scholarly journals Pembiasaan Karakter Islam dalam Pengembangan Buku Ajar Bahasa Jawa Piwulang 5 Pengalamanku Kelas I MI Nurur Rohmah Jasem Sidoarjo

2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 35-49
Author(s):  
Nurdyansyah Nurdyansyah ◽  
Renti Pujiana Lestari

Tujuan penelitian dan pengembangan ini meliputi: 1) mendesain dan menjelaskan kelayakan buku ajar trampil Basa Jawi piwulang 5 pengalamanku berbasis karakter islam di kelas I MI Nurur Rohmah Jasem Sidoarjo. 2) menjelaskan seberapa besar peningkatan hasil belajar dalam dikembangkan dan diterapkannya buku ajar trampil Basa Jawi piwulang 5 pengalamanku berbasis karakter islam di kelas I MI Nurur Rohmah Jasem Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development. Produk pengembangan yang dihasilkan adalah buku ajar trampil Basa Jawi piwulang 5 pengalamanku berbasis karakter islam untuk siswa kelas I MI Nurur Rohmah Jasem Sidoarjo. Model pengembangan yang digunakan peneliti adalah Walter Dick anf Lou Carey dengan 9 tahapan desain pembelajaran, diantaranya: identifikasi tujuan pembelajaran, analisis pembelajaran, identifikasi perilaku awal, menentukan tujuan pembelajaran khusus mengembangkan penilaian acuan patokan, mengembangkan strategi pembelajaran, memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, dan revisi.  Hasil dari pengembangan buku ajar memenuhi kriteria valid dengan hasil validasi ahli desain mencapai 30%, hasil validasi ahli konten mencapai 60%, hasil validasi ahli bahasa mencapai 40%, hasil uji coba perseorangan mencapai 100%, uji coba kelompok kecil mencapai 94%, dan hasil uji coba kelompok besar mencapai 72%. Hasil analisis uji t menggunakan SPSS 15 yang menunjukkan nilai p-value statistik uji t adalah sebesar 0.00 yang berarti (< 0.05), maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak Ha diterima. Hal tersebut berarti terdapat pengaruh yang signifikan pada rata-rata nilai pretest dan postest. Dan hasil penilaian karakter religius dan tanggungjawab mengalami perubahan yang sangat meningkat setelah menggunakan buku ajar trampil Basa Jawi piwulang 5 pengalamanku berbasis karakter islam kelas I di MI Nurur Rohmah Jasem Sidoarjo.

2019 ◽  
Vol 10 (1) ◽  
pp. 56-67
Author(s):  
Tri Alim Saputra Hidayat

Tujuan penelitian dan pengembangan model keterampilan renang gaya bebas (crawl) untuk anak usia Sekolah Dasar. Selain itu, penelitian dan pengembangan dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model pembelajaran dan mengetahui efektifitas, efisiensi model yang dibuat. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan research and development (RnD) dari Borg and Gall. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa Sekolah Dasar kecamatan metro lampung. Uji efektifitas model menggunakan instrumen tes ketermpilan gaya bebas (crawl) untuk mengumpulkan data kemampuan renang siswa Sekolah Dasar. Analisis data penelitian menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Analisis data diperoleh nilai rata-rata efektif data keterampilan renang pretest: 44,63 post test: 71,28 dengan nilai signifikansi dari keterampilan yaitu: keterampilan renang gaya bebas dengna t-hitung = -79,88, Df=39 dan P- value = 0,00 < 0,05.  Dengan taraf signifikansi 0,05 maka h0 ditolak. Berdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran keterampilan renang gaya bebas (crawl) untuk usia SD yang dikembangkan dapat diterapkan secara efektif dan eisien sehingga dapat meningkatkan keterampilan renang gaya bebas.


2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 91-98
Author(s):  
Hazrina Amni ◽  
Iman Sulaiman ◽  
Hernawan Hernawan

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model-model latihan groundstroke pada cabang olahraga tenis lapangan dengan menguji efektifitas terhadap latihan groundstroke pada cabang olahraga tenis lapangan dengan fokus usia atlet 14-16 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Borg and Gall dengan menggunakan 10 tahapan. Subjek dalam penelitian ini melibatkan atlet usia 14-16 tahun. Rancangan item model divalidasi oleh 3 ahli pakar tenis lapangan yang terdiri dari 1 dosen tenis lapangan UNJ, 1 dosen biomekanika olahraga UNJ dan 1 pelatih tenis cibinong prestasi. Peningkatan latihan keterampilan groundstroke pada cabang olahraga tenis lapangan pada saat pre-test menunjukan signifikansi pada t-hitung= -8,718, df=19 dan p-value=0,00 0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada model latihan keterampilan groundstroke sebelum dan sesudah diberikan perlakuan model latihan. Dapat disimpulkan bahwa model latihan keterampilan groundstroke yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan latihan groundstroke untuk atlet atlet usia 14-16 tahun


Author(s):  
Muhammad Fahrezi Harahap ◽  
Iman Sulaiman ◽  
Yasep Setiakarnawijaya

This research and development was conducted to produce exercise model of softball batting based on drill for beginner athletes by testing the effectiveness of softball batting training for beginner athletes. The development method used took the steps of Borg and Gall. To support data to be more valid, the process of analyzing data collection used observation, interviews, and tests. The batting exercise model was designed by combining drill-based training activities. After that the model item design was validated by 3 experts in their field, 1 softball lecturer, 1 softball coach, and 1 motor expert. The study involved 20 athletes consisting of 3 softball clubs in Medan. Increasing battingsoftball training during the pre-test showed t-count = -21,225, df = 19 and p-value = 0,00 <0,05, meaning that there were significant differences in softball batting training model before and after being given a training model. It could be concluded that the model of training developed effectively to enhance batting exercises developed was effective for enhancing batting exercises for beginner athletes.


2014 ◽  
Vol 18 (2) ◽  
pp. 261-274 ◽  
Author(s):  
Sofyan Hadi ◽  
Yoyon Suryono

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi penyelenggaraan pendidikan life skills. Model pengembangan yang digunakan adalah research and development yang dikembangkan Borg dan Gall dengan pendekatan kuantitatif. Prosedur pengembangan dipetakan menjadi tahap pra-pengembangan, pengembangan,  dan penerapan model. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Model evaluasi life skills education (ELSEd) meliputi komponen input, proses, dan hasil pendidikan life skills, (2) Evaluasi model ELSEd memiliki kepekaan yang baik terhadap objek yang diteliti dan mengungkap data yang dihasilkan, (3) Tingkat koherensi instrument ELSEd sesuai dengan rancangan, (4) Karakteristik Model ELSEd berbeda dengan evaluasi model lain, (5) Reliabilitas butir ketiga komponen evaluasi bernilai antara 0,826 - 0,975 dan validitas konstruk untuk semua komponen pada model ELSEd ini diketahui nilai chi square sebesar:  4,188-191,686; p-value: 0,063-0,241; dan  nilai RMSEA: 0,029-0,076. Oleh karena nilai p-value lebih besar dari 0,05 dan RMSEA kurang dari 0,08 maka dapat dinyatakan bahwa model Life Skills Education (ELSEd) adalah cocok dan fit, (6) Kelebihan model ELSEd yaitu komprehensif, sederhana, fleksibel, efektif, dan life skills oriented. Kata kunci: pengembangan, model, evaluasi, program, life skills, Pendidikan Luar Sekolah ______________________________________________________________ DEVELOPING AN EVALUATION MODEL OF LIFE SKILLS PROGRAM OF NON FORMAL EDUCATIONAbstractThis study aims to develop an evaluation model of life skills education. The development model used is research and development which is developed by Borg and Gall by using a quantitative approach. The development procedure is mapped into the pre-development, development, and application of the model . Based on the results of this study, it can be concluded that: (1) Evaluation model of life skills education (ELSEd) includes component inputs , processes , and result of life skills education , (2) The ELSEd Evaluation models have a good sensitivity to the object under study and reveal the resulted data, (3) the level of coherence of the ELSEd instrument is in accordance with the design, (4) Characteristics of ELSEd models are different from other models of evaluation, (5) The item reliability of the three evaluation components are between 0.826 to 0.975 and construct validity for all components in ELSEd model are chi square value of : 4.188 to 191.686; p - value : 0.063 to 0.241; and the value of RMSEA: 0.029 to 0.076 . Therefore, p-value is bigger than 0.05 and RMSEA is less than 0.08 , it can be stated that the model of Life Skills Education (ELSEd) is suitable and fit, (6) The advantages of ELSEd models are comprehensive, simple, flexible, effective, and life skills oriented.Keywords: development , model, evaluation , program , life skills , Non Formal Education


2018 ◽  
Vol 9 (1) ◽  
pp. 68-76
Author(s):  
Iman Sulaiman ◽  
Ahmad Rizaldy Fajrin

The objective of the research and development of the training model is to attack on the game of basketball. In addition, research and development is conducted to obtain in-depth information about the development and implementation of the exercise model and to know the effectiveness, efficiency of the model made.This research and development uses Research & Development (R & D) development methods from Borg and Gall. The subjects in this research and development are 2 different two place clubs of Victoria basketball club, Level Up basketball club.The model effectiveness test uses a test instrument to collect the basketball player's ability data. Analysis of research data using t test with significance level of 0.05. Analysis of data obtained average attack value before given model of attacking exercise is 61.0455 or 61 and after being given treatment with attacking model 75.5909 or 75.6. In the test of significance difference with SPSS 16 can result t-count = -29,567 db = 44 and p-value = 0.00 <0.05 which means there is a significant difference in the ability to attack before and after being given an attacking training model on basketball game that with a significance level of 0.05 then H0 is rejected. Based on the description it can be concluded that the training model attack on basket game developed that can be applied effectively and efficiently so that it can increase attack on basketball players.


2021 ◽  
Vol 14 (1) ◽  
pp. 26-43
Author(s):  
Adejompo Fagbohunka ◽  
Gbenga John Oladehinde

Abstract Subject and purpose of work: Investment in infrastructural facilities has the capacity to create an enabling environment to stimulate business and industrial activities. Nevertheless, there are a few studies on the impact of infrastructural facilities on industrial development in developing countries. The main aim of this study is to investigate the impact of infrastructural facilities on industrial development in Lagos State, Nigeria. Materials and methods: One hundred and three questionnaires were administered to the selected companies through the use of multi-stage sampling techniques across the industrial zones. The data collected were analysed using descriptive statistics while ANOVA, Stepwise Regression, and correlation were used to investigate the research hypothesis. Results: The research shows that the impact of infrastructure on research and development is poor, while the infrastructural impact on the ease of production is averagely significant. Using Stepwise regression, the study revealed that ease of production (89.7%), productivity (1.1%), and industrial expansion (1.5%) were the major areas of industrial development that were positively impacted while research and development and workers’ morale were not positively impacted. The result of Pearson’s product moment correlation coefficient shows that a relationship exists between infrastructural facilities and industrial development of the Lagos region (r= 0.880; p-value=0.000) at 0.05 level of significance. Conclusions: The study concluded that adequacy of infrastructural facilities positively enhances and boosts the industrial potential of the study area.


2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 27-33
Author(s):  
Arrahman Arrahman

Tujuan penelitian adalah menghasilkan model latihan keterampilan teknik dasar dribbling futsal (AS) berbasis permainan yang dapat memberikan manfaat kepada pelatih untuk mempermudah pelatih dalam menerapkan materi latihan. Penelitian ini menggunakan modifikasi Research and Development dari Borg dan Gall. Subjek berjumlah 80 siswa usia SMP yang terbagi 40 siswa dengan 28 item model latihan dan 40 siswa tidak diberi perlakuan. Tahapan dalam penelitian ini adalah: 1) penelitian pendahuluan, 2) evaluasi pakar, 3) uji coba produk yang terdiri dari small group try-out dan field try group, serta 4) uji efektivitas produk. Uji efektivitas model menggunakan tes keterampilan teknik dasar dribbling dengan membandingkan kelompok kontrol dan eksperimen. Uji perbandingan kelompok kontrol dan eksperimen dengan SPSS-16 adalah dribbling = 0.000, atau p-value < 0.05 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sebelum dan setelah pemberian treatment. Penerapan model latihan keterampilan teknik dasar dribbling futsal (AS) berbasis permainan untuk usia SMP dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar siswa.


Sebatik ◽  
2018 ◽  
Vol 22 (2) ◽  
pp. 176-180
Author(s):  
Reza Resah Pratama ◽  
Marsiyem Marsiyem

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknik pembelajaran passing dada pada permainan bola basket untuk siswa SMP kelas VIII sebagai solusi bagi guru untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pengembangan teknik pembelajaran passing dada dilakukan di SMP Negeri 1 Palembang dengan menggunakan metode penelitian research and development. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP N 1 Palembang Kelas VIII sebanyak 30orang. Langkah –langkah pengembangan yang digunakan adalah Potensi dan masalah, (2) Desain produk, (3) Validasi Produk (4) Ujicoba Pemakaian, (5) Revisi Produk, (6) Ujicoba Produk, (7) Produk akhir. Berdasarkan validasi ahli produk pengembangan ini dikatakan layak, sehingga dilakukan ujiefektifitas produk. Hasil ujiefektifitas dengan menggunakan metode eksperimen diketahui bahwa nilai rata-rata passing dada dalam kelompok eksperimen dilakukan pada 30 siswa didapatkan hasil 18,57 sedangkan nilai rata-rata passing dada kelompok kontrol adalah 14,77 artinya terdapat perbedaan dan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari nilai rata-rata kelompok kontrol. Pada uji signifikan perbedaan t-hitung = 7,477, df = 58 dan p-value = 0,00 < 0,05 berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil passing dada kelompok eksperimen dan hasil kelompok kontrol. Hasil ujiefektifitas meunjukan bahwa pengembangan teknik pembelajaran passing dada pada permainan bola basket efektif dan efisien. Pengembangan teknik pembelajaran passing dada ini dapat meningkatkan variasi teknik pembelajaran guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan sehingga meningkatkan prestasi siswa.


2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 13-26
Author(s):  
Moh. Farizqo Irvan ◽  
Feylosofia Putri Agry ◽  
Habibullah Habibullah

Perkembangan era revolusi indusri 4.0 menuntut dihasilkannya sumber daya manusia yang berkualitas tanpa mengesampingkan individu sebagai good citizen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan media kartu remi Pancasila dalam meningkatkan kemampuan civic literacy siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini merupakan research and development (R&D) tipe ADDIE. Populasi dari penelitian ini yaitu siswa kelas II SD Negeri Tambakaji 03 Kota Semarang yang berjumlah 64 siswa dengan sampel yaitu 32 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, skala, angket, dan tes. Data kelayakan media kartu remi pancasila dianalisis secara deskriptif dan kemampuan civic literacy siswa dianalisis menggunakan uji-t dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Rensla dinilai sangat layak oleh ahli media dan materi dengan skor kelayakan sebesar 85 dan 88. Selain itu, media kartu Rensla juga efektif dalam meningkatkan civic literacy siswa yang dibuktikan melalui hasil uji-t dependen dengan p-value 0.000 < 0.05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media kartu Rensla yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam meningkatkan civic literacy siswa sekolah dasar.


2020 ◽  
Vol 11 (02) ◽  
pp. 176-187
Author(s):  
Arjun Fetru

MODEL LATIHAN PASSING FUTSAL UNTUK PUTRI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS   Arjun Fetru1 Firmasyah Dlis2 Sri Nuraini3 1Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Komplek Universitas Negeri Jakarta Gedung M. Hatta Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Indonesia 13220 2Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Komplek Universitas Negeri Jakarta Gedung M. Hatta Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Indonesia 13220 3Pendidikan Olahraga, Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Komplek Universitas Negeri Jakarta Gedung M. Hatta Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Indonesia 13220   Email: [email protected]   Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan model latihan passing futsal untuk putri tingkat SMA. Pendekatan penelitian pengembangan model latihan ini menggunakan model Research and Development dari Borg and Gall. Subyek dari penelitian dan pengembangan ini ialah diperuntukan untuk putri tingkat SMA. Analisis data diperoleh 18 item model latihan yang layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan passing futsal. Dalam uji signifikansi didapat dari nilai proses (kesesuaian gerak) menunjukan mean= 2.133 selisih dari hasil pre-test dan hasil post-test, hasil t-hitung= 7.899 df= 29 dan p-value= 0.000 &lt; 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan model latihan passing futsal untuk putri tingkat SMA dan penilaian hasil passing mean= 17.367 menunjukan selisih hasil pre-test dan post-test, hasil t-hitung= 86,626 df= 29 dan p-value= 0.000 &lt; 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan model latihan passing untuk putri tingkat SMA. Dari kedua penilaian tersebut menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan itel model latihan dan secara efektif dapat meningkatkan keterampilan passing futsal. Kata Kunci: Model, Latihan, Passing Futsal Abstract The purpose of this study is to develop a futsal passing training model for high school girls. The research approach to developing this exercise model uses the Research and Development model from Borg and Gall. The subjects of this research and development are intended for high school girls. Data analysis obtained 18 items of training models that are feasible and effective to improve futsal passing skills. In the significance test obtained from the process value (suitability of motion) shows the mean = 2,133 difference between the pre-test results and post-test results, the results of t-count = 7,899 df = 29 and p-value = 0,000 & lt; 0.05 which means that there is a significant difference between before and after the treatment of futsal passing training model for high school girls and the assessment of the results of the mean passing = 17,367 shows the difference between the pre-test and post-test results, the t-test results = 86,626 df = 29 and p -value = 0,000 & lt; 0.05 which means there is a significant difference between before and after being given a passing training model for high school girls. From the two assessments, there is a significant difference between before and after the treatment model exercise and can effectively improve futsal passing skills. Keywords: Model, Training, Futsal Passing


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document