Classification of exhaled air IR spectra using combination support vector machine, decision tree, and k-nearest neighbor

Author(s):  
Viktor V. Nikolaev ◽  
Dmitry D. Kuzmin ◽  
Viacheslav V. Zasedatel
Sebatik ◽  
2020 ◽  
Vol 24 (2) ◽  
Author(s):  
Anifuddin Azis

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia setelah Brazil. Indonesia memiliki sekitar 25.000 spesies tumbuhan dan 400.000 jenis hewan dan ikan. Diperkirakan 8.500 spesies ikan hidup di perairan Indonesia atau merupakan 45% dari jumlah spesies yang ada di dunia, dengan sekitar 7.000an adalah spesies ikan laut. Untuk menentukan berapa jumlah spesies tersebut dibutuhkan suatu keahlian di bidang taksonomi. Dalam pelaksanaannya mengidentifikasi suatu jenis ikan bukanlah hal yang mudah karena memerlukan suatu metode dan peralatan tertentu, juga pustaka mengenai taksonomi. Pemrosesan video atau citra pada data ekosistem perairan yang dilakukan secara otomatis mulai dikembangkan. Dalam pengembangannya, proses deteksi dan identifikasi spesies ikan menjadi suatu tantangan dibandingkan dengan deteksi dan identifikasi pada objek yang lain. Metode deep learning yang berhasil dalam melakukan klasifikasi objek pada citra mampu untuk menganalisa data secara langsung tanpa adanya ekstraksi fitur pada data secara khusus. Sistem tersebut memiliki parameter atau bobot yang berfungsi sebagai ektraksi fitur maupun sebagai pengklasifikasi. Data yang diproses menghasilkan output yang diharapkan semirip mungkin dengan data output yang sesungguhnya.  CNN merupakan arsitektur deep learning yang mampu mereduksi dimensi pada data tanpa menghilangkan ciri atau fitur pada data tersebut. Pada penelitian ini akan dikembangkan model hybrid CNN (Convolutional Neural Networks) untuk mengekstraksi fitur dan beberapa algoritma klasifikasi untuk mengidentifikasi spesies ikan. Algoritma klasifikasi yang digunakan pada penelitian ini adalah : Logistic Regression (LR), Support Vector Machine (SVM), Decision Tree, K-Nearest Neighbor (KNN),  Random Forest, Backpropagation.


2021 ◽  
Author(s):  
Hemalatha N ◽  
Akhil Wilson ◽  
Akhil Thankachan

Plastic pollution is one of the challenging problems in the environment. But a life without plastic we cannot imagine. This paper deals with the prediction of plastic degrading microbes using Machine Learning. Here we have used Decision Tree, Random Forest, Support vector Machine and K Nearest Neighbor algorithms in order to predict the plastic degrading microbes. Among the four classifiers, Random Forest model gave the best accuracy of 99.1%.


2019 ◽  
Vol 15 (2) ◽  
pp. 267-274
Author(s):  
Tati Mardiana ◽  
Hafiz Syahreva ◽  
Tuslaela Tuslaela

Saat ini usaha waralaba di Indonesia memiliki daya tarik yang relatif tinggi. Namun, para pelaku usaha banyak juga yang mengalami kegagalan. Bagi seseorang yang ingin memulai usaha perlu mempertimbangkan sentimen masyarakat terhadap usaha waralaba. Meskipun demikian, tidak mudah untuk melakukan analisis sentimen karena banyaknya jumlah percakapan di Twitter terkait usaha waralaba dan tidak terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah melakukan komparasi akurasi metode Neural Network, K-Nearest Neighbor, Naïve Bayes, Support Vector Machine, dan Decision Tree dalam mengekstraksi atribut pada dokumen atau teks yang berisi komentar untuk mengetahui ekspresi didalamnya dan mengklasifikasikan menjadi komentar positif dan negatif.  Penelitian ini menggunakan data realtime dari  tweets pada Twitter. Selanjutnya mengolah data tersebut dengan terlebih dulu membersihkannya dari noise dengan menggunakan Phyton. Hasil  pengujian  dengan  confusion  matrix  diperoleh  nilai akurasi Neural Network sebesar 83%, K-Nearest Neighbor sebesar 52%, Support Vector Machine  sebesar 83%, dan Decision Tree sebesar 81%. Penelitian ini menunjukkan metode Support Vector Machine  dan Neural Network paling baik untuk mengklasifikasikan komentar positif dan negatif terkait usaha waralaba.  


MATICS ◽  
2021 ◽  
Vol 13 (1) ◽  
pp. 21-27
Author(s):  
Via Ardianto Nugroho ◽  
Derry Pramono Adi ◽  
Achmad Teguh Wibowo ◽  
MY Teguh Sulistyono ◽  
Agustinus Bimo Gumelar

Pada industri jasa pelayanan peti kemas, Terminal Nilam merupakan pelanggan dari PT. BIMA, yang secara khusus bergerak dibidang jasa perbaikan dan perawatan alat berat. Terminal ini menjadi sentral tempat untuk melakukan aktifitas bongkar muat peti kemas domestik yang memiliki empat buah container crane untuk melayani dua kapal. Proses perawatan alat berat seperti container crane yang selama ini beroperasi, agaknya kurang memperhatikan data pengelompokkan atau klasifikasi jenis perawatan yang dibutuhkan oleh alat berat tersebut. Di kemudian hari, alat berat dapat menunjukkan kinerja yang tidak maksimal bahkan dapat berujung pada kecelakaan kerja. Selain itu, kelalaian perawatan container crane juga dapat menyebabkan pembengkakan biaya perawatan lanjut. Target produksi bongkar muat dapat berkurang dan juga keterlambatan jadwal kapal sandar sangat mungkin terjadi. Metode pembelajaran menggunakan mesin atau biasa disebut dengan Machine Learning (ML), dengan mudah dapat melenyapkan kemungkinan-kemungkinan tersebut. ML dalam penelitian ini, kami rancang agar bekerja dengan mengidentifikasi lalu mengelompokkan jenis perawatan container crane yang sesuai, yaitu ringan atau berat. Metode ML yang pilih untuk digunakan dalam penelitian ini yaitu Random Forest, Support Vector Machine, k-Nearest Neighbor, Naïve Bayes, Logistic Regression, J48, dan Decision Tree. Penelitian ini menunjukkan keberhasilan ML model tree dalam melakukan pembelajaran jenis data perawatan container crane (numerik dan kategoris), dengan J48 menunjukkan performa terbaik dengan nilai akurasi dan nilai ROC-AUC mencapai 99,1%. Pertimbangan klasifikasi kami lakukan dengan mengacu kepada tanggal terakhir perawatan, hour meter, breakdown, shutdown, dan sparepart.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document