Why There Is No Inherent Equity Premium: The Total Market Return vs. the Per Share Return

2015 ◽  
Author(s):  
Julian Van Erlach
2021 ◽  
Vol 2021 (063) ◽  
pp. 1-49
Author(s):  
Yacine Aït-Sahalia ◽  
◽  
Felix Matthys ◽  
Emilio Osambela ◽  
Ronnie Sircar ◽  
...  

We analyze an environment where the uncertainty in the equity market return and its volatility are both stochastic and may be potentially disconnected. We solve a representative investor's optimal asset allocation and derive the resulting conditional equity premium and risk-free rate in equilibrium. Our empirical analysis shows that the equity premium appears to be earned for facing uncertainty, especially high uncertainty that is disconnected from lower volatility, rather than for facing volatility as traditionally assumed. Incorporating the possibility of a disconnect between volatility and uncertainty significantly improves portfolio performance, over and above the performance obtained by conditioning on volatility only.


CFA Digest ◽  
2011 ◽  
Vol 41 (2) ◽  
pp. 42-44
Author(s):  
Ahmed Sule
Keyword(s):  

2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
Author(s):  
Mochamad Andik Firmansyah

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level of expected return dan the best risk of optimal portfolio  formation dengan menggunakan Single Index Model pada saham IDX BUMN 20 yang tercatat di Indonesia Stock Exchange dari bulan Januari 2018 sampai January 2019. Saham IDX BUMN 20 yang tercatat di Indonesia Stock Exchange dengan populasi sebanyak 20 perusahaan. Dengan menggunakan populasi sebesar 20 perusahaan maka peneliti menggunakan purposive sampling, dan ternyata hanya 18 perusahaan saja yang ditemukan memenuhi kriteria penelitian ini. Penelitian ini juga menggunakan metode Kuantitatif Deskriptif. Analisa data pada penelitian ini untuk menentukan saham-saham mana saja yang termasuk the optimal portfolio, dan juga the level of proportion of 1 funds yang termasuk juga dalam kategori the optimal portfolio dan the level of expected return serta the best risk of the optimal portfolio yang terbentuk dengan menggunakan Single Index Model. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 5 perusahaan dengan kategori the optimal portfolio dari 18 sampel perusahaan pada saham IDX BUMN 20 dengan tingkat tertinggi dari level of proportion of 1 funds ditemukan pada PTBA share sat 1.89333 or 189,333%, di lain pihak dengan tingkat terendah adalah pada TLKM shares at -2.13488 or -213.488% yang berarti bahwa saham TLKM adalah negatif dan harus dijual dalam jangka waktu pendek sebesar 213,488% dari dana yang dimiliki oleh para inventor dan menghasilkan rate of return yang diharapkan dari formasi optimal portfolio sebesar 0.17583 or 17.583% lebih tinggi dari yang diharapkan oleh market return sebesar 0.00264 or 0.264% dan memiliki tingkat portfolio risk borne sebesar 0.10384 or 10,384%, lebih kecil dari the risk of market sebesar 0.03367 or 3,367% dan beta market sebesar 1.Kata Kunci : Portfolio, Optimal Portfolio, Single Index Model.


2010 ◽  
Author(s):  
Mark C. Freeman ◽  
Ben Groom
Keyword(s):  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document