Jurnal Abdimas Mahakam
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

105
(FIVE YEARS 34)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Widya Gama Mahakam

2549-5755

2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 193-198
Author(s):  
Sri Tanjung Rejeki ◽  
Natiqotul Fatkhiyah ◽  
Yuni Fitriani ◽  
Ika Esti Anggraeni

Negara-negara di dunia sedang menghadapi pandemi COVID-19 termasuk Indonesia. Indonesia dengan jumlah kasus COVID-19  sebanyak  1.455.788  dan 5.034 di Kabupaten Tegal. Pengobatan pasti untuk COVID-19  belum ditemukan. Vaksinasi merupakan salah satu cara yang digunakan pemerintah untuk mencegah COVID-19. Vaksinasi bertujuan untuk mencegah penularan dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanalan tanggal 4 Juni 2021 di Desa Kalisapu Kab. Tegal. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 30 masyarakat yang berusia ditas 18 tahun. Metode yang digunakan yaitu pemberian pendidikan kesehatan dengan booklet sebagai sarana. Hasil dari pengabdian adalah masyarakat sudah mengetahui tentang pentingnya vaksinasi dan bersedia melakukan vaksinasi di pelayanan kesehatan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 205-214
Author(s):  
Henggar Risa Destania ◽  
Achmad Syarifudin

Upaya peningkatan perekonomian masyarakat merupakan salah satu tujuan dari perkembangan dan pertumbuhan industri khususnya dibidang perkebunan. Karet sebagai salah satu komoditi utama mempunyai peranan penting dalam peningkatan perekonomian masyarakat di suatu daerah. Akan tetapi hal tersbut juga mempunyai dampak negatif seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan apabila tidak di rencanakan dengan baik. Limbah karet yang tercipta sebagai sisa dari pengolahan karet mentah perlu adanya penanganan yang baik agar tidak merugikan dan perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin. Pemanfaatan limbah karet sebagai bahan pembuatan conblock dengan tambahan cacah plastik dapat dibuat sebagai campuran (admixture) beton struktur maupun non-struktur. Pemanfaatkan limbah karet (tatal karet) dan tambahan cacah plastik didasarkan pada karateristik limbah bisa dibuat conblock oleh masyarakat dengan campuran 5 % limbah karet sebagai substitusi pasir dan 1%, 2,5%, serta 5% cacah plastik sebagai bahan tambah terhadap berat semen. Pemanfaatan limbah karet ini sangat bermanfaat bagi masyarakat daerah Muara Enim yang merupakan produsen perkebunan karet sebagai bahan dasar pembuatan conblock yang bisa dimanfaatkan sebagai penutup permukaan tanah untuk jalan raya maupun lahan parkir serta tambahan nilai estetika yang ramah lingkungan.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 131-139
Author(s):  
Sukapti Sukapti ◽  
Sri Murlianti

Upaya nyata untuk mengatasi pencemaran air Sungai Karang Mumus (SKM) di Samarinda perlu dukungan dari berbagai kalangan. Program Studi Pembangunan Sosial Unmul telah melakukan kegiatan perawatan SKM sejak tahun 2016 bersama komunitas-komunitas lain, namun belum melibatkan masyarakat sekitar. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan  ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat yang tinggal di kawasan tepian SKM di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda. Secara khusus, tujuan program adalah meningkatkan pengetahuan tentang ekosistem sungai, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam gerakan lingkungan penyelamatan sungai dengan berbasis internet. Intervensi pengetahuan dilakukan dengan mengundang narasumber yakni seorang aktivis gerakan restorasi SKM. Setelah tahap intervensi pengetahuan dan wawasan dilakukan, tahap selanjutnya adalah memberikan pelatihan tentang membuat konten YouTube tentang kegiatan penyelamatan lingkungan alam demi kelangsungan kehidupan. Hasil karya video peserta dapat dilihat di link: https://youtu.be/ZsfopQP3s_0   dan https://youtu.be/JFrSDGPACXI. Video yang diunggah tersebut menggambarkan kegiatan warga dalam membersihkan dan menjaga lingkungan. Dari aktivitas lokal di tingkat RT dan desa dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat yang lebih luas.   Kata Kunci: Kesadaran ekologis, intervensi pengetahuan, konten Youtube,  Sungai Karang Mumus.  


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 167-176
Author(s):  
Prayudhy Yushananta ◽  
Mei Ahyanti ◽  
Sarip Usman ◽  
Bambang Murwanto ◽  
Enro Sujito

Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan yang penting, karena menyumbang sekitar 4.800 kematian anak-anak balita di seluruh dunia. Dengan incidence 11%, diare menjadi penyebab kematian kedua pada anak balita di Indonesia. Pencegahan dan pengendalian diare utamanya melalui intervensi air minum dan jamban sehat. Pengabdian masyarakat bertujuan melakukan perubahan perilaku BABS, dengan empat tahap: membangun kesepahaman, persamaan persepsi, penyuluhan, dan pendampingan rumah tangga sasaran. Pada akhir tahapan, dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan, hambatan, dan rencana tindak lanjut. Dikembangkan juga konsep ”berbagi peran” terhadap seluruh mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian masyarakat menghasilkan jamban sehat sebanyak 16 buah, dan diakses 21 rumah tangga. Hasil ini menandakan bahwa seluruh rumah tangga di Kelurahan Segala Mider telah terakses jamban sehat. Penerapan konsep “berbagi peran” mampu menghasilkan luaran sesuai target, membentuk sistem kerja gotong royong pada penerima manfaat, dan perbaikan tata nilai. Diperlukan komitmen bersama dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat, dan pelibatan pihak-pihak lain secara luas


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 140-147
Author(s):  
Bobby Halim ◽  
Yosef Yulius
Keyword(s):  

Kegiatan pelatihan Motion Graphic di SMK Negeri 2 Banyuasin merupakan respon dari pihak terkait. Di tengah kondisi pandemi ini, industri kreatif terus digalakan oleh pemerintah Indonesia. Bidang Multimedia memiliki kesempatan tersendiri saat ini, dikarenakan pandemi yang menyerang Indonesia berakibat perubahan gaya hidup masyarakatnya. Akibat pandemi,masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu dengan daring/online karena melalui daring masyarakat masih dapat beraktivitas sehari-hari,dari bekerja, belajar (sekolah) hingga menikmati hiburan. Maka dari itu Multimedia berperan penting dalam gaya hidup saat pandemi ini. Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang, berkomitmen untuk selalu berusaha melakukan pengabdian terhadap masyarakat secara terus menerus sebagai wujud kepedulian insan akademik terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indo Global madiri (UIGM ) Palembang bermaksud menjalin kemitraan dengan SMK Negeri 2 Banyuasin dengan skema pengabdian internal, yaitu 1) Memberikan wawasan mengenai Motion Graphic dan pengetahuan mengenai perkembangan industri kreatif. 2) Memberikan keterampilan Motion Graphic bambu terhadap peserta pelatihan. 3) Memberikan pengetahuan dan wawasan dalam pembuatan Motion Graphic. 4) Meningkatkan keterampilan bagi peserta yang sudah memiliki basic dasar dalam multimedia. 5) 5. Memberikan motivasi dan kiat-kiat kepada peserta agar dapat menjadi desainer yang mandiri dan mampu memproduksi Motion Graphic secara berkala.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 261-268
Author(s):  
Muhammad Najeri Syahrin ◽  
Naufal Azmi Verdikha ◽  
Taghfirul Azhima Yoga Siswa

Pemerintahan Kantor Kelurahan Sidodadi telah menerapkan sistem layanan (service) namun sistem masih dijalankan secara manual dan belum terintegrasi dalam melayani berbagai kebutuhan masyarakat akan administrasi kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya. Kelemahan sistem tersebut, masyarakat tidak dapat dilayani maksimal dalam kurun waktu 24 jam. Hal ini dikarenakan untuk mengakses layanan tersebut warga tersebut harus datang langsung ke kantor kelurahan, sementara jam kerja Kantor Kelurahan hanya 5 hari dan terbatas jam operasionalnya dalam kondisi pandemi Covid 19. Solusi penerapan sistem e-government service ini juga diharapkan mampu mendorong optimasi kinerja pegawai, meningkatkan kualitas pelayanan serta meningkatkan kepuasan masyarakat akan akses pelayanan publik di sektor pemerintahan. Kegiatan dan metode pelaksanaan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Metode ini terdiri dari 5 Tahapan yakni Tahapan Perencanaan, Tahapan Analisis, Tahapan Perancangan, Tahapan Implementasi, dan Tahapan Perawatan. Tahapan Perencanaan terdiri dari kegiatan-kegiatan yang menghasilkan penyeleksian prioritas permasalahan mitra (e-government service) serta rencana-rencana yang disusun untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tahapan Perencanaan telah berjalan seiring dengan pembuatan dokumen. Tahapan Analisis terdiri dari kegiatan-kegiatan yang berfungsi untuk mengumpulkan informasi semaksimal mungkin terkait permasalahan mitra. Kegiatan-kegiatan di Tahapan Analisis dilakukan pada bulan pertama dan kedua. Tahapan Perancangan terdiri dari kegiatan-kegiatan untuk membuat rancangan-rancangan yang diimplementasikan di sistem dan dilaksanakan selama 3 bulan. Tahapan Implementasi membutuhkan waktu yang paling lama yakni 5 bulan. Kegiatan-kegiatan di Tahapan Implementasi terdiri dari pembuatan program (e-government service) untuk sistem hingga pelatihan serta pendukungan pengguna dan mitra. Tahapan Perawatan dilakukan pada saat sistem sudah berjalan yang terdiri dari kegiatan pengawasan dan evaluasi yang dibantu oleh mahasiswa sehingga keberlanjutan kegiatan dapat dioptimalkan.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 215-228
Author(s):  
Ardi Novra ◽  
Bagus Pramusintho ◽  
Indra Sulaksana ◽  
Abdul Latif ◽  
Suhessy Syarief

Program PSR adalah upaya pengembangan perkebunan dengan melakukan penggantian tanaman tua/tidak produktif dengan tanaman baru, baik secara keseluruhan maupun secara bertahap serta memiliki dampak negatif bagi RTP berupa kehilangan pendapatan sementara (temporary loss income/TLS) Tujuan utama kegiatan adalah memanfaatkan kondisi lingkungan mikro untuk budidaya jamur sela tanaman sawit tua berbasis sumberdaya lokal yang memiliki fungsi ekonomi, pendidikan dan wisata dalam rangka diversifikasi sumber pendapatan Kegiatan abdimas selama 6 (enam) bulan bermitra dengan Poktan KTM Dataran Kempas dengan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dimana proses pemberdayaan ditekankan pada keterlibatan sasaran pada keseluruhan kegiatan yang diimplementasikan melalui aksi kolektif (collective action). Hasil pelaksnaan kegiatan menunjukkan bahwa pengembangan usaha berbasis jamur disambut baik oleh rumah tangga sebagai sumber pendapatan alternatif dalam menghadapi kehilangan pendapatan selama proses peremajaan sawit rakyat. Pengembangan dilakukan secara terpadu dari sektor hulu (industri baglog), budidaya (kumbung jamur) sampai pada pengolahan hasil (pasca panen) dengan berbasis pada potensi sumberdaya lokal.  Pengelolaan usaha dilakukan secara kolektif atas nama kelompok tetapi dalam operasionalnya langsung oleh rumah tangga dengan komposisi yang berimbang antara ketiga sektor yaitu beberapa kelompok usaha baglog, mayoritas disektor budidaya dan dilengkapi 1 atau 2 unit usaha pengolahan hasil. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diambil simpulan bahwa untuk optimalisasi rantai nilai maka pengembangan usaha berbasis jamur dilakukan dengan pendekatan terspersialisasi antara usaha baglog, budidaya dan industri pengolahan.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 148-153
Author(s):  
Aryo Fadlian ◽  
R. Bagus Irawan ◽  
Hana Faridah
Keyword(s):  

Pada saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami pandemi COVID-19. Sehingga mengakibatkan banyak sektor yang mengalami hambatan termasuk salah satunya adalah peran Pengadilan Negeri dalam mengadili perkara. Banyaknya perkara yang harus diadili, memaksa Pengadilan Negeri untuk terus menjalankan Tugas, Pokok, dan Fungsinya dalam mengadili perkara yang diajukan. Banyak sekali aspek-aspek dalam Pengadilan Negeri yang belum diketahui oleh masyarakat luas sehingga perlu pengedukasian lebih lanjut mengenai peran Pengadilan Negeri. Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara Dan Persidangan Di Pengadilan Secara Elektronik, menjelaskan mengenai pengadilan menggunakan sistem E-Court dalam memeriksa dan mengadili perkara di Pengadilan Negeri. Dalam momentum pandemi COVID-19 seperti inilah pemanfaatan E-Court dimaksimalkan karena guna mengurangi interaksi di ruang sidang sehingga secara tidak langsung mengurangi kontak antar manusia sekaligus meminimalisasi potensi penyebaran virus corona. Banyak sekali aspek-aspek dalam E-Court yang belum diketahui oleh masyarakat luas sehingga perlu pengedukasian lebih lanjut mengenai kinerja E-Court ini. Karena mengingat  program E-Court ini bermanfaat untuk mendukung kegiatan social distancing sehingga hal ini menjadi penting dan menarik untuk dibahas dalam momentum pandemik COVID-19. Selain melakukan Seminar Nasional melalui via online sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN Legalaid melakukan pendampingan langsung di Pengadilan Negeri Karawang sekaligus meneliti perubahan-perubahan bagian-bagian lain di unit kerja Pengadilan Negeri Karawang semenjak era Covid 19. Dalam era yang baru seluruh kantor pemerintah termasuk Pengadilan Negeri ada perubahan dalam pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut ada perubahan pada metode pelayanannya yaitu dari metode konvensional berubah kepada metode daring, beberapa hal yang dilakukan dalam pengadilan dengan Metode daring adalah pendaftaran perkara, persidangan(perkara perdata), pelayanan bantuan hukum, pemberkasan dilakukan semi daring


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 229-235
Author(s):  
Rini Ernawati ◽  
Marjan Wahyuni

Abstrak Sekolah Dasar  merupakan tempat pembelajaran anak usia 6 hingga 12 tahun. Anak anak lebih banyak menghabiskan waktunya di sekolah terutama SDIT ( sekolah dasar Islam Terpadu ). Sekolah selain sebagai tempat belajar juga  bisa menjadi lingkungan yang rawan akan penularan penyakit, jika tidak dikelola dengan baik. Penyakit yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar ialah diare 5 1,64 %, cacingan 47,71 % dan radang tenggorokan 45,98%   ( Dinkes, 2016) . Penyakit tersebut sangat berhubungan  dengan perilaku hidup sehat , oleh karena itu kesehatan anak sekolah dapat ditingkatkan  melalui pendekatan Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ). Siswa merupakan sumber daya manusia di sekolah yang bisa diberdayakan dalam rangka pemeliharan kesehatan siswa di sekolah, maka perlu dilakukan peningkatan kemampuan siswa  melalui kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Usaha Kesehatan Sekolah dan hal yang berkaitan dengan kegiatan – kegiatannya. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 3,4 dan 5 ,  hal ini ditetapkan karena siswa usia tersebut sudah dapat memahami pengetahuan dengan baik dan sudah bisa mandiri serta mampu bertanggung jawab, sedangkan  kelas 6 tidak diambil karena akan menghadapi ujian akhir. Kegiatan penyuluhan di laksanakan pada tanggal 22 September 2019. Kegiatan diikuti oleh 25 siswa dengan 2 orang  guru pendamping  dari SD Muhammadiyah 4 Samarinda dan  2 orang narasumber  dosen dari Universitas Muhammadiyah kalimanan Timur (UMKT).  Didapatkan hasil dari kegiatan penyuluhan bahwa siswa sudah memahami tentang UKS dan tanggung jawab sebagai petugas UKS. Kata kunci : Penyuluhan, guru, siswa, UKS


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 183-192
Author(s):  
Hanita Hanita ◽  
Sulau Lugi

Metode pembelajaran merupakan cara yang dapat di pilih untuk menyesuaikan bagaimana pelaksanaan pembelajaran akan dicapai. Ada berbagai jenis model pembelajaran, namun di masa pendemi ini dari pemerintah telah memberikan aturan bahwa selama pendemi sesemua aktivitas dilakukan dan dilaksanakan dirumah masing-masing salah satunya adalah proses belajar mengajar. Dalam pengajaran ada istilah metode pengajaran dimana metode ini digunakan untuk cara menyampaikan isi dari pembelajaran. Metode pembelajaran dapat membantu para guru untuk dapat melasanakan tugas mengajar dan mengatasi masalah belajar peserta didik. Model pembelajaran dapat dipahami sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Semala pendemi tidak menjadi alasan proses belajar mengajar berhenti. Namun kebijakan pemerintah telah menngarahkan semua pelaksanaan pembelajaran secara online. Maka model pembelajarn diarahkan ke pembelajaran daring (digital). Hasil dari pertanyaan pertama tanggapan yang paling dominan yaitu ; a) Pembelajaran daring saat ini masih sulit untuk dilakukan karena ada beberapa yang belum terbiasa, dan belum mengetahui bagaimana menggunakan teknologi dan lainnya, b) Dalam pembelajaran daring kurang maksimal dalam menyampaikan materi pembelajaran dan setiap orang tua dan anak mempunyai kendala yang berbeda, c) Pembelajaran daring yang dilakukan selama pandemi memang lebih efektif tapi kendalanya interaksi yang dilakukan tetap tidak sama seperti tatap muka secara langsung yang biasanya kita lakukan. Hasil pembelajaran daring (digital) yang wajid dilakukan oleh para pendidik sekitar 76,2 % setuju dan 23,8 % tidak setuju. Pembelajaran Digital mempermudah menyalurkan komunikasi dan menerima Informasi terkait tentang proses belajar dan pembelajaran Dari hasil diatas sekitar 90,5 % menyatakan bahwa pembelajaran digital mempermudah dalam berkomunikasi dan menerima informasi dalam proses belajar dan pembelajaran terutama di era Pandemi Covid-19.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document