audit risk model
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

42
(FIVE YEARS 2)

H-INDEX

11
(FIVE YEARS 0)

Author(s):  
Michael V. Barnes ◽  
Kathryn A Enget

TThis case gamifies several topics from a typical auditing curriculum by placing students in a modified escape room activity. Students act as new associates in the Audit and Assurance practice of CBA Associates, LLP. As part of their external audit orientation and training, students are provided with background information for a fictitious company, Tinsley Industrial Medical Equipment (TIME). Drawing on knowledge learned in traditional undergraduate auditing courses, students are tasked with solving several puzzles disguised as audit tasks. Topics and skills needed to unlock a series of locks include analysis of fraud scenarios, evaluation of the audit risk model, calculation of planning materiality and tolerable misstatement, identification of management assertions and related audit procedures, and detailed scrutiny of control process narratives and document flow diagrams. To successfully complete the case, students must effectively communicate and collaborate to solve the puzzles in the allotted time.


EDPACS ◽  
2021 ◽  
Vol 64 (2) ◽  
pp. 1-33
Author(s):  
Sampson Anomah ◽  
Boadu Ayeboafo ◽  
Maurice Aduamoah

2019 ◽  
Author(s):  
anastasya indri septiadi

Risiko Audit Sistem Informasi atau Audit Risk (AR) adalah kemungkinan risiko salah saji bersifat material dan/atau penggelapan (fraud) yang bisa lolos dari proses audit jika auditor tidak melakukan tugasnya secara cermat.Mengingat risiko itu maka, auditor harus melakuka pemeriksaan risiko (risk assessment) sebelum menjalankan proses audit, tepatnya pada fase perencanaan audit (audit planning).Tujuannya: Untuk mengukur dan memetakan risiko audit yang mungkin timbul dan bisa menentukan dimana proses pemeriksaan dilaksanakan secara ketat dan dimana agak longgar, dimana audit penuh (full audit) dan dimana secara acak (random audit).Dalam perencanaan audit auditor harus mempertimbangkan risiko audit tersebut serta membatasi risiko audit serendah mungkin, artinya bahwa kemungkinan kekeliruan auditor yang telah memberikan pendapat wajar terhadap suatu laporan keuangan padahal laporan keuangan tersebut sebenarnya terdapat salah saji yang material, sekecil mungkin. Adapun cara auditor menangani masalah risiko dalam tahap perencanaaan pengumpulan bahan bukti adalah dengan menggunakan model risiko audit (audit risk model).


2019 ◽  
Author(s):  
anastasya indri septiadi

AbstractRisiko Audit Sistem Informasi atau Audit Risk (AR) adalah kemungkinan risiko salah saji bersifat material dan/atau penggelapan (fraud) yang bisa lolos dari proses audit jika auditor tidak melakukan tugasnya secara cermat.Mengingat risiko itu maka, auditor harus melakuka pemeriksaan risiko (risk assessment) sebelum menjalankan proses audit, tepatnya pada fase perencanaan audit (audit planning).Tujuannya: Untuk mengukur dan memetakan risiko audit yang mungkin timbul dan bisa menentukan dimana proses pemeriksaan dilaksanakan secara ketat dan dimana agak longgar, dimana audit penuh (full audit) dan dimana secara acak (random audit).Dalam perencanaan audit auditor harus mempertimbangkan risiko audit tersebut serta membatasi risiko audit serendah mungkin, artinya bahwa kemungkinan kekeliruan auditor yang telah memberikan pendapat wajar terhadap suatu laporan keuangan padahal laporan keuangan tersebut sebenarnya terdapat salah saji yang material, sekecil mungkin. Adapun cara auditor menangani masalah risiko dalam tahap perencanaaan pengumpulan bahan bukti adalah dengan menggunakan model risiko audit (audit risk model).


2019 ◽  
Author(s):  
Haditya

Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui bagaimana risiko audit ditetapkan, bagaimana tingkat materilitas ditentukan, serta bagaimana pengaruh risiko audit terhadap penentuan tingkat risiko.Risiko audit (Audit Risk)- risiko bawaan, risiko pengendalian, dan risiko deteksi - Mungkin dapat kita sebut bahwa didalam risiko audit itu terdapat beberapa komponen risiko, komponenrisiko tersebut meliputi risiko bawaan, risiko pengendalian, dan risiko deteksi. Dalam artikel saya kali ini, saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang risiko audit beserta komponen risiko yang menyertainya tersebut, dan juga bagaimana model risiko auditnya, serta hubungan antara risiko audit dan bukti audit.Kata Kunci : Risiko dalam Audit


2016 ◽  
Vol 10 (1) ◽  
pp. I1-I17 ◽  
Author(s):  
Chad M. Stefaniak

SUMMARY This case presents a collaborative and experiential learning technique that can be used to engage new auditing students in a classroom, or junior auditors in a training session, to facilitate their understanding of the social complexities and pressures associated with auditing. The case utilizes “the wave” (the collaborative activity performed at most stadium-based events) to represent the flow of information through an accounting system, and demonstrate how auditors are often put in a position in which they must decide how to handle the implicit pressures resultant from identifying a problem in an accounting system. The case creates real-world social and psychological pressures, and requires a participant to navigate the social awkwardness of identifying poorly performing participants and to choose between the well-being of a handful of participants compared with the well-being of the entire class. The case, which requires only three participant volunteers, no student pre-work, and about 25 minutes of class time, can stimulate dialogue about audit-related pressures, the audit risk model, fraud risk, professional responsibilities (and results of auditors not fulfilling their professional responsibilities), as well as the importance of internal controls.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document