Improved Method for Characterization of Ultracapacitorby Constant Current Charging

Author(s):  
Varsha A. Shah ◽  
Prasanta Kundu ◽  
Ranjan Maheshwari
2011 ◽  
Vol 194-196 ◽  
pp. 476-479
Author(s):  
Yu Cai ◽  
Zhao Yang Wu ◽  
Shen Li Zhao ◽  
Ji Ne Zhu

The nano-NiO powder was prepared by sol-gel method combining heat treatment technology and its structure and morphology were explored. In addition, the NiO powder electrochemical properties were tested by constant current charging and discharging. The results show that the stable performance sol can be composed by nickel acetate as source of nickel and PAA as chelating agent. Nano-NiO powder of crystal structure integrity, particle uniformity can be prepared by the sol. The gel decomposes completely and gradually forms nanocrystal at 430οC. Its grain size is gradually increasing when the annealing temperature rise. The nano-NiO powder sintered at 600°C exhibits uniform particle, integrity crystal structure, low aggregation and superior electrochemistry performance and may be used in Li-ion battery as the anode material.


2016 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 35
Author(s):  
Daniel Fajar Puspita ◽  
Susanto Sigit Rahardi

Penelitian  mengenai  stabilisasi  produksi  baterai  ion  litium  berdasarkan  parameter  kapasitas  pengisian, kapasitas pelepasan  dan  efisiensi  pengisian-pelepasan  telah  dilakukan. Tujuan  dari penelitian  ini adalah  untuk mengetahui apakah prosedur pembuatan baterai ion litium ini dapat menghasilkan produk yang homogen. Pada penelitian material selanjutnya hal ini berguna untuk meyakinkan bahwa perubahan kualitas   dari produk baterai yang dihasilkan merupakan pengaruh dari material, bukan karena variabel proses perakitan. Pada penelitian ini dipakai lembaran elektroda siap pakai untuk meniadakan pengaruh variasi bahan baku terhadap kualitas sel baterai yang dihasilkan. Sel baterai dibuat di laboratorium riset baterai B4T. Baterai dibuat sebanyak 3 batch dengan jumlah baterai 8 buah setiap batch. Baterai yang dihasilkan diuji dengan alat battery analyzer merek Berkeley buatan USA dengan arus 0,5 C pada saat constant-current charging dan voltase 4,2 V sewaktu constant-voltage charging selama 10 siklus pada saat uji kinerja  dan arus 0,1 C pada saat pengisian  awal.  Hasil yang didapat adalah  batch C menghasilkan sel-sel baterai yang lebih homogen yang ditandai dengan nilai varians dan simpangan baku yang paling kecil dibandingkan batch lainnya.  Selain itu pada saat uji pengisian-pelepasan  10 siklus, batch C juga memperlihatkan kinerja yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa proses yang dipakai pada batch C dapat menghasilkan sel baterai ion litium berkinerja baik dan homogen.Kata kunci: stabilisasi produksi, ion litium, kapasitas, efisiensi


1997 ◽  
Vol 144 (9) ◽  
pp. 3299-3304 ◽  
Author(s):  
T. K. Nguyen ◽  
L. M. Landsberger ◽  
S. Belkouch ◽  
C. Jean

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document