scholarly journals Efektifitas Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Terintegrasi Berbasis Aplikasi Web Sistem Pakar Terhadap Ketepatan dan Kelengkapan Dokumentasi

2019 ◽  
Vol 10 (2) ◽  
pp. 867-881
Author(s):  
Suryagustina Suryagustina ◽  
Lensi Natalia Tambunan ◽  
Retu Vogan Awan

Latar Belakang: Dokumentasi keperawatan yang berlaku di UGD (Unit Gawat Darurat) saat ini umumnya dilakukan secara tertulis (paper based documentation). Metode ini mempunyai kelemahan yaitu memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengisi form yang tersedia, membutuhkan biaya pencetakan form yang cukup mahal, sering hilang atau terselip, memerlukan tempat penyimpanan yang luas dan menyulitkan pencarian kembali saat diperlukan. Disamping itu masih banyak perawat yang belum menyadari bahwa tindakan yang dilakukan harus dipertanggungjawabkan, untuk itu perlu adanya inovasi pencatatan dengan menggunakan pencatatan berbasis aplikasi web.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan asuhan keperawatan gawat darurat terintegrasi berbasis aplikasi web Sistem Pakar terhadap ketepatan dan kelengkapan dokumentasi keperawatan di ruang IGD RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Metode: Desain penelitian yang digunakan Pre eksperiment dengan pendekatan  The One Group Pratest-Posttes Design. Pengambilan sample dengan menggunakan purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan yang menjalani praktek di IGD. Sampel berjumlah 24 responden di RSUD. dr. Doris Sylvanus Palangka RayaHasil: Berdasarkan uji statistik menunjukan nilai significanci pvalue nilai α dengan tingkat significanci α = 0,05. Nilai significanci  menggunakan Uji Wilcoxon di peroleh Sig. (2-tailed) sebesar 0.001 dan 0.002 yang artinya H0 ditolak sehingga terdapat pengaruh penggunaan asuhan keperawatan gawat darurat terintegrasi berbasis aplikasi web Sistem Pakar terhadap ketepatan dan kelengkapan dokumentasi keperawatan di ruang IGD RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan  asuhan keperawatan gawat darurat terintegrasi berbasis aplikasi web Sistem Pakar efektif dalam meningkatkan ketepatan dan kelengkapan dokumentasi keperawatan. Hasil penelitian ini dapat memberi manfaat bagi pelayanan kesehatan, sehingga mempermudah perawat dalam melakukan dokumentasi sebagai legalitas tindakan dan perlindungan hukum. Kata Kunci: Aplikasi Web, Dokumentasi Asuhan  Keperawatan, Ketepatan, Kelengkapan, Gawat Darurat. Background: Nursing documentation that applies in the ER (Emergency Room) is currently generally done in writing (paper-based documentation). This method has the disadvantage that it takes a long time to fill out the forms available, requires the cost of printing forms that are quite expensive, often removed or tucked, buy a large storage space and make it difficult to search back when needed. Besides that, there are still many nurses who do not realize that the actions taken must be accounted for, for this reason there is a need to record using web application-based recording.Objective: This study discusses the use of integrated emergency care nursing based on the Expert System web application to the accuracy and completeness of nursing administration in the emergency room of RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Method: The research design used was Pre-experimentation by studying The One Group Pratest-Posttes Design. Sampling using purposive sampling. The population in this study were nursing students who studied practice in the ED. Sample payment of 24 respondents in hospitals. dr. Doris Sylvanus Palangka RayaResults: Based on statistical tests show the significance value of pvalue α value with a significance level of α = 0.05. The significance value using the Wilcoxon Test was obtained by Sig. (2-tailed) of 0.001 and 0.002, which means H0 is rejected so that it can be used as an integrated emergency care nursing based on the Expert System web application for the accuracy and completeness of nursing administration in the emergency room of RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Conclusion: The results showed that the use of integrated emergency care nursing based on the Expert System web application was effective in increasing the accuracy and completeness of nursing administration. The results of this study can benefit health services, making it easier for nurses to carry out legal procedures and legal protection. Keywords: Web Application, Nursing Documentation, Accuracy, Completeness, Emergency Department.

Author(s):  
Siti Novy Romlah ◽  
Firdayani Fadillah ◽  
Sri Haryanto ◽  
Junaida Rahmi ◽  
Shella Juniar

ABSTRACT Background : Dysmenorrhea stiffness in the lower abdomen that occurs before or during menstruation, usually dysminorrhea occurs in 2-3 days. The purpose of this study was to determine the effect of giving tamarind turmeric as a dysmenorrhea therapy to reduce pain in young women at M.T Nurul Ikhwan. The design of this study used the Quasy Experiment method with the One group pre-post test design. The total sample size of 23 respondents was obtained by purposive sampling method. The analysis used to determine the effect of giving tamarind turmeric drink on reducing the level of menstrual pain (dysmenorrhea) using the Wilcoxon test. Sign Rank Test. The results of bivariate known Asymp.Sig. (2-tailed) is worth 0.000. Because the value of 0.000 is less than <0.05, it can be concluded that "Ha is accepted". This means that there is a difference in dysmenorrhea pain for the pre test and post test. So it can be concluded that there is an effect of giving tamarind turmeric to reduce desminore pain in adolescents at M.T Nurul Ikhwan. The conclusion of this study is that there is a difference between the pretest and posttest in the changes in dysmenorrhea pain in adolescent girls. Based on this study, it is recommended for adolescents to drink 100cc / day of tamarind turmeric during menstruation as an alternative to reduce dysmenorrhea pain.ABSTRAK menjelang atau selama menstruasi, biasanya disminore terjadi pada 2-3 hari. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kunyit asam sebagai terapi dismenore terhadap penurunan nyeri pada remaja putri di M.T Nurul Ikhwan. Metodologi: Desain penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperimen dengan rancangan One grup pre-post test design Jumlah sampel sebanyak 23 reponden didapatkan dengan metode purposive sampling.. Analisis yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap penurunan tingkat nyeri menstruasi (dysmenorrhea) menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian: Hasil analisa bivariat diketahui Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari <0,05, maka dapat disimpulkan “Ha diterima”. Artinya ada perbedaan nyeri dismenore untuk pre test dan post test. Kesimpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kunyit asam untuk mengurangi nyeri desminore pada remaja di M.T Nurul Ikhwan. Kesimpulan Penelitian ini adalah ada perbedaan antara pretest dan post test dalam perubahan nyeri dismenore pada remaja putri. Berdasarkan penelitian ini disarankan kepada remaja untuk meminum kunyit asam 100cc/ hari saat menstruasi sebagai salah satu alternatif penurunan nyeri dismenore.


1981 ◽  
Vol 2 (6) ◽  
pp. 1-4
Author(s):  
Jennifer MacPherson

Since Florence Nightingale, nurses have agreed that care should be individualized for each patient. Emergency care is no different and texts on this subject instruct the nurse to involve the client in his own care and to recognize that being an emergency victim is physically and psychologically difficult for the client. But just what is client-centered emergency care and are clients getting it?A client is brought to the emergency room, unconscious, with severe head trauma resulting from a motorcycle accident. In this instance client-centered care consists of the nurse reacting swiftly and probably unemotionally. It is not in the client's best interest at this time for the nurse to try to ascertain that person's values and life views. Here client-centered care is compatible with the values and views of both the nurse and the institution.


2021 ◽  
Vol 13 (02) ◽  
pp. 172
Author(s):  
Dyah Ayu Wulandari ◽  
Meika Jaya Rockhmana ◽  
Adelina Cahyaningrum

ABSTRAKAdaptasi fisik dan psikis kehamilan trimester III secara fisiologis dapat menimbulkan kecemasan ibu hamil. Adanya kecemasan pada ibu hamil trimester III dapat menyebabkan komplikasi ibu dan janin saat kehamilan, persalinan bahkan nifas. Terapi acupressure merupakan natural terapi dengan cara menekan acupoint  untuk merelaksasi tubuh, melancarkan sirkulasi darah serta memberikan rasa tenang dan nyaman. Acupoint KID 27 dan CV 17 adalah titik yang berhubungan dengan kecemasan, agitasi, penyimpangan kelenjar tiroid, keseimbangan tubuh dan pusat jantung. Penekanan pada titik ini menyeimbangkan kadar hormon tiroid dan mengatasi gangguan kecemasan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh acupressure depression points terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan Bulan Februari-Agustus 2021. Populasi penelitian ibu hamil trimester III yang melakukan ANC bulan Juni 2021 dengan keluhan kecemasan. Sampel penelitian 22 ibu hamil trimester III dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PRAQ-R2. Analisa data univariat dan bivariat (Uji Wilcoxon) Hasil: Hasil analisa statistik dengan uji Wilcoxon diperoleh nilai P-value 0,000 pada tingkat kecemasan. Kesimpulan: Acupressure depression points berpengaruh terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Semarang.Kata kunci: kecemasan, ibu hamil trimester IIIREDUCE ANXIETY IN PREGNANT MOTHER TRIMESTER III WITH ACCUPRESSURE DEPRESSION POINTS METHODABSTRACTPhysical and psychological adaptation of the third trimester of pregnancy can physiologically cause anxiety for pregnant women. The existence of anxiety in third trimester pregnant women can affect the quality of sleep which causes maternal and fetal complications during pregnancy, delivery and even postpartum. Acupressure therapy is a natural therapy by pressing the acupoints to relax the body, improve blood circulation and provide a sense of calm and comfort. Acupoints KID 27 and CV 17 are points associated with anxiety, agitation, thyroid disorders, body balance and heart centers. Emphasis on this point balances thyroid hormone levels and treats anxiety disorders thereby improving sleep quality. Objective: to determine the effect of acupressure depression points on the level of anxiety and sleep quality of pregnant women in the third trimester. Methods: This type of research is quantitative with pre-experimental research method One Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted in February-August 2021. The study population was pregnant women in the third trimester who performed ANC in June 2021 with complaints of anxiety. The study sample was 22 pregnant women in the third trimester with purposive sampling technique. The research instrument used the PRAQ-R2. Analysis of univariate and bivariate data (Wilcoxon test) Results: The results of statistical analysis using the Wilcoxon test obtained a P-value of 0.000 on anxiety levels. Conclusion: Acupressure depression points have an effect on the level of anxiety of pregnant women in the third trimester at Semarang.Keyword: Anxiety, Pregnant Women In The Third Trimester


2020 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 101-111
Author(s):  
Alifah Nuke Febrianty ◽  
Alabanyo Brebahama ◽  
Melok Roro Kinanthi

Tunagrahita merupakan salah satu jenis disabilitas yang membuat penyandangnya memiliki inteligensi jauh di bawah rata-rata serta kemampuan bina bantu diri yang terbatas. Hambatan tersebut membuat anak tunagrahita menjadi kurang mandiri sehingga orang tua harus memberikan perhatian serta bantuan yang lebih besar dibandingkan dengan anak pada umumnya. Hal inilah yang dapat menjadi stressor bagi keluarga terutama ibu yang merupakan caregiver utama pada anak karena ibulah yang paling banyak meluangkan waktu untuk pengasuhan sang anak. Oleh karena itu dibutuhkan ketangguhan keluarga dalam menghadapi masalah terkait kehadiran anak tunagrahita. Resiliensi keluarga dianggap sukses bila keluarga dapat bertahan dari kesulitan dan mengambil makna dari kesulitan yang dihadapi. Salah satu cara untuk dapat resilien adalah dengan mengembangkan pandangan positif saat menghadapi masalah yang disebut juga sebagai koherensi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran koherensi keluarga terhadap resiliensi keluarga yang memiliki anak tunagrahita dari perspektif ibu. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 60 orang ibu yang memiliki anak tunagrahita, berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang dipilih menggunakan metode  purposive sampling ­. Alat ukur yang digunakan yaitu Walsh Family Resilience Questionnaire (WFRQ) untuk mengukur resiliensi keluarga dan Family Sense of Coherence Scale (FSOCS) untuk mengukur family sense of coherence. Berdasarkan hasil uji regresi, didapatkan hasil bahwa family sense of coherence berperan secara signifikan (p 0,05) terhadap resiliensi keluarga (R-square= 0,235). Hal ini berarti koherensi keluarga berperan sebesar 23,5% terhadap resiliensi keluarga dan 76,5% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Terkait dengan hal ini, upaya meningkatkan resiliensi keluarga dapat dilakukan dengan membantu keluarga mengembangkan perspektif positif dalam melihat situasi yang terjadi, menumbuhkan optimisme, dan mengedukasi keluarga untuk dapat memanfaatkan sumber daya di sekitarnya untuk membantu atasi situasi. Intellectual disability is the one of disability in which the individu has intellectual far below the average, and limitation in activity daily living. This limitation makes the children with intellectual disability have low autonomy cause parents should give care and assitaant more then usual. This condition can be the one of stressor for family, especially for the mother as caregiver who give more time to practice parenting for their children. So, family resillience is very important to face the emergence of intellectual disability children in family. In order to be resillient, a family should have positive perspective when facing the problem, called sense of coherence. The purpose of this research is finding the role of family sense of coherence towards family resillience among family who has intellectual disability children. The participant of this research is 60 mothers who have intellectual disability children and live in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi (Jabodetabek). The participants is selected by using purposive sampling method. This research uesd Family Resilience Questionnaire (WFRQ) to measure family resillience, and Family Sense of Coherence Scale (FSOCS) to measure family sense of corerence. Based on regression test, family sense of corerence has significant role towards family resilience (R Square = 0,235, p 0,05). It meanse that family sense of coherence gives contribution about 23,5 % to family resillience, and 76,5 % influenced by another factors. As the conslusion, family can be more resillient if it develops positive perspective when facing problem, build optimism, and use every resources wisely in order to solve problem. 


2019 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 35-39
Author(s):  
Sri Setyowati ◽  
Anik Rakhmawati ◽  
Sumarsih Sumarsih ◽  
Maria Indri Wigatiningsih

Pain is one of the main complaints of patients with Cervical cancer patients caused due to tumor growth, infiltrats, the effects of repeated diagnostics and treatment procedures. The types of treatment which are often given to the patients are pharmacological therapies or drugs, which can provide many side effects when used in the long term. This study aimed to know the effects of slow stroke back massage technique combined with  lavender aromaterapy oil to reduce pain in patients with Cervical cancer in Dr. Kariadi Hospital. This study was a quantitative quasi experiment with randomized control group pretest-posttest design. The sampling was purposive sampling. The study involved 15 participants in the intervention group and 15 participants in the control group. The data were analyzed by univariate and bivariate analysis using wilcoxon test. The results showed that there were reduction of pain in the intervention groups with p = 0.000. This study revealed that slow stroke back massage technique combined with  lavender aromaterapy oil techniques as a non-pharmacological therapy provided an effect on the decrease of pain in cervical cancer patients. Based on the study, it is suggested that nurses apply slow stroke back massage technique combined with lavender aromaterapy oil techniques as a non-pharmacological therapy to reduce pain in cervical cancer patients. Keywords: Pain, cervical cancer, slow stroke back massage, lavender aromaterapy oil   Nyeri adalah salah satu keluhan utama pada pasien kanker serviks disebabkan karena pertumbuhan tumor, infiltrat di tempat lain, efek dari prosedur diagnostik dan perawatan yang berulang. Penanganan nyeri yang sering kali diberikan adalah pemberian terapi farmakologi atau obat-obatan yang memberikan banyak efek samping apabila digunakan dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik slow stroke back massage dengan minyak aromaterapi lavender terhadap penurunan nyeri pada pasien kanker serviks di RSUP Dr Kariadi Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasy eksperimental dengan metode randomized  control group pre test posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu 15 responden sebagai kelompok intervensi dan 15 responden sebagai kelompok kontrol. Analisa data dilakukan secara bivariat dan univariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penurunan nyeri pada kelompok intervensi yang diberikan terapi slow stroke back massage dengan aromaterapi lavender dengan nilai p=0.000. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa teknik slow stroke back massage dengan minyak aromaterapi lavender sebagai terapi non farmakologis berpengaruh terhadap penurunan nyeri pada pasien kanker serviks. Saran: perawat diharapkan mengaplikasikan teknik slow stroke back massage dengan minyak aromaterapi lavender sebagai terapi non farmakologis untuk menurunan nyeri pada pasien kanker serviks. Kata kunci: Nyeri, Kanker Serviks, slow stroke back massage, minyak aromaterapi lavender  


2021 ◽  
Vol 10 (1) ◽  
pp. 160-179
Author(s):  
Nofiardi Syarif ◽  
Elva Ronaning Roem ◽  
Ernita Arif

Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan program pembangunan pemerintah Kota Pariaman dalam upaya mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan sumber daya manusia masyarakat di wilayahnya. Agar program dapat diterima dan mendapatkan partisipasi oleh khalayak dibutuhkan sebuah strategi komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi pemerintah Kota Pariaman dalam pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana dengan menggunakan model perencanaan strategi komunikasi lingkaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipasi dan wawancara mendalam dilakukan dengan empat orang informan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dalam pelaksanaan program dilakukan dalam bentuk sosialisasi langsung berupa dialog dan wawancara yang dilakukan petugas di lapangan, dan berkomunikasi menggunakan media luar ruang, website pemerintah, portal online serta media sosial. Sementara hambatan yang timbul di masyarakat berupa kesenjangan informasi dan tanggapan negatif terhadap program serta kurangnya sumber daya manusia dalam menciptakan komunikasi efektif.  The one-family one-degree program is a development program for the Pariaman city government to alleviate poverty by increasing the human resources of the people in the region. However, for the program to be accepted and get participation by the public, a communication strategy is needed. This study aims to describe the communication strategy of the Pariaman city government in the implementation of the one-family one-degree program using the circular communication model. This study used a qualitative method. Data were collected through non-participant observation and in-depth interviews with four informants selected by the purposive sampling method. The results showed that the implementation of the program was carried out in direct socialization in the form of dialogues and interviews conducted by officers in the field and communicating using outdoor media, government websites, online portals, and social media. Meanwhile, the obstacles that arise in the community were in the form of information gaps and negative responses to the program, and a lack of organizational human resources in creating effective communication.


2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
Author(s):  
Syarifah Ivonesti ◽  
Rany Fitriany ◽  
Laily Maghviroh

ABSTRACT: OUTBOND TRAINING TO INCREASE SELF EFFICACY IN VOCATIONAL SCHOOL STUDENT This study aims to see the effect of outbound training in increasing self-efficacy of vocational students. Data collection using a self-efficacy scale, interviews and observations. The research design used was The one Group Pretest-postest Design. The analysis used two related sample tests with the Wilcoxon test and qualitative analysis to describe the effect of outbound training to increase self-efficacy in vocational students. The results showed that there was an effect of outbound training on the self-efficacy of vocational students. The influence is positive, which means that when vocational students receive outbound training, the self-efficacy of vocational students will get positive changes related to self-efficacy. Keywords: Outbond Training, Self efficacy, Vocational Students Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelatihan outbound dalam meningkatkan self efficacy siswa SMK. Pengumpulan data menggunakan skala self efficacy, wawancara dan observasi. Desain penelitian yang digunakan adalah The one Group Pretest-postest Design. Analisis menggunakan two related sample test dengan uji Wilcoxon dan analisis kualitatif untuk mendeskripsikan pengaruh pelatihan outbound untuk meningkatkan self efficacy pada siswa SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pelatihan outbound terhadap self efficacy siswa SMK. Adapun bentuk pengaruhnya adalah positif, yang artinya ketika siswa SMK mendapatkan pelatihan outbound maka self efficacy siswa SMK akan mendapatkan perubahan yang positif terkait self efficacynya. Kata kunci: Pelatihan Oubound, Self Efficacy, Siswa SMK


2021 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 894-902
Author(s):  
Bertakalswa Hermawati ◽  
Oktia Woro Kasmini Handayani ◽  
Dyah Sukendra Mahendrasari ◽  
Farah Azizah Mukti ◽  
Aprilia Wijayanti

Kasus Covid-19 semakin meningkat namun praktik mencuci tangan dengan benar belum diterapkan sebagai upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan praktik mencuci tangan pada guru anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan  a quasi‑experimental study dan The One-Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel secara purposif (Purposive Sampling) yakni 15 guru di taman kanak-kanak di kelurahan Petompon, kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Instrumen penelitian ini adalah observasi dengan check list prosedur mencuci tangan sebelum dan sesudah intervensi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan simulasi serta menggunakan media promosi yakni film dan leaflet. Data dianalisa dengan Wilcoxon Rank tests. Hasil penelitian membuktikan ada peningkatan praktik mencuci tangan secara signifikan setelah diberikan intervensi dibandingkan sebelum diberikan intervensi (p=0.001 0.05). Metode dan media promosi kesehatan efektif meningkatkan praktik cuci tangan pada guru anak usia dini


2018 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 43-51
Author(s):  
Aisyah Lubis ◽  
Yessy Elita ◽  
Vira Afriyati

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap regulasi emosi dalam interaksi siswa dengan teman sebaya. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan Pre Experimental Design. Alternatif pendekatan yang digunakan adalah the one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 3 Kota Bengkulu yang berjumlah 34 siswa. Sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel adalah 10 siswa. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi meningkat setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama, hal ini ditunjukkan dengan nilai z = -2.803a dengan taraf signifikansi (2-tailed) sebesar 0.005 yang berarti 0.005<0.05. Temuan ini menunjukkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama untuk meningkatkan regulasi emosi dalam interaksi dengan teman sebaya siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 3 Kota Bengkulu.Kata kunci: bimbingan kelompok, sosiodrama, regulasi emosi, teman


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document