scholarly journals EFEK TAYANGAN VIDEO PENJELASAN KASUS CORONA TERHADAP KHAYALAK (ANALISIS DESKRIPTIF KUANTITATIF TERHADAP EFEK VIDEO PENJELASAN KASUS CORONA DI PROVINSI BANTEN)

Author(s):  
Ukon Furkon Sukanda ◽  
Ade Irfan Abdurahman

Pro dan Kontra menerpa Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) setelah mengumumkan 2 (dua) warga Provinsi Banten terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid)-19. Pengumuman diunggah di media sosial Instagram dan tersebar baik di media massa ataupun aplikasi chating. Dengan metode purposive random sampling melalui sebaran google form. Kami melakukan penelitian tentang efek tayangan video penjelasan kasus Corona di Banten terhadap khalayak yang berdomisili di Kota Tangerang. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa sebaran video pernyataan  Gubernur Banten Wahidin Halim tentang kasus di Provinsi Banten berefek besar terhadap efek kognitif afektif dan dan perilaku responden.  Hal ini terlihat dari rata-rata jawaban tingkat persetujuan responden yang tinggi pada efek kognitif (M= 2,30 - 3,30) afektif (M= 2,50 - 3,02) dan perilaku (M= 2,30 - 2,76). Kata kunci: Efek tayangan, Corona, Banten

2021 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 121
Author(s):  
Widya Lita Fitrianur ◽  
Sri Yuliastutik

Dunia pada saat ini sedang dilanda pandemi yang cukup mengkhawatirkan, yaitu adanya Corona Virus Disease (COVID-19). Kondisi ini membuat masyarakat tidak siap untuk menghadapinya baik secara fisik maupun psikis sehingga berpengaruh juga terhadap kesehatan mental. Salah satu yang mengalami permasalahan kesehatan mental akibat pandemi adalah usia remaja. Cara yang dapat dilakukan oleh remaja saat menghadapi pandemi Covid-19, salah satunya adalah memiliki resiliensi yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap resiliensi remaja selama pandemi Covid-19 di Kelurahan Kemayoran Bangkalan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasi analitik dengan menggunakan desain Cross-Sectional. Populasi 223 remaja, sampel 142 remaja, teknik sampling simple random sampling. Lebih dari 50% efikasi diri sebanyak 84 orang (59,2%) hasil uji statistik didapatkan nilai p =0,000.


2021 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 60-69
Author(s):  
Mohamad Zaenal Arifin Anis ◽  
◽  
Heri Susanto ◽  
Fathurrahman Fathurrahman ◽  
◽  
...  

Corona Virus Disease (COVID-19) was found to have entered Indonesia on March 2, 2020. This is because there were Indonesian citizens who were confirmed to be affected by the virus. Various aspects of human life have changed, including in the world of education. The central government then decided to take a policy to transfer face-to-face learning to online learning (online). This change is an alternative so that learning continues. However, schools with never implemented online learning, such as SMA Negeri 10 Banjarmasin are a new challenge. This study aims to determine how the online learning process in SMA Negeri 10 Banjarmasin and the effect of online learning on student learning outcomes at SMA Negeri 10 Banjarmasin. This study used a quantitative method with 90 people and a sample size of 73 people who were determined using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using questionnaires and interviews. Meanwhile, the data analysis used paired sample t-test. Based on the research results, there was a decrease in students' learning outcomes during online learning. This is shown in the results obtained in t test result, which is 1.747 > 1,667, so it can be concluded that online learning is applied ineffective because there is a massive decrease in student learning outcomes. Corona Virus Disease (COVID-19) ditemukan masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020, hal ini dikarenakan adanya warga Indonesia yang terkonfirmasi terdampak virus tersebut. Berbagai aspek kehidupan manusia mengalami perubahan, tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Pemerintah pusat kemudian memutuskan untuk mengambil sebuah kebijakan berupa pengalihan pembelajaran secara tatap muka menjadi pembelajaran secara daring (dalam jaringan). Perubahan ini merupakan alternatif agar pembelajaran tetap berjalan. Namun, bagi sekolah yang belum pernah menerapkan pembelajaran daring seperti di SMA Negeri 10 Banjarmasin menjadi tantangan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran daring di SMA Negeri 10 Banjarmasin dan pengaruh efektivitas pembelajaran daring terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model komparatif, populasi berjumlah 90 orang dan jumlah sampel 73 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan paired sample t test. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penurunan hasil belajar peserta didik pada saat pembelajaran daring yang ditunjukkan dengan hasil analisis mean. Hal tersebut diperkuat dengan hasil analasis uji t, maka diperoleh bahwa thitung yaitu 1.747 > ttabel 1,667, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara hasil belajar luring dengan hasil belajar daring.


2020 ◽  
Author(s):  
Muhammad Arsyam ◽  
Jumliadi MH ◽  
Zakirah ◽  
Andi Muhammad Shaleh Alwi

Kebijakan pemerintah ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) seperti isolasi, social and physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga masyarakat tetap stay at home, bekerja, beribadah dan belajar di rumah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran dirumah dalam lingkungan keluarga di tengah pandemic covid 19. Metode yang diguanakan explanatory. variabel yang menjelaskan suatu fenomena tertentu. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh mahasiswa program studi S1 hukum keluarga (Ahwal Syakhshiyah) STAI DDI Kota Makassar yang terdiri 225 mahasiswa, dengan teknik simple random sampling sampel yakni 26 mahasiswa (semester VI). Hasil penelitian dengan analisis statistic deskriptif dan analisis statistic inferensial menunjukkan dengan hasil uji normalitas pembelajaran dirumah 1,025 dan lingkungan keluarga 2,131 (sig > α, berdistribusi normal), hasil uji homogenitas adalah 1.412 (sig > α, homogen), hasil uji linearitas adalah 0,986 (sig > α, linier) dan hasil uji hipotesis dengan uji korelasi menunjukkan nilai sig 0,023, dengan kriteria Sig (0,023) < α (0,05). Akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran dirumah dalam lingkungan keluarga di tengah pandemic covid 19.


2021 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 215-224
Author(s):  
Erna Sariana ◽  
Dwi Agustina

ABSTRAKPendahuluan: WHO sudah menetapkan Corona Virus Disease (COVID-19) sebagai pandemi. Meluasnya penyebaran COVID-19 di Indonesia mengakibatkan berbagai upaya pencegahan digalakkan, salah satunya melalui tindakan cuci tangan. Dari beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa tindakan cuci tangan menggunakan pembersih, dinilai sangat penting kaitannya dengan upaya pencegahan penyakit covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan tindakan cuci tangan dalam upaya pencegahan penyakit Covid-19 pada mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Metodologi: Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Sampel adalah sebagian mahasiswa Sarjana Terapan Fisioterapi yaitu 120 orang, yang dipilih dengan metode proporsional random sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – September 2020. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner melalui G-Form. Analisa data terdiri dari univariat, bivariat (uji Kai Kuadrat), dan multivariat (uji Regresi Logistik). Hasil penelitian: sebagian besar tindakan cuci tangan responden termasuk kategori baik (65,0%), responden memiliki pengetahuan tinggi (59,2%), sikap positif (57,5%), dan dukungan keluarga baik (56,7%). Hasil analisis bivariat, seluruh variabel memiliki hubungan bermakna dengan tindakan cuci tangan, yaitu pengetahuan (p = 0,013 dan OR = 2,827, sikap (p = 0,029 dan OR = 2,519), dan dukungan keluarga (p = 0,0001 dan OR = 7,649). Hasil analisis multivariat, faktor dominan paling tinggi yang mempengaruhi tindakan cuci tangan adalah pengetahuan (OR = 2,969). Saran: agar pihak kampus dapat memberikan pendidikan kesehatan, pemasangan pesan kesehatan di lingkungan kampus tentang pentingnya pencegahan Covid-19, menyediakan sarana cuci tangan yang mendukung. AbstractIntroduction: WHO has established COVID-19 as a pandemic. The widespread spread of Corona Virus Disease (COVID-19) in Indonesia has led to various prevention efforts, one of which is through hand washing. From several scientific studies showing that the act of washing hands using a cleanser, is considered very important relation to efforts to prevent diseases that can be transmitted through hand media, such as covid-19 disease. The purpose of this study was to determine the relationship of the level of knowledge, attitudes, and family support with handwashing in the prevention of Covid-19 disease in students of the D-IV Physiotherapy Study Program at the Ministry of Health Jakarta III. Metodology: This type of research is descriptive with cross sectional design. Samples are 120 D-IV Physiotherapy students, who will be selected by proportional random sampling method. The research will be conducted in July - September 2020. Data were collected using a questionnaire given through the G-Form. Data analysis consisted of univariate, bivariate, and multivariate. The results of the study: most of the respondents washing their hands was in the good category (65.0%), the respondents had high knowledge (59.2%), positive attitudes (57.5%), and good family support (56.7%). The results of the bivariate analysis, all variables had a significant relationship with the act of washing hands in students, namely knowledge (p = 0.013 and OR = 2.827, attitude (p = 0.029 and OR = 2.519), and family support (p = 0.0001 and OR = 7,649) The result of multivariate analysis, the most dominant factor affecting the act of washing hands is knowledge (OR = 2.969). Suggestions: so that the campus can provide health education, post health messages in the campus environment about the importance of preventing Covid-19, provide washing facilities supportive hand. 


2021 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 1-12
Author(s):  
Supriyadi Supriyadi ◽  
Ayu Nurul Amalia

Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) menerpa dunia awal tahun 2020 berdampak signifikan disegala aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan tinggi. Tujuan penelitian ini mengungkap kualitas layanan akademik (X1) dan sidang skripsi daring (X2) terhadap kepuasan mahasiswa (Y). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian menggunakan teknik proportional random sampling. Sampel penelitian merujuk tabel sampel Isaac dan Michael untuk jumlah populasi 799 mahasiswa semester akhir, taraf siginifikansi 1% jumlah sampelnya adalah 363 mahasiswa. Pengambilan data menggunakan instrumen kualitas layanan akademik, sidang skripsi online dan kepuasan mahasiswa, seluruh instrumen valid dan reliabel. Analisis data menggunakan regresi ganda. Hasil penelitian mengungkapkan: 1) Persamaan regresi linear ganda Ȳ = 0.160 + 0.055X1 + 0.216X2; 2) Kualitas layanan akademik berpengaruh positif terhadap kepuasan mahasiswa; 3) Kepuasan layanan akademik berpengaruh positif terhadap kepuasan mahasiswa 4) Terdapat pengaruh secara bersama-sama (simultan) kualitas layanan akademik dan sidang skripsi daring terhadap loyalitas mahasiswa, 5) Koefisien determinasi Pengaruh Kualitas layanan akademik dan sidang skripsi online secara bersama-sama terhadap kepuasan mahasiswa sebesar 64.4%.Kata Kunci: Kualitas Layanan Akademik, Sidang Skripsi Online, Kepuasan Mahasiswa.


2020 ◽  
Vol 12 (03) ◽  
pp. 18-18
Author(s):  
Christian Thede

SummaryIn Reaktion auf den massiven Ausbruch von Covid-19-Erkrankungen in der Region Wuhan wurde von staatlicher Seite bereits Ende Januar 2020 eine Expertenkommission namhafter chinesischer TCM-Fachleute berufen. Nach der Sichtung einer größeren Anzahl von Patienten in Wuhan wurdenTherapieprotokolle für verschiedene Krankheitsstadien formuliert, die in den „Guidance for Corona Virus Disease 2019“ des Generalbüros der Nationalen Hygiene und Gesundheitskommission und des Büros der staatlichen Verwaltung für traditionelle chinesische Medizin aufgenommen wurden.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document