scholarly journals POLA MUSIM IKAN TERI (Stolephorus sp) DAN UPAYA PENANGKAPAN PAYANG DI KECAMATAN PASONGSONGAN SUMENEP, MADURA

2022 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 159-168
Author(s):  
Miftahol Arifin ◽  
Zulkarnain ◽  
Wazir Mawardi ◽  
Dwi Putra Yuwandana

Sumberdaya ikan teri di Kabupaten Sumenep salah satunya adalah ikan teri nasi (Stolephorus sp.) yang umumnya ditangkap menggunakan alat tangkap payang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pendugaan pola musim penangkapan teri pada alat tangkap payang teri di Pasongsongan. Pola musim penangkapan teri diambil menggunakan data sekunder dari Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, sedangkan keragaan alat tangkap payang teri menggunakan data primer yang diambil secara langsung dari nelayan setempat. Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan menggunakan metode purposive sampling untuk mendeskripsikan keragaan alat tangkap payang teri. Sampel yang diambil sebanyak 8 perahu payang teri yang beroperasi di Kecamatan Pasongsongan. Pola musim penangkapan dihitung menggunakan metode rata-rata bergerak (moving average), sedangkan keragaan payang teri di analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa musim penangkapan ikan teri yang baik dilakukan pada bulan Januari, Februari, Maret, Oktober, November, dan Desember ditunjukkan oleh IMP lebih dari 100%. Kata kunci: ikan teri, musim ikan teri, Pasongsongan, payang, Sumenep

2021 ◽  
Vol 3 (1) ◽  
pp. 123-132
Author(s):  
Abdul Chotib Nasih ◽  
Siti Ridloah

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengambil keputusan saat yang tepat untuk jual dan beli saham pada IDX 30 dengan menggunakan analisis teknikal atara lain MACD, moving average, dan stochastic oscillator. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh saham yang terdaftar dalam IDX 30 selama periode 2017-2019 berjumlah 30 perusahaan. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian pada saham yang terdaftar di IDX30 dengan menggunakan software Chart AmiBroket. Analisis data menggunakan analisis teknikal dengan menggunakan tiga indikator yaitu MACD, moving average, dan stochastic oscillator. Berdasarkan hasil penelitian dari ketiga indikator tersebut, MACD menghasilkan profit yang paling besar. Momen yang tepat dalam menggunakan MACD adalah bila garis MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas atau Golden Cross sebagai adanya bullish trend. Kondisi yang memberi sinyal jual bila garis MACD memotong garis sinyal dari atas ke bawah atau Death Cross sebagai adanya bearish trend.


2017 ◽  
Vol 8 (1) ◽  
pp. 75-88
Author(s):  
Octaviani Hutahaean ◽  
Abdul Basith

Laju pertumbuhan industri terbesar selama tahun 2011-2015 yaitu 8,48 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencerminkan perusahaan yang termasuk dalam industri makanan dan minuman memiliki kinerja bisnis yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi harga saham dan profitabilitas pada tahun 2011-2015, mengetahui peramalan harga saham dan profitabilitas pada tahun 2016 dan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada tahun 2011-2016. Analisis profitabilitas dipresentasikan oleh beberapa rasio keuangan yaitu Return On Equity (ROE), Return On Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS). Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan data yang digunakan merupakan data sekunder. Peramalan menggunakan metode moving averages, weighted moving average, dan exponential smoothing dengan nilai MAD terkecil menggunakan aplikasi POM-QM for windows-3. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Delta Djakarta, Tbk (DLTA) memiliki kondisi harga saham, ROE, ROA, dan EPS dengan rata-rata tertinggi selama 2011-2015. PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (AISA) memiliki rata-rata NPM tertinggi selama 2011-2015. PT Delta Djakarta, Tbk (DLTA) dan PT Indofood Sukses Makmur, Tbk (INDF) menunjukkan peramalan tahun 2016 terhadap harga saham dan profitabilitas mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Profitabilitas berpengaruh simultan dan signifikan terhadap harga saham dan secara parsial menunjukkan bahwa ROE dan EPS berpengaruh dan signifikan terhadap harga saham.


2020 ◽  
Vol 9 (7) ◽  
pp. 2769
Author(s):  
Ni Nyoman Mira Cahyani ◽  
Luh Putu Mahyuni

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memberikan bukti empiris akurasi salah satu indikator analisis teknikal, yaitu moving average dalam memprediksi arah pergerakan harga saham LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk mencapai tujuan penelitian, sampel 37 saham perusahaan dikumpulkan dengan teknik purposive sampling. Saham yang digunakan sebagai sampel adalah saham yang mengalami kejadian Golden Cross dan Death Cross selama periode pengamatan, yaitu Pebruari-Juli 2019. Data diperoleh melalui aplikasi Esmart. Untuk menguji hipotesis penelitian terkait keakuratan metode moving average, dilakukan uji non-parametrik Mann-Whitney yang dapat membuktikan secara statistik apakah terdapat perbedaan signifikan antara prediksi arah pergerakan harga saham yang dihasilkan metode moving average dengan kenyataannya. Hasil penelitian ini menemukan tidak ada perbedaan antara prediksi arah pergerakan harga saham yang dihasilkan metode moving average dengan kenyataannya. Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti empiris keakuratan metode moving average dalam memprediksi arah pergerakan harga saham yang tergabung dalam indeks LQ45, dengan periode pengamatan yang singkat. Temuan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi investor pasar modal dalam memilih metode analisis teknikal yang dapat membantu pengambilan keputusan investasi yang lebih tepat. Kata Kunci: Analisis Teknikal; Akurasi Moving Average; Saham; Keputusan Investasi


2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 52
Author(s):  
Priyo Prasetyo ◽  
Nur Laely ◽  
Heri Subagyo

The purpose of this study is to make a decision when it is appropriate to buy and sell shares in the Jakarta Islamic Index by using technical analysis or other stochastic oscillators, moving averages and MACD. This research is descriptive qualitative research. The population of this study is the Jakarta Islamic Index. The period of January 2016 - December 2018, by taking samples from shares listed on the Jakarta Islamic Index (JII). Sampling is done by purposive sampling technique. The research location is the shares listed on the Jakarta Islamic Index using Chart Nexsus software. Data analysis using technical analysis using three indicators, namely stochastic oscillator, moving average and MACD. Based on the results of the research of the three stochastic oscillator indicators, the moving average and MACD that the one that generates greater profit is using MACD. The right moment in using MACD is if the MACD line cuts the signal line from the bottom up or Golden Cross. And give a sell signal if the MACD line cuts the signal line from top to bottom or Death Cross. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengambil keputusan saat yang tepat untuk jual dan beli saham pada Jakarta Islamic Index dengan menggunakan analisis teknikal atara lain stochastic oscillator, moving average dan MACD. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu pada Jakarta Islamic Index. Periode Januari 2016 – Desember 2018, dengan mengambil sampel dari saham yang terdaftar pada Jakarta Islamic Index (JII). Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian pada saham yang terdaftar di Jakarta Islamic Index dengan menggunakan software Chart Nexsus. Analisis data dengan menggunakan analisis teknikal dengan menggunakan tiga indikator yaitu stochastic oscillator, moving average dan MACD. Berdasarkan hasil penelitian dari ketiga indikator stochastic oscillator, moving average dan MACD bahwasannya yang menghasilkan profit lebih besar adalah dengan menggunakan MACD. Momen yang tepat dalam menggunakan MACD adalah bila garis MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas atau Golden Cross. Dan memberi sinyal jual bila garis MACD memotong garis sinyal dari atas ke bawah atau Death Cross.


1982 ◽  
Vol 14 (3) ◽  
pp. 156-166 ◽  
Author(s):  
Chin-Sheng Alan Kang ◽  
David D. Bedworth ◽  
Dwayne A. Rollier

2000 ◽  
Vol 14 (1) ◽  
pp. 1-10 ◽  
Author(s):  
Joni Kettunen ◽  
Niklas Ravaja ◽  
Liisa Keltikangas-Järvinen

Abstract We examined the use of smoothing to enhance the detection of response coupling from the activity of different response systems. Three different types of moving average smoothers were applied to both simulated interbeat interval (IBI) and electrodermal activity (EDA) time series and to empirical IBI, EDA, and facial electromyography time series. The results indicated that progressive smoothing increased the efficiency of the detection of response coupling but did not increase the probability of Type I error. The power of the smoothing methods depended on the response characteristics. The benefits and use of the smoothing methods to extract information from psychophysiological time series are discussed.


2020 ◽  
Vol 39 (5) ◽  
pp. 6419-6430
Author(s):  
Dusan Marcek

To forecast time series data, two methodological frameworks of statistical and computational intelligence modelling are considered. The statistical methodological approach is based on the theory of invertible ARIMA (Auto-Regressive Integrated Moving Average) models with Maximum Likelihood (ML) estimating method. As a competitive tool to statistical forecasting models, we use the popular classic neural network (NN) of perceptron type. To train NN, the Back-Propagation (BP) algorithm and heuristics like genetic and micro-genetic algorithm (GA and MGA) are implemented on the large data set. A comparative analysis of selected learning methods is performed and evaluated. From performed experiments we find that the optimal population size will likely be 20 with the lowest training time from all NN trained by the evolutionary algorithms, while the prediction accuracy level is lesser, but still acceptable by managers.


2020 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 52
Author(s):  
Sukirno Sukirno

Abstract This study aims to empirically challenge the moderation of Non-Performing Loans to the effect of Credit Distribution Rates on Profitability. The population of 81 bank companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2014-2018 and which met the criteria of the research sample (purposive sampling) were 22 companies. The research method uses survey methods with quantitative research approaches, the analytical tool used is moderation regression. This study concludes that the level of credit distribution has a significant positive effect on profitability and the existence of the problem loan variable is proven to be a moderating variable that weakens the relationship between the level of credit distribution and profitability.    


2020 ◽  
Vol 18 (1) ◽  
pp. 147
Author(s):  
Yuni Rachmawati ◽  
Rifani Akbar Sulbahri

Perusahaan Food and Beverage merupakan sektor yang strategis, terlihat dari peningkatan realisasi investasi terbesar dari lima sektor industri lainnya. Menjamurnya perusahaan makanan serta bangkrutnya beberapa industri makanan menjadi tantangan sekaligus ancaman bagi industri ini. Nyonya Meneer, pabrik jamu yang berjaya di masanya dinyatakan pailit pada Agustus 2017. Hal ini mendukung tujuan penelitian yaitu menganalisis kemungkinan kebangkrutan perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia per periode 2018 menggunakan Model Springate dan Model Zmijewski. Melalui purposive sampling diperoleh tiga belas perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di BEI periode 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dan dianalisis dengan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Menurut hasil perhitungan metode Zmijewski hanya satu perusahaan yang diprediksi mengalami kebangkrutan yaitu PSDN. Sedangkan menurut model Springate terdapat 5 perusahaan yang diprediksi bangkrut yaitu ALTO, INDF, PSDN, ROTI dan SKBM. Sedangkan dari uji akurasi menunjukkan bahwa model Zmijewski memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan Model Springate yakni 92,3%.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document