki yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas jalan. Jumlah ini setara dengan 22% dari seluruh total kematian lalu lintas jalan. Pejalan kaki perlu mendapat perhatian khusus karena pejalan kaki memiliki hak yang sama dengan pengguna jalan lain yang menggunakan kendaraan. Volume pejalan kaki yang tinggi akan menimbulkan adanya penyediaan fasilitas pejalan kaki yang juga sesuai dengan jumlah pejalan kaki tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan fasilitas pejalan kaki dalam mengurangi resiko yang dihadapi pejalan kaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Data Sekunder yang merupakan suatu strategi penelitian yang memanfaatkan data kuantiatif ataupun kualitatif yang sudah ada untuk menemukan permasalahan baru atau menguji hasil penelitian terdahulu.Dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang tersedia di Kota Bandar Lampung saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan bagi pejalan kaki baik fasilitas pejalan kaki berupa trotoar maupun fasilitas penyebrangan berupa jembatan penyebrangan, terowongan penyebrangan dan countdown signal pada simpang bersinyal. Fasilitas pejalan kaki yang saat ini tersedia masih sangat minim. Pejalan kaki masih belum mendapatkan kenyamanan dan keamanan saat melakukan aktivitas berjalan kaki baik menyebrang maupun berjalan di sisi jalan. Kata Kunci: Pejalan Kaki ,Fasilitas Pejalan Kaki,Analisis Data Sekunder,Trotoar,Jembatan Penyebrangan.


2020 ◽  
Vol 1 (01) ◽  
pp. 33
Author(s):  
Siti Mutmainnah

Rencana mengenai pembangunan jalur kereta api menuju pelabuhan Bakauheni yang diinisisasi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian diharapkan dapat terlaksana sehingga dapat mengurangi pembebanan lalu lintas pada jalan raya.  Dengan adanya rencana pembangunan jalur kereta pelabuhan Bakauheni akan memberikan suatu pemilihan moda baru yang lebih kompetitif kepada masyarakat yang menuju atau dari Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni. Dengan latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang akan mempengaruhi penumpang yang menuju atau dari Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni dengan melihat  Karakteristik penumpang dan faktor apa saja yang mempengaruhi penumpang yang menuju/dari Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni dalam pemilihan moda transportasi umum. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptis analitis.  Metode ini menggambarkan suatu peristiwa dan selanjutnya akan dilakukan analisis terhadap analisis yang timbul. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan kesimpulan kategori responden yang mendominasi pemilihan pelayanan kereta api rencana tersebut adalah responden dengan kategori tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat (33,3 %), jenis pekerjaan Lainnya (23,2 %), jumlah pendapatan per bulan Rp 2,5 juta – 5 juta (24,2%), dan pengeluaran biaya transportasi per bulan Rp 400.000 – 500.000 (21,2 %).  Pengolahan data hasil survei kuisioner terhadap penumpang kapal ferry menunjukkan bahwa pilihan pelayanan kereta api rencana tertinggi yaitu “Pasti Memilih Kereta Api dengan Tarif Rp 15.000 dengan waktu tempuh lebih cepat 0,5 jam” (57 %). 


2020 ◽  
Vol 1 (01) ◽  
pp. 14
Author(s):  
Galuh Pramita ◽  
Nurwanda Sari

Bakauheni Port, located in Lampung Province, is the ferry ports serving ships from Sumatra Island heading to Java Island or vice versa. In general case, the problem of service performance often encounteres in port operations. Ineffective management of the port is one of the obstacles in service. The queue system of waiting ships during docking activity is one of the result of ineffective management of the ports operations. The purpose of this study was to calculate the time taken by ship in maneuvering, raise and drop off passengers at the Pier I of the Bakauheni Port. The research was conducted by surveys at dock I of the Bakauheni Port during the normal condition. Data were analysed so as to know the operational time required for loading and unloading ships and maneuver. Based on data analysis, it can be concluded that the headway value of each ship operating at Pier I is: Suki 59,50 minutes, BSP I 56,45 minutes, Mustika Kencana 50,13 minutes, HM Baruna 53,64 minutes, Jatra 2 45,91 minutes, 45,91 minutes and Shalem 44,97 minutes. The average headway of the ships at Pier I was 51,77 minutes. From the value, it shows the operating in Pier I Bakauheni Port has already reached optimum due to total time needed less than the time determined by Bakauheni Port with a total  24 ship trip in Pier I.   


2020 ◽  
Vol 1 (01) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Dian Pratiwi
Keyword(s):  

Abstrak Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia menyebabkan kenaikan muka air laut, perubahan temperatur, kelembaban udara dan erosi di wilayah pesisir pantai. Dari segi Oseanografi perubahan iklim menyebabkan terjadinya kenaikan tinggi gelombang, pasang surut air laut dan perubahan pola kecepatan angin. Dengan data pencatatan angin pada Bandar Udara terdekat dengan laut secara time series maka tinggi gelombag laut dan perubahan pola angin dapat diramalkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar perubahan pola angin dan tinggi gelombang yang terjadi antara rentang tahun 1989-1993 dan 1998-2011 di wilayah Teluk Lampung. Dengan adanya data pencatatan angin dibuatlah suatu mawar angin dan mawar gelombang untuk mendeskripsikan kesesuaian pola dari mawar gelombang dan mawar angin. Selain itu pencatatan data angin digunakan untuk meramalkan tinggi dan periode gelombang yang yang terjadi akibat adanya suatu pola angin tertentu dan peramalan gelombang ekstrim dengan kala ulang tertentu. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pola perubahan kecepatan angin yaitu pada rentang 4-6 knot yang mengalami penurunan antara tahun 1989-1993 dan 2007-2011. Hal ini menunjukkan adanya perubahan tekanan udara yang diakibatkan oleh perubahan temperatur suhu dipermukanaan bumi. Temperatur mengakibatkan adanya perbeadaan tekanan udara, tekanan udara mengakibatakan perubahan pola kecepatan angin, dan perubahan angin menimbulkan perubahan ketinggian gelombang pada Teluk Lampung. Dengan demikian dapat terlihat adanya efek dari perubahan iklum dalam rentang waktu 19892011. Kata Kunci: Mawar Angin, Mawar gelombang, Peramalan Gelombang Ekstrim, Tinggi dan Periode Gelombang


2020 ◽  
Vol 1 (01) ◽  
pp. 19
Author(s):  
Rian Alfian

Abstrak Sifat tanah lempung memiliki hal yang tidak menguntungkan bagi konstruksi. Hal ini karena daya dukung tanah atau nilai CBR yang rendah. Oleh karena itu diperlukan bahan stabilisasi yang dapat mengurangi sifat-sifat tanah yang kurang baik, biasanya disertai dengan pengikatan terhadap masing-masing butir tanah dengan yang lainnya. Pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengujian pada sampel tanah lempung tanpa campuran dan pada tanah lempung yang dicampur zeolit dengan variasi 6%, 8%, 10%, 12% dan 14%. Pengujian yang dilakukan menggunakan pemadatan standard dan modified yang sebelumnya dilakukan pemeraman selama 14 hari. Setelah pengujian pemadatan, sampel direndam selama 4 hari kemudian dilakukan pengujian mekanis yaitu pengujian CBR yang bertujuan untuk mengetahui nilai daya dukung tanah setelah sampel dicampur zeolit. Berdasarkan hasil penelitan laboratorium, nilai CBR tertinggi didapat pada sampel tanah lempung dengan campuran zeolit 14% yang menggunakan pemadatan modified dengan pemeraman 14 hari dan perendaman 4 hari yaitu sebesar 2,78%. Hal ini dikarenakan pengaruh zeolit yang dapat mengikat partikel tanah lempung. Jadi, semakin banyak campuran zeolit maka semakin naik pula daya dukung tanahnya. Akan tetapi, nilai CBR pada penelitian ini tidak dapat digunakan sebagai subgrade pada kontruksi jalan karena nilai CBRnya ≤ 6%. Kata Kunci : CBR, Daya Dukung, Pemadatan, Tanah Lempung, Zeolit


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document