scholarly journals IMPLEMENTASI METODE VLSM (VARIABLE LENGTH SUBNET MASK) PADA PEMETAAN IP ADDRESS LAN (LOCAL AREA NETWORK) STIPER SRWIGAMA PALEMBANG

Author(s):  
Rahmat Novrianda Dasmen

Pemetaan IP (Internet Protocol) Address pada setiap user yang ada di LAN (Local Area Network) STIPER Sriwigama Palembang saat ini masih dilakukan secara manual dan terkadang tanpa mencatat IP address yang telah diberikan pada user-user sebelumnya sehingga terjadi kesamaan IP address yang menyebabkan bentrokan saat pengiriman data. Hal inilah yang menjadi penyebab dasar sehingga peneliti bermaksud mengimplementasikan metode VLSM (Variable Length Subnet Mask) sehingga dapat memetakan IP address untuk user ke dalam beberapa bagian. Pada STIPER Sriwigama Palembang dibagi beberapa bagian user yaitu : Ketua, Wakil Ketua, LPPM, Administrasi, Dosen, Staff, Perpustakaan dan Mahasiswa. Perhitungan pemetaan IP address dengan metode VLSM ini diawali dari jumlah user yang terbanyak dari beberapa bagian yang telah dibagi di atas. Pemetaan IP ini menjadi solusi dari permasalahan yang terjadi pada STIPER Sriwigama Palembang sehingga dengan metode VLSM tidak lagi terjadi bentrokan IP address karena setiap user telah memperoleh IP address dan subnet mask yang berbeda-beda.

Compiler ◽  
2013 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Bimio Wahyu Aji ◽  
Hero Wintolo ◽  
Dwi Nugraheny

Administration o f networking IP addressing especially IP version 4 have a less using IP address for the limited. Through for the using by networking o f services base on TCP/IP addressing, however that can be used VLSM (Variable Length Subnet Masking) method o f subnetting addressing thorough the public area networking to divided IP addressing private it's called as sub network ID or Local Area Network (IP private). Therefore dividing have choose a calculate IP addressing o f VLSM Method used by simulator calculating IP address subnetting. The use o f goal-based subnetting android simulator to facilitate the distribution o f IP within the network administrator by using the simulator VLSM IP subnetting calculations automatically and efficiently. An application that helps administrators in calculating VLSM subnetting IP, to support network administration so that administrators can make solving the network ID into sub-networks. IP results obtained from the simulator, can be tested with VLSM on various internet network service providers obtain a quite optimal for purposes o f network administration.


2019 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
Author(s):  
Surya Pramana ◽  
Lie Jasa

Untuk membangun instalasi Local Area Network (LAN) dibutuhkan suatu pengalaman khusus dalam pemilihan perangkat keras dan penentuan alamat Internet Protocol (IP). Namun biaya sewa instalatir profesional sangat besar sehingga pada perusahaan skala menengah kebawah instalasi dilakukan dengan cara swadaya, dimana hal ini dapat menjadi sangat merugikan. Berdasarkan hal tersebut penelitian dilakukan dengan tujuan untuk membantu perusahaan skala menengah kebawah mendapatkan rekomendasi dalam pembangunan instalasi LAN perusahaan mereka tanpa harus menyewa tenaga IT dengan menerapkan metode forward chaining. Penelitian ini menghasilkan basis pengetahuan yang terdiri dari 27 aturan, dimana rekomendasi diberikan berdasarkan konklusi yang dihasilkan dari aturan tersebut. Pengujian kebergunaan metode yang dilakukan dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan memperoleh nilai 81. Hal ini menunjukkan bahwa kebergunaan metode ini berada pada grade yang dapat diterima.


2020 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
Author(s):  
Berlian Berlian

Voice Over Internet Protocol (VOIP) merupakan teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi voice secara elektronis dan real-time. Teknologi VOIP merupakan teknologi telekomunikasi masa kini, dimana biaya yang dikeluarkan untuk infrastruktur teknologi ini jauh lebih murah dibanding teknologi telekomunikasi yang umumnya digunakan masyarakat saat ini. Asterisk merupakan softswicth untuk mengoperasikan proxy, yang berbasis session initiation protocol (SIP). Sistem operasi Ubuntu 11.04 sebagai server VOIP cukup fleksibel untuk mendukung kinerja paket Asterisk. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun server VOIP berbasis Asterisk, agar dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya sesuai dengan kebutuhan. Metodologi penelitian yang dilakukan, secara garis besar terdiri dari dua alur. Yaitu studi literatur dan percobaan. Penelitian ini dilakukan pada jaringan intranet atau Local Area Network (LAN). Sehingga VOIP disini difungsikan sebagai pemaksimalan jaringan intranet yang sudah ada tersebut untuk menekan biaya pengeluaran kebutuhan komunikasi. Layanan yang disediakan pada penelitian ini berbentuk voice dan video dengan layanan call client to client, video call, conference dan mailbox/voicemail. Kata Kunci: VOIP, SIP, Asterisk, IP-PBX, Telephony.


2018 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 72-83
Author(s):  
Sri Listia Rosa

Meningkatnya lalu lintas jaringan internet di Local Area Network (LAN) akan berdampak pada kinerja akses internet. Sistem pemantauan ketidaknormalan lalu lintas internet sangat penting untuk mendeteksi penggunaan bandwidth internet secara tidak normal. Di Universitas Islam Riau (UIR) salah satu isu terkait penggunaan internet dan metode yan biasa digunakan adalah dengan memeriksa komputer melalui pemantau ke terminal utama LAN atau sumber penyedia internet. Penelitian ini menggunakan metode baru untuk sistem pemantauan yang memberikan informasi detail dengan menggunakan metode pemantauan jaringan dari berbagai perilaku dan riwayat trafik yang terhubung ke internet, sedangkan informasi detail bandwidth internet yang digunakan di pantau untuk di analisa. Lokasi penelitian dilakukan di kawasan LAN yang berada di Universitas Islam Riau, di area LAN kampus. Hasil analisa menunjukkan grafik pemantauan pada siang hari lebih besar karena kegiatan siswa hanya pada waktu itu, berbagai situs web yang di akses dan tautan lainnya oleh mahasiswa dan pegawai di lingkungan kampus dapat dideteksi termasuk durasi yang digunakan serta dengan waktu tertentu. Metode ini memberikan data yang terus menerus dan sangat akurat untuk menangkap penggunaan data yang tidak normal termasuk alamat Internet Protocol (IP) komputer atau perangkat yang terhubung ke internet. Sistem ini membantu operator untuk memberikan laporan terkait penggunaan internet dan pengguna yang terhubung serta data yang digunakan secara otomatis tanpa perlu di lakukan secara manual.


2020 ◽  
Author(s):  
refnaldikurniawan

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lancang Kuning memiliki banyak pegawai yang tersebar dibeberapa ruangan yang berjauhan. Para pegawai untuk berkomunikasi sehari-hari biasanya dengan cara bertemu langsung (face to face), menggunakan telepon. Maka diperlukan suatu media komunikasi alternatif bagi pegawai dalam berkomunikasi sehari-hari untuk meningkatkan kinerja suatu instansi atau mengurangi biaya untuk berkomunikasi dan membuat komunikasi lebih praktis. Salah satu cara untuk mengoptimalkan sistem komunikasi tersebut adalah dengan mengimplementasikan Voice Over Internet Protokol (VoIP) IP Phone sebagai media komunikasi, dengan memanfaatkan topologi jaringan komputer Fakultas Ilmu Komputer yang sudah ada sebelumnya. Media komunikasi ini dibangun menggunakan server Briker , aplikasi softphone X-Lite dan aplikasi CsipSimple. Teknologi VoIP (Voice Over Internet Protocol) dimanfaatkan sebagai jalur komunikasi yang tidak berbayar (gratis) dan bersifat open source dapat memberikan solusi alternatif komunikasi yang lebih murah. Teknologi ini mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP.


To develop and implement a Virtual Local Area Network by using sub-netting and to find the optimized IP depended on host number. When a company purchases web hosting from Internet Service Provide they will purchase several static addresses. As a result an automated system to store the information about assigned IP address and solve the problem. The main objective is to develop and discuss about the various Internet Service Provider (ISP) and securing the network by using Network Address Translator (NAT) and Access Control list (ACL). Static routes or a direct connection to the destination network i.e. a router might be running both an Open Shortest Path First version 3 (OSPFv3) process and a Routing Information Protocol (RIP) process. If the OSPF protocol is advertised to optimize the routes by RIP protocol, it is said to be redistributing RIP. The detailed information about the Dynamic protocols such as RIP, OSPFv3, EIGRP etc.., its standards, functionality and internetworking issues in the networking domain are observed and troubleshoot the problems in the internetwork connectivity using the CISCO routers and end devices and hence to design a simple network with tool with multiple routing protocols in IPv6 domain and redistribute for end-to-end communication.


2016 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 51-58
Author(s):  
Juwanda Natali ◽  
Fajrillah Fajrillah ◽  
T.M. Diansyah

To build a network interconnect Local Area Network (LAN) that will be needed in the form of Virtual groups Local Area Network (LAN). DHCP IP address given by the router to the PC located in the network. NAT (Network Address Translation) is one method that is used as an IP translation to gain entrance into a different network. NAT (Network Address Translation) can allow a host to go into different networks without allowing the host intended to tap into their networks using VLAN With the two different networks into a single switch can be connected. Giving DHCP IP will allow the network administrator to provide the IP address to a PC for IP assigned automatically by the router. An IP host is forwarded in a network with NAT.


Author(s):  
Md. Anwar Hossain ◽  
Mahabuba Zannat

Computer network has become the most significant issue in our day to day life. Networking companies depend on the proper functioning and analysis of their networks for education, administration, communication, e-library, automation, etc. Mainly interfacing with the network is induced by one of the other user/users to share some data with them. So, this paper is about communication among users present at remote sites, sharing this same network UANS. UANS stands for the University Area Network Scenario. So in this work the network is designed using Cisco Packet Tracer. The paper describes how the tool can be used to develop a simulation model of the Pabna University of Science and Technology, Pabna, Bangladesh. The study provides into various concepts such as topology design, IP address configuration and how to send information in the form of packets in a single network and the use of virtual Local Area Network (VLANs) to separate the traffic generated by a different department.


Author(s):  
Istas Pratomo ◽  
Sakinah Sakinah ◽  
Achmad Affandi

Keamanan merupakan hal yang sangat penting ketika seseorang sedang melakukan aktivitas di mana pun, seperti di kampus. Jaringan CCTV merupakan sistem pengawasan yang menggunakan kamera video digital untuk merekam dan mengirimkan sinyal video ke tempat tertentu dalam sebuah sistem pengawasan yang terbatas untuk meningkatkan keamanan di ITS. Berdasakan Pemetaan, terdapat 54 CCTV tersebar di ITS yang terhubung dalam jaringan Local Area Network (LAN) ITS. CCTV yang beroperasi sebanyak 28 buah, dengan throughput dikategorikan Sangat Bagus (diatas 1200 kBps) dan jitter dikategorikan Bagus (diantara 0-75 ms) menurut Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network (TIPHON). Berdasarkan hasil pemetaan dan pengukuran diketahui sistem monitoring CCTV di ITS tidak berjalan dengan baik. Maka dirancang Web Monitoring CCTV di ITS (WEMITS) yang menampilkan rekaman CCTV dan memonitoring kondisi ON/OFF CCTV secara otomatis. Pada page Map, terdapat peta sebaran CCTV dengan indikator titik hijau untuk CCTV beroperasi dan indikator titik merah untuk CCTV tidak beroperasi, yang ditampilkan secara otomatis dimana informasi (indikator, daftar identitas CCTV, Internet Protocol/IP, dan lokasi CCTV yang tidak beroperasi) diperbarui saat menu diklik atau di-refresh. Website ini memiliki throughput maksimal 20 Mbps dan jitter 0.9 ms.


Respati ◽  
2019 ◽  
Vol 14 (1) ◽  
Author(s):  
Andika Agus Slameto ◽  
Aziz Juniardy

INTISARIIPTV merupakan protikol internet yang digunakan untuk mengirimkan siaran televisi digital melalui jalur internet. IPTV mengacu pada Protokol Televisi berbasis Internet di mana internet digunakan untuk menyampaikan program siaran langsung TV dan Video atau sesuai permintaan. IPTV adalah sistem di mana layanan televisi digital dikirimkan ke pelanggan melalui teknologi protokol Internet melalui media koneksi broadband atau internet.  Dimana siaran televisi digital dapat disaksikan melalui media streaming yang dapat diakses melalui internet dari berbagai jenis perangkat mobile. Karena layanan dikirim melalui koneksi internet maka tentu saja membutuhkan bandwith agar dapat mengakses siaran televisi digital tersebut. Yang sudah tentu akan membutuhkan bandwith yang tidak sedikit karena pada umumnya siaran televisi memakan waktu yang lama. Belum lagi bandwith yang dibutuhkan sesuai dengan kualitas gambar yang digunakan. Semakin baik kualitas gambar maka semakin besar pula bandwith yang digunakan. Oleh karena itu diperlukan sebuah metode bagaimana cara mengakses siaran televisi digital tanpa harus menggunakan bandwith internet yaitu dengan cara akses secara lokal. Untuk melakukan akses secara lokal dibutuhkan mekanisme pendistribusian sinyal satelit yang ditangkap melalui dua protokol yaitu MPEG-TS dan SAT>IP. Dari dua protokol ini nantinya akan dibandingkan mana yang terbaik untuk distribusi siaran televisi digital secara lokal menggunakan standar QoS (Quality of Service) dengan berbagai parameternya..Kata kunci— IPTV, MPEG-TS, SAT>IP, QoS, Tiphon ABSTRACTIPTV is an internet protocol that is used to send digital television broadcasts through the internet. IPTV refers to the Internet-based Television Protocol where the internet is used to deliver live TV and Video programs or on demand. IPTV is a system in which digital television services are sent to customers through Internet protocol technology through a broadband or internet connection media. Where digital television broadcasts can be watched through streaming media that can be accessed via the internet from various types of mobile devices. Because the service is sent via an internet connection, of course, it requires bandwidth to be able to access the digital television broadcasts. Which of course will require a lot of bandwidth because in general television broadcasts take a long time. Not to mention the bandwidth needed in accordance with the quality of images used. The better the image quality, the greater the bandwidth used. Therefore we need a method of how to access digital television broadcasts without having to use internet bandwidth by accessing it locally. To access locally, a mechanism for distributing satellite signals is needed through two protocols, MPEG-TS and SAT> IP. From these two protocols, it will be compared which one is best for the distribution of digital television broadcasts locally using QoS (Quality of Service) standards with various parameters..Keyword—  IPTV, MPEG-TS, SAT>IP, QoS, Tiphon.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document