scholarly journals Analisis Daya Dukung Pondasi Dalam Proyek Pembangunan Gedung Jantung dan Paru-Paru Terpadu RSUD Kabupaten Sukoharjo

2020 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 16
Author(s):  
Susilo Susilo

Pondasi tiang atau disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat ( high rise building ). Sebelum melaksanakan suatu pembangunan konstruksi yang pertama-tama dilaksanakan dan dikerjakan dilapangan adalah pekerjaan pondasi (struktur bawah). Pondasi merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam suatu pekerjaan teknik sipil, karena pondasi inilah yang memikul dan menahan suatu beban yang bekerja diatasnya yaitu beban konstruksi atas.  Tujuan dari studi ini untuk menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil sondir, Standart Penetration Test (SPT), dan berdasarkan parameter kuat geser tanah, membandingkan hasil daya dukung tiang pancang dan menghitung penurunan yang terjadi pada tiang pancang. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data dari pihak proyek serta melakukan studi keperpustakaan. Pada perhitungan daya dukung tiang pancang dilakukan dengan metode Meyerhof dan berdasarkan parameter kuat geser tanah. Berdasarkan data sondir, SPT, parameter kuat geser tanah yang diperoleh dan dihitung . Dari analisis didapat berbagai Alternatif yakni diameter 0,8 m, 0,7 m, 0,6 m, diambil alternatif ke-2 diameter 0,7 m dengan metode Meyerhoff  Kapasitas daya dukung pondasi tiang ditentukan oleh kemampuan material tiang untuk menahan beban struktural. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tegangan yang terjadi pada tiang sebesar 325,78 Ton > 310 Ton, sehingga pondasi aman digunakan. Analisis tiang kapasitas dukung penurunan tiang pancang metode  Meyerhoff diameter 0,8 m sebesar 0,00197 m, 0,7 m sebesar 0,00257 m, 0,6 m sebesar 0,00349 m.

2018 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 45
Author(s):  
Selfiana Nazara ◽  
Mardijono Hadiwidjaja ◽  
Nur Ayu Diana

Kestabilan suatu struktur tidak hanya ditentukan oleh struktur atas yang secara langsung memikul gaya-gaya yang bekerja pada struktur tersebut, tetapi kestabilan struktur bawah ikut andil dalam hal ini yaitu pondasi yang memegang peranan yang tidak kalah penting. Pondasi tiang atau yang disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat atau bangunan tinggi (high rise building). tidak terkecuali apartemen The City Square yang memiliki 38 lantai. Adanya permasalahan tiang pancang yang patah yang berjumlah 135 tiang  pada saat pekerjaan pondasi menyebabkan pembangunan proyek menjadi terhambat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya dukung optimal tiang pancang dan mengetahui solusi dari perkuatan tiang pancang yang patah. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data berupa data pengujian bore log (Standar Penetration Test) dan data struktur bangunan dari pihak proyek serta melakukan studi keperpustakaan. Pada penelitian ini perhitungan daya dukung tiang pancang dilakukan di daerah tiang pancang yang patah yaitu pada borehole 2 atau (BH2) dan borehole 5 atau (BH5) dengan  menggunakan beberapa metode yaitu metode Terzaghi, metode Bazaara, metode Mayerhoff dan metode Luciano Decourt. Dari hasil analisa daya dukung tiang didapat daya dukung tiang tunggal sebesar 115,53 ton/tiang yang terletak dikedalaman 18 meter. Dengan solusi perkuatan yaitu memberikan tambahan tiang pancang pengganti beton precast sepanjang 14 meter dengan daya dukung tiang tunggal sebesar 90,71 ton pada borehole 2 atau (BH2) dan 86.85 ton pada borehole 5 atau (BH5) dengan jumlah total tiang pancang pengganti yaitu 130 tiang.


2005 ◽  
Vol 90 (5) ◽  
pp. 42-48
Author(s):  
Predrag L. Popovic ◽  
Richard C. Arnold
Keyword(s):  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document