circuit weight training
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

113
(FIVE YEARS 1)

H-INDEX

18
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 108-122
Author(s):  
Ihsan Abdul Patah ◽  
Hasanuddin Jumareng ◽  
Edi Setiawan ◽  
Mela Aryani ◽  
Ruslan Abdul Gani

During the Covid-19 pandemic, pencak silat athletes experienced difficulty improving physical fitness because training could not be done together with a coach, so their physical fitness decreased significantly. This study aimed to test Tabata and Circuit's effectiveness to improve female Pencak silat athletes' physical fitness. This research was quantitative with experimental methods. The subject of this research consisted of Female Pencak silat athletes with low physical fitness levels (n=20). All subjects were randomly allocated to experiment I of the Tabata weight training (TWT) (n = 10) and experiment II of the Circuit weight training (CWT) (n = 10). The results showed that the physical training such as arm muscle strength (t= 11.00; P<0.05), leg muscle strength (t= 7.900; P<0.05), muscle endurance (t= 6.014; P<0.05), flexibility (t= 10.34; P<0.05), endurance VO2max (t= 17.39; P<0.05) and power (t= 19.20; P<0.05), increased significantly due to the intervention of Tabata weight training. A similar increase occurred in Circuit weight training, physical fitness components, such as arm muscle strength (t= 4.910; P<0.05), leg muscle strength (t= 12.230; P<0.05), muscle endurance (t= 4.792; P<0.05), flexibility (t= 6.107; P<0.05), endurance VO2max (t= 5.533; P<0.05) and power (t= 5.982; P<0.05) increased significantly. Home-based weight training between Tabata and Circuit positively improved the physical fitness of female Pencak silat athletes. This research contributes knowledge in coaching so that lecturers and coaches can use it to improve aspects of athlete's physical fitness.


MEDIKORA ◽  
2019 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
Author(s):  
Prabowo Purwanto ◽  
Ahmad Nasrulloh

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh metode latihan circuit weight training terhadap penurunan berat badan dan prosentase lemak, (2) Mengetahui pengaruh metode latihan super set terhadap penurunan berat badan dan prosentase lemak, (3) Mengetahui metode manakah yang paling efektif antara metode latihan circuit weight training dengan metode latihan super set terhadap penurunan berat badan dan prosentase lemak pada member Cakra Sport Club.Penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain penelitian yang di gunakan yaitu pretest- posttest. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah member cakra sport club dengan jumlah 20 member. Pembagian kelompok dalam penelitian ini yaitu kelompok I latihan dengan metode circuit weight training dan kelompok II latihan dengan metode super set. Instrumen yang digunakan yaitu timbangan, alat ukur tinggi badan dan skinfold caliper. Teknik analisis data menggunakan paired t test dan independen t test untuk mengetahui ada pengaruh dan ada perbedaan terhadap sampel.Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) Latihan menggunakan metode circuit weight training ada pengaruh yaitu pada berat badan sebelum dan sesudah menggunakan metode circuit weight training sebesar 4,6 % dan prosentase lemak sebelum dan sesudah menggunakan metode circuit weight training sebesar 19,2 %. (2) Latihan menggunakan metode super set ada pengaruh pada berat badan sebelum dan sesudah menggunakan metode super set sebesar 2,6 % dan persentase lemak sebelum dan sesudah menggunakan metode super set sebesar 10,5 %. (3) Metode circuit weight training lebih efektif dari pada metode super set untuk menurunkan berat badan dan prosentase lemak. Hal ini dibuktikan dengan nilai prosentase pada penurunan berat badan antara metode circuit weight training dengan metode super set sebesar 4,6 % yang lebih besar dari 2,6 % dan nilai prosentase penurunan prosentase lemak antara metode circuit weight training dengan metode super set sebesar 19,2 % yang lebih besar dari 10,5 %.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document