leadership language
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

12
(FIVE YEARS 3)

H-INDEX

3
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Author(s):  
Bayu Purbha Sakti

Indonesia belum sepenuhnya siap menanggapi seluruh perubahan era society 5.0. Pengguna era society 5.0 dan era industri 4.0 dapat mempermasalahkan dan menuntut konektivitas internet di segala hal. Guru yang bekerja di zaman sekarang harus bisa dan ahli dalam menggunakan komputer yang berbasis internet. Guru yang bekerja di zaman sekarang harus bisa dan ahli dalam mempublikasikan hasil penelitiannya di dunia maya terutama di jurnal online. Guru diharapkan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas pembelajaran. Pengguna era society 5.0 akan menyelesaikan berbagai masalah dengan berbagai teknologi yang ditawarkan. Manusia yang unggul di era society 5.0 harus memiliki 4 kompetensi yaitu kepemimpinan, ketrampilan berbahasa, literasi teknologi informasi, dan ketrampilan menulis. Blended learning merupakan kombinasi antara sistem pembelajaran secara tatap muka dan secara online. Modul materi kuliah blended learning dapat diunduh dan video penjelasan dosen juga bisa ditonton. Era society 5.0 merupakan konsep era yang difokuskan pada peran manusia sebagai sumber daya melaksanakan era industri 4.0. Era society 5.0 akan menyelesaikan berbagai masalah dengan berbagai teknologi yang ditawarkan. Manusia yang unggul di era society 5.0 harus memiliki 4 kompetensi yaitu Leadership, Language skills, IT Literacy, dan Writing skills. Program blended learning merupakan kombinasi antara sistem pembelajaran secara tatap muka dan secara online. Peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar secara online dengan materi kuliah yang telah disediakan. Salah satu contoh dari penerapan blended learning yaitu eportfolio. Eportfolio diciptakan dengan potensi untuk mendukung siswa untuk membuat koneksi antara pembelajaran dengan tugas penilaian. Peserta didik menggunakan pemikiran merefleksikan pengetahuan masa lampau untuk mengembangkan area ujian di masa depan. Peserta didik melakukan bentuk penilaian diri, meninjau, dan menilai setiap bukti dari kegiatan pembelajaran dengan menggunakan aplikasi eportfolio. Penggunaan eportfolio membuat dosen dapat mengunggah catatan dan tugas ke mahasiswa secara online. Konten ePortfolio harus mendukung pengembangan, pembelajaran, penilaian, dan pemasaran yang berkaitan dengan mahasiswa.


Author(s):  
Ariza Abdullah ◽  
Mohd. Azidan Abdul Jabar ◽  
Nik Farhan Mustapha ◽  
Pabiyah Toklubok@Hajimaming

A family unit needs a good leader to produce quality human resources and better experiences in relationships. A critical analysis in the discourse of the Prophet should be undertaken to discover his showmanship of a great leader in the family. The analysis of hadith discourse in the critical perspective of the language of the Prophet Muhammad’s (PBUH) marriage life is still less given attention rather than general analysis of the prophet’s leadership. The purpose of the study is to identify leadership language practices through textual narration and thus, interpret hadith discourse through discursive study to explain the practices. Eleven hadith related by Aisya R.A was selected to show the leadership language during their marriage. An analysis is conducted using Fairclough’s three-dimensional model in critical discourse analysis. The method links between linguistics characters and social practice through discourse practices. Findings discover seven forms of languages being practiced by the Prophet to sustain the marriage and bring happiness to all his wives. The Prophet Mohammad (PBUH) was found to use different practices of language according to the context of the situation. Seven practices identified are negational language, assertive language, request language, nonverbal language, figurative language, expressive language and negation, and declarative language. This study is an effective example of the community to build a stronger domestic institution.


2017 ◽  
pp. 95-116
Author(s):  
Diana Hargrove ◽  
Phyllis A. Duncan ◽  
Mark T. Green ◽  
Charles Salter ◽  
John M. Trayhan

2013 ◽  
Vol 19 (1) ◽  
pp. 38-39
Author(s):  
Michael J. Smith

SummaryThe case for better medical ‘leadership’ should be grounded in professional values and the need to deliver quality services for patients. But emerging ‘leadership language’ suggests that new ‘talent’ in management are in fact influenced by commercial imperatives. The profession needs to monitor such trends with care.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document