JENIUS (Journal of Education Policy and Elementary Education Issues)
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

17
(FIVE YEARS 9)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By IAIN Surakarta

2775-3182, 2775-3190

Author(s):  
Nikky Anisha Nikky Anisha ◽  
Kustiarini Kustiarini ◽  
Dita Purwinda Anggrella

Penelitian ini merupakan studi kasus yang bertujuan menggambarkan kondisi dan faktor yang menghambat guru dalam menanamkan nilai karakter pada mata pelajaran tematik. Penelitian dilakukan di MI Muhammadiyah Karanganyar pada bulan Desember 2020 sampai Mei 2021. Subjek dalam penelitin ini adalah guru kelas IV pada matapelajaran tematik, informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah serta 3 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yaitu nilai-nilai karakter peserta didik sudah diterapkan, namun masih belum maksimal, nilai karakter yang dibentuk oleh guru diantaranya religius, disiplin, tanggung jawab, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan guru, dan belum sepenuhnya sesuai dengan kompetensi inti dalam kurikulum 2013, karena nilai karakter jujur belum tampak selama pembelajaran daring. Faktor yang menghambat guru dalam menanamkan nilai karakter yaitu, banyaknya jumlah siswa kelas IV, sehingga guru merasa kewalahan yang menyebabkan tidak maksimal dalam memantau aspek afektif semua peserta didik. Selain itu, kurangnya inovasi guru dalam memilih strategi pembelajaran juga menjadi faktor yang menyebabkan kurang maksimalnya menanamkan nilai karakter peserta didik.


Author(s):  
Dita Purwinda Anggrella ◽  
Amining Rahmasiwi ◽  
Erlinda Rahma Dewi
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lesson Study (LS) mahasiswa pada matakuliah strategi pembelajaran MIPA. LS dilaksanakan oleh mahasiswa PGMI IAIN Surakarta semester 5. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dalam bentuk LS yang dilakukan pada bulan November 2019. Teknik pengumpulan data berupa observasi untuk kegiatan LS, dan kuesioner untuk mengetahui pendapat mahasiswa terkait LS yang disebarkan melalui google form dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukannya LS, 56,7% responden cenderung menghafal berbagai model pembelajaran pada matakuliah strategi pembelajaran MIPA. Penerapan LS siklus I menunjukkan adanya kesulitan yang dialami 70% responden karena masih belum terbiasanya dalam mempersiapkan, melaksanakan, mengamati, dan menganalisis pengajaran. Setelah dilakukan LS pada siklus II, 83,3%  responden menyatakan LS sangat menyenangkan dan menarik untuk memahami karakter pembelajaran di kelas, 100% responden setuju apabila matakuliah strategi pembelajaran MIPA diterapkan dengan LS karena menurut 96,7% responden, LS dapat melatih mengembangkan pembelajaran yang inovatif, dan dapat langsung mengimplentasikan berbagai model pembelajaran, sehingga tidak hanya menghafal konsep.


Author(s):  
Amirah Al May Azizah ◽  
Aly Mashar
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dalam membantu peserta didik memahami mata pelajaran matematika, dan faktor pendukung serta penghambat penerapan model TPS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di MI Darussalam 01 Kartasura pada tahun ajaran 2018/2019, dengan sampel penelitian siswa kelas III menggunakan teknik sampling purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran kooperatif tipe TPS pada mata pelajaran matematika kelas III di MI Darussalam 01 Kartasura dapat membangkitkan antusiasme siswa. Hal ini dipengaruhi oleh adanya interaksi langsung yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok sehingga dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk berusaha bertanya dan mencari jawaban. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif pilihan strategi pembelajaran bagi guru untuk meningkatkan minat siswa khususnya pada pembelajaran matematika


Author(s):  
Niken Rosalina ◽  
Ika Candra Sayekti ◽  
Rita Eryani
Keyword(s):  

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut supervisi akademik yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap kinerja guru di SDN 2 Mojoreno selama pandemi pada bulan Februari 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan teknik analisis data interaktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan supervisi akademik: penentuan pelaksanaan   supervisi selama pandemi dan instrumen supervisi; 2) Pelaksanaan supervisi akademik: dilakukan melalui observasi menggunakan platform zoom meeting dan wawancara menggunakan whatsapp group; 3) Evaluasi supervisi: beberapa guru masih terkendala penggunaan teknologi dalam menerapkan pembelajaran daring, kurang kreatifnya guru dalam memilih media pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran belum sepenuhnya sesuai dengan rancangan pembelajaran; 4) Tindak lanjut supervisi akademik:  pembinaan kinerja guru dalam mengelola pembelajaran virtual di Kelompok Kerja Guru (KKG)  melalui zoom meeting atau whatsapp group. Hasil dari supervisi akademik digunakan sebagai pedoman refleksi dalam meningkatkan kinerja guru.


Author(s):  
Muhammad Maksum

Rendahnya kinerja guru dalam pembelajaran akan berdampak pada mutu pendidikan di sekolah, sehingga dibutuhkan suatu upaya untuk dapat meningkatkan kinerja guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran  di sekolah dasar melalui penerapan Total Quality Management (TQM). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Waktu penelitian ini adalah Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Tempat penelitian ini adalah SD Negeri Panohan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang. Subyek penelitian ini adalah enam orang guru. Teknik pengumpulan data dengan non tes, yaitu pengamatan terhadap subyek. Teknik analisis data dengan deskriptif komparatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah penerapan Total Quality Management (TQM) meningkatkan kinerja guru SD Negeri Panohan dalam pembelajaran, dari aspek perencanaan dari nilai rata-rata sebesar 55 (kategori cukup) menjadi nilai rata-rata sebesar 79 (kategori tinggi), dan pelaksanaan pembelajaran dari nilai rata-rata sebesar 56 (kategori cukup) menjadi nilai rata-rata sebesar 84 (kategori sangat tinggi). Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif bagi Kepala Sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dan mutu pendidikan.  


Author(s):  
Vera Kumala Sari ◽  
Ari Wibowo
Keyword(s):  

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui: 1) Tingkat kecerdasan intrapersonal siswa kelas V; 2) Minat belajar matematika siswa kelas V; 3) Hubungan antara kecerdasan intrapersonal dengan minat belajar matematika siswa kelas V dan mengetahui model regresi linier sederhana antara kedua variabel. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi siswa kelas V MI se-Kabupaten Karanganyar berjumlah 290 siswa dengan jumlah sampel 148 siswa yang diambil menggunakan teknik sampling area, namun hanya 148 data yang dianalisis. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kecerdasan intrapersonal siswa kelas V berada pada kategori sedang sebesar 54,70%; (2) Minat belajar matematika siswa kelas V berada dalam kategori sedang sebesar 51,40%; (3) Terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan intrapersonal dengan minat belajar siswa kelas V dengan nilai  0,870  0,159,  Model regresi linier sederhananya adalah  = 22,978 + 0,851X. Model tersebut mengandung makna bahwa disetiap penambahan 1 satuan kecerdasan intrapersonal akan mampu meningkatkan minat belajar matematika siswa sebesar 0,851 satuan, sehingga dapat disimpulkan, semakin tinggi kecerdasan intrapersonal pesert didik, maka semakin meningkat pula minat belajarnya.


Author(s):  
Apriyana Yesy Tania

Pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 membuat guru harus memutar otak untuk berinovasi dan kreatif dalam menyalurkan pengetahuan kepada peserta didik dengan berbagai cara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2021 di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. Tujuan penelitian ini: 1) mengetahui implementasi strtegi pembelajaran daring di era pandemi COVID 19 pada sekolah dasar; 2) mengetahui kesulitan yang dialami guru selama menerapkan pembelajaran daring di era pandemi COVID 19 pada sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas IIID. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu:1) Pembelajaran daring dilaksanakan sesuai kebijakan sekolah melalui zoom meeting setiap hari pada pukul 08.00-10.45 cukup efektif, hal ini dibuktikan berdasar nilai tengah semester yang menunjukkan rata-rata diatas batas minimum; 2) Kendala yang dialami selama pembelajaran daring di kelas adalah tidak optimalnya guru dalam menjelaskan materi, kendala signal dan masih ada beberapa peserta didik yang belum memiliki HP pribadi untuk mengikuti pembelajaran daring melalui zoom meeting dikarenakan HP dibawa oleh orangtua, sehingga guru selalu memberikan rekaman zoom meeting dan materi dalam bentuk file.


Author(s):  
Angga Dwi Prasetyo

Indonesia termasuk kedalam negara dengan peserta didik yang memiliki kemampuan literasi, sains serta matematika rendah berdasarkan skor Trends In International Mathematics and Science Study (TIMSS) dan Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2018, hal ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti faktor internal maupun eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi adalah pembelajaran yang terpusat pada pendidik dan metode penyampaian materi yang monoton, sehingga diperlukan suatu model pembelajaran yang interaktif, salah satunya model pembelajaran tipe jigsaw. Tujuan penelitian melihat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan quassy experiment dengan pengambilan sampel secara purposive sampling dan analisis data menggunakan uji N-gain di kelas 4D dan 4C mahasiswa PGMI IAIN Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan model jigsaw pada pembelajaran konsep dasar IPA dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 0,72% yang termasuk kategori tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu penerapan model pembelajaran jigsaw juga dapat meningkatkan angka ketuntasan belajar pada peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi konsep dasar IPA.


Author(s):  
Qomsi Atun Munawaroh
Keyword(s):  

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kualitas komunikasi guru dan siswa dengan motivasi belajar matematika siswa MI. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif korelasional, dan dilaksanakan di MI Muhammadiyah Potronayan 1 Nogosari Boyolali di mulai bulan Oktober 2020 sampai maret 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi di MI         Muhammadiyah se- Kecamatan Nogosari Boyolali. Pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling sebanyak 63 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil penelitian: Tingkat kualitas komunikasi guru dan siswa termasuk kedalam kategori baik yaitu sebesar 68,25%. Motivasi belajar matematika siswa kelas tinggi berada dalam kategori sedang yaitu sebesar 61,90%.  Berdasarkan perhitungan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 17,8%. Hasil uji korelasi dengan r hitung = 0,422, r tabel = 0,244, maka diperoleh r hitung r tabel, yang menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara kualitas komunikasi guru dan siswa dengan motivasi belajar matematika


Author(s):  
Bekti Ayu Ariastuti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) interaksi edukatif kelas tinggi dalam kegiatan pembelajaran matematika; 2) minat belajar matematika siswa kelas tinggi; 3) hubungan antara interaksi edukatif dengan minat belajar matematika siswa kelas tinggi  di SD Muhammadiyah Polanharjo Klaten Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Polanharjo Klaten pada Semester Genap Tahun ajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi di SD Muhammadiyah Polanharjo sejumlah 88 siswa. Sampel sejumlah 72 siswa yang dihitung dengan menggunakan rumus slovin dengan taraf kesalahan 5%. Pengambilan sampel dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument angket yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) Tingkat interaksi edukatif termasuk kedalam kategori baik yaitu sebesar 57%; 2) Minat belajar matematika siswa diperoleh persentase 65 % dengan kategori baik; 3) Berdasarkan hasil uji korelasi dengan rhitung = 0,509, rtabel = 0,227, maka diperoleh rhitung rtabel. Maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara interaksi edukatif dengan minat belajar matematika siswa kelas tinggi di SD Muhammadiyah Polanharjo Klaten tahun pelajaran 2019/2020.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document