scholarly journals Application of Finite Volume Method in Fluid Dynamics and Inverse Design Based Optimization

Author(s):  
rpd Veress ◽  
Jzsef Rohcs
2013 ◽  
Vol 274 ◽  
pp. 378-382
Author(s):  
Hong Wei Zhou ◽  
Yong Chen ◽  
Jin Cong Wang ◽  
Xiao Zhou Huang

Inflatable pipe is an important part of the tokamak's experimental device. This paper first introduces the composition, functions and working mode of the inflatable pipe. Then it's based on the fluid dynamics to establish model of the inflatable pipeline and the nodes. Finally, using the finite volume method to complete a numerical analysis of gas flow in the tokamak's pipeline. The results show that, if it needs to get the gas flow of the H2 that is 400 Pa•m3/s at the valve in the Pipeline, it needs to set the value of the inlet pressure that is 1.5 bar. The larger diameter of the pipeline, the more increase rate of gas flow in the pipeline.


2021 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Lohdy Diana ◽  
Arrad Ghani Safitra ◽  
Fifi Hesty Sholihah ◽  
Ahmad Taufiqurrahman Azhar

<p>Lemari pengering merupakan bagian penting pada pemanas udara tenaga surya. Lemari pengering diharapkan mampu menyimpan panas dalam waktu yang lama. Hal tersebut menyebabkan analisa thermal pada lemari pengering perlu dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik termal dan aliran yang terjadi pada lemari pengering. Karakteristik tersebut antara lain distribusi temperatur, perubahan temperatur dan kecepatan, dan pola aliran udara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah <em>Finite Volume Method</em> berupa simulasi menggunakan software komputasi fluida atau <em>Computational Fluid Dynamics</em>, simulasi menggunakan model tiga dimensi pada kondisi transient dengan time step 0.015. Data simulasi diambil saat 5 detik, 15 detik, 25 detik, dan 35 detik. Hasil simulasi diperoleh perubahan distribusi temperatur udara terhadap waktu yang terjadi pada bidang XY dan bidang XZ lemari pengering. Berdasarkan hasil simulasi diketahui terjadi penurunan temperatur udara. Temperatur udara tertinggi terjadi pada bagian bawah lemari pengering dengan temperatur udara sebesar 331 K. Prisma kaca pada bagian atas lemari pengering mampu memberikan panas pada udara. Terjadi aliran balik di dalam lemari pengering yang menyebabkan udara panas dari saluran masukkan tidak terdistribusi merata.</p>


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document