lissoclinum patella
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

50
(FIVE YEARS 1)

H-INDEX

24
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Vol 6 (3) ◽  
pp. 226
Author(s):  
. Junawir ◽  
Ratna Diyah Palupi ◽  
. Rahmadani

Ascidiacea diketahui memiliki berbagai manfaat, secara ekologi maupun ekonomis, Ascidiacea berperan dalam pengendalian fitoplankton dan dapat mengurangi eutrofikasi dan konsentrasi kontaminan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan bahan obat-obatan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hayati Ascidiacea, kepadatan, distribusi jenis dan preferensi substrat yang ditempati Ascidiacea di Pulau Hoga. Metode pengambilan data yang digunakan adalah line intercept transect untuk pengambilan data tutupan terumbu karang dan pengamatan langsung sepanjang transek sabuk dengan luas 100 m² untuk pangamatan Ascidiacea. Transek dipasang sejajar dengan garis pantai dan pada setiap zona terumbu karang dan dilakukan 2 ulangan sebanyak 3 stasiun penelitian. Hasil dari penelitian keanekaragaman Ascidiacea ditemukan 4 famili terdiri dari 9 jenis yaitu Atriolum robustum, Clavelina sp., Didemnum molle, Lissoclinum patella, Polycarpa aurata, Polycarpa sp 1, Polycarpa sp 2, Rhopaleae sp., dan Siginella signifera. Kepadatan Ascidiacea berdasarkan stasiun tertinggi pada stasiun I dan berdasarkan jenis tertinggi dari jenis Didemnum molle sebesar 54,67 individu/m² dengan nilai kepadatan rata-rata Ascidiacea yaitu 6,73 individu/m². Sementra itu substrat yang paling banyak ditempati Ascidiacea yaitu jenis death coral with alga (DCA). Kondisi terumbu karang pada lokasi penelitian dengan persentase karang hidup rata-rata 34,36 % pada slope dan 46,71 % pada flat berdasarkan satasiun tertinggi pada stasiun 3 dengan persentase 38,6 % pada slope dan 55,32 %  pada flat.Kata Kunci : Tunikata, Chordata, Terumbu Karang, Wakatobi.


PHARMACON ◽  
2019 ◽  
Vol 8 (4) ◽  
pp. 825
Author(s):  
Yunike E. Ngantung ◽  
Herny E. I. Simbala ◽  
Henki Rotinsulu

ABSTRACT Tunicate is one of the marine biota that has the potential to be utilized as a search for bioactive compounds, as prospective drugs in the pharmaceutical world. This study aims to determine the antimicrobial activity of extracts and fractions of Tunicates Lissoclinum patella obtained from the waters of Tumbak Village against the growth of microbes Escherichia coli, Staphylococcus aureus and Candida albicans. Samples were extracted by maceration using ethanol as a solvent. Fractionation using n-hexane, chloroform and methanol. Antimicrobial activity was tested using the disc diffusion method (Kirby and Bauer). The results showed that the ethanols extract, n-hexane fraction, chloroform fraction, methanol fraction effectively inhibited the growth of microbes Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Candida albicans with moderate inhibition strength categories based on Davis and Stout theory. Keywords     : Tunicata, Lissoclinum patella, antimicrobial, Candida albicans, Escherichia coli, Staphylococcus aureus.  ABSTRAK Tunikata merupakan salah satu biota laut yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pencarian senyawa bioaktif, calon obat di dunia farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba dari ekstrak dan fraksi Tunikata Lissoclinum patella yang diperoleh dari perairan Desa Tumbak terhadap pertumbuhan mikroba Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Candida albicans. Sampel diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol. Fraksinasi menggunakan pelarut n-Heksan, kloroform dan metanol. Aktivitas antimikroba diuji menggunakan metode disc diffusion test (Kirby dan Bauer). Hasil penelitian menunjukkan bahkwa ekstrak etanol, fraksi n-Heksan, fraksi kloroform, fraksi metanol efektif menghambat mikroba Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Candida albicans dengan kategori kekuatan daya hambat sedang berdasarkan teori Davis dan Stout. Kata kunci     : Tunikata, Lissoclinum patella, antimikroba, Candida albicans, Escherichia coli, Staphylococcus aureus.


2015 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 23
Author(s):  
Patricia Untu ◽  
Inneke F. M. Rumengan ◽  
Elvy L. Ginting

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jenis mikroba koeksis denganascidia Lissoclinum patella menggunakan sekuens gen 16S rRNA. Sampel yang digunakandalam penelitian ini diambil dari jaringan tissue pada ascidia L. patella yang diambil dariperairan Malalayang, Sulawesi Utara. Sampel mikroba diinokulasi dalam media Hirata dandikultur selama ± 1 minggu. Sampel mikroba tersebut diisolasi DNA, amplifikasi melalui PCR(Polymerase Chain Reaction), elektroforesis gel agarose dan dianalisis data DNAnyamenggunakan BLAST pada NCBI (National Center for Biotechnology Information). Identifikasiyang dilakukan menggunakan BLAST diperoleh hasil 15 mikroba yang memiliki tingkatkemiripan yang tinggi dengan sekuens gen 16S rRNA sampel mikroba yaitu cyanobacteriumenrichment culture CAWBG121 dan CAWBG120 clone, uncultured Symploca sp. clone DRTO-55, Leptolyngbya sp. PCC7376 complete genome, Leptolyngbya sp. PCC7376, unculturedbacterium clone PINFEBB02, uncultured bacterium clone 5M47, Synechococcus elongatusCCMP1630, uncultured bacterium clone reef H09, Synechococcus sp. PCC7002 completegenome, Synechococcus sp. 16S rRNA gene strain PCC7002, Synechococcus sp. DNA untuk16 ribosomal RNA, Synechoccous sp. L21-BG-1, Oscillatoria rosea IAM M-220 danSynechococcus sp. PCC 8807. Tingkat kemiripan mikroba dalam NCBI dengan sampel H1berkisar antara 98-99 %.


2014 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 23
Author(s):  
Patricia Untu ◽  
Inneke F. M. Rumengan ◽  
Elvy L. Ginting

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jenis mikroba koeksis denganascidia Lissoclinum patella menggunakan sekuens gen 16S rRNA. Sampel yang digunakandalam penelitian ini diambil dari jaringan tissue pada ascidia L. patella yang diambil dariperairan Malalayang, Sulawesi Utara. Sampel mikroba diinokulasi dalam media Hirata dandikultur selama ± 1 minggu. Sampel mikroba tersebut diisolasi DNA, amplifikasi melalui PCR(Polymerase Chain Reaction), elektroforesis gel agarose dan dianalisis data DNAnyamenggunakan BLAST pada NCBI (National Center for Biotechnology Information). Identifikasiyang dilakukan menggunakan BLAST diperoleh hasil 15 mikroba yang memiliki tingkatkemiripan yang tinggi dengan sekuens gen 16S rRNA sampel mikroba yaitu cyanobacteriumenrichment culture CAWBG121 dan CAWBG120 clone, uncultured Symploca sp. clone DRTO-55, Leptolyngbya sp. PCC7376 complete genome, Leptolyngbya sp. PCC7376, unculturedbacterium clone PINFEBB02, uncultured bacterium clone 5M47, Synechococcus elongatusCCMP1630, uncultured bacterium clone reef H09, Synechococcus sp. PCC7002 completegenome, Synechococcus sp. 16S rRNA gene strain PCC7002, Synechococcus sp. DNA untuk16 ribosomal RNA, Synechoccous sp. L21-BG-1, Oscillatoria rosea IAM M-220 danSynechococcus sp. PCC 8807. Tingkat kemiripan mikroba dalam NCBI dengan sampel H1berkisar antara 98-99 %.


PLoS ONE ◽  
2014 ◽  
Vol 9 (5) ◽  
pp. e95850 ◽  
Author(s):  
Jason C. Kwan ◽  
Ma. Diarey B. Tianero ◽  
Mohamed S. Donia ◽  
Thomas P. Wyche ◽  
Tim S. Bugni ◽  
...  

2013 ◽  
Vol 1 (3) ◽  
pp. 13
Author(s):  
Remy E. P. Mangindaan ◽  
Rexy Y. Taroreh

Biota laut ascidian Lissoclinum patella dilaporkan mengandung  senyawa bioaktif, sehingga tidak menutup kemungkinan memproduksi aktivitas larvasida nyamuk Aedes aegypti. Penggunaan Abate dalam air dapat menyebabkan resistensi terhadap larva.Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya senyawa dengan aktivitas larvasida dari ekstrak L. patella terhadap larva A. aegypti instar III.  Penelusuran diawali dengan pengujian ekstrak metanolik,  etil asetat, heksan dan kloroform, air PAM dan Abate pada beberapa konsentrasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa L. patella terkandung senyawa larvasida terhadap A. aegypti.  Ekstrak metanolik dan ketiga fraksi memiliki pola aktivitas lebih baik daripada Abate, terutama heksan. Namun demikian pemisahan lanjut dari fraksi heksan untuk memperoleh senyawa murni yang aktif perlu dilakukan dan diuji toksisitasnya  terhadap organisme lain dan pengaruhnya terhadap kualitas air.


2012 ◽  
Vol 3 ◽  
Author(s):  
Michael Kühl ◽  
Lars Behrendt ◽  
Erik Trampe ◽  
Klaus Qvortrup ◽  
Ulrich Schreiber ◽  
...  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document