Improved voltage measurement system using the scanning electron microscope

1977 ◽  
Vol 48 (3) ◽  
pp. 350-355 ◽  
Author(s):  
W. J. Tee ◽  
A. Gopinath
2000 ◽  
Vol 71 (8) ◽  
pp. 3123-3131 ◽  
Author(s):  
Hideki T. Miyazaki ◽  
Yasushi Tomizawa ◽  
Koichi Koyano ◽  
Tomomasa Sato ◽  
Norio Shinya

2016 ◽  
Vol 14 (2) ◽  
pp. 36
Author(s):  
Lilis Retnaningsih ◽  
Lia Muliani ◽  
Goib Wiranto

Dalam penelitian ini, kami mengamati pengaruh dari campuran pasta TiO2 partikel nano dan pasta TiO2 reflektor yang dapat meningkatkan kinerja dye-sensitized solar cell (DSSC). Senyawa TiO2 reflektor ini berfungsi sebagai lapisan penghambur, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja DSSC. Dalam penelitian ini, foto elektroda DSSC dibuat dengan mencampurkan bahan pasta TiO2 partikel nano dan bahan pasta TiO2 reflektor dengan rasio dari dua bahan tersebut yang telah ditentukan. Pasta pertama adalah campuran dari bahan utama dan bahan pencampur dengan perbandingan antara pasta TiO2 partikel nano dan pasta TiO2 reflektor sebesar 95% : 5%, pasta kedua adalah campuran dengan perbandingan 90% : 10%, dan pasta ketiga dengan perbandingan 85% : 15%. Pasta hasil campuran kemudian dilapiskan pada permukaan kaca konduktif yang memiliki dimensi konduktif sebesar 1 cm x 1 cm. Sel surya DSSC hasil proses pabrikasi kemudian diukur menggunakan I-V measurement system dan Sun simulator untuk mengetahui arus, tegangan, dan efisiensi yang dihasilkan. Lapisan foto elektroda DSSC diukur dengan menggunakan UV - Visible absorbance untuk menentukan karakteristik daya serapnya terhadap cahaya yang datang pada permukaan TiO2 hasil pencampuran. Kami juga telah melakukan pengukuran menggunakan alat SEM (scanning electron microscope) untuk mengetahui karakteristik permukaan hasil pencampuran kedua jenis pasta yang telah digunakan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa DSSC hasil pencampuran pasta dengan perbandingan 85% pasta TiO2 partikel nano terhadap 15% pasta TiO2 reflektor memiliki ukuran partikel yang paling besar dan menghasilkan efisiensi yang paling besar pula.


2010 ◽  
Vol 87 (5-8) ◽  
pp. 1410-1412 ◽  
Author(s):  
Kai Arstila ◽  
Thomas Hantschel ◽  
Stephan Kleindiek ◽  
Jochen Sterr ◽  
Quentin Vaquette ◽  
...  

Author(s):  
R. E. Ferrell ◽  
G. G. Paulson

The pore spaces in sandstones are the result of the original depositional fabric and the degree of post-depositional alteration that the rock has experienced. The largest pore volumes are present in coarse-grained, well-sorted materials with high sphericity. The chief mechanisms which alter the shape and size of the pores are precipitation of cementing agents and the dissolution of soluble components. Each process may operate alone or in combination with the other, or there may be several generations of cementation and solution.The scanning electron microscope has ‘been used in this study to reveal the morphology of the pore spaces in a variety of moderate porosity, orthoquartzites.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document