scholarly journals Perceived Career-Related Practices and Knowledge Sharing Behaviour: A Preliminary Study in Oman

2016 ◽  
Vol 21 (Suppl. 1) ◽  
pp. 25-47
Author(s):  
Faridahwati Mohd. Shamsudin ◽  
◽  
Said Hamdan Al-Badi ◽  
Alexander Bachkirov ◽  
Ahmad Said Alshuaibi ◽  
...  
Author(s):  
Syarifah Bahiyah Rahayuab ◽  
Siti Faradilah Aslah ◽  
Afiqah M. Azahari ◽  
Arniyati Ahmad ◽  
Nur Diyana Kamarudin

2021 ◽  
Vol 4 (5) ◽  
pp. 1168-1175
Author(s):  
Nelly Apriningrum ◽  
Sri Rahayu ◽  
Dewi Siti Aisyah

ABSTRAK Pertumbuhan pada masa bayi dan balita dapat mengalami gangguan yang dapat menyebabkan berbagai macam kendala pada periode kehidupan selanjutnya. Hasil penelitian memaparkan bahwa permasalahan balita pendek (stunting), kurus (wasting) dan obesitas masih menjadi permasalahan gizi secara nasional, sehingga diperlukan upaya deteksi dini. Beberapa hasil penelitian  menyebutkan bahwa tumbuh kembang bayi balita dapat lebih optimal bila dilakukan stimulasi. Upaya stimulasi dapat dilakukan dengan beberapa tindakan diantaranya dengan memberikan permainan edukatif, pemijatan dan SPA yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan bayi. Studi pendahuluan di wilayah desa Telagasari didapatkan data bahwa terdapat 2,2 % balita mengalami stunting dan balita dengan gizi kurang. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan tentang pertumbuhan bayi dan keterampilan pijat bayi sehat pada ibu-ibu yang memiliki bayi sebagai upaya preventif gangguang pertumbuhan bayi. Metode ceramah tanya jawab digunakan dalam pemaparan pengetahuan, sedangkan pelatihan pijat bayi sehat menggunakan metode demonstrasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan maret sampai desember 2020, dengan jumlah responden 30 peserta ibu yang memiliki bayi usia ≤ 6 bulan. Melalui kegiatan pengabdian ini peningkatan pengetahuan ibu tentang pijat bayi sehat hingga pengetahuan seluruh responden dalam kategori baik, pengalaman serta keterampilan ibu melakukan pijat pada bayi menjadi 100 % serta peningkatan pertumbuhan bayi rata-rata sebesar 607 gram. Diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat dikembangkan di beberapa desa lainnya di Kabupaten Karawang.    Kata kunci : Bayi, pertumbuhan, pijat, sehat  ABSTRACT Growth during infancy and toddlerhood can experience some issues that can cause various kinds of obstacles in the next life period. Studies show that problems of stunting, wasting and obesity are still national nutritional problems. Therefore, early detection efforts are needed. Results from several research show that the growth and development of infants under five can be more optimal when stimulated. Stimulation can be done with several actions including providing educational games, massage, and SPA that can optimize baby growth. A preliminary study in the Talagasari village shows that 2,2 % of toddlers were stunted and under five with malnutrition issues. The aim of this community service is for knowledge sharing on infant growth and healthy baby massage skills for mothers who have babies as an effort to prevent baby growth disorders. A question and answer session was done during the knowledge sharing, while massage training for babies was used as a demonstration. Community service activities were carried out from March to December 2020, with respondent number of 30 mothers who had babies aged ≤ 6 months. . Through this service activity increase the knowledge of all respondents in the good category, the experience, and skill of mothers in doing massages on babies to be 100 % and increase in the growth of babies by an average of 607 grams. It is hoped that this service activity can be developed in several other villages in the Karawang regency.     Keywords: Baby, growth, health, massage


2016 ◽  
Vol 21 (Suppl. 1) ◽  
pp. 25-47 ◽  
Author(s):  
Faridahwati Mohd. Shamsudin ◽  
◽  
Said Hamdan Al-Badi ◽  
Alexander Bachkirov ◽  
Ahmad Said Alshuaibi ◽  
...  

Author(s):  
Aji Muhammad Kholis ◽  
Ary Ferdian

Era globalisasi menghadirkan persaingan bisnis yang semakin ketat. Oleh karena itu, setiap perusahaan dituntut untuk dapat menciptakan competitive advantage agar dapat terus bersaing di era bisnis global. Perusahaan harus dapat memanfaatkan secara maksimal intangible asset yang dimilikinya. Intangible asset utama yang dimiliki oleh setiap perusahaan adalah para karyawan. Karyawan perlu ditingkatkan kompetensinya agar menghasilkan karyawan yang berkualitas. Langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan mengelola pengetahuan di dalam perusahaan. Berdasarkan preliminary study yang dilakukan, karyawan PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta masih perlu ditingkatkan kompetensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi pengaruh dari dimensi manajemen pengetahuan terhadap kompetensi di PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuatitatif, dengan responden seluruh karyawan PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta yang berjumlah 78 karyawan. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis jalur. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dimensi manajemen pengetahuan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi karyawan PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta. Berdasarkan pengaruh parsial dari setiap dimensi manajemen pengetahuan, knowledge sharing & dissemination dan knowledge acquisition & application adalah dua dimensi yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi karyawan PT. PLN (Persero) APJ Yogyakarta.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document