scholarly journals Maximum Power Point Tracking Technology of Photovoltaic Array under Partial Shading Based On Adaptive Improved Differential Evolution Algorithm

Energies ◽  
2020 ◽  
Vol 13 (5) ◽  
pp. 1254
Author(s):  
Peng Zhang ◽  
Huibin Sui

In the case of partial shading conditions, there will be more than one maximum power point (MPP) in photovoltaic (PV) array. The traditional maximum power point tracking (MPPT) methods are easy to get in the local maximum power point (LMPP) and fail. Based on the standard differential evolution (DE) algorithm, the mutation strategy, scaling factor F, and cross factor CR of the algorithm are optimized. Also, the population position variance δ 2 is used to prevent falling into LMPP. Finally, the conditions for algorithm termination and restart are set. It is verified by simulation that the method has fast convergence speed, high accuracy, and can adapt well to changes in the external environment. The improved DE algorithm has a great advantage in MPPT.

2021 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
pp. 38
Author(s):  
Muhammad Dliaul Haq

Panel surya menjadi salah satu energi bersih yang menjanjikan namun kinerja panel surya bergantung pada tingkat iridiasi matahari dan kondisi suhu. Sebuah kondisi dimana panel surya menerima iridiasi yang berbeda yang dinamakan partial shading. Partial shading menyebabkan penurunan efisiensi daya keluaran PV dan dapat menimbulkan kerusakan pada PV. Untuk mencegah kerusakan terdapat dioda bypass namun adanya dioda bypass menyebabkan kurva karakterisistik daya-tegangan memiliki puncak lebih dari satu. Untuk mendapatkan daya maksimum digunakan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT). Penggunaan algoritma Differential Evolution (DE) ditujukan untuk menghindari terjebak pada puncak daya yang lebih rendah dan lebih optimal dalam mendapatkan puncak daya maksimum. Sistem panel surya yang digunakan berupa 2 panel surya dengan 100 Wp yang mana disambunkan secara seri sebagai modul surya dan sebuah buck converter. MPPT DE diuji dengan beberapa pola partial shading dengan menggunakan software PSIM dan dibandingkan dengan algoritma Human Psychology Optimization (HPO). Hasil menunjukkan MPPT DE mampu melacak puncak daya maksimum pada kondisi partial shading dengan menghasilkan osilasi daya yang sedikit dan mampu melacak ketika iridiasi matahari rendah. Algoritma yang diusulkan memiliki rata – rata akurasi pelacakan sebesar 98.55% dan rata – rata waktu pelacakan sebesar 0.10 detik. Sehingga penerapan algortima DE pada MPPT menjadi salah satu pilihan yang menjanjikan untuk memaksimalkan daya keluaran yang berguna mengurang daya terbuang sia – sia.         Kata kunci: Buck Converter, Differential Evolution(DE), Maximum Power Point Tracking (MPPT), Photovoltaic, Partial Shading


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document