atc tower
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

11
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

2
(FIVE YEARS 0)

2020 ◽  
Author(s):  
Hanafi Ashad ◽  
Lambang Basri Said ◽  
Umurtullah Dini Hardi
Keyword(s):  

Permasalahan utama pelaksanaan suatu proyek kostruksi adalah tidak adanya kesesuaian antara biaya, mutu dan waktu.pelaksanaan proyek. Penjadwalan dan pengendalian adalah langkah penting untuk dilakukan agar tujuan pelaksanaan proyek dengan sumberdaya terbatas ini dapat dicapai. Earned Value adalah suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan jadwal proyek secara terpadu. Metode ini memberikan informasi status kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya yang dibutuhkan dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kinerja saat pelaporan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penerapan EVA dalam memperkirakan waktu akhir tahapan penyelesaian proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ini adalah deskriptif kualitatif dengan durasi pengerjaan proyek selama 32 minggu. Studi ini mengkaji, waktu penyelesaian proyek tidak sesuai dengan rencana awal jadwal proyek, pada Minggu ke - 1 hingga minggu ke - 7 menunjukkan bahwa nilai PV dan EV sejajar, lalu minggu ke - 8 sampai minggu ke – 10 nilai PV lebih besar daripada EV, kemudian Minggu ke - 11 hingga minggu ke - 23 grafik EV lebih tinggi dari PV, lalu untuk minggu ke - 24 hingga minggu ke - 30 nilai PV lebih besar daripada EV dan nilai pekerjaan pada Minggu ke – 31 sampai 32 terhitumg sudah selesai 100%. Prakiraan waktu penyelesaian proyek apabila menggunakan perhitungan komulatif, berdasar minggu ke - 7 adalah 222.63 hari, sedangkan waktu rencana adalah 224 hari. Hal ini menunjukkan bahwa waktu penyelesaian lebih cepat 1.37 hari dari yang direncanakan. Sedangkan apabila kita menggunakan perhitungan tiap minggu, Prakiraan waktu penyelesaian proyek berdasar minggu ke - 7 adalah 239,36 hari, sehingga proyek mengalami keterlambatan – 15,36 hari.


2019 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 11-15
Author(s):  
Budiyanto Ahaliki ◽  
Ismail Mohidin ◽  
Ibrahim Naki
Keyword(s):  

Abstrak- Keberadaan transportasi udara seperti pesawat saat ini telah menjadi hal penting dalam memajukan berbagai aspek kehidupan Masyrakat seperti perdagangan, pendidikan, pemerintahan, industri dan sosial. Untuk mencapai perjalanan yang aman maka pihak Bandar Udara dan Airnav berupaya memperhatikan keselamatan, ketentraman dan kenyamanan dalam lalulintas udara. Airnav adalah perusahaan umum lembaga penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan Indonesia (PPNPI) yang terseber dibeberapa wiliyah penyelenggara lalulintas udara Indonesia, salah satunya adalah Airnav Gorontalo yang dalam perkembanganya telah menggunakan teknologi komputer untuk menunjang informasi, kinerja dan kegiantannya. Namun masih terdapat beberapa hal penting lainya yang belum teintegrasi dengan sistem komputer, salah satunya adalah pengelolaan dan penyimpanan data Air Traffic Movement Gorontalo yang menjadi dokumen utama untuk melihat pergerakan pesawat yang beroperasi di wilayah Gorontalo. Untuk itu dibangunlah sistem aplikasi yang terintegrasi untuk pengelolaan, penyimpanan dan penyajian informasi Air Traffic Movement dilingkungan Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo. Aplikasi Air Traffic Movement Gorontalo ini berbasis web yang dibangun menggunakan pemrograman PHP dan Jquery dengan desain menggunakan CSS dan HTML sedangkan untuk database menggunakan MySQL, dirancang untuk menghubungkan Airnav, ATC/Tower, Tata Usaha dan Seksi Teknik dan Operasi Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo dengan hak akses dan level user yang berbeda. Airnav dan ATC memiliki hak akses untuk dapat mengelola data Air Traffic Movement Gorontalo dengan level user sebagai admin dan operator, sedangkan Tata Usaha dan seksi Teknik dan Operasi memiliki hak akses untuk mengelolah laporan perperiode dengan level user sebagai pengguna. Dengan adanya aplikasi Air Traffic Movement Gorontalo pengelolaan dan penyimpanan data pergerakan pesawat diwilayah Gorontalo lebih efisien dengan dukungan sistem basisdata dan integrasi sistem komputer khusunya dilingkungan penyelenggara penerbangan di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo. Kata Kunci: Transportasi udara, Penerbangan, Bandara, Air, Traffic, Movement, Airnav, ATC, PHP, Jquery, CSS, HTML, MySQL


2018 ◽  
Vol 21 (5) ◽  
pp. 23-32
Author(s):  
M. V. Kulakov ◽  
I. A. Chekhov

Due to the constantly increasing intensity of the air traffic flow, the capacity of a particular sector of airspace reaches its predetermined value. More than 60% of all air traffic of the Russian Federation falls on the Moscow airspace and its intensity is constantly growing. The effective organization of air traffic in an aviation hub control area depends on the ability of air traffic controllers to correctly align the order of arrival and departure of aircraft with the existing traffic intensity, prohibitions and restrictions, meteorological conditions and other factors. This article considers the problematic aspects of the coordination between ATC units, leading to delays in departing and approaching aircraft, affecting the safety, efficiency and regularity of air traffic. The rules of coordination between adjacent ATC sectors, providing aerodrome dispatching service in the Russian Federation are described. The description of the coordination process between the Ostafievo Airport ATCs and the controllers of adjacent dispatch centers is given. These adjacent ATCs are the following: the Vnukovo-Radar, the Domodedovo-Radar, the FIS Vnukovo-1 and the FIS Vnukovo-2, also the ATC Tower of the state aviation. The analysis of the existing technology of ATC coordination in one aviation hub is carried out. Recommendations for improving the effectiveness of the coordination system between ATC units are presented.


2018 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
pp. 205-217 ◽  
Author(s):  
Maik Friedrich ◽  
Maresa Biermann ◽  
Patrick Gontar ◽  
Marcus Biella ◽  
Klaus Bengler

2016 ◽  
Vol 4 (20) ◽  
pp. 16
Author(s):  
Pavel Černý ◽  
Matěj Nesvadba ◽  
Stanislav Pleninger

This article describes the Electronic Flight Strip System used at Václav Havel Airport Prague and presents the results of an analysis of the clearance input from ATCOs. The outcomes indicate that various clearances are frequently issued together in a common time frame, usually depending on the traffic flow structure. The focus then moves towards the implementation of the TAXI milestone into the Start-Up Manager. The used statistic methods indicate that the amount of TTOT recalculations after AOBT decreases, but not significantly. However, the accuracy of TTOT after TAXI clearance is considerably better. The mean and most common deviation of ATOT from TTOT after the implementation of TAXI milestone is -1 minute. The results are challenged and confirmed by a further analysis of the TTOT-ATOT difference regarding individual stand/RWY pairs. The results may be used to adjust the assumed taxi times.


Author(s):  
Wenzhe Ding ◽  
Jasenka Rakas

This research investigates how lightning strike–induced outages of airport infrastructure and facilities affect airport performance from an economic perspective, using Baltimore (Maryland)–Washington (D.C.) Thurgood Marshall International (BWI) Airport as a case study. On September 12, 2013, lightning struck within 300 m of the air traffic control (ATC) tower at BWI, causing injury and ATC tower and airport closures. The study findings reveal that the economic losses of the outage-related delays from that single event were almost five times higher than the ATC tower refurbishment that was planned, but unimplemented, in support of lightning protection, grounding, bonding, and shielding (LPGBS). The aim of this research is to support FAA's mission to better understand and quantify consequences of lightning strike–induced outages on airport performance. The research methodology and results can assist FAA in making sound decisions in support of LPGBS, and thereby help protect the National Airspace System infrastructure from lightning strikes and extreme weather and related delays.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document