Jurnal Manajemen dan Budaya
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

10
(FIVE YEARS 10)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

2774-6704

2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 65-84
Author(s):  
Muhammad Makki

Peneltian ini fokus mengkaji sejarah kepemimpinan Kharismatik, model kepemimpinan, dan model manajerial/manajemen ketenagan SDM oleh Tuanguru di pondok pesantren Kabupaten Lombok Timur NTB, fokus ini  bertujuan untuk: menemukan model kepemimpinan dan manajemen ketenagaan SDM yang tepat diterapkan di pondok pesantren. Kerangka teori yang digunakan teori tentang hirarki kepemimpinan, teori kepemimpinan spiritual, kepemimpinan manajerial. Untuk menganalisis fokus masalah, digunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menemukan: (a) berdirinya pondok pesantren dibangun dengan modal kepercayaan dan kharismatik, spiritualitas Tuanguru(b) Model kepemimpinan di pondok pesantren, model kepemimpinan yang kolektif-demokratis.  (c)  manajemen SDM dilakukan dengan memperhatikan latar belakang pendidikan, kompetensi dan rasio kebutuhan pengembangan pondok Pesantren


2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 44-54
Author(s):  
Lina Mardiana ◽  
Rahmayatul Pani ◽  
Eli Ermawati ◽  
Riskawati Riskawati

Artikel ini mengkaji tentang komparasi keaktifan mahasiswa dalam pembelajara daring dengan pembelajaran luring di stai darul kamal nw kembang kerang lombok timur. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui terkait apa saja perbandingan pada proses pembelajaran daring dan luring. Seperti yang kita ketahui bahwa, ada dua sistem pembelajaran yang diterapkan saat ini yaitu sistem daring (dalam jaringan) dan sistem luring (luar jaringan). Kedua sistem pembelajaran ini memiliki letak persamaan maupun perbedaan dan juga letak kelebihan dan kelemahan baik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif untuk mengetahui perbandingan keaktifan mahasiswa dalam pembelajara daring dengan pembelajaran luring. Hasil kajian dan pembahasan menunjukkan bahwa terdapat data yang diperoleh keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran daring dan luring tidak ada perbedaan berdasarkan analasis data bahwa T tabel <t hitung < t tabel maka H1 ditolak dan H0 diterima.


2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 28-43
Author(s):  
Sunardi Sunardi

Kemahasiswaan merupakan bagian unsur terpenting dalam penyelenggaraan pendidikan di STAI Darul Kamal. Mahasiswa sebagai pelanggan primer dapat memberikan warna tersendiri bagi sebuah kampus. Tinggi rendahnya animo calon mahasiswa yang mendaftar dapat dijadikan bagian indikator penting yang memberikan kesan bahwa perguruan tinggi tersebut memiliki nilai dan daya saing. Oleh karena itu, manajemen perencanaan kemahasiswaan perlu dirancang dan diimplementasikan secara baik dan sistematis mulai dari tahap sosialisasi, masa pendaftaran (rekrutmen), tes masuk, hingga pada tahap orientasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang  peneliti gunakan adalah analisis non statistik (statistik deskriptif), karena data yang diperoleh dalam penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga bisa disusun dan langsung ditafsirkan untuk menyusun kesimpulan penelitian berdasarkan masalah-masalah yang dirumuskan sebelumnya melalui pendekatan induktif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa secara umum manajemen perencanaan kemahasiswaan telah dilakukan dengan baik sekalipun belum menunjukkan hasil yang maksimal. Usaha-usaha yang telah dilakukan menunjukkan adanya upaya peningkatan ke arah yang lebih baik.


2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 55-64
Author(s):  
Musabbihin Musabbihin ◽  
Muhammad Yamin ◽  
Muhammad Sadaruddin ◽  
Saupian Sauri
Keyword(s):  

Manusia dalam hal ini adalah mahasiswa/mahasiswi STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang Daya. Membutuhkan bantuan berupa pelaksanaan kegiatan bimbingan yang dilakukan secara berkesinambungan agar dapat memahami dirinya sendiri sehingga dapat bertindak sesuai dengan tuntunan dan keadaan lingkungan dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Dalam dunia kampus mahasiswa dituntut untuk berkopotensi dalam memperoleh prestasi akademik, dimana tolak ukurnya adalah indeks prestasi. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara intensitas bimbingan dengan prestasi akademik mahasiswa. penelitian dilakukan dengan memberikan angket kepada mahasiswa STAI darul kamal yang dijadikan sampel. sampel dipilih dengan teknik random sampling dan diapatkan 30 mahasiswa sebagai sempel penelitian. analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji korelasi. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bimbingan akademik pada mahasiswa dengan nilai IPK.


2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 1-18
Author(s):  
Safinah Safinah

MA Sunan Pandanaran ini merupakan lembaga pendidikan yang sangat dikenal baik di Yogyakarta maupun Luar Yogyakarta. Selain itu, MA Sunan Pandanaran mempunyai beberapa program layanan pendidikan dan kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan. Dengan kemampuan MA Sunan ini menunjukkan bahwa Manajemen Mutu di lembaga pendidikan tersebut dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada Mutu Pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mencoba menganalisis pengelolaan lembaga Pendidikan Islam yang berorientasi pada mutu pendidikan pesantren. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan Observasi (pengamatan), Interview (wawancara), dan Dokumentasi Gabungan ketiganya. Sistem pengendalian mutu MA sunan pandanaran dilakukan melalui Sumber Daya Manusia dengan mengadakan Teaching training center dan ada beberapa kegiatan yang di lakukandalam sistem pengendalian mutu, yaitu: Mengadakan breffing pagi sebelum masuk ke kelas jam pertama, Setiap akhir bulan mengadakan evaluasi kurikulum pembelajaran, Wali kelas, tenaga pendidik, guru mapel melakukan evaluasi sikap dan pengetahuan peserta didik. Sistem evaluasi MA Sunan pandanaran yaitu ada beberapa mekanisme yang dilakukan yaitu dari program monitoring dan evaluasi yang menyangkut: penyusunan rencana monitoring untuk setiap kegiatan, Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan, Menyusun Laporan, Tindak Lanjut Monitoring dan Evaluasi


2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 17-34
Author(s):  
Nur Anwar Hidayat ◽  
Mashun Mashun ◽  
Muhammad Munir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menitik beratkan sumber data informan : Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Staf Tata Usaha dan Guru untuk mengokohkan keabsahan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu : (1) Sudah ada Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang dengan mengirimkan guru untuk mengikuti pelatihan, memnerikan surat tugas dan sertifikat pendidikan (2) Sudah ada Langkah-langkah Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang dengan membimbing, membina, bekerja sama, dan supervisi dalam Upaya Kepala Sekolah dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang (3) sudah ada usaha Kepala Sekolah untuk penyelsaian Kendala-kendala dalam Menunjang Profesionalisme Guru di MTs NW 02 Kembang Kerang.


2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 43-54
Author(s):  
Yuni Yulianti ◽  
Sri Harmonika ◽  
Fizian Yahya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang serta faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan untuk mengungkapkan berbagai gejala yang muncul dari berbagai pola kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain; metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis data deskriptif dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan tentang kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang telah melakukan beberapa upaya, antara lain; a. menanamkan sikap disiplin, b. pembinaan dan supervisi, c. meningkatkan sumber daya dan profesionalisme guru, d. memberikan motivasi, dan e. menyediakan fasilitas yang memadai bagi guru. 2) Faktor pendukung kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang, meliputi; a. hubungan yang harmonis antara kepal madrasah dan guru, b. adanya motivasi yang kuat dari guru, dan c. tingkat pendidikan yang memadai. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat bagi kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MI NW 02 Kembang Kerang meliputi; a. kurangnya sarana dan prasarana belajar, dan b. tempat tinggal guru dan siswa yang jauh dari madrasah.


2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 11-16
Author(s):  
Rian Noviantiani ◽  
Sri Harmonika

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MAN 2 Lombok Timur.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan deskriptif, subyek peneliti kepala sekolah,wakasek kehumasan dan guru-guru bidang study lainnya. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data peneliti ini menggunakan Teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran humas dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan di MAN 2 Lombok Timur di laksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya belum dapat dilakukan secara terstruktur, hal ini dapat dilihat dari beberapa peran humas yaitu: peran humas sebagai komunikator, peran humas sebagai Pembina hubungan, dan peran humas sebagai pembentuk peningkatan mutu sekolah. Media humas yang digunakan MAN 2 Lombok Timur masih dalam bentuk kalimat yang sifatnya informatif saja dan belum adanya unsur persuasive yang terdapat pada brosur MAN 2 Lombok Timur. Kemudian kendala yang dihadapi humas dalam menigkatkan mutu Pendidikan adalah 1. Peran humas belum berfungsi secara maksimal karna pengurus umas mempunyai fungsi ganda yaitu merangkap sebagai guru mata pelajaran. 2. Terbatasnya waktu yang dimiliki pengurus humas yang kadang tidak dapat melayani publik eksternal secara maksimal. 3. Ketidakpuasan publik internal dengan hasil kerja humas . sasaran hubungan masyarakat adalah publik internal yaitu seluruh warga sekolah yang meliputi kepala sekolah, guru, karyawan, siswa-siswi MAN 2 Lombok Timur. Publik eksternal meliputi masyarakat. Upaya humas untuk mengatasi kendala tersebut adalah pembuatan agenda pada setiap pengurus humas dapat menjalankan dengan baik tugas sebagai humas dan peran sebagai guru


2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 1-10
Author(s):  
Nurul Isnaini ◽  
Fizian Yahya ◽  
Muhammad Sabri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI NW 1 Kembang Kerang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dewan guru dan waka sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perencanaan pengadaan sarana dan prasarana dengan melihat kebutuhan yang ada, baik kebutuhan kantor maupun kebutuhan belajar mengajar. (2) Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan oleh semua warga sekolah, baik petugas khusus, kepala sekolah, guru-guru dan murid-murid bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan wajib menjaga sarana dan prasarana yang ada di sekolah. (3) Inventaris sarana dan prasarana kegiatan inventaris dilakukan setiap tahun ajaran baru, untuk pencatatan, pembelian sarana dan prasarana selalu melibatkan waka sarana dan prasarana dan kepala sekolah. (4) Penghapusan sarana dan prasarana melalui tahapan dengan memilih barang yang rusak/tidak layak pakai dan sebelum dihapus dilakukan perbaikan kalau masih bisa diperbaiki akan diperbaiki sebaliknya kalau tidak bisa diperbaiki ditaruh di gudang dan di hapus dari daftar inventaris. (5) Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana meliputi: Perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, inventaris dan penghapusan.


2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 35-42
Author(s):  
Maria Ulfa ◽  
H. Ismail ◽  
Sri Shanti Ariani

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan Sarana dan prasarana Pendidikan, 2) Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan, 3) Inventarisasi Sarana dan Prasarana Pendidikan, 4) Pendistribusian Sarana dan Prasarana Pendidikan, 5) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan, 6) Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penitian ini menunjukan bahwa: 1) Pereancanaan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SDN 03 Kembang Kerang  sudah dikelola dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan sekolah;  2) Pengadaan tentunya  sesuai dengan keputusan dari kepala sekolah; 3) kegiatan  Inventarisasi  dilakukan setiap tahun sekali dan melakukan pengecekan; 4) pendistribusian Sarana dan Prasarana Pendidikan melakukan sejenis tanda tangan sebagai bukti penyaluran barang; 5) Pemeliharaan  Sarana dan Prasarana dilakukan setiap 3 sampai 6 bulan sekali; 7) Penghapusan Sarana dan Prasarana dilakukan dengan cara melihat kondisi barang apabila barang tidak layak pakai akan segera dihapus atau dihilangkan ; 8) Pengevaluasian dilakukan setiap satu semester dan petugas pengevaluasian adalah bagian waka sarana dan prasarana.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document