middle years program
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

6
(FIVE YEARS 1)

H-INDEX

2
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Author(s):  
Andi Agustang ◽  
Indah Ainun Mutiara ◽  
Andi Asrifan

Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini dibuktikan antara lain dengan data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala yang menunjukkan, bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke-102 (1996), ke-99 (1997), ke-105 (1998), dan ke-109 (1999).Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Data yang dilaporkan The World Economic Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia.Memasuki abad ke- 21 dunia pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Perasan ini disebabkan karena beberapa hal yang mendasar. Salah satunya adalah memasuki abad ke- 21 gelombang globalisasi dirasakan kuat dan terbuka. Kemajaun teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Indonesia berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan negara lain.Yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan didalam mutu pendidikan. Baik pendidikan formal maupun informal. Dan hasil itu diperoleh setelah kita membandingkannya dengan negara lain. Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di negara-negara lain.Setelah kita amati, nampak jelas bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data Balitbang (2003) bahwa dari 146.052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program (PYP). Dari 20.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years Program (MYP) dan dari 8.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP).


Author(s):  
Mary Kelly

This chapter involves a discussion of a case study to explore teachers' beliefs on the nature of reality (ontology) and knowledge (epistemology) within an International Baccalaureate Middle Years Program at the International School of Amsterdam. The study is positioned within the constructivist-interpretive paradigm and allows for the emergence of a holistic and contextualized understanding of teachers' beliefs and practices. The chapter includes reflection on the author's ontology and epistemology and its impact on the research undertaking. The study is an attempt to understand whether teachers' beliefs impact their approaches to teaching within this inquiry-based environment. Comprehensive teacher profiles were generated for three participants, all experienced teachers, who teach Science, English Literature, and Spanish. The findings indicate that the participants' approaches to teaching resonate strongly with their ontological and epistemological beliefs. The chapter also includes consideration of the role that scholarship played in the generation of the teacher profiles.


2018 ◽  
Vol 29 (3) ◽  
pp. 216-248 ◽  
Author(s):  
Mark Storz ◽  
Amy Hoffman

As an urban middle school begins to implement the International Baccalaureate Middle Years Program, this study explores the process of experiencing a curricular change from the perspective of the teachers and students themselves. Through the use of a mixed methods approach, key administrators, teachers, and students were interviewed in the first year of implementation. During the second year, teachers were surveyed as a means of tracking the change over time that teachers may have been experiencing. Themes emerged in the areas of instructional practice, professional experiences, and student experiences. Most interestingly and not expected was a theme related to whether IB was a “good fit” for the students in this particular school. Participants’ ability to highlight the successes and challenges inherent in a change process is discussed in light of future planning.


Author(s):  
Mary Kelly

This chapter documents a case study of the exploration of teachers' beliefs on the nature of reality (ontology) and knowledge (epistemology) within an International Baccalaureate Middle Years Program at the International School of Amsterdam. The study is positioned within the constructivist-interpretive paradigm and, therefore, allows for the emergence of a holistic and contextualized understanding of teachers' beliefs and practices. The chapter includes reflection on the author's ontology and epistemology and its impact on the research undertaking. The study attempts to understand whether teachers' beliefs have identifiable impacts on their approaches to teaching within this inquiry-based teaching environment where teachers are encouraged to design their own curricula. Over the course of the research, comprehensive teacher profiles were generated for three participants, all experienced international school teachers, who teach Science, English Literature, and Spanish. The findings indicate that the participants' approaches to teaching resonate strongly with their ontological and epistemological beliefs.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document