Jurnal Pendidikan UNIGA
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

18
(FIVE YEARS 12)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Garut

2579-9274, 1907-932x

2021 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 502
Author(s):  
Nenden Munawaroh ◽  
Evi Siti Maesaroh ◽  
Saadan Maarif ◽  
Rian Setiawan
Keyword(s):  

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Home Visit terhadap kemampuan kognitif anak didik. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Adapun tempat penelitian ini di SDN Balewangi 1 Cisurupan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik deskrifsi. Menurut Piaget peningkatan kognitif dimulai dari proses-proses berpikir secara konkrit sampai dengan yang lebih tinggi yaitu konsep-konsep abstrak dan logis. Piaget meyakini bahwa anak-anak secara alami memiliki ketertarikan terhadap dunia dan secara aktif mencari informasi yang dapat membantu mereka memahami dunia tersebut. Penelitian menunjukan bahwa (1) adanya hubungan baik antara guru, anak didik dan orang tua yang menunjang perogram Home Visit (2) anak didk lebih terkondisikan, guru dapat mengevaluasi langsung setelah pembelajaran dan guru dapat mendiaknosis kesuliatan pemamahaman anak didik. Jadi dapat disimpulkan bahawa penelitian pengaruh pembelajaran Home Visit terhadap kemampuan kognitif anak didik ini adalah adanya pengaruh pembelajaran Home Visit pada kemampuan kognitif anak didik.


2021 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 460
Author(s):  
Ledi Merlin Purwati ◽  
Rizky Arianty ◽  
Diah Malaka Syakilah ◽  
Saiful Ridlo ◽  
Endang Susilaningsih

Indonesia dalam penilaian PISA termasuk dalam kategori rendah dalam kemampuan literasi. Hal ini diperlukannya berbagai upaya termasuk dalam evaluasi pembelajaran dengan menyediakan soal HOTS. Soal yang ideal akan melatih siswa untuk dapat berfikir kritis dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis soal tes pilihan ganda berbasis HOTS menggunakan aplikasi Anates 4.0.9 for windows. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang dibuat dalam penelitian ini ialah kisi-kisi soal dan butir soal HOTS. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SDN 3 Kerandon Kabupaten Cirebon sejumlah 30 siswa. Hasil analisis menunjukkan mayoritas tingkat kesukaran soal kategori mudah, mayoritas daya pembeda soal kategori baik, efektivitas pengecoh kategori sangat baik, validitas soal sejumlah 16 dan soal yang diujikan bersifat reliabel. Hasil yang diperoleh kemudian dirangkum menjadi satu dalam rekap analisis butir soal.


2021 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 453
Author(s):  
Nur Laily Qomariyah ◽  
Akhmad Fauzi

Salah satu upaya peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilakukan melalui proses pembelajaran yang aktif dan kreatif semisal menggunakan strategi Student Fasilitator and Explaining (SFE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dan mengetahui pengaruh strategi SFE dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar peserta didik pada tema 8 subtema 3 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Pembelajaran dengan startegi SFE ini dilakukan secara online mengingat sekolah belum melakukan tatap muka di masa pandemi ini. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, penilaian keterlaksanaan pembelajaran, dan berupa instrumen soal Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata observasi  sebesar 86,66 termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan meningkat dari 14,3% menjadi 85,7% setelah pembelajaran dengan strategi SFE. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan strategi SFE dalam pembelajaran daring pada tema 8 subtema 3 terlaksana dengan sangat baik berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV di MI Darussalam Pacet.


2021 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 519
Author(s):  
Nurdin Muhamad ◽  
Herdian Ricky

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran bahwa pendukung pembelajaran secanggih apapun dan sebaik apapun tanpa didukung oleh lingkungan belajar siswa (teman sejawat, guru, orangtua) yang mengarahkan mereka belajar dengan bagus maka hasilnya tidak akan maksimal. Motivasi merupakan kunci keberhasilan proses pembelajaran, karena sejatinya dapat menunmbuh kembangkan nilai-nilai positif yang dibutuhkannya dalam mempelajari pelajaran secara daring khususnya pada mata pelajaran matematika. Adapun siswa SD/MI membutuhkan dorongan dan rangsangan untuk memunculkan keinginan dalam belajar, salah satunya yaitu belajar bersama teman-temannya dengan batasan prokes dari pemerintah. Dengan dasar tersebut kami mencoba menerapkan pola pembelajaran dengan metode kerja kelompok. Untuk metode kami menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, dimana hasinya dapat mengungkapkan dan memecahkan permasalahan yaitu dengan menggambarkan dan memaparkan data sesuai dengan data hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa motivasi belajar pada pelajaran matematika dapat dipengaruhi oleh metode pembelajaran kerja kelompok, dengan tingkat hubungan 0,726 kategori kuat. Adapun besar pengaruh yang didapatkan adalah sebesar 52,71% sedangkan sisanya sebesar 47,29% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Hal tersebut menggambarkan bahwa meskipun belajar dimasa pandemi yang mengharuskan belajar dirumah, kami mencoba membimbing siswa dengan jumlah kelompok kecil (4-5 orang), hasilnya rataan kehadiran, pengumpulan tugas serta keaktifan dalam bertanya pun meningkat. 


2021 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 484
Author(s):  
H. Yufi Mohammad Nasrullah ◽  
Yasya Fauza Wakila ◽  
Nurul Fatonah

Pada masa dimana pendidikan sudah menyebar luas ke seluruh pelosok negeri, ternyata masih banyak peserta didik yang memiliki karakter kurang baik sehingga mencerminkan bahwa  tujuan dari pendidikan belum sepenuhnya berhasil tercapai terutama dalam menanamkan karakter mulia pada peserta didik. Dari kejadian tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peneguhan karakter Islami peserta didik melalui rukun iman dengan menggunakan 3P (Pemahaman Pengamalan Pembiasaan) di SMP Muhammadiyah Cilawu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini bahwa penggunaan dan penerapan metode 3P (Pemahaman Pengamalan Pembiasaan) dalam rukun iman, untuk meneguhkan karakter peserta didik efektif diterapkan karena segala sesuatu hal harus melalui pemahaman terlebih dahulu, sehingga dengan adanya paham maka akan timbul sebuah pemikiran dan keyakinan yang menjadikan  karakter seorang peserta didik itu baik layaknya sebagai orang yang beriman pada Allah SWT. Setelah dipahami, rukun iman tersebut diamalkan serta dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.


2021 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 474
Author(s):  
Nurul Fatonah

Dana mempunyai peranan yang sangat penting terhadap proses pembelajaran karena merupakan salah satu faktor yang menunjang mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manfaat dana BOS terhadap mutu proses pembelajaran. Penelitian berlokasi di SDIT Assalam Garut Kota mengingat aktualisasi permasalahan yang diteliti serta ketersediaan pihak sekolah dalam mendukung kelancaran penelitian. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif inverensial yaitu menggambarkan kondisi sebenarnya dengan statistika sebagai alat ukur dalam pengujiannya. Dengan pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi pustaka dan angket Analisis data dilaksanakan dengan cara mengidentifikasi data yang tersusun dalam tabel berdasarkan klasifikasi masalah dan penafsiran tabel – tabel dengan menggunakan skala interval. Dan selanjutnya untuk menghitung nilai korelasi dengan menggunakan rank spearman. Adapun jumlah respondennya yaitu 22 orang yang merupakan pendidik yang sedang mengajar. Hasil yang diperoleh diambil kesimpulan bahwa terdapat korelasi atas pengaruh kontribusi manfaat dana bantuan operasional sekolah (Variabel X) terhadap mutu proses pembelajaran (Variabel Y) dengan nilai korelasi sebesar 0,52. Angka ini termasuk kedalam kriterai cukup kuat. Dengan demikian manfaat dana BOS memberikan pengaruh cukup kuat terhadap mutu proses pembelajaran. Adapun besarnya kontribusi pengaruh kontribusi manfaat dana BOS terhadap mutu proses pembelajaran sebesar 27%. Sedangkan sisanya sebesar 73% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti.


2021 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 444
Author(s):  
Abdul Latip ◽  
Azis Faisal

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa kajian literatur pada hasil penelitian mengenai media pembelajaran IPA berbasis komputer yang digunakan untuk menigkatkan literasi sains siswa. Literatur review dilakukan pada 10 artikel yang dipublikasikan pada berbagai jurnal dari tahun 2015 sampai 2020. Literatur review dilakukan dengan 4 langkah yaitu melakukan pencarian dan penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditentukan, melakukan analisis dan sintesis literatur, dan melakukan organisasi tulisan. Hasil kajian pustaka dan analisisnya menunjukkan bahwa: 1) bentuk media pembelajaran berbasis komputer yang digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan literasi sains terdiri dari berbagai bentuk, yaitu multimedia pembelajaran, interaktif E-book, E-modul, video animasi, dan media berbasis android. 2) Penggunaan media berbasis komputer pada pembelajaran IPA memberikan dampak pada peningkatan kemampuan literasi sains siswa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media berbasis komputer dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk media dan memberikan peran dalam meningkatkan literasi sains siswa pada pembelajaran IPA. Kata kunci: media pembelajaran, literasi sains


2021 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 378
Author(s):  
Siti Nurdianti Muhajir ◽  
Putri Rahmali Lestari ◽  
Nenden Sri Rahayu
Keyword(s):  

Masyarakat saat ini berada di era revolusi industri 4.0 yang menitikberatkan pada kolaborasi antara teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Agar masyarakat survie di era ini tentu, saja masyarakat perlu memiliki literate terhadap sains dan maupun teknologi yang merupakan produk sains. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkatan literasi sains mahasiswa calon guru setelah di berikan perlakuan berupa problem solving laboratory pada mata kuliah fisika dasar 2. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukan terdapat perubahan sebaran kategori literasi sains mahasiswa setelah diberikan perlakuan berupa problem solving laboboratory. Kata kunci: literasi sains; mahasiswa;


2021 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 410
Author(s):  
Laili Rahmi ◽  
Ulfa Adilla ◽  
Rina Juliana ◽  
Dedi Yuisman ◽  
Mualimin

Observasi awal yang peneliti lakukan pada sekolah alam muara bungo ini meninggalkan kesan yang sangat menarik. Lingkungan sekolah yang indah dan asri menyatu dalam keramahan, ketertiban dan kecerdasan anak-anaknya. Hal ini tentunya memberi kenyamanan bahkan rasa takjub bagi siapapun yang mengunjungi. Berbagai jenis tanaman menghiasi halaman, pagar, ruangan dan juga sebuah green lab yang mengoleksi berbagai jenis bunga dan tanaman buah-buahan yang dapat menjadi “hadiah” atau oleh-oleh bagi setiap tamu yang datang.  Semua tanaman ini tumbuh dengan indahnya tanpa terlihat rusak atau patah meski berada diantara permainan anak-anak. Hal yang akan menjadi tanda tanya bagaimana anak-anak yang masih berada diusia dini ini telah dapat mengerti untuk menjaga dan menghargai lingkungannya.Peneliti memperhatikan juga bagaimana hubungan sosial anak-anak ini terjalin dengan baik termasuk terhadap anak yang berkebutuhan khusus (ADHD). Guru mendampingi agar tidak terjadinya keributan dan mereka dapat merasa nyaman antara satu sama lainnya. Peneliti juga merasakan keramahan anak-anak ini dan merasa takjub ketika mereka menunjukkan kefasihannya dalam melafalkan hadits-hadits nabi yang menjadi pedoman bagi mereka dalam bersikap atau berperilaku sehari-hari. Berdasarkan hal ini dapatlah diketahui bahwa karakter anak-anak di sekolah alam muara bungo telah terbina dengan baik, tidak hanya pada sikap menjaga lingkungan namun juga menghargai sesama serta meneladani kemuliaan akhlak Rasulullah SAW dengan pemaknaan terhadap hadits-haditsnya.Berdasarkan pemaparan di atas maka akan dilakukan penelitian mengenai “Inovasi Pembelajaran dengan Metode Belajar Bersama Alam (BBA) Guna Membangun Karakter Anak Semenjak Dini pada Sekolah Alam Muara Bungo (SAMO)” Keyword: Inovasi Pembelajaran, Metode BBA, Membamgun Karakter, Sekolah Alam Muara Bungo


2021 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 397
Author(s):  
Jafar Amirudin ◽  
Dena Sri Anugrah ◽  
Siti Sopiah Hamdaniyah ◽  
Muhammad Rijali

Pembinaan akhlak sangat penting dilakukan dalam usaha pencegahan dampak negatif perkembangan zaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perilaku menyimpang dikalangan peserta didik. Kurang efektifnya pembinaan akhlak yang dilakukan keluarga, sekolah maupun masyarakat, longgarnya pegangan terhadap agama merupakan beberapa alasan adanya degradasi akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang memiliki nilai, beradab serta mampu menghadapi berbagai persoalan kehidupan menurut norma yang berlaku. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, orang tua dan peserta didik SMP IT Al Wasi. Sedangkan untuk data sekundernya diperoleh dari studi kepustakaan dengan mengumpulkan, membaca dan mengulas buku-buku yang berkaitan dengan pembinaan akhlak peserta didik. Data dianalisis dengan kualitatif melalui teknik analisis reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan akhlak peserta didik SMP IT Al Wasi terimplementasikan ke dalam program rutinitas yang menjadi keharusan bagi peserta didik melalui metode IDT (Ikhtiar, Doa, Takwa). Konsep ikhtiar sebagai langkah pertama seorang Muslim dalam membina akhlak mulai dari akhlak terhadap manusia sampai akhlak terhadap Allah SWT, kemudian diiringi doa serta takwa terhadap Allah SWT. Namun, peneliti menemukan bahwa penghambat pembinaan akhlak peserta didik SMP IT Al Wasi adalah dari lemahnya pertahanan personal peserta didik dalam mengikuti perkembangan zaman sehingga mudah dipengaruhi oleh teman, dikarenakan kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, latar belakang keluarga yang kurang harmonis (broken home) dan ekonomi lemah, ketidaklancaran dana pendidikan serta kurangnya masyarakat sekitar dalam membantu kelancaran proses pendidikan. Kata Kunci: Pembinaan Akhlak, Peserta Didik, Metode IDT


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document