scholarly journals Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Non PG-PAUD Melalui Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Di Kecamatan Konda

Author(s):  
Erdiyanti Erdiyanti ◽  
Suhartini Syukri

Penelitian ini merupakan penelitian Participatory Action Research (PAR) yang dilakukan dalam bentuk pendampingan guru PAUD non-PG PAUD di desa se-kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Kendari, Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali data kemampuan guru PAUD non-PG PAUD dalam mendesain dan membuat media pembelajaran sederhana bahasa Inggris serta untuk mengetahui sejauh mana melalui pelatihan pendampingan tersebut dapat meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional guru PAUD non-PG PAUD di desa se-kecamatan Konda. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa studi pustaka mengenai informasi teoretik dan penelitian yang relevan; In-depth Interview (wawancara mendalam); observasi dan dokumentasi. Kerangka PAR yang digunakan adalah diagnosa, tindakan, evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa kemampuan guru PAUD non-PG PAUD dalam mendesain media pembelajaran masih rendah sebab masih kurang pelatihan dan referensi, dalam hal pembuatan, semangat dan ketekunan sudah mulai nampak hanya sebagian besar masih mengikuti contoh dari hasil penelitian, serta hasil evaluasi akhir, pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional guru PAUD non-PG PAUD di desa se-Kecamatan Konda terlihat dari observasi dan refleksi akhir peneliti pada TK dan PAUD desa dampingan di Kecamatan Konda.   

2020 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 139-154
Author(s):  
Shafrida Wati

This study explored the use of sounds association of Hijaiyah (Arabic Alphabets) and English phonetics (HIJANETICS) in teaching pronunciation to students who learn English as a Foreign Language, especially in Aceh context. It aimed at overcoming the learners’ difficulties in producing English sounds, enhancing their communicative competency, and also promoting an alternative approach to teach pronunciation for teachers. The researcher worked with four English teachers of Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa, Aceh Province, whom were selected purposively. Observation and in-depth interview were conducted to obtain the results of the research. The findings revealed that phonetics training by associating the sounds to Hijaiyah (Arabic Alphabets) improved some learners’ pronunciation qualities, which were clearer and understandable. It promoted independent learning for the students since their ability to recognize phonetics symbols allow them to discover how a word is pronounced. Most importantly, it engaged and motivated them to learn the foreign language.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document