scholarly journals Mathematic Model of Green Function with Two-Dimensional Free Water Surface

2013 ◽  
Vol 04 (08) ◽  
pp. 75-79
Author(s):  
Sujing Jin ◽  
Xing Wang ◽  
Junjun Du ◽  
Shesheng Zhang ◽  
Shengping Jin
2012 ◽  
Vol 170-173 ◽  
pp. 1962-1965
Author(s):  
Xue Jiao Li ◽  
Xing Wang ◽  
Chao Liu ◽  
Meng Yu Li ◽  
She Sheng Zhang

According to the convenient using principle of cloud computation, the control equation and boundary condition of point source with free water surface are considered, the basic analyzing solution is obtained, the Green function representation is discussed., the discrete calculation expression and calculation procedure are proposed, two-dimensional graphics of the Green function’s real and imaginary part are plotted.


2006 ◽  
Vol 50 ◽  
pp. 805-810 ◽  
Author(s):  
Takashi NAKAMURA ◽  
Takashi KOJIMA ◽  
Tadaharu ISHIKAWA

2013 ◽  
Vol 04 (08) ◽  
pp. 97-99 ◽  
Author(s):  
Xing Wang ◽  
Chao Liu ◽  
Zhenli Sun ◽  
Mingyan Wu ◽  
Shesheng Zhang

2016 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
Author(s):  
Muhammad Irvan Nurliansyah

ABSTRAK Limbah cair tahu merupakan limbah cair yang berasal dari proses pembuatan tahu. Limbah cair tahu mengandung senyawa organik yang tinggi. Pembuangan limbah cair tahu secara langsung ke badan air tanpa dilakukan pengolahan dapat mempengaruhi dan mencemari lingkungan. Suatu cara untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melakukan pengolahan limbah cair tahu. Salah satu alternatif pengolahan limbah cair tahu yang dapat digunakan adalah fitoremediasi menggunakan tanaman genjer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengolahan dan efektivitas waktu tinggal pengolahan limbah cair tahu menggunakan tanaman genjer dalam menurunkan BOD dan COD effluen hasil proses pengolahan anaerob limbah cair tahu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fitoremediasi menggunakan tanaman genjer pada sistem lahan basah buatan Free Water Surface flow dengan waktu tinggal 3 hari, 5 hari dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi pengolahan secara fitoremediasi pada hari ke 3 untuk BOD dan COD berturut-turut sebesar 21,28% dan 16,13%. Pada hari ke 5 efisiensi pengolahan yang diperoleh untuk BOD dan COD berturut-turut sebesar 52,60% dan 45,93% sedangkan efisiensi pengolahan pada hari ke 7 untuk BOD dan COD berturut-turut sebesar 76,42% dan 70,74%. Waktu tinggal efektif yang diperoleh pada penelitian ini adalah  7 hari dengan nilai BOD dan COD telah berada dibawah baku mutu yaitu berturut-turut sebesar 72,72 mg/l dan 213,33 mg/l.   Kata kunci : limbah cair tahu, fitoremediasi, tanaman genjer, efisiensi pengolahan, waktu tinggal


2011 ◽  
Vol 33 (1) ◽  
pp. 71-86
Author(s):  
Doorce S. Batubara ◽  
Donald Dean Adrian

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document