accelerated instruction
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

41
(FIVE YEARS 4)

H-INDEX

4
(FIVE YEARS 0)

2022 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 51-61
Author(s):  
Akmal Akmal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan metode kooperatif tipe TAI yang dikenakan pada siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Dompu Semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 terhadap: 1) aktivitas siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris, 2) prestasi belajar Bahasa Inggris dan 3) tanggapan siswa terhadap penerapan metode kooperatif tipe TAI. Untuk mencapai tujuan tersebut, diimplementasikan metode kooperatif tipe TAI terhadap siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Dompu Semester Ganjil tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri atas 32 orang. Data dikumpulkan menggunakan 1) lembar observasi, 2) tes prestasi belajar dan 3) angket. Selanjutnya data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 11,16 (cukup aktif) dan pada siklus II mencapai 16,38 (aktif), 2) terjadi peningkatan prestasi belajar siswa yaitu pada siklus I dengan nilai rata-rata kelas sebesar 67,88 dan pada siklus II menjadi 74,69, daya serap meningkat dari siklus I sebesar 67,88% menjadi 74,69% pada siklus II dan persentase ketuntasan  meningkat dari siklus I sebesar 81,25% menjadi 90,63% pada siklus II dan 3) tanggapan siswa terhadap metode pembelajaran kooperatif tipe STAD sebesar 38,78 tergolong positif.


2021 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 321-329
Author(s):  
Nurpesti Nurpesti

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dan peningkatannya terhadap hasil belajar siswa materi pokok keliling dan luas bangun datar di kelas IV SD Negeri 200304 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 200304 Padangsidimpuan yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: hasil belajar siswa melalui model pembelajaran TAI di kelas IV SD Negeri 200304 Padangsidimpuan meningkat dibuktikan pada siklus I memperoleh persentase sebesar 54%, pada siklus II 83%, dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 29%. Kinerja guru melalui model pembelajaran TAI di kelas IV SD Negeri 200304 Padangsidimpuan meningkat dapat dilihat pada persentase observasi responden guru pada siklus I sebesar 67,50% kategori “Cukup” dan siklus II 82,50% kategori “Baik”, dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 15,0%. Aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran TAI dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 48,49% yang mana persentase observasi aktivitas siswa pada siklus I sebesar 67,19% kategori “Cukup” dan siklus II 81,25% kategori “Baik”, dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 14,06%.


2020 ◽  
Vol 9 (3) ◽  
pp. 121
Author(s):  
Susi Hidayanti

Learning problems found that many students lack motivation to learn, less creative and the low frequency of practice exercises and understanding the material. In this study to improve the understanding of the Living Organizational System Organizational System through the Model Accelerated Instruction Model for Class VII students E. The stages of planning and action carried out by the model teacher, the observation stage is carried out by other teachers, and the reflection stage is carried out by the model teacher and other teachers who are observers at the time of implementation for evaluation material in the next cycle. This research was conducted at Jember 1 Public Middle School in class VII-E 2014/2015 academic year. In cycles 1 and 2 the level of completeness of student learning outcomes increases.


2020 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 111-116
Author(s):  
Dwi Maulida Sari ◽  
Rizky Nurul Hafni

This study is a quasi-experimental study with a pretest-posttest one group design. The population in this study is all students majoring in mathematics education at an Asahan University, North Sumatra. Sampling was done by using the purposive sampling technique. Students work under the cooperative learning method Team-Accelerated Instruction (TAI) type. This research was conducted to study the enhancement of students’ logical thinking ability after cooperative learning TAI types were implemented. The instruments used in this study are logical thinking ability tests, observation sheets, and student interviews. The data were analyzed by using t-test. From the result of data analysis, it is found that there is a significant enhancement in the logical thinking ability of the students’ who work under the cooperative learning method TAI type. Therefore, cooperative learning Team-Accelerated Instruction (TAI) type can be alternative learning to improve students’ logical thinking ability.


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
Author(s):  
Syifa Saputra ◽  
Khairul Khairul ◽  
Azwir Azwir ◽  
Kamalliansyah Walil

Penerapan model pembelajaran team accelerated instruction (TAI) dimaksudkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, aktvitas guru serta respon siswa pada materi sistem gerak manusia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas melalui perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Peusangan pada siswa kelas VIII/2 yang berjumlah 22 orang siswa. Data yang didapatkan berupa hasil tes belajar siswa, hasil observasi, dan hasil catatan lapangan. Hasil tes siklus I belum tuntas didapatkan oleh siswa karena hasil yang dicapai siswa 69,7%. Hasil tes siklus II skor yang dikumpulkan oleh siswa mencapa 87,9%. Membuktikan bahwa pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan sudah baik dan secara umum tuntas. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak pada manusia.


2020 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 9-12
Author(s):  
Devi Yanti Mahrika Wati ◽  
Maasje C. Watulingas ◽  
Nurlaili

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara siswa SMA yang diajar dengan model pembelajaran kooperative tipe team assisted individualization dan team accelerated instruction pada materi koloid. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 11 Samarinda. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 yang diajar dengan model team assisted individualization dan siswa kelas XI IPA 2 yang diajar dengan team accelerated instruction. Kedua kelas siswa dipilih dengan teknik purposive sampling dan masing-masing kelas berjumlah 35 siswa. Hasil belajar siswa pada bab sebelumnya digunakan untuk uji homogenitas kedua kelas. Hasil belajar siswa setelah diajar dengan model yang ditetapkan diperoleh menggunakan tes yang dilakukan pada setiap akhir pelajaran (post-test) dan ulangan akhir bab. Homogenitas subjek penelitian dan perbedaan hasil belajar siswa diuji dengan uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 (75,6) signifikan lebih kecil dari hasil belajar siswa kelas XI IPA 2 (80,3). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan model team assisted individualization dan siswa yang diajar dengan model team accelerated instruction. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model team accelerated instruction pada materi koloid menghasilkan hasil belajar siswa yang lebih baik dibanding dengan penerapan model team accelerated instruction di SMA N 11 Samarinda.


2020 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 125
Author(s):  
Solikhatun Solikhatun

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn materi kebebasan berorganisasi melalui model pembelajaran team accelerated instruction pada siswa kelas V SD 1 Prambatan Lor Kudus.Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang terdiri dari 12 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 20,43 dengan persentase 72,36% (sedang), siklus II meningkat menjadi 24,98 dengan persentase 89,10% (sangat tinggi). Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata kelas 77,86 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 71,43%. Pada siklus II nilai rata-rata kelas yang dicapai siswa 85 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 85,71%. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran team accelerated instruction terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn materi kebebasan berorganisasi pada siswa kelas V SD 1 Prambatan Lor Kecamatan Kaliwungu Kudus Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document