Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

11
(FIVE YEARS 11)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By STIKES Intan Martapura

2807-2693, 2338-3534

2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 15-19
Author(s):  
Raihana Norfitri
Keyword(s):  

Anak prasekolah yang berusia 3-6 tahun mempunyai perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia yang berkembang sangat cepat, sehingga peran orang tua  penting dalam pembentukan perkembangan mental maupun psikologis anak seperti pola asuh. Pola asuh yang kurang tepat berdampak pada keterlambatan perkembangan anak yang tidak optimal hanya satu ranah perkembangan saja, atau dapat pula di lebih dari satu ranah perkembangan. Penelitian ini telah mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah di Paud Terpadu Nurul Ma’arifah Desa Tunggul Irang Ilir Martapura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi 52 orang jumlah sampel 52 orang dengan teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner. Pengumpulan data dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data univariat dengan tekhnik asosiatif dan bivariat menggunakan uji chi-square. Didapatkan hasil ada hubungan (significant) antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak pra sekolah di Paud Terpadu Nurul Ma’arifah Desa Tunggul Irang Ilir Martapura


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 42-46
Author(s):  
Martini Nur Sukmawaty
Keyword(s):  

Edukasi merupakan proses penyampaian materi/informasi yang dilakukan secara formal maupun non formal kepada seseorang atau kelompok. Penyakit Hipertensi adalah salah satu  faktor  risiko  yang  paling  berpengaruh  terhadap    kejadian  penyakit  jantung  dan pembuluh darah dimana hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh pengetahuan siswa SMA Negeri 3 Banjarbaru setelah diberikan edukasi gaya hidup sehat dengan metode daring. Penelitian ini menggunakan rancangan one grup pretest dan posttest. Pengambilan sampel menggunakan purpose sampling dengan 92 responden. Cara Pengumpulan  data  dengan  menggunakan  kuesioner dalam bentuk Link Google Form yang  dibagikan  kepada  responden  melalui grup whattsApp yang sudah di bikin. Link Kuesioner akan di bagian sebanyak 2 kali yaitu, sebelum diberikan edukasi dan sesudah diberikan edukasi. Hasil  dari  uji  normalitas menunjukan bahwa  nilai    sebesar  0.142    dimana  nilai    ini   lebih    besar    dari    nilai    0.05    maka keputusannya adalah berdistribusi normal. Hasil penelitian ini, dengan menggunakan uji sample T Test. menunjukkan hasil uji statistik di dapatkan nilai p = 0.000 yang berarti bahwa ada pengaruh  edukasi  gaya  hidup  sehat  terhadap  tingkat  pengetahuan  siswa  SMAN  3  Banjarbaru tentang pencegahan Hipertensi dini.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 33-37
Author(s):  
Any Zahrotul Widniah ◽  
Mila Fatia

Ibu hamil harus memahami masalah tentang kesehatan selama menjalani kehamilan, akan terjadi perubahan pada seorang ibu saat mengalami kehamilan. Seperti perubahan pada bentuk fisik, psikologis, dan juga sosial. Terjadinya perubahan fisik pada wanita selama hamil  disebaban oleh beberapa efek khusus dari hormon. Tujuan pada penelitian ini yaitu ingin  mengetahui gambaran pengetahuan tentang perubahan fisik ibu hamil primigravida pada trimester pertama di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Desain penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasi pada penelitian ini sebanyak 25 orang,  sampel yang diambil pada penelitian ini adalah 25 responden melalui metode total sampling, menggunakan Instrument kuesioner dan analisis menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian menujukan  rentan usia 20-30 tahun yaitu 14 (56%) responden, berdasarkan tingkat pendidikan yaitu SMA 13 (52%) responden, pekerjaan ibu tidak bekerja yaitu 21 (84%) responden, dan pengetahuan tentang perubahan ibu hamil primigravida pada trimester pertama mayoritas berkategori baik yaitu 12 responden (48%).  Hasil pada penelitian ini dapat menjadi bahan informasi dan masukan dalam memberi pelayanan pada asuhan keperawatan yang komperhensif dan sebagai salah satu bahan penyuluhan kesehatan baik secara umum maupun secara khusus.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 20-23
Author(s):  
Dewi Irianti ◽  
Lydia Tiarahma

Kesehatan reproduksi remaja putri harus diperhatikan untuk menghindari beberapa penyakit, diantaranya keputihan, kanker serviks, iritasi genital, alergi, peradangan dan infeksi saluran kemih. Diperlukan pengetahuan yang baik bagi remaja putri tentang kesehatan reproduksi agar tidak mengalami penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri dalam menjaga kebersihan organ reproduksi saat menstruasi di Mts.Pangeran Antasari Martapura tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri kelas VII,VIII, dan IX dengan jumlah 131 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, sebanyak 60 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden tentang menstruasi (91,7%), kebersihan organ reproduksi saat menstruasi (60%), dan cara menjaga kebersihan organ reproduksi saat mentruasi berpengetahuan baik (88,3%). Direkomendasikan kepada pihak sekolah agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang kebersihan organ reproduksi saat menstruasi serta memberikan motivasi agar remaja putri dapat menjaga kebersihan organ reproduksi saat menstruasi


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 5-9
Author(s):  
Rusdiana Rusdiana

Pencegahan cedera meminimalkan terjadinya kecelakaan pada anak akibat pengawasan yang kurang dari ibu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui upaya pencegahan cedera pada anak usia toddler ditinjau berbagai aspek seperti pengetahuan dan sikap ibu terhadap pencegahan cedera. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional, serta pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Sampel 13 posyandu diambil 6 posyandu dengan sample 35 ibu yang memiliki anak usia toddler 1-3 tahun diwilayah Puskesmas Tambaruntung. Prosedur yang digunakan untuk mengambil data penelitian yaitu dengan melakukan penyebaran instrument kuesioner. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden berpengetahuan baik dalam pencegahan cedera yaitu sebanyak 16 responden (45,7%). Hasil penelitian yang didapatkan perlu untuk terus dipertahankan oleh petugas kesehatan dan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan memberikan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan cedera pada anak usia toddler. Upaya peningkatan pengetahuan perlu dilakukan oleh ibu agar mampu melindungi, menjamin kesehatan , keamanan serta keselamatan anak ketika beraktifitas untuk meminimalisir bahaya cedera


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 30-32
Author(s):  
Tiara Lani ◽  
Winda Rusnanti

Pendahuluan: Penyebab utama Kanker serviks adalah virus HPV (Human Papiloma Virus) yang  merupakan penyakit kedua terbanyak bagi perempuan setelah kanker payudara, peningkatan angka kejadian kanker pada wanita disebabkan rendahnya pemeriksaan deteksi dini pada wanita usia dewasa.Tujuan: Penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap deteksi dini Kanker serviks pada wanita usia dewasa di Puskesmas Malinau. Metode: Desain penelitian deskriptif analitik, desain menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan populasi sebanyak 830 orang, teknik sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis ini disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil: terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap deteksi dini kanker serviks pada wanita usia dewasa yang dilakukan dengan Uji Spearman Rank, diperoleh nilai p = 0,000. Dengan demikian p < a, dan diketahui Correlation coefficient (koefisien korelasi)0,688 , maka H1 diterima.  Kesimpulan: Dalam meningkatkan drajat kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah puskesmas Malinau Kalimantan Selatan terhadap kejadian kanker serviks yaitu dengan skiring atau deteksi dini kanker serviks secara optimal dengan penatalaksanaan yang adekuat dari pelayanan kesehatan dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 10-14
Author(s):  
Annalia Wardhani

Diabetes melitus atau DM merupakan penyakit menahun yang tidak bisa disembuhkan tetapi kadar gula darahnya dapat distabilkan menjadi normal dengan pengelolaan yang tepat dan benar. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Astambul. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik, desain menggunakan korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dengan populasi sebanyak 316 orang, tehnik sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Analisa ini disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil dari penelitian ini menyatakan ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus yang dilakukan dengan Uji Spearman Rank, diperoleh nilai p = 0,000. Dengan demikian p < a, dan diketahui Correlation Coefficient (koefisien korelasi) 0,976, maka H1 diterima. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk terus melakukan penyuluhan yang berkesinambungan tentang kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 24-29
Author(s):  
Taufik Hidayat ◽  
Normaidah

Siswa merupakan bagian dari tahap perkembangan remaja yang berisiko mencoba melakukan hal negatif seperti hubungan seksual pranikah. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan siswa tentang perilaku beresiko terjadinya hubungan seksual pranikah di SMAN 2 Karau Kuala. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif sederhana dengan pendekatan studi potong lintang. Responden penelitian sebanyak 86 orang siswa pada kelas X dan XI. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan 30 pertanyaan.  Hasil  penelitian menunjukkan proporsi hampir sama yaitu 50,5 % berpengetahuan baik dan hanya 13 % berpengetahuan kurang tentang perilaku berisiko terjadinya hubungan seksual pranikah, sisanya adalah berpengetahan sedang. Perlu dilaksanakan program pencegahan dan promosi kesehatan untuk menghindari perilaku terjadinya hubungan seksual pranikah melalui peningkatan pengetahuan siswa.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 47-50
Author(s):  
Devi Hairina Lestari ◽  
Jannatul Fitri
Keyword(s):  

Pendahuluan: Body shaming atau penghinaan tubuh orang lain tanpa dimengerti sering dilakukan oleh orang pada umumnya. Tujuan umum dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan sikap pada remaja tentang body shaming di SMAN 1 Martapura. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu gambaran pengetahuan dan sikap pada remaja dengan body sahaming di SMAN 1 Martapura. Teknik sampling penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Dari hasil proses tabulasi silang sesuai tabel 4.6 didapatkan data  kebanyakan dari responden memiliki pengetahuan cukup dengan berperilaku positif sebanyak 18 (24%) responden dan pengetahuan cukup dengan berperilaku negatif sebanyak 17 (22,6%) responden.


2021 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 1-4
Author(s):  
Zubaidah Zubaidah
Keyword(s):  

Menstruasi merupakan suatu fase yang dialami oleh setiap remaja putri yang terjadi ketika mulai memasuki masa remaja. Kondisi ini berlangsung 3-7 hari dan rutin terjadi setiap bulan. Ketika memasuki fase menstruasi terkadang remaja belum mendapatkan informasi yang baik mengenai cara merawat organ reproduksi dengan baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku remaja putri dalam pelaksanaan kebersihan genetalia pada saat menstruasi. Penelitian bersifat deskriftif untuk menilai perilaku remaja putri dalam pelaksaan kebersihan genetalia pada saat menstruasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan besar sampel sebanyak 50 responden dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perilaku remaja putri dalam pelaksanaan kebersihan genetalia pada saat menstruasi sangat kurang, dimana hanya 14 responden yang menjaga kebersihan genetalia dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat, perlumya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai pelaksanaan kebersihan genetalia, agar remaja putri untuk mampu merubah perilaku kearah perilaku bersih sehat yang tentunya akan meningkatkan kualitas kesehatan remaja tersebut.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document