scholarly journals PENGARUH PAJAK, EXCHANGE RATE, TUNNELING INCENTIVE DAN BONUS PLAN TERHADAP TRANSAKSI TRANSFER PRICING PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2014-2017

2020 ◽  
Vol 2 (3) ◽  
Author(s):  
Sapta Setia Darma

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel pajak, exchange rate, tunnelling incentive dan bonus plan terhadap transaksi transfer pricing pada perusahaan multinasional dengan studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017 yang terdiri dari 157 perusahaan, sedangkan sampel penelitian adalah 44 laporan keuangan dengan empat tahun pengamatan. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan. Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji asumsi klasik, analisis deskriptif dan regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial, variabel pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap transfer pricing, variabel exchange rate berpengaruh negatif signifikan terhadap transfer pricing, variabel tunneling incentive berpengaruh negatif signifikan terhadap transfer pricing, variabel bonus plan tidak berpengaruh terhadap transfer pricing. Sedangkan secara simultan, variabel pajak, exchange rate, tunneling incentive dan bonus plan berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing..Kata kunci: Pajak, Exchange Rate, Tunneling Incentive, Bonus Plan, Transfer Pricing

2020 ◽  
Vol 9 (2) ◽  
pp. 33-47
Author(s):  
Rihhadatul 'Aisy Prananda ◽  
Dedik Nur Triyanto

Abstrak: Pengaruh Beban Pajak, Mekanisme Bonus, Exchange Rate, dan Kepemilikan Asing Terhadap Indikasi Melakukan Transfer Pricing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah Beban Pajak, Mekanisme Bonus, Exchange Rate, dan Kepemilikan Asing berpengaruh terhadap Indikasi Melakukan Transfer Pricing pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014-2018. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 75 sampel dari 15 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014-2018. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi logistik dengan bantuan dari aplikasi IBM SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Beban Pajak dan Kepemilikan Asing secara parsial berpengaruh positif terhadap Indikasi Melakukan Transfer Pricing, sedangkan variabel Mekanisme Bonus dan Exchange Rate secara parsial tidak berpengaruh terhadap Indikasi Melakukan Transfer Pricing.Kata kunci: Beban Pajak, Exchange Rate, Kepemilikan Asing, Mekanisme Bonus, dan Transfer Pricing


2020 ◽  
Vol 2 (3) ◽  
pp. 3125-3143
Author(s):  
Weni Avri Rahman ◽  
Charoline Cheisviyanny

This research aims to examine to analyze the effect of bonus scheme, exchange rate, intangible assets, and fiscal loss compensation on the company’s decision to do transfer pricing. The population in this research are all of the companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2014 until 2018. The sample of study was determined by using purposive sampling method, and that total sample 93 companies. The data used secondary data and collected by documentation at www.idx.com. This research use logistic regression analysis as analysis method. The result of analysis in this research showed that bonus scheme, exchange rate, and fiscal loss compensation had no effect on the company’s decision to do transfer pricing. Intangible Assets had a positive effect on the company’s decision to do transfer pricing


2019 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 141
Author(s):  
Vinola Herawaty ◽  
Anne Anne

<p><em>This study aims to examine the effect of income tax rates, bonus plan and tunneling incentives as instruments in detecting income shifting with transfer pricing with moderate good corporate governance. The independent variables in this research are income tax rate, bonus plan and tunneling incentives as well as leverage and firm size as control variables. Good corporate governance mechanism that has been used in this research is audit quality regarding to auditor reputation.The sample was taken by purposive sampling method consisting of 176 manufacturing companies of consumer goods industry sector listed in Indonesia Stock Exchange which have reported complete financial report in period 2013-2016. Test of hypothesis was using SPSS 23 application.The results show that good corporate governance has weaken positive significant for bonus plan and tunneling incentives in detecting income shifting in transfer pricing. Meanwhile, other independent variables income tax rate has no significant effect. </em></p>


Author(s):  
Juang Prasetio ◽  
Ayunita Ajengtiyas Saputri Mashuri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pajak, Profitabilitas, dan Kepemilikan Asing Terhadap Keputusan Transfer Pricing. Penelitian ini menggunakan seluruh perusahaan manufaktur  yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016-2018. Pemilihan sampel data ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga terkumpul sebanyak 26 perusahaan manufaktur sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah Analisis Regresi Logistik dengan program SPSS 25 dan tingkat pengaruh signifikan  5% (0,05). Hasil dari pengujian ini menunjukan bahwa (1) tidak terdapat pengaruh Pajak yang diukur dengan cash effective tax rate (CETR) terhadap Transfer Pricing dengan tingkat signifikan sebesar 0,588  lebih besar dari taraf yang ditentukan α = 0,05, (2) tidak terdapat pengaruh antara Profitabilitas yang diukur dengan return on total assets (ROA) terhadap Transfer Pricing  dengan tingkat signifikansi sebesar 0,161 lebih besar dari taraf yang ditentukan α = 0,05, (3) terdapat pengaruh antara Kepemilikan Asing berdasarkan pada besarnya kepemilikan saham asing yang melebihi 20% terhadap Transfer Pricing  dengan tingkat signifikansi sebesar 0,008 lebih kecil dari taraf yang ditentukan α = 0,05. 


Author(s):  
Resa Pide Pratama Septiyani ◽  
Wita Ramadhanti ◽  
Yudha Aryo Sudibyo

The objectives of this research is to analyze the effect of tax minimization, firm size, foreign ownership bonus mechanism, and exchange rate on transfer pricing decision in multinational company engaged in manufacturing that listed on Indonesia Stock Exchange from the year of 2015 to 2016. Sampling method in this study is using purposive sampling using 8 criterias that have been determined. The result of binary regression analysis shows that only tax minimization that has positive effect on transfer pricing decision. While the others variable which are, firm size, foreign ownership, bonus mechanism, and exchange rate do not has an effect on transfer pricing decision.


2020 ◽  
Vol 16 (1) ◽  
pp. 30-40
Author(s):  
Astuti Mintorogo ◽  
Syahril Djaddang

Penelitian ini betujuan untuk menguji kebenaran terhadap pengaruh tunnelling incentive dan debt convenant terhadap keputusan transfer pricing yang dimoderasi oleh tax minimization. Pengukuran tunnelling incentive melalui jumlah kepemilikan saham, debt convenant diukur menggunakan strategi hutang dengan DER, dan tax minimization diukur menggunakan beban pajak dengan persentase laba kena pajak di masing-masing perusahaan manufaktur. Sample yang digunakan berbasis data skunder, dari Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2015-2018. Metode Purposive sampling 60 data laporan keuangan dengan jumlah 15 perusahaan manufaktur tekstil. Tunnelling incentive berpengaruh terhadap keputusan transfer pricing sedangkan debt convenant tidak berpengaruh terhadap keputusan transfer pricing. Tax minimization tidak memoderasi pengaruh antara tunnelling incentive dan debt convenant terhadap keputusan transfer pricing. Dengan memperbanyak sampel khususnya di negara-negara Asia dapat membuat penelitian ini lebih berkembang dan sebagai bahan pertimbangan bagi para investor yang ingin berinvestasi, sebaiknya melakukan pengecekan ulang laporan pada keuangan yang ditebitkan oleh perusahaan, pada saat mengambil keputusan untuk berinvestasi.


2020 ◽  
Vol 20 (2) ◽  
Author(s):  
Hani Sri Mulyani ◽  
Endah Prihartini ◽  
Dadang Sudirno

Tax has two points of view, for the government tax is a source of state revenue that has the largest contribution, but for tax companies is a burden that must be paid. Often companies do tax planning strategies so that the tax burden that must be borne by the company becomes smaller. Companies usually exploit loopholes from the use of accounting methods allowed by accounting and taxation rules. Transfer Pricing is one of the ways companies take to reduce the tax burden. This study aims to determine and obtain empirical evidence about the effect of tax, tunneling and exchange rates on transfer pricing decisions both partially and simultaneously on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2013-2017 period. The research method used is descriptive and verification analysis method. The population in this study were 144 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2013-2017. Sampling using a purposive sampling method and obtained a sample of 20 companies. The results of this study indicate that partially significant positive effect on transfer pricing decisions, tunneling does not significantly influence the transfer pricing and exchange rate decisions do not significantly influence the transfer pricing decision, but simultaneously the results of this study indicate that taxes, tunneling and exchange rates affect significant to the transfer pricing decision.


2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 165
Author(s):  
Sri Yulianti ◽  
Sistya Rachmawati

Tujuan penelitian ini untuk memberikan kebenaran pengaruh tunnelling incentive dan debt convenant terhadap transfer pricing dengan tax minimization sebagai pemoderasi. Dalam penelitian ini, tunnelling incentive diukur  melalui jumlah kepemilikan saham hak asing prosentase jumlah saham beredar, Debt convenant diukur strategi hutang dengan DER, dan tax minimization diukur melalui beban pajak dengan prosentase laba kena pajak di masing-masing perusahaan manufaktur. Penelitian  ini menggunakan sample yang didapat dari perusahaan manufaktur dengan jumlah 15 perusahaan dengan purposive sampling 60 perusahaan sejak tahun 2014-2017 yang tercatat di BEI. Perolehan data penelitian dari laporan tahunan yang tercatat di BEI sejak 2014. Pengujian pada penelitian ini menggunakan analisis regresi panel pada program eviews 8.1. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tunnelling incentive berpengaruh positif signifikan terhadap strategi transfer pricing sedangkan debt convenant berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap strategi transfer pricing. Tax minimization tidak memoderasi pengaruh antara tunnelling incentive dan debt convenant terhadap ketetapan transfer pricing dengan tax minimization sebagai pemoderasi.


2021 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
Author(s):  
Michelle Filantropy Mineri ◽  
Melvie Paramitha

Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan terbesar bagi negara. Membayar pajak adalah kewajiban yang harus dilakukan baik oleh orang pribadi maupun badan. Perencanaan pajak merupakan cara yang dapat dilakukan untuk dapat mengurangi beban pajak yang dibayarkan, salah satunya yaitu melalui transfer pricing. Akan tetapi, hal tersebut dapat mengurangi pendapatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pajak, tunneling incentive, Mekanisme Bonus dan Profitabilitas Terhadap transfer pricing  pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016 – 2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder sebanyak 174 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga ditemukan sampel penelitian sebanyak 25 perusahaan. Periode tahun yang digunakan oleh peneliti adalah dari tahun 2016 – 2019. Hasil dari penelitian menggunakan SmartPLS menunjukkan bahwa variabel tunneling incentive berpengaruh positif dan signifikan terhadap transfer pricing  dan variabel profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap transfer pricing . Sedangkan variabel pajak dan mekanisme bonus tidak berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing .


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document