PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS PADA TANAH LEMPUNG PADA AIMAS KABUPATEN SORONG
Tanah merupakan pijakan terakhir untuk menerima pembebanan yang berkaitan dengan pembangunan jalan, jembatan, landasan, gedung, dan lain-lain. Tanah yang akan di jadikan tanah dasar untuk sebuah proyek pembangunan harus di perhitungkan terlebih dahulu sebelum para pelaku pembangunan akan melakukan pembangunan di atasnya, agar hasil pekerjaan dapat dimanfaatkan secara optimum oleh penggunanya. Tanah yang kurang baik daya dukungnya sebaiknya harus di perhitungkan pada saat pembangunan suatu bangunan diatasnya, solusinya adalah perlu adanya stabilisasi tanah. Pada penelitian ini, stabilisasi tanah dilakukan dengan pencampuran tanah dengan kapur sebagai zat aditif pengikat tanah. Kapur dipilih karena sifat nya yang cukup baik dalam mengikat partikel-partikel tanah sehingga dapat meningkatkan kuat tekan bebas tanah. Uji kuat tekan bebas (Unconfined Compression Test) adalah salah satu uji tanah yang umum dilakukan pada tanah lempung. Dari hasil uji ini akan diketahui parameter tegangan runtuh (qu), dan Cu merupakan nilai kohesi sekaligus nilai tegangan geser tanah tersebut. Dari latar belakang tersebut penulis menganggap perlu melakukan penelitian, dengan judul “PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS PADA TANAH LEMPUNG STUDI KASUS JALAN INTIMPURA DISTRIK AIMAS KAUPATEN SORONG”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik tanah asli pada Jalan Intimpura Distrik Aimas Kabupaten Sorong; menganalisis karakteristik tanah lempung yang telah di stabilisasi dengan menggunakan bahan additive kapur yang variasi campurannya berbeda-beda; dan mengidentifikasi seberapa besar pengaruh penambahan kapur pada tanah lempung terhadap kuat tekan bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pengujian tanah asli serta menambahkan bahan tambah yang distabilisasi.