dynamic host configuration protocol
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

81
(FIVE YEARS 1)

H-INDEX

10
(FIVE YEARS 0)

2019 ◽  
Author(s):  
Muhamad Arnando Syah

Dynamic Host Configuration Protocol merupakan service yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan/assign IP Address secara otomatis pada host dalam sebuah jaringan. Cara kerjanya, DHCP Server akan memberikan response terhadap request yang dikirimkan oleh DHCP Client. Selain IP Address, DHCP juga mampu mendistribusikan informasi netmask, Default gateway, Konfigurasi DNS dan NTP Server serta masih banyak lagi custom option (tergantung apakah DHCP client bisa support). Mikrotik dapat digunakan sebagai DHCP Server maupun DHCP Client atau keduanya secara bersamaan. Sebagai contoh, misalnya kita berlangganan internet dari ISP A. ISP A tidak memberikan informasi IP statik yang harus dipasang pada perangkat kita, melainkan akan memberikan IP secara otomatis melalui proses DHCP.DHCP CLIENTPada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.DHCP RELAYDHCP Relay adalah proxy yang mampu menerima dan mengirim ulang permintaan DHCP ke DHCP server yang sebenarnya. Pada jaringan besar umumnya terdiri dari banyak segmen (umumnya VLAN) dan ratusan atau bahkan ribuan komputer. Tentu sulit sekali untuk me-manage IP untuk sekian banyaknya PC itu.Kata Kunci : Jaringan dan Komputer


2019 ◽  
Author(s):  
marina ainy

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan sebuah protocol jaringan yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam suatu jaringan. Jadi semua client yang terhubung ke server tidak usah mengisi alamat IP secara manual karena sudah otomatis diisi oleh server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter lain yang diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.DHCP digunakan karena jaringan semakin besar dan semakin kompleks sehingga butuh konfigurasi yang dinamis. Selain itu kita tidak perlu konfigurasi IP di tiap komputer client atau istilahnya tidak perlu manual konfigurasi di client, sehingga pengiriman informasi dapat dilakukan tanpa admin. Host-host yang terkonfigurasi secara statis bisa berdampingan dengan yang dinamisKata Kunci : Konsep Dasar DHCP Server


2019 ◽  
Author(s):  
Akhmad Syarifudin

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan penempatan alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual.DHCP Server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua client yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, dan atau GNU/Linux.Dan DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah merupakan layanan yang secara otomatis memeberikan alamat IP kepada komputer yang meminta nya, komputer yang memberikan alamat IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta alamat IP disebut sebagai DHCP client.Kata Kunci : Konfigurasi DHCP Server.


2018 ◽  
Author(s):  
T. Mrugalski ◽  
M. Siodelski ◽  
B. Volz ◽  
A. Yourtchenko ◽  
M. Richardson ◽  
...  

Author(s):  
Yaser A. Jasim

<p>Nowadays, many research has been dedicated to the distribution of expert systems; unfortunately, few have deliberated the study of <em>Dynamic Host Configuration Protocol</em> (DHCP). In this paper, the researcher will demonstrate the construction of vacuum tubes, which embodies the principles of software engineering. In order to classify this challenge, the researcher argues not only that <em>local-area networks</em> (LAN) can be made event-driven, stable, and random but the same is true for the <em>Universal Automatic Computer</em> (UNIVAC). </p>


2016 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 51-58
Author(s):  
Juwanda Natali ◽  
Fajrillah Fajrillah ◽  
T.M. Diansyah

To build a network interconnect Local Area Network (LAN) that will be needed in the form of Virtual groups Local Area Network (LAN). DHCP IP address given by the router to the PC located in the network. NAT (Network Address Translation) is one method that is used as an IP translation to gain entrance into a different network. NAT (Network Address Translation) can allow a host to go into different networks without allowing the host intended to tap into their networks using VLAN With the two different networks into a single switch can be connected. Giving DHCP IP will allow the network administrator to provide the IP address to a PC for IP assigned automatically by the router. An IP host is forwarded in a network with NAT.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document