scholarly journals Pengaruh Reward, Disiplin Kerja dan Komunikasi terhadap Kepuasan Kerja di PT. Kerta Rajasa Raya Mojokerto

Benchmark ◽  
2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 34-50
Author(s):  
Aris Affandi ◽  
Cholifah Cholifah ◽  
Indah Noviandari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reward, disiplin kerja dan komunikasi terhadap kepuasan kerja di PT. Kerta Rajasa Raya Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT.Kerta Rajasa Raya Mojokerto dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 83 karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan Uji F, Uji T serta Uji Dominan dengan taraf signifikan 10% melalui Statistical Package for the Social Science (SPSS). Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa variabel bebasreward, disiplin kerja dan komunikasi secara simultan berpengaruh signifikan dengan hasil regresi linier berganda dalam uji F diperoleh Fhitung sebesar 50.713lebih besar dari Ftabel sebesar 2,72 sedangkan pengaruh secara parsial berpengaruh signifikan melalui uji t diperoleh thitung untuk masing-masing variabel bebas yaitu thitung reward (X1)sebesar 10.548, disiplin kerja (X2) sebesar 5.911 dan komunikasi (X3) sebesar 2.256 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,664 maka variabel bebas reward, disiplin kerja dan komunikasi berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat kepuasan kerja sedangkan variabel reward (X1) berpengaruh dominan terhadap kepuasan kerja.

Author(s):  
Khaulah Afifah ◽  
Lala M Kolopaking ◽  
Zessy Ardinal Barlan

Head of a village election with e-voting system is a new thing for community The success level of e-voting system can be reached by fulfil several principles in order to the implementation going effective and the result of the election can be accepted by all. The objectives of this research is to analyze the relation between the success level of e-voting system with social capital of the community. This research is carried out with the quantitative approach and supported by qualitative data. This research takes 60 respondents using simple random sampling technique. The results showed that the success level of e-voting has a correlation with the level of social capital of the community. Based on the field study, the social capital of the community is classified as high. The high social capital makes the implementation of e-voting successful and the success level is also high, because in the election ten years ago occurred a conflict. The community considers e-voting easier and more practical, cost effective and time-saving, and the results of e-voting are also reliable. A practical and fast of e-voting system can be a solution especially for “rural-urban” community who are busy or work outside the village.Keywords: E-voting, the success level of the system, social capital Pemilihan kepala desa dengan sistem e-voting merupakan hal yang baru bagi masyarakat. Keberhasilan penerapan sistem e-voting dilihat dari terpenuhinya beberapa prinsip agar penerapannya berlangsung efektif dan hasilnya dapat diterima oleh seluruh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat keberhasilan sistem e-voting dalam pemilihan kepala desa dengan tingkat modal sosial masyarakat. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang didukung oleh analisis data kualitatif. Penelitian ini mengambil enam puluh responden dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan e-voting memiliki hubungan dengan tingkat modal sosial masyarakat. Berdasarkan kajian di lapang, modal sosial masyarakat tergolong tinggi. Tingginya modal sosial tersebut membuat pelaksanaan e-voting berhasil dan tingkat keberhasilannya juga tergolong tinggi karena pada pemilihan sepuluh tahun silam sempat terjadi konflik. Masyarakat menganggap sistem evoting lebih mudah dan praktis, hemat dalam segi biaya dan waktu, serta hasil dari pemilihan juga dapat dipertanggungjawabkan. Sistem e-voting yang praktis dan cepat dapat menjadi solusi khususnya bagi masyarakat daerah “desa-kota” yang memiliki kesibukan atau pekerjaan di luar desa.Kata Kunci: E-voting, keberhasilan sistem, modal sosial. 


2018 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 43
Author(s):  
Mustofa Aris

Berangkat dari sebuah fenomena yang berupa sebagian besar unsur pimpinan puskesmas di Kabupaten Bangkalan dijabat oleh pihak yang berkopetensi fungsional (dokter), sedangkan regulasi menyatakan bahwa kepala puskesmas harus seorang sarjana dibidang kesehatan yang kurikulum pendidikannya mencakup kesehatan masyarakat, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh instrumen implementasi kebijakan dan keterlibatan aktor terhadap kebijakan publik.Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey dengan rancangan explanatory research dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kepada 138 responden. Responden kepala dinas kesehatan dan pegawai dinas kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta LSM yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling dan pegawai puskesmas yang ditentukan dengan teknik sampling acak (area random sampling). Untuk menguji pola hubungan yang dibangun peneliti menggunakan alat analisis Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan program SPSS (statistical program for the social science) versi 20.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Semakin tersedia instrumen implementasi kebijakan publik, semakin bagus pula kebijakan dalam pengelolaan puskesmas; 2. Semakin tinggi keterlihatan aktor, semakin bagus pula kebijakan publik tentang pengelolaan puskesmas; 3. Semakin bagus implementasi kebijakan publik, semakin bagus pula revitalisasi puskesmas; 4. Semakin bagus kebijakan publik, semakin bagus pula revitalisasi publik; 5. Semakin tepat penempatan pejabat, semakin bagus pula revitalisasi puskesmas.


2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 151-159
Author(s):  
Esti Fitriya ◽  
Hadiwinarto Hadiwinarto ◽  
Arsyadani Mishbahuddin

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kemandirian belajar dan gaya belajar yang diadopsi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu. Sampel peneitian berjumlah 50 orang siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling dari kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kemandirian belajar dan kuesioner gaya belajar. Data dianalisis dengan menggunakan bantuan software Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 16, dengan Crosstabs. Hasil peneitian menunjukkan bahwa, tingkat kemandirian belajar siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu tinggi dengan skor 34,0%, sedang dengan skor 62,0% dan rendah dengan skor 4,0%. Sedangkan gaya belajar yang diadopsi oleh mayoritas siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu ialah gaya belajar visual dengan skor 60,0% dan 40,0% yang mengadopsi gaya belajar auditorial. Kata kunci : kemandirian belajar, gaya belajar.


Author(s):  
A. Rivai Beta

This study aimed to look at the lecturers on competency of the the learning outcomes of students in the Communication and Islamic Broadcasting Study Programe Faculty of Ushuluddin, Adab and Dakwah IAIN Samarinda This research used quantitative methods by analyzing using regression analysis with SPSS 17 assistance. Communication and Islamic Broadcasting Faculty of Ushuluddin, Adab and Dakwah IAIN Samarinda, where the population of this research was 95 students of Communication and Islamic Broadcasting IAIN Samarinda and a sample of 77 people was taken by using the Simple Random Sampling method with Slovin formula. As a result, together the influence of lecturer competence on learning outcomes was 0.6% with a significance of 0.038 less than 0.05, which means that the effect is significant. Separately from the four lecturers' competencies namely 0.7% pedagogic competence, 0.6% professional, and 0.6% personality, towards learning achievement, where all three competencies had less than 0.05 so the effect is significant. The social competence of the lecturers only gives a small contribution of 0.2% which did not affect the learning outcomes of students of the Communication and Islamic Broadcasting Study Program of the Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah of IAIN Samarinda, and the significance value is 0.203 greater than 0.05. significant. So that the need for improvement of social competence for lecturers.


2021 ◽  
Vol 3 (6) ◽  
pp. 12-17
Author(s):  
Hairani Lubis ◽  
Dita Rahmaniah

The wider the social environment in life as social beings, the greater the challenges faced by each individual to present himself as a person who can adapt well. Individuals who can adapt well are said to have good interpersonal competence. Interpersonal competence is said to be related to assertiveness as well as self-concept. This research method uses a quantitative approach. The subjects of this study were 100 students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University, who were selected using simple random sampling techniques. The data collection method used a scaling instrument with a Likert scale of five answer choices for the three variables. The study results prove that there is no influence of assertiveness and self-concept on interpersonal competence in students. With an F value of 0.564 (p>0.05). The effective contribution is 1.1%, while the remaining 98.9% is influenced by other factors not examined in this study.


Author(s):  
Dessy Adriani ◽  
Idham Alamsyah

This research aimed to analysis the competitiveness and government policy impact to the prospect of California Papaya horticultural commodity in peri-urban area. This research conducted in Talang Jambe Village of Sukarami Sub-district in Palembang on March 2018. Research location was selected by considering that Talang Jambe Village is central producer for California Papaya in Palembang. Sampling method were simple random sampling. Data analysed by using Policy Analysis Matrix. Research resulted that California Papaya horticultural commodity in peri-urban area had competitive advantage. California Papaya horticultural commodity had also comparative advantage. Government policy impact were profitable for California Papaya producer and consumer as well. The existence of government intervention on the output against the farming more profitable consumers because consumers buy lower price than the actual price. In other words the transfer of surplus occurs from the producers to the consumers and the farmers acceptance of output reduction occurred as the existence of government policy intervention. It indicate that there is a government policy that caused the private price is less than the social price. California Papaya horticultural commodity in peri-urban area only received 63% of the price the price that is supposed to received.


2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 153-161
Author(s):  
Reza Fahmi ◽  
Syafruddin Nurdin ◽  
Asnawir Asnawir ◽  
Tri Amanda

enelitian ini berangkat dari fakta tentang kebijakan pemerintah yang akan diberlakukan pada akhir tahun2016 atau awal tahun 2017. Di mana pemerintah akan mempesiundinikan Aparatur Sipil Negara (ASN) /Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara nasional. Adapun ASN/PNS yang akan dipensiun dinikan adalah ASN/PNS yang berpendidikan SMA kebawah. Lebih jauh penelitian ini akan mengkaji “Sikap Aparatur SipilNegara Tentang Kebijakan Pensiun Dini dan Dampak Psikologisnya”. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 534 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian sebanyak 189 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknikpenarikan sampel yang digunakan adalah simple random sampling (penarikan sampel acak sederhana), inidilakukan mengingat sampel memiliki kearngka sampel yang jelas. Teknik analisa data menggunakan alatbantu SPSS (Statistical package for Social Science) dengan model statistik pearson correlation, regresi sederhanadan Anova. Hasil penelitian mendapati: (1) Ada hubungan antara sikap penerimaan ASN/PNS dan dampakpsikologisnya. (2) Adanya pengaruh yang besar, yakni sebanyak enampuluh delapan persen (68%) dari sikappenerimaan ASN/PNS terhadap spsikologisnya. (3) Adanya perbedaan tingkat depresi, kecemasan dan stresdikalangan ASN/PNS dilingkungan Perguruan Tinggi Umum (Universitas Andalas dan Universitas NegeriPadang) dan Perguruan Tinggi Ke-Islaman (PTKI). Di mana tingkat depresi, kecemasan dan stres lebihtinggi dikalngan ASN/PNS di PTKI berbanding PTU.


2019 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
pp. 164-175
Author(s):  
Mori Dianto M.Pd

This research was done because of phenomenon of the students’ low motivation to get the achievement at school. Social support have a correlation for creating the students’ potential giftedness to get an achievement in learning. The role of the teachers, especially the teachers of guidance and counseling are needed in improving the students’ achievement at school in order to improve their learning achievement. This research has purpose to find the social support and achievement motivation of SMPN Kecamatan Batang Kapas Pesisir Selatan. This research used correlational approach which has purpose to know how is the contribution among the research variables. The population of the research is the students of SMPN Kecamatan Batang Kapas Pesisir Selatan. The amount of the population was 601 students. The sample of this research was 240 students. It had been taken by using simple random sampling technique. The instruments used in the form of scale. The data was analyzed by using descriptive technique and the hypothesis testing was done by using korelasional. The result shows that: (1) social support is in the enough category, (2) students’ achievement motivation is in the enough category, (4) the contribution of social support through the students’ achievement motivation is about 20.2%.  The above findings imply that social support have contributed to students achievement motivation. Needs to be done similar studies were suggested to conduct at different contexts to compare the findings.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 90-102
Author(s):  
Meigawati . ◽  
Aisyah Nur Sayidatun Nisa

This research aims to determine the effect of smartphone usage and discipline of learning on social studies learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 1 Kalibagor, Banyumas Regency. This research is a research with a quantitative approach and is a type of correlational research. The population in this study were 224 students of class VIII SMP Negeri 1 Kalibagor and took a sample of 70 students from the total population through simple random sampling technique. The data collection technique was done using a questionnaire and documentation. The results of this research was a positive and significant influence simultaneously between the smartphones usage and discipline of learning on the social studies learning outcomes of class VIII students of SMP Negeri 1 Kalibagor based on the results of the F test with a value  >  (37.414> 3.13). The smartphones usage and discipline of learning simultaneously has an effect on social studies learning outcomes by 52.8% and the remaining 47.2% is influenced by other variables or factors.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan smartphone dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Kalibagor Kabupaten Banyumas. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan merupakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kalibagor yang berjumlah 224 dan mengambil sampel sebanyak 70 peserta didik dari total populasi melalui teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemanfaatan smartphone dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kalibagor berdasarkan hasil uji F dengan nilai  >  (37,414 > 3,13). Pemanfaatan smartphone dan disiplin belajar secara simultan atau bersama-sama memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPS sebesar 52,8% dan sisanya 47,2% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain.


2018 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Gede Mandirta Tama ◽  
Made Kony Koswara ◽  
Anantawikrama Tungga Atmadja ◽  
M. Rudi Irwansyah

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi pengusaha UMKM dan organizational change readiness terhadap penerapan standar akuntansi entitas mikro kecil dan menengah. Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Buleleng sebanyak 32.756 UMKM, dengan menggunakan teknik probability sampling dengan simple random sampling dan rumus slovin sehingga sampel penelitian ini sebanyak 100 sampel. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS) v.20. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa persepsi Pengusaha UMKM dan organizational change readiness memiliki pengaruh signifikan positif terhadap penerapan standar akuntansi entitas mikro kecil dan menengah.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document