Pruritus Vulvae

2020 ◽  
Author(s):  
Keyword(s):  
2020 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 16
Author(s):  
Luqman Effendi ◽  
Nurul Khotimah

Keluhan pada organ reproduksi yang sering terjadi adalah Pruritus vulvae yaitu ditandai dengan adanya sensasi gatal parah dari alat kelamin perempuan. Pruritus vulvae disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus yang muncul 44% karena buruknya Personal Hygiene dan Hygiene Menstruasi. Penelitian Tahun 2015 di 4 wilayah di Indonesia yaitu di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur, Papua, dan Sulawesi Selatan terkait kebersihan saat menstruasi menemukan 67% remaja di kota dan 41% remaja di desa masih adanya perilaku negatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan dengan perilaku hygiene menstruasi melalui Health Belief Model (HBM). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif  dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 101 siswi SMPN 244 di Jakarta Utara, dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan chi square. Perilaku Hygiene Menstruasi baik baru dilakukan 55,4% responden. Perilaku Hygiene Menstruasi berhubungan secara signifikan dengan pengetahuan (OR=5,1), perceived threat (OR=3,9) dan perceived benefit (OR=3,3) dengan P Value < 0.005. Health Belief Model (HBM) bisa dipertimbangkan sebagai suatu pendekatan dalam upaya memperbaiki perilaku hygiene menstruasi pada remaja. Peningkatan pengetahuan direkomendasikan dengan menekankan pada ancaman penyakit yang berkaitan dengan perilaku hygiene menstruasi dan manfaat-manfaat yang langsung dirasakan oleh remaja berkenaan dengan perilaku higiene menstruasi.


2018 ◽  
Vol 34 (2) ◽  
pp. 28-30
Author(s):  
Julia Jückstock ◽  
Christian Dannecker ◽  
Julia Gallwas ◽  
Thomas Blankenstein ◽  
Sven Mahner
Keyword(s):  

1994 ◽  
Vol 31 (4) ◽  
pp. 264-265 ◽  
Author(s):  
F. M. Lewis ◽  
C. I. Harrington ◽  
D. J. Gawkrodger

2019 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 30-39
Author(s):  
Taufianie Rossita

Organ  genitalia  merupakan  komponen  penting  bagi  pria  dan  wanita.  Namun  didominasikan pada wanita karena wanita memiliki sistem reproduksi yang sensitif terhadap suatu penyakit   bahkan   keadaan   penyakit   lebih   dihubungkan   dengan   fungsi   dan   kemampuan terhadap   kesehatan   reproduksinya. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sumber informasi dan dukungan keluarga terhadap kejadian pruritus vulvae saat menstruasi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian ini mahasiswi kelas II SMPN 10 Bengkulu Selatan tahun 2015 dengan menggunakan Total Sampling terhadap 67 orang, analisis data dengan menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi squaere. Hasil penelitian berdasarkan uji univariat dan bivariat diperoleh gambaran responden yang memiliki kejadian pruritus vulvae saat menstruasi sebanyak 40 siswi (59,7%). Yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 43 siswi (64,2%). Yang memiliki sumber informasi kurang sebanyak 31 siswi  ( 46,3% ). Yang memiliki dukungam keluarga kurang sebanyak 39 orang (58,2%). Hasil uji statistik bivariat kejadian pruritus vulvae saat menstruasi di peroleh nilai p= 0,012. Maka dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, sumber informasi, dukungan keluarga dengan kejadian pruritus vulvae saat menstruasi. Dari penelitian ini penulis memberikan saran untuk para guru agar menambahkan dan memperbaharui informasi kesehatan terutama mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan pembinaan secara rutin kepada para siswi.


Author(s):  
Emma Crosbie ◽  
Alexander Heazell ◽  
Andrew Pickersgill ◽  
Richard Slade

Author(s):  
Claudia Pedain ◽  
Julio Herrero Garcia
Keyword(s):  

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document