scholarly journals Tiktok dan Pandemi (Analisis Konten Penggunaan Tiktok sebagai Media Edukasi Covid-19 di Masa Pandemi)

2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 39-46
Author(s):  
Tjut Afrieda Syahara ◽  
Chusnul Azizah Indahsari ◽  
Dwi Susanti

Pandemi akibat Covid-19 telah berjalan selama lebih dari satu tahun. Hingga artikel ini dibuat, berbagai macam cara telah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai lembaga lain untuk menghentikan laju penyebaran virus corona. media sosial merupakan salah satu media yang banyak digunakan untuk membantu penanganan dan penanggulangan virus corona. Tiktok merupakan salah satu aplikasi yang dimanfaatkan untuk mengkampanyekan pesan-pesan pada masyarakat. Tiktok merupakan media hiburan yang banyak dimanfaatkan sebagai media edukasi salah satunya oleh World Health Organization (WHO). Penelitian ini fokus pada bagaimana WHO menggunakan Tiktok sebagai media edukasi di masa pandemi. Analisis isi kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Ada 3 jenis konten yang ada dalam akun TikTok @WHO yakni Pesan Pencegahan, pengetahuan mengenai virus corona dan pesan-pesan kemanusiaan.

2018 ◽  
Author(s):  
Tesfit Brhane Netsereab ◽  
Meron Mehari Kifle ◽  
Robel Berhane Tesfagiorgis ◽  
Sara Ghebremichael Habteab ◽  
Yosan Kahsay Weldeabzgi ◽  
...  

2017 ◽  
Vol 79 (07) ◽  
pp. 526-527

Coenen M et al. [Recommendation for the collection and analysis of data on participation and disability from the perspective of the World Health Organization]. Bundesgesundheitsblatt Gesundheitsforschung Gesundheitsschutz 2016; 59: 1060–1067 Um eine gleichberechtigte Teilhabe an der Gesellschaft von Menschen mit Behinderung zu ermöglichen, werden zunächst Daten zu vorhandenen Einschränkungen gebraucht. Erst wenn diese detailliert erhoben wurden, können Konzepte zur Beseitigung von Problemen entwickelt werden. Ein standardisiertes Erhebungsinstrument für alle Aspekte der Funktionsfähigkeit fehlte jedoch bisher.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document